cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025" : 146 Documents clear
GANGGUAN BERBICARA PENDERITA LABIOSCHISIS ATAU BIBIR SUMBING PADA SLAMET DALAM TAYANGAN YOUTUBE TRANS TV: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK FONEMIK Baytil Izzatiddurri; Divana Ayu Rudiana Putri; Angelexa Arziella; Mintowati Mintowati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.685

Abstract

Artikel ini membahas tentang gangguan berbicara yang dialami oleh individu penderita labioschisis (bibir sumbing), dengan focus pada aspek fonemik produksi ujaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengambil subjek Slamet, seorang konten kreator aktif di platform TikTok yang mengalami gangguan bicara berupa bibir sumbing unilateral. Data dikumpulkan melalui observasi video wawancara pada acara televisi berjudulkan Brownis Trans TV, yang ditayangkan di YouTube. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan fonem pada saat Ia berbbicara, fonem /r/ berubah menjadi /l/, /j/, dan /d/, serta penghilangan fonem /s/, /t/, dan /g/. Gangguan ini disebabkan oleh ketidaksempurnaan struktur organ bicara akibat bibir sumbing, yang memengaruhi artikulasi fonem konsonan dan vokal. Dalam penelitian menunjukkan bahwa ketidaksempurnaan alat ucap yang disebabkan oleh gangguan sumbing unilateral yang berdampak pada ketidaktepatan Slamet dalam berbicara, baik dari segi fisiologis dan linguistik.
ANALISIS ALIH KODE CAMPUR KODE PADA NOVEL "THANK YOU SALMA" KARYA ERISCA FEBRIANI Regita Rosa Amanda; Ita Kurnia; Kiki Mangga Rani; Marina Dwi Ratih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta fungsi alih kode dan campur kode dalam novel Thank You Salma karya Erisca Febriani. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik baca, simak, dan catat terhadap kutipan dalam novel yang mengandung unsur kebahasaan tersebut. Temuan menunjukkan adanya dua bentuk campur kode, yaitu campur kode ke dalam (antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda) serta campur kode ke luar (antara bahasa Indonesia dan bahasa asing seperti bahasa Inggris). Selain itu, ditemukan alih kode eksternal sebagai peralihan antara bahasa Indonesia dan bahasa asing. Fenomena ini mencerminkan identitas sosial tokoh, memperkaya makna naratif, serta mencerminkan realitas masyarakat multibahasa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian sosiolinguistik dan linguistik sastra, khususnya terkait dinamika bahasa dalam karya sastra kontemporer Indonesia.
DEVELOPMENT OF E–BOOK BASED FLIPBOOK OF RECOUNT TEXT MATERIAL TO IMPROVE STUDENTS READING SKILL Aisyah Hadi; Siti Niah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.782

Abstract

Motivation and reading skills are important aspects that must be considered by educators, especially in learning English. One effort to improve the reading skills of grade XI students of State Vocational High School 7 Pekanbaru is through the development of flipbook-based e-books that focus on recount texts. This study aims to evaluate the effectiveness of using flipbook-based e-books in improving students' motivation and reading skills. The subjects of the study consisted of 30 grade XI students of State Vocational High School 7 Pekanbaru in the 2024/2025 academic year. Data collection used a motivation questionnaire and pretest and posttest to measure the improvement in reading skills. The method used is Research and Development (R&D) with the application of the ADDIE model consisting of several stages, while data analysis uses the N-Gain value and the percentage of student responses. The results of the study showed a significant increase with an average N-Gain value of 0.8509 which is included in the "high" category and the percentage of positive student responses reaching 84.13%. Based on these findings, it can be concluded that the use of flipbook-based electronic books has proven effective in increasing the motivation and reading skills of class XI students at State Vocational High School 7 Pekanbaru.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HELLO” KARYA TERE LIYE Dina Dwi Ardila; Ita Kurnia; Renanda Yuniar; Pramudita Cahyaning Ratri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.784

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah guna menguraikan ragam dan bentuk penggunaan alih kode serta campur kode yang muncul dalam novel Hello karya Tere Liye. Penelitian ini didapatkan melalui pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data dikumpulkan dari dialog dan narasi dalam novel yang mengandung unsur peralihan dan pencampuran bahasa, baik dari bahasa Indonesia ke bahasa asing (terutama bahasa Inggris) maupun ke bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda. Teknik pengumpulan data mencakup studi kepustakaan, pembacaan intensif, pencatatan, dan identifikasi elemen kebahasaan yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa bentuk campur kode melalui kata paling sering ditemukan ialah dalam bentuk kata dan frasa berbahasa Inggris, seperti sunset, live, finalis, dan video call. Sementara itu, alih kode tampak melalui pergeseran bahasa dalam ujaran tertentu. Campur kode ke dalam juga ditemukan melalui kata-kata dari bahasa Jawa dan Sunda, seperti jadah, mbak, duh Gusti, dan mang. Fenomena ini memperlihatkan bahwa variasi bahasa dalam novel tidak hanya memperindah gaya penceritaan, tetapi juga mencerminkan latar sosial, budaya, dan identitas karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya kajian sosiolinguistik dalam memahami keragaman bahasa dalam karya sastra.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA NOVEL “SERIBU WAJAH AYAH” KARYA NURUN ALA Riska Nikmatul Mudawamah; Ita Kurnia; Nirmala Adinia Wirasti; Malya Luven Nafila
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.793

Abstract

Penelitian ini berfokus permasalahan yang diangkat adalah bagaimana terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel berjudul Seribu Wajah Ayah karya Nurun Ala. Sejalan dengan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup objek alih kode dan campur kode yang meliputi penyerapan elemen berupa kata dan frasa yang muncul dalam konteks cerita. Dalam hal ini, konteks berarti keseluruhan isi dari novel Seribu Wajah Ayah karya Nurun Ala. Sumber data adalah novel tersebut dalam bentuk utuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik transkripsi ortografis. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabulasi data. Teknik analisis data yang diterapkan adalah teknik dasar, yakni Teknik Pilah Unsur Penentu yang termasuk dalam metode padan. Untuk memastikan keabsahan temuan, dilakukan pengecekan melalui triangulasi dengan ahli sosiolinguistik, yaitu Ibu Diana Maulida R. , M. Li. Temuan data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada alih kode terdapat tiga pola, yaitu pola yang bertujuan untuk menjelaskan sesuatu; pola yang bertujuan untuk memperkuat identitas; dan pola yang bertujuan untuk memberi perintah. Sementara itu, dalam data campur kode, yang melibatkan penyisipan elemen berupa kata dan frasa, ditemukan tiga pola, yaitu pola yang bertujuan untuk mengungkapkan perasaan; pola yang bertujuan untuk menegaskan informasi; dan pola yang bertujuan untuk mendeskripsikan situasi. Di sisi lain, data campur kode dengan penyisipan elemen berupa klausa hanya ditemukan satu pola, yaitu pola yang bertujuan untuk menyampaikan pendapat atau ajakan.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE NOVEL “MINORI MENGEJAR CINTA” KARYA VIERA FITANI Halyza Nadyatus Zahra; Ita Kurnia; Vega Putri Agustin; Ika Dewi Lathifah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.794

Abstract

Artikel ini secara komprehensif mengkaji fenomena campur kode dan alih kode dalam novel Minori Mengejar Cinta karya Viera Fitani, dengan tujuan untuk mengungkap kontribusi kedua fenomena kebahasaan tersebut terhadap konstruksi karakter, pengembangan alur naratif, serta representasi realitas sosial dalam masyarakat. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana kritis dengan sumber data utama berasal dari teks novel yang dianalisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis isi terhadap bagian-bagian teks yang mengandung gejala campur kode (code-mixing) dan alih kode (code-switching). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan kedua strategi kebahasaan tersebut cukup menonjol, terutama melibatkan bahasa Inggris serta bahasa daerah seperti Jawa, Sunda dan Betawi. Bahasa Inggris umumnya dimanfaatkan dalam penyampaian istilah-istilah modern serta elemen budaya global, sedangkan bahasa daerah digunakan untuk menegaskan latar budaya dan identitas lokal para tokohnya. Alih kode dipahami sebagai strategi komunikasi yang adaptif, yang mencerminkan realitas masyarakat Indonesia yang multibahasa sekaligus memperkaya karakterisasi dan struktur naratif dalam karya sastra tersebut. Berdasarkan temuan ini, artikel ini merekomendasikan dilakukannya penelitian lanjutan yang menelaah lebih dalam pengaruh konteks sosial dan budaya terhadap praktik campur kode dan alih kode dalam karya sastra Indonesia kontemporer.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “PADANG BULAN” KARYA ANDREA HINATA Ajib Rahayu Widodo; Ita Kurnia; Mohammad Irfan Afifurrohman; Riyan Dwi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena campur kode dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata serta menganalisis maknanya dalam konteks sosial dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data berupa kutipan teks yang mengandung campur kode diperoleh melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode dalam novel ini mencakup penggunaan bahasa Melayu lokal, bahasa Inggris, serta ragam bahasa Indonesia gaul. Makna campur kode dalam novel ini menunjukkan karakterisasi tokoh, hubungan sosial, identitas budaya, dan penekanan nilai estetika dalam narasi. Fenomena ini memperlihatkan dinamika sosial masyarakat Melayu dalam konteks lokal dan global.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA NOVEL “TEMPURUNG” KARYA OKA RUSMINI Ria Asti Ananta; Ita Kurnia; Nova Dwi Kumaroh
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai deskripsi dan penggunaan campur kode dan alih kode pada novel “Tempurung” karya Oka Rusmini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka sebagai metode pengumpulan data. Data dianalisis dengan menganalisis penggunaan bahasa Bali yang disisipkan dalam struktur bahasa Indonesia mulai dari awal hingga akhir cerita novel. Hasil analisis membuktikan bahwa praktik campur kode dan alih kode tidak digunakan secara acak, namun memiliki peran penting dalam membangun identitas tokoh, memperkuat konteks budaya lokal, serta menegaskan konflik seosial yang dialami oleh karakter. Melalui penggunaan dua bahasa, novel “Tempurung” karya Oka Rusmini ini berhasil menggambarkan interaksi antara nilai-nilai tradisional dan modern, serta menjadi cerminan ideologi dan relitas sosial masyarakat Bali.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “MAAFKAN TUHAN, SAYA PERNAH PACARAN” Salsabila Triya Aura Cantika; Ita Kurnia; Yolanda Hikmah Pristika; Atsnia Yuladaa Syahira
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.848

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada karya sastra sebagai media penyampai nilai-nilai kehidupan yang signifikan. Campur kode tidak hanya muncul dalam percakapan lisan, tetapi juga muncul komunikasi tertulis, seperti dalam novel “Maafkan Tuhan, Saya Pernah Pacaran” karya Robi Afrizan Saputra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode pendekatan ilmiah yang bertujuan memahami fenomena sosial secara mendalam melalui uraian yang sistematis dan sesuai dengan fokus kajian dalam novel tersebut. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya campur kode yang melibatkan bahasa asing seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris serta bahasa daerah, yaitu Bahasa Jawa dan Bahasa Minangkabau. Dari total temuan, campur kode Bahasa Arab menjadi yang paling dominan dengan 43 kata, yang dapat dimaklumi karena novel ini berkarakter Islami, sehingga banyak menggunakan istilah keagamaan. Campur kode Bahasa Inggris ditemukan sebanyak 16 kata, umumnya berupa kosakata populer. Sementara itu, Bahasa Jawa muncul sebanyak 3 kata, dan Bahasa Minangkabau hanya 1 kata. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa campur kode dalam (inside code-mixing) seperti penyisipan istilah religius taubat, istighfar, dan zina serta campur kode luar (outside code-mixing) seperti penggunaan istilah populer berbahasa Inggris money, drink, dan sex tidak hanya memperkuat pesan moral dalam novel, tetapi juga mencerminkan realitas sosial-budaya masyarakat Indonesia yang bersifat multibahasa dan religius.
REPRESENTASI FASHION INSTAGRAM IRISH BELLA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Chandri Febri Santi; Dewi Purnama Sari; Cut Tarisa Tarisa; Nur Azizah Siregar; Nabila Amanda Harahap
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fashion pada akun Instagram @_irishbella_ melalui pendekatan semiotik Roland Barthes, yang meliputi tiga tingkatan signifikansi: denotasi, konotasi, dan mitos. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali makna mendalam dari elemen-elemen visual yang diunggah Iris Bella, meliputi busana, jilbab, aksesori, dan latar belakang visual. Analisis mengungkap bahwa pada tingkat denotasi, gambar-gambar tersebut menggambarkan elemen-elemen visual secara harfiah. Pada tingkat konotasi, muncul makna tambahan yang terkait dengan keanggunan, kemewahan, kesederhanaan, dan identitas budaya. Pada tingkat mitos, gambar-gambar tersebut mengungkap ideologi budaya yang lebih luas, seperti kehidupan glamor, kesuksesan, dan nilai-nilai sosial. Sebagai kesimpulan, fesyen pada akun Instagram Iris Bella digunakan sebagai media untuk mengomunikasikan identitas, nilai-nilai budaya, dan ideologi sosial, berfungsi sebagai tanda-tanda yang kaya makna dalam presentasi diri dan partisipasi dalam narasi budaya.

Page 1 of 15 | Total Record : 146