cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
ANALISIS PENYEBAB RENDAHNYA KEPERSERTAAN MANDIRI PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Ririk Harlinisari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1070

Abstract

Pemerintah Indonesia sebagai pelaksana untuk mewujudkan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 tahun 2013 mengeluarkan kebijakan sejak tanggal 1 Januari 2014 akan menerapkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi seluruh rakyatnya secara bertahap hingga 1 Januari 2019. Jaminan kesehatan ini merupakan pola pembiayaan yang bersifat wajib, artinya pada tanggal 1 Januari 2019 seluruh masyarakat Indonesia harus telah menjadi peserta. Namun sebanyak 59,5% masyarakat pekerja mandiri belum mengikuti program tersebut. Tujuan dari studi ini yakni mengidentifikasi akar penyebab masalah rendahnya kepesertaan JKN pada pekerja mandiri menggunakan metode Fishbone. Desain penelitian merupakan cross-sectional dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yakni wawancara dan observasi langsung. Faktor penyebab yang teridentifikasi sebagai akar penyebab masalah antara lain tidak puasnya masyarakat terhadap layanan yang diberikan BPJS Kesehatan, waktu tunggu yang lama, proses administrasi yang rumit, iuran bulanan mahal, penggunaan layanan kesehatan tidak aktif, ketidakdisiplinan membayar iuran setiap bulan, rendahnya pengetahuan dan kurangnya informasi mengenai program JKN.
HUBUNGAN NYERI TEKAN PERIKRANIAL DENGAN JENIS NYERI KEPALA TIPE TEGANG PADA REMAJA Restu Susanti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.894

Abstract

AbstractTension-type headache-TTH in children and adolescents is still an important problem in the world. Its prevalence varies with age and sex. The main impact of frequent and chronic TTH in children and adolescents is impaired quality of life, the risk of medication overuse, and the increase in the number of absent from school. The recurrent and chronic episodic TTH is associated with an increased incidence of pericranial tenderness.Children with TTH have an increased incidence of pericranial tenderness and increased pressure sensitivity. This study aimed to determine the association between pericranial pressure pain with tension type of headache in adolescents.This study was an analytic study with cross sectional design with purposive sampling method. There were 71 samples of 12th grade students of SMA Negeri 1 Padang who met the criteria of inclusion and exclusion. The diagnosis of tension type headaches based on the 2018 PERDOSSI headache consensus. Measurement of pericranial was done tenderness by manual palpation and recorded total tenderness score (TTS). The results showed that the majority of respondents were women (70.4%) with median age of 17 years. The type of infrequent TTH was found in 65 samples (91.5%), the type of muscle that was mostly affected was M. trapezius and Temporalis. There was a significant difference in Total Tenderness Score (TTS) between the infrequent and frequent TTH groups (p: 0.000) based on Unpaired T-test analysis. It was concluded that TTS score correlated with the frequency of tension-type headaches (frequent TTH). Keyword : tension-type headache, teens, pericranial tenderness AbstrakNyeri  kepala tipe tegang (Tension-Type Headache-TTH pada anak dan remaja hingga saat ini masih merupakan masalah penting di dunia. Prevalensinya beragam terhadap usia dan jenis kelamin. Dampak utama dari nyeri kepala frekuen dan kronik pada anak dan remaja yaitu menyebabkan gangguan kualitas hidup, resiko terjadinya penggunaan obat berlebihan (medication overuse), dan meningkatnya angka tidak masuk sekolah.TTH episodik berulang dan kronik diasosiasikan dengan meningkatnya kejadian tegang otot perikranial. Anak-anak dengan TTH memiliki peningkatan kejadian tegang otot perikrnial dan peningkatan sensitivitas tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nyeri tekan perikranial dengan jenis nyeri kepala tipe tegang pada remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode purposive sampling. Didapatkan 71 sampel siswa-siswi kelas 12 SMA Negeri 1 Padang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Penegakkan diagnosis nyeri kepala tipe tegang berdasarkan Konsensus nyeri kepala PERDOSSI tahun 2018. Pengukuran nyeri tekan perikranial dengan palpasi manual dan dicatat total tenderness score (TTS). Hasil penelitian didapatkan lebih banyak perempuan (70.4%), median usia 17 tahun. Jenis TTH infrekuen ditemukan 65 sampel (91.5%), jenis otot yang banyak terkena yaitu M. trapezius dan Temporalis. Dari uji t tidak berpasangan didapatkan perbedaan bermakna nilai total tenderness (TTS) antara kelompok TTH infrekuen dan frekuen (p: 0.000). Disimpulkan bahwa nilai TTS yang berkorelasi dengan kekerapan keberulangan nyeri kepala tipe tegang (TTH frekuen). Kata kunci : nyeri kepala tipe tegang, remaja, nyeri tekan perikranial
GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DENGAN PEMBERIAN TERAPI PUZZLE Nur Isnaini; Nabila Karimah Komsin
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.854

Abstract

Description Of Cognitive Function In Elderly By Puzzle Therapy  Abstract Decreased cognitive function in the elderly will affect their daily activities and make them depend on others. The solution to overcome the problems is improving the elderly cognitive function. Puzzle Therapy  is a non-pharmacological therapy used to prevent cognitive decline. This research aimed to discover the Description Of Cognitive Function In Elderly By Puzzle Therapy  .This was Quasy Experimental research with a Pre and Posttest with Control Group approach. There were 36 elderly taken as the research sample using a total sampling technique. The research instrument used was MMSE. Data obtained were analyzed using Mann Whitney. The results showed of majority of the respondents were women. The average age of respondents was in the range of 60-74 years. Most of them did not go to school or only graduated from primary school.. Based on the Mann Whitney test result, the Asymp.Sig value was 0,000 (P value 0.05) there was an effect of Puzzle Therapy on the cognitive function of the elderly in Sudagaran Old Age Home, Banyumas. While based on the Shapiro-Wilk test, the p value was 0.05. Keywords: Puzzle Therapy; elderly; cognitive function.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI QUALITY OF LIFE PASIEN EPILEPSI YANG KONTROL KE POLIKLINIK ANAK M DJAMIL PADANG Tiara Ella Sari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 2 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i2.1211

Abstract

Objektif: Epilepsi dapat berdampak buruk terhadap kualitas hidup anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hidup anak dengan epilepsi dan mengindentifikasi faktor klinis dan demografik yang mempengaruhi kualitas hidup anak dengan epilepsi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.Metode: Penelitian ini diadakan di Poliklinik Neurologi Anak RSUP M Djamil pada bulan Januari hingga Mei 2018. Merupakan penelitian cross-sectional yang melibatkan 49 orang tua dari anak dengan epilepsi yang mendapatkan obat anti-epilepsi (OAE) dan telah dipantau selama minimal 6 bulan, berusia 4 hingga 18 tahun. Quality of Life Children with Epilepsy questionnaire (QOLCE) adalah kuesioner yang digunakan untuk subjek. Data yang didapat dianalisis menggunakan Statistical Package to Social Sciences (SPSS) versi 25. Uji statistik yang digunakan adalah korelasi Pearson, chi-square, independent sample t-test, dan one-way ANOVA. Nilai signifikan adalah P<0.05Hasil: Telah dilakukan penelitian pada anak yang berusia 4 hingga 18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Terdapat hubungan antara pendapatan orang tua (p=0.038, r=0.297) dan lingkar kepala saat ini dengan retriksi aktivitas, riwayat status epileptikus dengan energi/ fatigue (p=0.032), riwayat berat badan lahir dengan perhatian (p=0.04, r=0.293), usia anak (p=0.014)  dan lingkat kepala (p=0.044) dengan memori, dan tipe kejang dengan depresi (p=0.001). Terdapat hubungan antara lama menderita epilepsi (p=0.03, r=0.309), tipe kejang (p=0.045) dengan interaksi sosial dan interaksi sosial, lama menderita epilepsi (p=0.023, r=0.324) dan jumlah OAE (p=0.004)  dengan aktivitas sosial.Kesimpulan: Kami menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi masing-masing komponen dari QOLCE: pendapatan orang tua dan lingkar kepala berpengaruh terhadap retriksi aktivitas, status epileptikus terhadap energi/ fatigue, riwayat berat badan lahir terhadap perhatian. Terdapat hubungan usia anak dan lingkar kepala dengan memori, tipe kejang dengan depresi, interaksi sosial, dan aktivitas sosial. Tipe kejang berhubungan dengan kecemasan, sedangkan usia dan jumlah obat berhubungan dengan self-esteem, serta lingkar kepala terhadap kesehatan secara umum
PERILAKU SEHAT PESERTA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) Ririk Harlinisari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.876

Abstract

Jaminan kesehatan nasional (JKN) merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan kesehatan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Namun, program ini menurunkan upaya kesehatan masyarakat dengan peningkatan kunjungan rawat jalan pada kelompok PBPU. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis perilaku sehat peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini sejumlah 24 orang, 19 orang merupakan informan kunci dan 5 orang adalah informan triangulasi yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan informan memilih kelas 2 dan 3 pada program JKN. Respon dari kepesertaan jaminan kesehatan nasional menunjukkan respon yang negatif. Masyarakat meningkatkan perilaku pengobatan dan penurunan perilaku sehat masyarakat setelah menjadi peserta JKN. Perilaku sehat yang menurun adalah makan buah dan sayur, aktifitas fisik, pengelolaan stres dan istirahat yang cukup. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan upaya masyarakat untuk mendapatkan layanan kuratif berupa pengobatan resep dokter dan tidak mengeluarkan biaya tambahan selain iuran bulanan. Hal ini terjadi karena masyarakat merasa sudah membeli JKN dan rugi jika tidak memanfaatkannya. Penurunan perilaku sehat terjadi karena masyarakat merasa tidak mampu, tidak memiliki waktu serta tidak memiliki biaya.
JOB CHARACTERISTICS RELATED STRESS AS A RISK FACTOR OF STROKE: A LITERATURE REVIEW Sri Yuliana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1067

Abstract

Abstract: Individuals may get the stress from everywhere which contact with them including the workplace. The aim of this study is to describe and update the empirical literature regarding job characteristic related stress as the risk factor of stroke both in woman and man workers. This review literature including studies published between 2009 until 2018. We searched by an electronic database including PUBMED, Web of Science and search engine Google scholar using several keywords related job stress. Analyzing data was used PCOT (Population, conclusion, outcome and time) for general questions and was assessed continuously in order to make better judgments about the value of each article. A literature search was performed nine studies from different countries. Many factors induced the job stress which correlated the risk factors of stroke. Eight studies reported high job strain had association with the risk factor of stroke which is psychological pressure, excessive work, sitting and inconsistency of work. In contrast, there are two studies had a negative association between job strain and risk factor of stroke. High demand and low job control were causes the high job strain in the worker population. The company have to focus on regular check-up of workers.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN PIS-PK DI PUSKESMAS KOTA PADANG TAHUN 2020 Arifni Arifin; husna yetti; kamal kasra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1080

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke lima Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia di Indonesia. Acuan tercapainya pelaksanaan program PIS-PK dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menerima informasi serta mampu menerapkan pola hidup yang sehat serta indikator lainnya pada PIS-PK itu sendiri. Permasalahan yang ada yaitu dalam pencapaian IKS yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan desain cross sectional dan total populasi 8.638 KK. Teknik pengumpulan datanya dengan google form dan Analisa data secara bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Namun pada masing-masing Puskesmas tidak terdapat hubungan yang signifikan. Sedangkan pada sikap masyarakat berhubungan dengan pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Masih ada masyarakat yang masih terpengaruh oleh pikiran dan keyakinan orang terdahulu, serta belum dapat menerima perubahan. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat meningkatkan sosialisasi, komunikasi dan edukasi yang lebih inovatif serta masih perlunya kerjasama lintas sektor untuk meningkatkan kesehatan keluarga.
PENGARUH PIJATAN PERINEUM DAN SENAM KEGEL TERHADAP PENGURANGAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN meldafia idaman
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.193

Abstract

Sekitar 70% ibu melahirkan pervaginam mengalami trauma perineum. Berbagai cara untuk mengurangi ruptur pada perineum antara lain dengan senam kegel (kegel exercise) dan pijatan perineum pada ibu hamil trimester tiga. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh pijatan perineum dan senam kegel terhadap pengurangan ruptur perineum pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini pre-experimental menggunakan pendekatan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 34 minggu hingga persalinan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Kota Padang pada bulan Juni sampai September 2018. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 21 orang yang dibagi 3 kelompok perlakukan yaitu kelompok pijat perineum, senam kegel dan kombinasi. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian didapatkan peringkat rata-rata pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan latihan kombinasi pijat perineum dan senam kegel yaitu 6,29 dari pada responden yang melakukan latihan pijat perineum yaitu 12,93. Peringkat rata-rata pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan latihan pijat perineum dibandingkan perlakuan yang melakukan latihan senam kegel yaitu 13.73. Berdasarkan uji statistik p value 0,03 (p< 0,05) maka dapat disimpulkan ada pengaruh pijatan perineum dan senam kegel terhadap pengurangan ruptur perineum pada ibu bersalin.  
ANALISIS LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASESTAT DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI vittria meilinda
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 2 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i2.1246

Abstract

Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) is a contraceptive in the form of injections given every three months containing the hormone progestin. This contraceptive is given by injection in the buttocks/arm area. The purpose of this study was to determine the analysis of the duration of the use of Depo Medroxy Progesterone Acetate injectable contraception with and menstrual disorders in the Bungo area in 2020. The research design used was a descriptive analytical method with a cross sectional approach. The population includes all mothers who use DMPA injection family planning with a sample of 77 respondents. The sampling technique was simple random sampling. The data used are secondary data and primary data obtained from data obtained from the Bungo City area. Data analysis using square test. The results showed that the use of DMPA injectable contraception was under 1 year and 84.6% used DMPA injectable contraception for more than 1 year and 6.5% under 1 year and 88.3% for more than 1 year using DMPA injectable contraception experienced menstrual disorders. Based on the results of the study, it was concluded that there was an effect of the duration of the use of DMPA injection family planning with menstrual disorders. So it is recommended to be able to often provide counseling about family planning counseling, especially DMPA injections because it is in great demand by family planning acceptors
HUBUNGAN REMUNERASI DENGAN KINERJA DAN KEPUASAN KERJA STAF MEDIS DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG oea oea
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1108

Abstract

The changes in the pattern of providing medical services from the fee for service to the remuneration system cause problems among medical staff, so that it can have an adverse effect on the performance and job satisfaction of staff at Dr. M. Djamil Hospital, Padang. This study aims to determine whether there is a relationship between remuneration and the performance and satisfaction of medical staff at M. Djamil Hospital, Padang. The research method is descriptive analytic with quantitative and qualitative approaches (mix method). Systematic random sampling technique was obtained by 72 medical staff and 8 informants in qualitative research taken by purposive sampling. The results of the analysis using statistical tests found a significant relationship between remuneration and performance (p = 0.012 or <0.05) and there was no significant relationship between remuneration and job satisfaction (p = 0.881 or> 0.05). Based on qualitative analysis, it was concluded that most medical staff lacked understanding of remuneration, the implementation was not transparent and there was no clarity between IKI and remuneration, remuneration had an effect on improving performance and was related to staff satisfaction. We need to improve understanding of remuneration and information among staff in evaluating staff performance