cover
Contact Name
La Ode M. Firman
Contact Email
teknobiz@univpancasila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobiz@univpancasila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 20885784     EISSN : 26209675     DOI : -
Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
Pengaruh Hubungan Feeding Terhadap Kekasaran Permukaan Material Baja SPCC Pada Mesin Bubut CNC Senday Manual Feeding Hidrolik Rohman Rohman; Wawan; Achmad Yusuf
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4251

Abstract

Proses mesin perkakas merupakan cara proses bubut yang mengerjakan benda kerja bergerak secara berputar dan dengan secara menyayatnya. Awal dari penelitian ini adalah melakukan proses permeriksaan terhadap mesin senday, Tahap selanjutnya dengan studi literatur untuk mendapatkan informasi, data, dan teori’yang berkaitan dengan obyek penelitian, pada penelitian ini diperlukan pengujian Roughness tester, Analisa visual, uji normalitas, uji identic, dan Analisa ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan rpm 800 menghasilkan nilai kekasaran terendah sebesar 1,55 dengan feeding 0,085, dan menghasilkan uji normalitas terhadap kekasaran didapatkan PValue sebesar 0,116. Nilai P-Value ini lebih besar dari nilai taraf signifikan kesalahan sebesar = 5% (0,05), maka; dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil uji identik dengan variable responnya yaitu data kekasaran permukaan, dengan nilai residual pada’gambar mampu tersebar secara acak tanpa membentuk pola. Hasil ini menandakan bahwa data tersebut memenuhi asumsi identik’analisa ANOVA menghasilkan kontribusi error (kesalahan) sebesar 96% dan kontribusi feeding sebesar 4%, Disini dapat disimpulkan bahwa pengaruh yang dihasilkan dari variasi feeding terhadap nilai kekasaran baja SPCC kurang signifikan yang ditujukan pada nilai P-value yang lebih dari 0,05 atau 5%.
Perancangan Blade Pembangkit Listrik Tenaga Angin Berkapasitas 400 Watt Tegar Alvayer S; Ade Sunardi; Sinta Restuasih; Ayu Nurul Hardiyanti
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4252

Abstract

Turbin angin adalah kincir angin yang bermanfaat untuk membangkitkan tenaga listrik. Dalam kebutuhan akan energi untuk memenuhi perkembangan jaman mengakibatkan bahan bakar dari fosil meningkat, oleh karena itu dibutuhkan energi alternatif lain untuk mengatasi semakin berkurangnya bahan bakar fosil. Salah satu bentuk energi yang ada di alam adalah angin. Oleh karena itu turbin angin mulai dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik energi alternatif. Tujuan perancangan ini adalah untuk mengetahui dan menguji penggunaan panjang blade 43 cm ,53 cm, dan 63 cm dengan jumlah blade 3 buah yang menghasilkan tegangan output turbin yang paling besar dengan turbin tipe horizontal yang akan digunakan di area rooftop Universitas Global Jakarta. Metode perancangan adalah menguji turbin angin tipe horizontal yang digunakan memiliki 3 blade dari bahan besi plat (log fuam) dengan ketebalan 1,2 mm. Hasil perancangan blade menunjukkan bahwa data teoritis pada kecepatan angin tertinggi yaitu 3,3 m/s dapat menghasilkan tegangan output turbin sebesar 11,56 volt dan kecepatan putaran poros sebesar 416,8 Rpm. Pada kondisi tersebut menunjukkan bahwa kecepatan angin dan ukuran blade sangat mempengaruhi tegangan output turbin dan kecepatan putaran poros dari hasil perancangan.
Perancangan Alat Press Out Untuk Penuangan Ink Pada Tank Loader Hasan Hariri; Dadih
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4253

Abstract

Tank loader adalah suatu alat yang ada pada proses pengema san produk tinta (printing ink), alat ini berfungsi sebagai alat pembantu untuk menuangkan atau memindahkan printingt ink dari tanki ke bak penampungan mesin canning. Tank loader ini bergerak mengankat dan menuangkan tinta (printing ink) menggunakan sistem hidrolik dengan menggunakan dua silinder hidrolik untuk mengankat tangki dengan kapasitas 1.5 ton, langkah silinder 1000 mm, dan satu silinder hidrolik untuk menekant tinta (printing ink) yang berada didalam tanki langkah silinder 1000 mm, sedangkan pada bagian rangka alat ini terbuat dari besi kanal UNP yang di rancang menyerupai bentuk tiang gawang. Dengan pembuatan rancangan alat press out bisa memudahkan dan mempercepat proses pekerjaan pada saat penuangan. Pada perancangan ini struktur digambar dan di analisa mengguankan softwere solid work, pemilihan softwere ini dilakukan karena proses menggambar dan proses analisa dapat dilakukan dalam satu aplikasi, serta hasil analisa simulasi gambar yang akurat. dan untuk memudahkan penelitian penulisan perancangan alat press out untuk penuangan ink pada tank loader menggunakan metode VDI 2221 dengan harapan penelitian dengan metode ini dapat menghasilkan data, proses perancangan, dan kesimpulkan yang sesuai diharapkan.
Metode Pendinginan Cepat Proses Pendinginan pada Produk Hasil Proses Tempa Budhi Muliawan Suyitno; Muhammad Arifin Dwi Admoko; Reza Abdu Rahman; Ismail
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 12 No. 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4254

Abstract

Perbaikan model pendinginan produk hasil proses tempa dilakukan dengan tujuan mempercepat proses dandori. Tindakan ini diambil berdasarkan prinsip Total Produktive Maintenance (TPM) dengan tujuan meningkatkan efektivitas produksi untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Proses pendingin cepat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip perpindahan panas pada material hasil tempa dengan target utama waktu proses menjadi lebih cepat tanpa merusak struktur material. Uji eksperimental dilakukan pada kajian ini dengan tujuan menganalisis proses perpindahan panas pada alat pendingin produk. Analisis dibutuhkan untuk mendapatkan hasil kualitas pendinginan cepat yang optimal dengan tetap menjaga struktur material produk secara umum. Metode eksperimen digunakan berdasarkan data awal model pendingin tersedia dan pengukuran penurunan suhu produk. Laju penurunan panas digunakan untuk menentukan durasi pendinginan tercepat. Enam variasi metode pendinginan dipilih berdasarkan kombinasi media pendinginan dan jumlah nosel yang digunakan. Penggunaan metode pendinginan standar membutuhkan waktu 20 menit untuk mencapai target suhu akhir 40 °C. Penambahan dua nosel udara memberikan pengaruh positif di mana laju pendinginan menjadi lebih cepat 4 menit dengan tetap menjaga struktur material. Metode pendinginan dengan tambahan akhir menunjukkan waktu paling cepat namun berdampak pada retakan di produk sehingga tidak dapat dipilih. Dengan demikian, proses pendinginan lebih cepat dapat dilakukan dengan menggunakan dua nosel udara tambahan tanpa merusak kualitas produk.
Optimasi Kapasitas Lantai Produksi Melalui Peningkatan Penerapan Preventive Maintenance Kasus Produksi Line Tile Keramik Taufik Hidayat; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4842

Abstract

Preventive maintenance adalah suatu kegiatan pemeliharaan terhadap mesin yang dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya kerusakan yang tidak terduga pada seluruh peralatan mesin produksi. Konsep smart maintenance system yang terdiri dari equipment preventive maintenance list, preventive maintenance, gemba management, on the job trainning dan autonomous maintenance. SMS merupakan suatu ide yang dapat diimplementasikan dengan tujuan untuk mengoptimalkan kegiatan perawatan mesin dan memudahkan dalam kontrol serta monitoring pemakaian biaya maintenance dan pendukungnya. Cara pandang baru untuk mengurangi durasi downtime dan defect adalah dengan melibatkan operator produksi dalam upaya merawat kondisi mesin yang dilakukan sehari-hari dan memfungsikan tim engineering maintenance sebagai tim pendukung dalam melakukan perawatan, perbaikan dan help service secara rutin. Sehingga performance mesin selalu terjaga, sehingga quantity dan quality output hasil produksi dapat terealisasi sesuai dengan target.
Pengaruh Variasi Feeding Pada Mesin Bubut Terhadap Tingkat Kekasaran Permukaan Benda Kerja Material Baja ST 41 Alfian Saputra; Sidik Fazhari; Sigit Widiyanto; Sigit Panca Priyana; Rudi Rusdiyanto
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4843

Abstract

Suatu komponen mesin dalam proses machining tingkat kekasaran permukaan sangat penting karena dapat mempengaruhi suatu kinerja dari sebuah produk. Permukaan kasar sendiri biasanya cenderung lebih cepat aus dan memiliki gaya gesek yang lebih tinggi. Maka dari itu dibutuhkan parameter mesin bubut yang tepat untuk memperoleh nilai kekasaran yang diinginkan. Untuk mencapai tingkat kekasaran yang dinginkan penelitian ini mengubah beberapa variabel yaitu kecepatan putar spindel , feeding , depth of cut yang sangat mempengaruhi kekasaran suatu produk. Begitu juga dengan part pin dowel dalam prosesnya menggunakan mesin bubut dengan akurasi dan ketelitian yang tinggi agar mendapatkan sebuah produk yang diinginkan. Adapun material yang digunakan dalam penelitian adalah Baja St 41. Hasil dari penelitian ini Ra yang sesuai standar yaitu Ra 0,8 µm pada putaran 1300 rpm dengan gerak pemakanan (feeding) 0,1 mm/rev, kedalaman pemakanan (depth of cut) 0,5 mm, specific cutting force (Kc) 2450 N/mm2, gaya potong (Fc) 122,5 N, kecepatan potong cutting speed (Vc) 120 m/min, waktu pemotongan (T) 0,4167 min, daya mesin (N) 0,245 kW mampu menghasilkan nilai Ra 0,709 µm (micrometer), maka nilai Ra tersebut sudah memenuhi standar.
Pengaruh Jumlah Pisau Pengaduk Dan Putaran Spin Disk Terhadap Mikrostruktur Permukaan Mur dan Baut Pada Mesin Cuci Mur Dan Baut Otomatis Zulfa Adi Muslim Zulfa; Nurhadi
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4844

Abstract

Service kendaraan pada bengkel otomotif seringkali terjadi kendala efisiensi waktu pelayanan, sebab terkendala dalam melakukan pekerjaan pembersihan pada mur dan baut. Melihat adanya masalah pada bengkel peneliti mencoba memberikan solusi berupa alat pencuci mur dan baut yang kemudian diteliti hasil cuciannya untuk mengetahui seberapa bersih hasil cucian dari alat ini. Penelitian menggunakan metode eksperimen, menggunakan 2 variabel bebas yaitu 1, 2 dan 3 pisau pengaduk dan putaran spin disk 100, 200 dan 300 Rpm, 1 variabel terikat hasil mikrostruktur mur dan baut. Hasil menunjukkan variabel jumlah pisau pengaduk berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, dan variabel putaran spin disk tidak berpengaruh signifikan terhadap mikrostruktur mur dan baut, berdsarkan analisis grafik pada variasi putaran spin disk 100,200 dan 300 Rpm dan menggunakan 1 pisau pengaduk didapatkan area karat yang tinggi yaitu 97,96 dan 92 % area karat. Hasil dibuktikan dengan analisis two-way Anova, berdasarkan analisis jumlah pengaduk mendapatkan nilai P-Value 0,007 yang berarti 0,007< 0,05 maka terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas jumlah pisau pengaduk terhadap mikrostruktur mur dan baut, nilai P-value dari putaran spin disk sebesar 0,095 yang berarti 0,095 > 0,05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan pada variabel bebas putaran spin disk terhadap mikrostruktur permukaan mur dan baut.
Pengaruh Zat Aditif Naftalena Tersublimasi pada Pertalite terhadap Performa Mesin dan Pengehamatan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Roda Dua Ridho putrotomo; Iskendar
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4845

Abstract

Menentukan komposisi perbandingan paling optimal dari campuran naftalena hasil sublimasi kapur barus dalam bahan bakar pertalite yang berpengaruh terhadap performa daya, torsi, penghematan konsumsi bahan bakar, dan emisi gas buang pada kendaraan bermotor roda dua.Desain penelitian yang akan dilakukan menggunakan pendekatan eksperimental, yang mana suatu pendekatan eksperimental dipakai untuk mencari pengaruh kondisi perlaukuan tertentu dengan yang lain dalam kondisi yang bisa dikendalikan. Untuk jenis metode eksperimental yang dilakukan adalah metode eksperimental quasi, hal ini buktikan dengan terdapat beberapa variabel yang tidak selalu dapat dikontrol antara lain kerja mesin, kelembapan udara, dan suhu ruanganNilai Torsi Tertinggi terjadi pada komposisi pertalite : naftalena sebesar 1L: 800 mg. Nilai Daya tertinggi diperoleh pada komposisi pertalite : naftalena sebesar 1L:700 mg, Hasil uji konsumsi bahan bakar yang memiliki penghematan konsumsi terbaik pada komposisi pertalite-naftalena 1L : 700 mg. Hasil uji emisi gas CO, CO2,O2, HC pada semua sampel secara keseluruhan masih berada dibawah ambang batas. Nilai keekonomisan paling tinggi campuran pertalite-naftalen 1L pertalite : 700 mg sebsesar 19. 67%.Dapat dijadikan produk baru dan dikemas dalam suatu kemasan yang mudah dibawa dalam berkendara sebagai solusi bagi pengendara bermotor untuk upaya penghematan konsumsi bahan pertalite. Dapat di upgrade ke skala besar untuk mendapatkan keuntungan cukup besar dengan manfaat yang besar pula. dengan strategi pemasaran via online dapat mempermudah penyebar luasan produk ke wilayah terpencil. proses pengemasan naftalen dilakukan seoptimal mungkin karena sifat naftalen yang higroskopis.
Optimasi Sistem Panel Surya Sebagai Sumber Energi Pada Mesin Cuci Tangan Otomatis Junior Ramadhani Syahri; Yogi Sirodz Gaos
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4846

Abstract

Pemanfaatan energi surya merupakan energi listrik tidak terbatas yang tersedia di muka bumi ini. Energi surya mengubah sinar matahari menjadi listrik yang bisa digunakan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup. Daya keluaran panel surya berbanding lurus dengan hasil tangkap cahaya matahari terhadap panel. Pengaturan sudut panel surya merupakan salah satu metode optimasi terhadap hasil daya yang dihasilkan. Maka dari itu perlu dilakukan optimasi sistem agar panel surya yang digunakan optimal. Pengaplikasian energi listrik dari panel surya untuk menggerakan alat mesin cuci tangan secara otomatis sebagai media pencegahan virus Covid-19 dan pola hidup sehat di masyarakat. Menggunakan sensor ultrasonik, suhu dan LDR sebagai pelacak cahaya dalam mesin cuci tangan otomatis. Perancangan alat digambar menggunakan software Autodesk Inventor Professional, program adruino dan skema alat dibuat menggunakan software Fritzing, alat dibuat efisiensi mungkin agar alat dapat digunakan dengan mudah dan efisien sudut panel surya dapat diatur otomatis mengikuti pergerakan matahari (solar tracker). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 4 varian berturut-turut adalah sudut yang mengikuti pergerakan matahari, 20o, 30o, dan 40o. Didapatkan hasil optimasi pada varian sudut otomatis didapat kelebihan daya yang bisa disimpan di baterai sebesar 8,81% dan melakukan metode komparatif antara perbandingan data sudut melalui perhitungan sudut azimuth dengan eksperimen pada varian sudut otomatis, didapat perbandingan rata-rata sudut sebesar 11,13%.
Automasi Sistem Load/Unload (LUL) Benda Kerja pada Proses Cold Forging Menggunakan Pendekatan Sistematik Fitra Vertikal; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4847

Abstract

Proses load/unload (LUL) dan perpindahan benda kerja secara manual memberikan dampak perpindahan benda kerja efisien dan tepat waktu yang cukup signifikan pada produktivitas dan daya saing sistem manufaktur secara keseluruhan. Agar tercapainya peningkatan produktivitas, maka dapat dirancang dan diaplikasikan suatu sistem automasi LUL benda kerja pada proses cold forging menggunakan metode VDI 2221 (Verein Deutcher Ingenieure) yang merupakan salah satu metode untuk meneyelesaikan permasalahan dan mengoptimalkan penggunaan material, teknologi dan keadaan ekonomi. Sistem automasi ini mengintegrasikan beberapa peratalan yang terdiri dari robot beserta Griper sebanyak 2 unit, Feeding Conveyor, posisioner, Output Conveyor, mesin icheki dan mesin coining. Automasi LUL benda kerja pada mesin cold forging mempercepat cycle time produksi dari 14 detik menjadi 12 detik. Dalam peningkatan proses pada sel manufaktur dengan sistem automasi LUL benda kerja, Hasil Analisa investasi dengan menggunakan metode Net Presesnt Value (NPV), Internal Rate Return dan Periode payback menyimpulkan bahwa proyek automasi LUL benda kerja layak untuk dijalankan.