Human Care Journal
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal"
:
12 Documents
clear
PENGELOLAAN LINEN RUMAH SAKIT DAERAH dr. ADNAAN WD PAYAKUMBUH SUMATERA BARAT
Darwel Darwel Darwel;
Rahmi Hidayanti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.791 KB)
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.231
AbstractThe organization of environmental health of the hospital is carried out according to the environmental health requirements of the hospital. One of the supporting factors for hospitals in restoring patient health is the provision of linen. Regional General Hospital Dr. Adnaan WD Payakumbuh is a type C regional hospital. Linen infectious and non-infectious patients used ex-patients or former health service activities are produced every day and no sorting of infectious and non-infectious linen is not done. Washing linen uses 1 washing machine to wash all types of linen, does not have a linen carriage storage room, coordination of linen staff with other parts, especially in repairing facilities and equipment is not optimal, linen managers still do not use personal protective equipment (PPE). This study aims to determine the description of linen management at Adnaan WD Payakumbuh Hospital. The research is descriptive with an observation approach. The research instrument used a checklist and measurements referring to the Kepmenkes RI No 1204 in 2004. The data were analyzed descriptively in the form of tables and percentages. The results of the 80% linen washout, 100% linen collection stage, 100% transportation stage, 100% acceptance stage, 100% washing stage, 80% storage stage, and 100% distribution stage fulfilled the requirements.Keywords: infection, non-infection, linen, hospital
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OF THE HOSPITAL'S HEALTH AND SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (K3RS) IN ADNAAN WD AND IBNU SINA PAYAKUMBUH HOSPITAL IN 2018
cici aprilliani cici aprilliani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.698 KB)
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.491
Implementation of working safety and healthy hospital (K3RS), the director must commit to plan, actualize, observe, and improve the implementation K3RS systematically. (PMK.No 66.2016)The research was was conducted at the Payakumbuh City Hospital on 5-28 February 2018. The population in this study consisted of the Managing Director of the Hospital, Chair of the K3 Team Hospital, core groups and support groups. The method in this study uses a qualitative method consisting of research based on key instruments to discuss a phenomenon by means of communication that is related between researchers and phenomena.The result analyzing qualitative input is (the wisdom K3 formed in hospital Payakumbuh the employers have double position, fund: there is no certain fund, facilities for K3 hospital as checking periodic to have medical instruments. Process component: planning has been done properly, organizing will be formed and socialized, implementation K3 hospital has not been done correctly, managing has been done once in a year). Output component (implementation management safety system and working healthy has not been correctly, yet it has been moved accordance the rules), In conclusion, there are more lacking in implementation management safety system and healthy working. So that, for hospital personal can do collaboration with others aspects to give supports in improving knowledge about safety and working health kindly to all staffs in the hospital to work safely and comfortably.
INISISASI MENYUSU DINI, KEANEKARAGAMAN MAKANAN DAN JAMINAN KESEHATAN TERHADAP KEJADI STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI SUMATERA BARAT TAHUN 2019
Eni Yuliawati;
Neila Sulung;
Evi Hasnita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.480
Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Stunting di Asia Tenggara tahun 2015 sebanyak 59 juta anak, sedangkan di Afrika 60 juta anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini, keanekaragaman makanan dan jaminan kesehatan dengan kejadian stunting di Kabupaten Mentawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2019. Populasi penelitian berjumlah 2955 anak sampel dalam penelitian ini anak usia 24-59 bulan di kabupaten kepulauan Mentawai. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik chi square untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu inisiasi menyusu dini dengan P value 0.004 (OR: 11.11), keanekaragaman makanan P value 0.004 (OR:11.11) dan jaminan kesehatan P value 0.79 kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah inisiasi menyusu dini, keanekaragaman makanan sedangkan jaminan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS RAWAT INAP KABUPATEN PASAMAN 2019
herman harun
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (627.675 KB)
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.500
Mutu pelayanan kesehatan di puskesmas adalah produk akhir dari interaksi dan ketergantungan yang rumit antara berbagai komponen atau aspek pelayanan. Pelayanan puskesmas yang bermutu akan menjadi salah satu faktor penentu upaya peningkatan status kesehatan masyarakat Tujuan penelitian ini mengetahui analisis mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di puskesmas rawat inap kabupaten pasaman tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crossectional study. Sampel penelitian adalah 195 responden di PKM Rawat Inap Kabupaten Pasaman. Untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dilakukan analisis dengan uji chis-quare dan Uji Regresi Logistik Berganda. dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan analisis dengan menggunakan uji chi-square diperoleh ada hubungan reliability (0,023), responsiveness (0,018), assurances (0,009), empathy (0,005), tangibles (0,0005) dengan Kepuasan Pasien di PKM rawat inap Kabupaten Pasaman tahun 2019. Hasil multivariate diperoleh dari 5 variabel, 1 variabel yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien yaitu tangibles (0,0005). Kepada Petugas Kesehatan dapat mengidentifikasi dan mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien terutama di Puskesmas.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN BANK SAMPAH HANASTY KOTA SOLOK
Despa Wildawati;
Evi Hasnita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.599 KB)
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.503
ABSTRACTUrban or settlement waste is one of the problems that needs serious attention because urban or residential waste from year to year continues to increase along with the population growth rate. The purpose of this study was to find out the analysis of community-based solid waste management in the Hanasty Waste Bank area of Tanah Garam Village, Lubuk Sikarah Subdistrict, Solok City in 2019. This type of research was descriptive analytic with crossectional study design. The research sample was 212 respondents in the hanasty waste bank area. To find out the analysis of community-based waste management in the area of the Solok City hanasty waste bank, an analysis was performed with the chi-quare test with a 95% confidence level. The results showed that after analyzing using the chi-square test, there was a relationship of knowledge (0.014), attitude (0.017) and action (0.039) to community based RT waste management. The government can be used as a reference for making policies on waste management in the city of Solok. And also for the community to increase knowledge and apply experience, also increase awareness in community-based waste management.Keywords: Waste Management, Community, Waste BankABSTRAKSampah perkotaan atau pemukiman merupakan salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian yang serius karena sampah perkotaan atau pemukiman dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan jumlah penduduk. Tujuan penelitian ini mengetahui Analisis Pengelolaan Sampah berbasis masyarakat di kawasan Bank Sampah Hanasty Kelurahan Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crossectional study. Sampel penelitian adalah 212 responden di kawasan bank sampah hanasty. Untuk mengetahui analisis pengelolaan sampah berbasis masyarakat di kawasan bank sampah hanasty Kota Solok dilakukan analisis dengan uji chis-quare. dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan analisis dengan menggunakan uji chi-square diperoleh ada hubungan pengetahuan (0,014), sikap (0,017) dan tindakan (0,039) terhadap pengelolaan sampah RT berbasis masyarakat.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengangkutan sampah dari sumber ke TPA belum terpisah antara sampah organik dan an organik. Kepada pemerintah dapat dijadikan sebagai acuan untuk pembuatan kebijakan tentang pengelolaan sampah di Kota Solok serta dapat membentuk Lembaga Pengelola Sampah di tingkat RT dan RW dan juga untuk masyarakat dapat menambah pengetahuan serta menerapkan pengalaman, juga meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kata kunci : Pengelolaan Sampah, Masyarakat, Bank Sampah
ANALISIS PERILAKU BERISIKO PENULARAN HIV/AIDS DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL PADA TKBM DI PELABUHAN KOTA PADANG
Sri Mindayani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.554
HIV AIDS di Indonesia memiliki risiko tinggi pada populasi Tenaga Kerja Bongkat Muat (TKBM). TKBM merupakan pria potensial pelanggan WPS. Berdasarkan STBP 2015, kasus HIV/AIDS pada TKBM 2007 (0,8%), 2011 menurun (0,7%) dan 2015 meningkat (0,82%). Hasil survey awal peningkatan kasus HIV/AID 2014 terdapat 15 kasus, 2015 terdapat 21 kasus dan 2016 terdapat 24 kasus. Tujuan penelitian mengetahui perilaku berisiko penularan HIV/AIDS pada TKBM di Pelabuhan Kota Padang dan faktor yang mempengaruhinya. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS pada TKBM di Pelabuhan Kota Padang. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi 782 orang dan sampel 89 orang. Pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara umur, pendidikan, suku, tekanan sosial, pengetahuan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, persepsi dorongan dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS.
ANALISIS PERUMUSAN REKOMENDASI TIM ASSESMEN TERPADU DAN PENERIMAAN HAKIM BNN PROVINSI SUMATERA BARAT
Marryo Borry WD;
Hardis man;
Rika Susanti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.614
Penanganan tersangka penyalahguna narkotika masih menjadi permasalahan. Pemerintah mencoba membuat peraturan bersama yaitu membuat Tim Asesemen Terpadu dengan Badan Narkotika Nasional sebagai leading sector. Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 telah melaksanakan Asesmen terpadu. Dari 181 tersangka di berikan rekomendasi, 80 rekomendasi tidak di terima hakim. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengalisis faktor-faktor yang berperan dalam Penyebab Tidak di Terimanya Rekomendasi Tim Asesmen Terpadu Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini digunakan metode Framework Analysis. Objek dalam penelitian kualitatif adalah rekomendasi tim asesmen terpadu. Hasil penelitian ini pada sumber daya manusia didapatkan komposisi tim dokter belum terpenuhi, hakim kurang mengerti tentang proses asesmen terpadu. Pada sarana dan prasarana SOP yang masih belum terstruktur dan belum ada alat pemeriksaan tambahan. Pada proses pemeriksaan dilakukan kurang lengkap karena waktu pemeriksaan singkat, dan belum optimalnya monitoring
MENENTUKAN PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BAYI BERUMUR 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN
ERNI MAYWITA
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.557
Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama yang sekarang menjadi masalah kesehatan utama Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada bayi usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control. Penentuan sampel dilakukan dengan rumus studi kasus kontrol berpasangan dengan mengklasifikasikan kelompok kasus dan kelompok kontrol diambil berdasarkan rasio 1: 1 dengan kontrol dengan hasil perhitungan adalah 130 kasus dan 130 kontrol. Data dianalisis dengan uji statistik dengan data kategorikal (uji Chi-Square). Studi ini menunjukkan bahwa 30.0 % tingkat Pendidikan ibu rendah dan 40.8% pengetahuan responden kurang baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh tingkat Pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada bayi berusia 6-24 bulan (OR = 1,9). Untuk meningkatkan pengetahuan ibu kader bisa memanfaatkan kelas ibu hamil untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pemberian gizi yang baik kepada balita untuk mencegah terjadinya stunting pada balita.
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN MULAI OPERASI PERTAMA PASIEN ELEKTIF DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSAM
Muthia Sukma;
Masrul Masrul;
Rima Semiarty
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.578
AbstractIntroduction : Operating room eficiency can be assessed using 6 indicators, one of which is the delay in starting the first elective surgery. From the results of preliminary research in the operating room of the Central Surgical Installation (CSI) RSUD dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi in January and February 2019 showed that 81% of elective surgeries were delayed. Delay ranged from 30 minutes to several hours. Objective: To find out what causes the delay in begining the first elective surgery in the operating room of the Central Surgery Installation at RSAM in 2019 in terms of input, process and output.Method: Qualitative research using the Framework Analysis method was conducted in the operating room of the CSI RSAM. The study began in April until October 2019Conclusion: The reason for the delay in begining the surgery in terms of HR input is that the leadership in CSI is not maximized, lack of discipline and commitment of the operator doctor and anesthesiologist, the anesthesiologist's schedule is not optimized, lack of registration officers, no optimal settings for radiographer for operating rooms and the lack of skills. The problem with SOP inputs is that there are still incomplete SOPs and not yet optimal implementation of existing SOPs. In the infrastructure input the problem is in the distance from the patient's ward to the operating room, CSSD is not integrated to the operating room and picking up surgery clothes and linen to CSSD is late. From the process factor, there are obstacles in the process of delivering patients to the operating room, the arrival time of the surgeon/operator and anesthesiologist are behind schedule, the lack of optimal monitoring and evaluation, and the lack of optimal implementation of reward and punishment. Output shows that from 40 firsts surgery schedules, 35 surgeries were delayed (87.5%) and only 5 operations were carried out on time according to the schedule (12.5%).Keywords: Efficiency, Operating Room, Monitoring, Reward, Punishment
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT KECEMASAN PADA KEHAMILAN PRIMIGRAVIDA DENGAN FUNGSI SEKSUAL DI KOTA BUKITTINGGI
Detty Afriyanti;
Ulfa Oktaviani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 3 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32883/hcj.v4i3.641
Masyarakat di Indonesia menganggap seksualitas merupakan masalah pribadi dan malu diungkapkan. Sebanyak 40-50% dari populasi wanita mengalami disfungsi seksual pada masa hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan pada Kehamilan Primigravida dengan Fungsi Seksual Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bukittinggi Tahun 2019.Desain penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif analitik. Sampel sebanyak 41 ibu hamil primigravida trimester I. Sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan alat bantu berupa kuesioner. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Juni 2019. Pengolahan data dengan komputerisasi dan menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat.Hasil penelitian menunjukkan terdapat Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan fungsi seksual pada kehamilan primigravida ibu hamil trimester I dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan fungsi seksual pada Kehamilan Primigravida Trimester I di Puskesmas Kota Bukittinggi Tahun 2019.Diharapkan kepada Ibu hamil untuk memahami cara pengendalian tingkat kecemasan pada masa kehamilan, sehingga tidak berpengaruhi kepada psikologis selama menajlani masa kehamilan.