cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285253428815
Journal Mail Official
el.muhbibpgmiiaim@gmail.com
Editorial Address
Lantai III Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Jl n. Anggrek No. 16 Ranggo Na'E Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 26141051     EISSN : 27165019     DOI : -
Core Subject : Education,
eL-Muhbib merupakan jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar dengan ISSN Print: 2614-1051, Online: 2716-5019, yang diterbitkan setiap dua kali setahun oleh Prodi S1 PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah sejak tahun 2017 sebagai media informasi dan pembahasan seputar isu kekinian yang berkaitan dengan perkembangan akademik di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Hal lain yang menjadi fokus pembahasan dalam jurnal ini juga berkaitan dengan telaah konseptual dan hasil penelitian berkenaan dengan pendidikan dasar terutama dilingkup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Secara spesifik ruang lingkup jurnal ini mengkhususkan pada bidang limu pendidikan dasar dalam berbagai disiplin ilmu dan perspektif, meliputi isu-isu: Kurikulum Pembelajaran SD/MI, Metodologi Pembelajaran SD/M, Pembelajaran PAI SD/MI, Pembelajaran IPA SD/MI, Pembelajaran IPS SD/MI, Pembelajaran Bahasa SD/MI, Pembelajaran matematikan SD/MI, Psikologi Perkembangan Siswa SD/MI, Pembentukan Karakter Siswa SD/MI, Assessment Pembelajaran Siswa SD/MI, Manajemen dan Sistem Kepemimpinan SD/MI, termasuk berkaiatan dengan etnogpedagogi Budaya dan Nilai Kaarifan Lokal di SD/MI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2020): Juni" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VI DI MIN 1 KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Muslim Muslim
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.389

Abstract

MIN 1 Kota Bima merupakan sekolah dasar (madrasah) berbasisIslam yang menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum2013. Proses pembelajaran menggunakan paradigma baru yaitupembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik.Paradigma baru ini mengarahkan peserta didik untukmemposisikan diri sebagai subyek pembelajaran, sehingga siswadapat terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Matapelajaran fiqih selama ini diajarkan dengan cara menuntut siswamenghafal, sehingga hal ini sudah tidak kontektual lagizamannya. Pola ini juga membuat kesan bahwa gurumemposisikan siswa sebagai obyek pembelajaran yang harusselalu diisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan datadengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumberinforman dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, WakasekKurikulum dan guru mata pelajaran fiqih. Sedangkan metodeanalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasiltemuan dalam penelitian ini adalah Pembelajaran tematik denganmenggunakan pendekatan saintifik untuk mata pelajaran fiqihsiswa kelas VI di MIN 1 Kota Bima menggunakan pendekatanpembelajaran yang berpusat kepada siswa, menekankan padaproses pembelajaran yang berangkat dari dalam diri siswasendiri. Maksudnya bahwa yang mengkonstruksi pengetahuanadalah siswa sendiri, bukan guru yang mentransfer pengetahuankepada siswa. Guru disini hanya bertugas sebagai fasilitator dandinamisator. Kegiatan pembelajarannya menuntut siswa aktifsehingga dapat menciptakan proses pembelajaran bermakna.
KEGIATAN TINDAK LANJUT DALAM PENGEMBANGAN ASESMEN PEMBELAJARAN DI MI Yuliananingsih Yuliananingsih
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.391

Abstract

Penilaian seharusnya memiliki kesejejaran dengan tujuan dan materi kurikulum. Oleh karna itu, dalam upaya untukmeningkatkan semangat peserta didik harus ada kesejajaranantara standar (kompetensi), isi/konten (materi/kurikulum),penilaian, dan trategi pembelajaran. Makna kesejajaranditunjukan bahwa antara standar, materi, penilaian dan strategipembelajarab benar-benar dapat saling melengkapi. Penilaianbukan hanya sebagai bagian dari suatu kegiatan belajar, tetapipenilain juga untuk meningkatkan pembelajaran. Slain itu,penilaian berfungsi untuk memajukan pesrta didik dalam belajar.Oleh karena itu pembelajaran yang sepenuhnya mengacu kepadapengujian justru tidak akan memberi nilai positif bagi kemajuanpeserta didik. Mengingat kecepatan setiap peserta didik dalampencapaian kompetensi tidak sama, maka dalam pembelajaranterjadi perbedaan kecepatan belajar antara peserta didik yangpandai, dengan yang kurang pandai. Sementara pembelajaranberbasis kompetensi mengharuskan pencapaian ketuntasan dalampencapaian kompetensi untuk seluruh kompetensi dasar secaraperorangan. Implikasi dari prinsip tersebut mengharuskan gurumelakukan kegiatan tindak lanjut dengan dilaksanakannyaprogram remedial bagi siswa yang belum tuntas dan pengayaanbagi siswa yang sudah tuntas. Program remedial dan pengayaanini nantinya sangatlah penting bagi guru untuk mengetahuiperkembangan peserta didik serta peningkatan mutu pendidikanpada umumnya.
PROFESIONALISME GURU PAI DALAM MENANAMKAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK Idhar Idhar; Ihwan Ihwan
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.407

Abstract

Guru profesional merupakan guru yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab dari segi keilmuannya maupun metodologinya. Kemampuan tersebut sangat membantu para guru dalam mencapai hasil yang memuaskan dalam proses pembelajarannya. Seorang guru profesional memiliki persyaratan tertentu, seperti bekerja penuh, memiliki ilmu pengetahuan, ilmunya dapat diaplikasikan, ilmu didapat dari lembaga pendidikan, berprilaku baik, memiliki standar kode etik profesi.Disatu sisi pendidikan dewasa ini juga membutuhkan guru profesional dalam membangun generasi yang berilmu dan bermartabat dengan harapan tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik dan terarah.Jika pendidik mengedepankan diri sebagai pengajar yang berkualitas, maka dipastikan setiap pelaksanaan pembelajaran akan berlangung secara optimal dan akan berpengaruh pada hasil yang dikendaki. Dengan demikian, tanggung jawab gurutermasuk guru pendidikan agama Islam sangat diharapkan keprofesionalannya dalam mendindik, membimbing dan mengajar peserta didiknya kearah manusia yang berilmu dan lebih khusus berakhlak mulia.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN PROFETIK SEBEGAI PERWUJUDAN PILAR PENDIDIKAN NASIONAL DI MADRASAH Yayuk Kusumawati
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.475

Abstract

Dalam artikel ini akan membahas secara teoritis dan praktis tentang transformasi pendidikan profetik sebagai perwujudanpilar pendidikan nasional di madrasah. Transformasi pendidikanprofetik harus mengacu pada pendidikan yang berorientasi padapananaman nilai-nilai kebangsasaan, dengan mempertimbangkanwarisan pendidikan masa lalu, masa kini serta kemampuannyamengantisipasi tantangan perkembangan zaman. Sekarang inibangsa dan pemerintah Indonesia semakin menyadari danmenyesali, bahwa bahwa aspek pilar pendidikan nasional telahterabaikan sehingga kalah bersaing dengan nagera-negara lain.. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalahpenelitan kepustakaan (Library Research), yaitu serangkaianpenelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan datapustaka, atau penelitian yang digali melalui beragam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran,majalah, penelitian terdahulu dan dokumen. Adapun pembehasandalam tulisan ini, Penerapan pendidikan profetik di madrasahbertujuan untuk mengarahkan peserta didik untuk berpartisipasisecara aktif dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuanganRasulullah SAW yakni humanisasi, liberasi dan transendensi.Selain itu, Dalam konteks pendidikan secara formal pendidikanprofetik dapat diterapkan untuk mewujudkan pilar pendidikannasional melalui proses pembelajaran yang dilaksanakan dimadrasah. Belajar menggunakan pendekatan pilar pendidikan,murid akan termotivasi dalam mengembangkan ilmupengetahuan, pengalaman, dan keterampilan berpikir yang logisdan sistematis, sehingga suasana proses belajar mengajar menjadikondusif, komunikatif dan tercipta hubungan harmonis antaraguru dan peserta didik.
PERUBAHAN PARADIGMA MENGAJAR GURU DALAM MENYONGSONG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Fuaddudin Fuaddudin
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.478

Abstract

Guru sebagai salah satu aspek tenaga pendidik dalampenyelenggaraan pendidikan Nasional juga perlu melakukanperubahan paradigma dalam melakukan tugas profesionalitasnyasebagai tenaga pendidik. Undang-undnag No. 14 Tahun 2005tentang Guru dan Dosen menuntut adanya kompetensi profesiGuru untuk terus mengembangkan kualifikasi akademik dankompetensi sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni. Perubahan dimensi penyelenggaraanpendidikan harus segera dijawab oleh guru sebagai skemapelaksanaan pembelajaran di sekolah sehingga harapan untukmencipatakan kecakapan hidup (life skill) atau kecakapankompetensi (life competency) mampu dicapai oleh seorang guru.Pada fase revolusi industri 4.0, kecakapan hidup harusberlandaskan pada kecakapan penggunaan teknologi digital (usedigital teknology).Perubahan paradigma mengajar denganmenggunakan model dan metode belajar berbasis digitalmenjadikan guru mampu menjawab persoalan tuntutanpemanfaatan perkembangan teknologi digital. Perubahanparadigma mengajar guru harus mampu memanfaatkankemudahan yang disajikan tersebut. Profesionalitas guru pada eraini harus ditunjukkan dengan keselarasan kompetensi gurudengan tuntutan global. Masa mendatang, perlu adanya indikatoryang memuat kemampuan guru dalam menjawab tantanganglobal sebagai ukuran dalam menseleksi perekrutan guru sebagaisumberdaya pendidik dalam pelaksanaan sistem pendidikanNasional Indonesia.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KEARIFAN LOKAL SUKU DONGGO BIMA Ihlas Ihlas; Kaharuddin Kaharuddin
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.480

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan multikultural dalam kearifan lokal suku donggo bima. Pemahaman pendidikanmultikultural merupakan sebuah upaya dalam meredam potensikonflik dan mewujudkan kerukukan sosial, masyarakat NggeruKopa Desa Palama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima sejakpuluhan tahun silam hingga sekarang tetap merawat kearifanlokalnya. Kearifan lokal didaerah tersebut ternyata dipandangefektif sebagai media komunikasi dan resolusi konflik bagimasyarakat setempat. Pada penelitian ini, menggunakanpendekatan Etnografi. Pendekatan etnografi merupakanpekerjaan mendeskripsikan suatu kebudayaan. Tujuan utamaaktivitas ini adalah untuk memahami suatu kultur masyarakatsetempat. Riset ini dilakukan di Dusun Nggeru Kopa DesaPalama Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. TeknikPengumpulan Data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara, dokumentasi, tekhnik mencatat dan tekhnikrekaman. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalahkualitatif, yang terdiri dari tiga komponen pokok yaitupengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikansimpulan dan verifikasi. Adapun hasil temuan dalam penelitianini adalah Pertama, kearifan lokal yang ada Suku DonggoKabupaten Bima meliputi cepe kanefe, doa jama, tio riana ataucama, perkawinan silang dan tradisi nikah sesama keluargasendiri dan pantang menikah orang luar. Sederet kearifan lokaltersebut merupakan khasanah kolekasi budaya yang dimilikioleh masyarakat tersebut, kedua, Kearifan lokal yang dimilikioleh masyarakat Donggo merupakan aspek yang palingberperan dalam mewujudkan kerukunan ummat beragama padamasyarakat di dusun Nggeru Kopa desa Palama KabupatenBima.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BAHASA SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI DI KELAS 04 SD INPRES SANGIANG Rahni Rahni
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.484

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Bahasa Siswa Melalui Kegiatan Literasi di Kelas04 SD Inpres sangiang Tahun Ajaran 2019/2020. Dalam prosespengajaran guru memiliki peran penting dalam membentukketerampilan bahasa guna mengoptimalkan perkembanganketerampilan bahasa siswa. Namun sangat disayangkankemampuan bahasa anak Indonesia masih sangat rendah, siswa dikelas tinggi khususnya di kelas 04 memiliki berbagaikeanekaragaman dalam keterampilan bahasa. Faktor inidipengaruhi oleh perbedaan latar belakang siswa, minimnyaperbendaharaan kata pada siswa prasekolah, penggunaan duabahasa di lingkungan keluarga, terbatasnya kemampuan siswakelas 04 dalam memahami konteks bacaan. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif denganmenggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi.Pemeriksaan keabsahan datamenggunakan triangulasi. Data dianalisis melalui langkahlangkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danpenarikan simpulan. Responden pada penelitian ini berjumlah 3orang yakni guru kelas, guru kelas dan guru perpustakaan. Hasiltemuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru kelas 04sudah menjalankan perannya sebagai fasilitator, demonstrator,motivator, pengelola kelas, dan evaluator dengan optimal melaluikegiatan literasi diantaranya adalah kegiatan pojok membaca, dankunjungan perpustakaan untuk mengembangkan keterampilanbahasa siswa. Dan siswa kelas 04 SD inpres sangiang secaraumum sudah menunjukkan perkembangan keterampilan bahasayang baik, dapat dilihat dari daftar ceklis yang di buat oleh guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 7