cover
Contact Name
Didi Supriadi
Contact Email
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
didi.supriadi@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Manajemen Pendidikan
ISSN : 2622772X     EISSN : 26223694     DOI : -
Core Subject : Education,
Media Manajemen Pendidikan merupakan wadah publikasi ilmiah dalam bidang kependidikan dan manajemen pendidikan yang berasal dari hasil penelitian ataupun kajian teori. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu volume (tiap tahun) yaitu Februari, Juni, dan Oktober oleh Program Studi Manajemen Pendidikan, Direktorat Pascasarjana Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Media Manajemen Pendidikan menerbitkan naskah-naskah ilmiah dalam cakupan bidang Kependidikan dan Manajemen Pendidikan yang memuat penelitian inovatif, pengembangan, dan best practice dalam manajemen pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
Manajemen Sekolah Adiwiyata Nasional dalam Menanamkan Karakter Kewirausahaan Siswa Sri Wahyuni
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.8923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tentang manajemen sekolah dalam program Sekolah Adiwiyata Nasional; (2) mendeskripsikan program-program yang dilaksanakan oleh sekolah dalam rangka menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri; (3) mendeskripsikan program Adiwiyata dalam rangka penanaman karakter kewirausahaan siswa berbasis lingkungan; (4) mendeskripsikan rencana pengembangan sekolah dalam meningkatkan karakter kewirausahaan siswa SMA Negeri 1 Cangkringan. Penelitian ini yang dilaksanakan merupakan  penelitian  kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum Manajemen Sekolah   Adiwiyata di SMA Negeri 1 Cangkringan yang dilaksanakan dengan komponen Adiwiyata yaitu: Kebijakan Berwawasan Lingkungan; Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan;Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif; dan Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan melalui fungsi manajemen Perencanaan, Pengorganisasian dan Pelaksanaan dan Pengawasan berjalan dengan baik. Sehingga dalam program kelanjutan menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri, sekolah hanya perlu memenuhi persyaratan yang diperlukan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tanpa mengalami hambatan yang berarti. Penanaman karakter kewirausahaan siswa berbasis lingkungan dilaksanakan dengan program-program yang terencana dan berhasil dengan baik dibuktikan dengan kerjasama dan pameran-pameran yang diikuti oleh siswa SMA Negeri 1 Cangkringan. Program pengembangan dalam penanaman karakter kewirausahaan siswa telah dirancang dan direncanakan oleh sekolah secara matang. Hal ini menunjukkan bahwa program Sekolah Adiwiyata di SMA Negeri 1 Cangkringan ini dikelola dengan baik dan merupakan program yang berkelanjutan
Manajemen Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan Dalam Konteks Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Barokad Barokad; Sunarto Sunarto
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.8967

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengevaluasi manajemen pengembangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan dalam konteks pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terkait dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan dalam konteks pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, dan (3) menganalisis hasil pengembangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan dalam koteks pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.Jenis penelitian adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Trucuk Pajangan Kabupaten Bantul. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  manajemen pengembangan berbasis kearifan lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan telah dilaksanakan dengan baik. (2) Kendala yang dihadapi guru berasal dari sikap peserta didik. (3) Hasil dari pengembangan kegiatan ekstrakurikuler karawitan dalam konteks pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di SD Trucuk Pajangan  Kabupaten Bantul adalah tercapainya tujuan program untuk mengembangkan karakter positif siswa.   
Implementasi Manjemen Budaya Mutu Dalam Rangka Mewujudkan Prestasi Akademik Harni Harni
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.8997

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi manajemen budaya mutu dalam rangka mewujudkan prestasi akademik di SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dilakukan di SD Muhammadiyah Condongcatur. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan sangat baik melalui penetapan visi, misi dan tujuan, melibatkan steakholder, merumuskan strategi melalui koordinasi guru, inventarisasi kebutuhan, rapat intern, dan rapat terbuka, menetapkan standar, merencanakan monitoring dan evaluasi program; (2) Pengorganisasian sangat baik dengan cara pembagian dan pendelegasian tugas, tim kerja, pengalokasian dana dan mensosialisaikan program; (3) Pelaksanaan sangat baik dilakukan berdasarkan kebijakan sekolah, kepala sekolah memberi keteladanan, menumbuhkan rasa percaya diri, kooperatif dan bekerja sama dengan semua pihak, guru melakukan proses pembelajaran kreatif, inovatif, melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler, pengelolaan perpustakaan, pengembangan professionalisme guru, dan pemenuhan infrastruktur; (4) Pengawasan baik dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif secara berkala dan insidental dengan perangkat pengawasan; (5) Hasil implementasi budaya mutu adalah terwujudnya prestasi akademik sampai internasional, rata-rata nilai ujian dan raport sangat baik, lulusan diterima di sekolah negeri, dan siswa berkarakter.
Manajemen Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat Dalam Mewujudkan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Natalia Bekti Kurniawati; Pardimin Pardimin
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 3 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i3.9120

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat dalam mewujudkan mutu pendidikan Sekolah Dasar Girisekar Panggang Kabupaten Gunungkidul yang meliputi 1). Manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan 2). Kendala yang dihadapi dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat 3). Cara mengatasi kendala yang timbul dalam pelaksanaan manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Girisekar Panggang Kabupaten Gunungkidul. Sumber data dalam penelitian ini antara lain: Kepala Sekolah, guru, dan Komite Sekolah atau orang tua siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat di SD Negeri Girisekar Panggang meliputi: (a) Perencanaan, (b) Pengorganisasian, (c) Pelaksanaan, (d) Pengawasan, (e) Evaluasi, 2) Kendala yang dihadapi dalam pelasanaan program manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat adalah kurangnya ide kreatif, kurangnya anggaran, keterbatasan potensi SDM, dan hasil evaluasi yang sering tidak ditindaklanjuti. 3) cara mengatasi kendala dalam pelaksanaan program manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat adalah melibatkan segenap stakeholder untuk menggali ide kreatif, penggalian sumber dana dari orang tua siswa dan pihak lain, saling membantu dalam tim, dan menunjuk beberapa personil sebagai tim yang bertugas dalam tindak lanjut. 
Manajemen Sekolah Berbasis Portal Karir di SMK Negeri 3 Yogyakarta Rachmad Kurniawan
Media Manajemen Pendidikan Vol 3 No 3 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v3i3.9262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) desain awal penciptaan inovasi portal kerja, 2) upaya-upaya yang dilakukan dalam memanage portal karir, 3) hambatan-hambatan, 4) kemajuan yang dicapai SMKN 3 Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada perolehan data menyeluruh dan akurat. Sumber data primer langsung diperoleh dari hasil wawancara dan pengamatan langsung dan skunder dari catatan yang sudah ada.Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi dan dokumen, sedangkan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi untuk cek kebenaran data dari berbagai sumber, sehingga diperoleh data yang lengkap.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Inovasi portal karir muncul stelah melakukan musyawarah dan analisis kebutuhan. 2) Upaya yang dilakukan pihak sekolah diantaranya menciptakan suata sistem kerja yang baru, memanfaatkan kemajuan IT, membuka peluang bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai minat dan bakat, memperluas jaringan kerjasama dengan perusahaan. 3) hambatan-hambatan mensosialisasikan ke pengguna dan perusahaan membutuhkan proses panjang untuk membangun, hal itu disebabkan sistem informasi yang diterapkan masih belum familiar karna belum familiar bagi orang banyak, dan siswa rentan memilih melanjutkan pendidikannya karena dinilai bisa lebih menghasilkan penghasilan yang lebih tinggi dari pada sekedar lulusan SMK. 4) kemajuan yang dicapai diantaranya Pengelolaan manajemen data menjadi lebih baik, mendapat respon yang baik dari penggunanya, jaringan kerjasama makin luas. 
Manajemen Distance Learning Pada Pembelajaran Produktif Kuliner Untuk Pemenuhan Kompetensi Pada Masa Pandemi Covid-19 Bothok Lestari
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.9885

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi: (1) Mengidentifikasi manajemen  distance learning yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi pada pembelajaran produktif kuliner; (2) Mengetahui faktor pendukung, penghambat dan solusi mengatasi manajemen pembelajaran distance learning pada pembelajaran produktif kuliner; dan (3) Mengetahui hasil dalam manajemen pembelajaran distance learning pada pembelajaran produktif kuliner. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif  deskriptif yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sewon Bantul. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui kegiatan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan manajemen pembelajaran distance learning pada pelajaran produktif Kuliner di SMK Negeri 1 Sewon Bantul terdiri perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi sudah berjalan dengan baik (2) Faktor pendukung dalam pembelajaran distance learning diantaranya pemberian kuota internat secara berkala untuk guru dan siswa, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran dan pembelajaran jarak jauh bagi guru. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pembeajaran distance learning adalah kuota internet siswa terbatas, gadget siswa yang tidak mendukung, jaringan internet tidak stabil, peralatan dan bahan untuk melaksanakan praktek dirumah. Solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikann kesempatan siswa untuk mengerjakan tugas secara luring, untuk materi yang tidak menungkinkan praktek di rumah siswa, diatasi guru dengan mengirimkan vidio tutorial, gambar, kemudian siswa menganalisis dan menyimpulkan.(3) Pelaksanaan pembelajaran distance learning di SMK Negeri 1 Sewon Bantul sudah berjalan dengan baik dengan mengutamakan kompetensi dasar yang esesnsial dan tetap memberikan kompetensi dasar yang tidak esensial untuk memenuhi kompetensi siswa sehingga dapat mengikuti uji kompetensi dengan baik.
Peran Kepala Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Supartilah Supartilah; Pardimin Pardimin
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.9892

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pelaksanaan peran kepala sekolah: 1) peran kepala sekolah sebagai edukator, 2) peran kepala sekolah sebagai manajer, 3) peran kepala sekolah sebagai administrator, 4) peran kepala sekolah sebagai supervisor, 5) peran kepala sekolah sebagai leader, 6) peran kepala sekolah sebagai inovator, 7) peran kepala sekolah sebagai motivator, 8) gaya kepemimpinan, 9) faktor pendukung dan penghambat dan 10) pencapaian hasil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan di SD Negeri Percobaan 2 Kecamatan Depok. Sumber data antara lain kepala sekolah, tenaga pendidik, komite dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) peran kepala sekolah sebagai pendidik yaitu meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. 2) peran kepala sekolah sebagai manajer  yaitu mengelola, melaksanakan dan mengatasi masalah, 3) peran kepala sekolah sebagai administrator yaitu mengelola kegiatan administarsi sekolah, 4) peran kepala sekolah sebagai supervisor yaitu mengawasi kegiatan supervisi, 5) peran kepala sekolah sebagai leader yaitu menjadi komunikasi dan menciptakan kondisi kondusif, 6) peran kepala sekolah sebagai inovator mengembangkan pembelajaran dan menciptakan program, 7) peran kepala sekolah sebagai motivator yaitu memberikan motivasi kepada tenaga pendidik dan peserta didik 8) gaya kepemimpinan yang demokratis, 9) faktor pendukung yaitu sumber daya manusia dalam hal ini tenaga pendidik dan peserta didik, sarana prasarana dan dukungan yang diberikan wali murid, sedangkan faktor penghambat yaitu kendala ketidakstabilan kekuatan internet, dan 10) pencapaian hasil di SD Negeri Percobaan 2 Kecamatan Depok sudah baik
Manajemen E-Learning Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Umi Fatonah; Rahmat Mulyono
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.9906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19, 2) ragam inovasi, 3) faktor pendukung dan penghambat manajemen e-learning, dan 4) solusi manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 di SD Wonosari II dan SD Baleharjo Gunungkidul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah SD Wonosari II dan SD Baleharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) manajemen e-learning dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 di SD Wonosari II dan SD Baleharjo Gunungkidul terdiri dari: a) perencanaan e-learning dengan sosialisai dengan wali murid dan komite, membuat RPP daring, menyiapkan sarpras, b) pengorganisasian e-learning yaitu dengan melakukan rapat dengan komite dan wali murid terkait program e-learning, menyusun struktur organisasi tim pelaksana e-learning c) pelaksanaan e-learning yaitu dengan membuat kelas digital di google classroom dan mengundang siswa melalui tautan memberikan bantuan teknis pada guru dan siswa yang kesulitan, dan d) pengawasan/pengendalian e-learning yaitu dengan pengawas melakukan supervisi dan monitoring, 2) ragam inovasi dalam pelaksanaan e-learning yaitu, pembelajaran menggunakan google classroom, dan mengevaluasi dengan google form 3) faktor pendukung dalam pelaksanaan manajemen e-learning yaitu sekolah menyediakan wifi, memberikan bantuan kuota internet dari dana BOS, dan bantuan kuota belajar dari kemdikbud,  dan faktor penghambat yaitu HP dibawa orang tua bekerja, dan anak perlu pendampingan orang tua dalam belajar online dan 4) solusi manajemen e-learning yaitu guru memberikan keleluasaan tenggang waktu mengikuti sesi sampai pukul 23.59 pada hari itu.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Online di Masa Pandemic Covid-19 Tantangan Atau Peluang? Marshela - Pondaag; Deitje A Katuuk; Viktory N. J Rotty; Jeffry S.J Lengkong; Refien K. S Rawung
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i1.10130

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tantangan dan peluang dari pemanfaatan teknologi informasi terhadap pembelajaran online di SMP yang ada di Kota Manado pada masa pandemi Covid-19. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan metode survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMP yang ada di Kota Manado yang diambil sebagai sampel adalah 200 siswa SMP. Pandemi Covid-19 sangat memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan di Indonesia termasuk Tingkat Satuan Pendidikan SMP. Pemberlakuan kebijakan physical distancing yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran online, dengan memanfaatkan teknologi informasi. Media yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran online di SMP yang ada di Kota Manado yaitu Whatshap group dan Google Classroom karena aplikasi ini sangat mudah digunakan. Hasil survei dari penggunaan aplikasi perkuliahan online menunjukkan bahwa aplikasi yang paling banyak dimanfaatkan oleh guru dan siswa SMP di Kota Manado adalah kedua Whatshap group sebanyak 60%Google Classroom sebanyak 39%, dan Zoom 1%. Penggunaan media Whatsapp Group dan Google classroom ini menjadi sangat diminati oleh guru dan siswa karena sangat mudah dipahami dan bisa terjangkau oleh sinyal dan paket data yang dimiliki siswa. Namun ada beberapa kendala yang dialami seperti fasilitas yang belum memadai. Berdasarkan hasil survey menyatakan 80% siswa menyatakan belum mempunyai fasilitas laptop dan 80% siswa dalam perkuliahan online menggunakan handphone sebagai media perkuliahan online. Data ini menunjukan masih banyak siswa yang belum bisa mengikuti pembelajaran online secara maksimal. Perubahan paradigma pembelajaran konvensional ke daring, walaupun tidak sulit, akan tetapi memerlukan waktu yang lama. Sebab hal tersebut sangat berhubungan dengan perubahan paradigma budaya akademik. Sebagaimana hasil survei terhadap siswa diperoleh hasil bahwa 80,5% siswa sebelum Covid-19 ini tidak pernah melaksanakan pembelajaran daring. Namun ternyata pemberlakukan perkuliahan online menjadi pemicu percepatan proses transformasi digital pendidikan Indonesia. Jika sebelumnya berbagai wacana, kebijakan pendukung, serta sosialisasi tentang era pendidikan 4.0 belum berhasil. Namun dengan adanya Pandemic Covid-19 justru memberikan dampak luar biasa terhadap transformasi digital di dunia pendidikan menuju tantangan pada era pendidikan 4.0. 
MANAJEMEN KELAS KHUSUS OLAHRAGA DALAM MEWUJUDKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN @ TEMPEL SLEMAN Ari Kurniawan
Media Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/mmp.v4i2.6550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perencanaan kelas khusus olahraga yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam mewujudkan mutu pendidikan; pelaksanaan dan proses program kelas khusus olahraga; dan hasil manajemen kelas khusus olahraga dalam mewujudkan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Tempel. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru penjasorkes, pelatih dan siswa kelas KKO. Instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara. Teknik analisis yang dilakukan adalah Analisis tersebut meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Manajemen program kelas khusus olahraga dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program dengan terencana. 2) Manajemen kelas khusus olahraga SMP N 2 Tempel menujukkan hasil bahwa pelaksanaan program kelas khusus olahraga di SMP Negeri 2 Tempel dilakukan sesuai dengan program dari pelatih itu sendiri. Setiap pelatih memiliki program latihan masing-masing dan memiliki perbedaan setiap cabang. Selain itu, sebagai pengalaman dan tolok ukur cabang atletik melibatkan seluruh siswa kelas khusus olahraga untuk ikut event dan kejuaraan atletik yang ada di Kabupaten Sleman. 3) Hasil program kelas khusus olahraga di SMP Negeri 2 Tempel telah memiliki prestasi yang baik di mana 5 kali juara kompetisi antar KKO se DIY.