cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA KESEHATAN Nia Cahyaningrum
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1375

Abstract

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam penanggulangan dan pencegahan COVID-19 namun untuk mencapai keberhasilan tersebut diperlukan keterlibatan perilaku yang baik dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai masyarakat yang menempuh pendidikan di bidang kesehatan, mahasiswa kesehatan diharapkan mampu menjembatani informasi dari pemerintah kepada umum. Pengetahuan, sikap, dan tindakan yang baik dapat digunakan sebagai salah satu upaya dalam memutus rantai penularan COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah unutuk menggambarkan pengetahuan, sikap dan tindakan tentang pencegahan COVID-19 pada mahasiswa kesehatan UNUSA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui google form. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa kesehatan UNUSA mengumpulkan 92 orang pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling. Hasil dari penelitian tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan pada Kriteria baik 92%, sikap positif mahasiswa kesehatan 79,3%, dan tindakan baik mahasiswa kesehatan 63%. Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa kesehatan UNUSA terhadap COVID-19 berada pada kategori baik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terkait kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan dan dukungan mahasiswa kesehatan terhadap. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa kesehatan UNUSA mengumpulkan 92 orang pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling. Hasil dari penelitian tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan pada Kriteria baik 92%, sikap positif mahasiswa kesehatan 79,3%, dan tindakan baik mahasiswa kesehatan 63%. Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa kesehatan UNUSA terhadap COVID-19 berada pada kategori baik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terkait kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan dan dukungan mahasiswa kesehatan terhadap. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa kesehatan UNUSA mengumpulkan 92 orang pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling. Hasil dari penelitian tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan pada Kriteria baik 92%, sikap positif mahasiswa kesehatan 79,3%, dan tindakan baik mahasiswa kesehatan 63%. Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan mahasiswa kesehatan UNUSA terhadap COVID-19 berada pada kategori baik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terkait kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan dan dukungan mahasiswa kesehatan terhadap. dan tindakan mahasiswa kesehatan UNUSA terhadap COVID-19 berada pada kategori baik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terkait kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan dan dukungan mahasiswa kesehatan terhadap. dan tindakan mahasiswa kesehatan UNUSA terhadap COVID-19 berada pada kategori baik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terkait kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan dan dukungan mahasiswa kesehatan terhadap.Kata Kunci: COVID-19, Pengetahuan, Sikap, Tindakan
PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENERAPKAN PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 lisavina juwita; ninda adriana; sherly amelia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1461

Abstract

The development of the Covid-19 outbreak is increasingly worrying where every day there is an increase in cases globally. In West Sumatra the total number of cases was 65,703 and the City of Bukittinggi the number of cases was 2471 cases. This study aims to determine the behavior of the community in implementing the Covid-19 prevention protocol in the community. This type of research is a descriptive study in June 2021 with a population of all adults in Kelurahan G, Bukittinggi City. Sampling using purposive sampling technique with a sample size of 96 respondents. Collecting data using a questionnaire. Data analysis includes editing, coding and data entry. The results showed that the behavior of implementing the Covid-19 prevention protocol was not good, namely 47% of respondents rarely kept their distance when in crowds, 57% of respondents rarely washed their hands with soap or hand sanitizer after handling objects in public places and 40% of respondents never wore masks that were three layers when outdoors. It is hoped that the community will always improve the Covid-19 prevention protocol in order to avoid exposure to the community from Covid-19
PEMERIKSAAN RADIONUKLIR PADA PENYAKIT PARU Bobby Hasibuan
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1454

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan radiologi merupakan komponen penting dalam diagnosis penyakit paru. Karena gejalanya sangat mirip dibutuhkan pemeriksaan dengan resolusi spasial tinggi sehingga memberikan informasi anatomi dan struktur yang jelas dalam menentukan diagnosis. Pemeriksaan radionuklir adalah suatu pemeriksaan yang menggunakan sumber radiasi terbuka yang berasal dari inti radionuklida buatan untuk mempelajari perubahan fisiologis dan biokimia sehingga dapat digunakan untuk tujuan diagnosis, terapi, dan penelitian, seperti pemeriksaan skintigrafi dan positron emission tomography (PET). Pemeriksaan radionuklir yang akan di bahas adalah PET/CT, ventilasi skintigrafi, perfusi skintigrafi dan pefusi ventilasi skintigrafi. Kegunaan radionuklir pada bagian paru adalah pada penyakit infeksi paru, fisiologi paru untuk menilai perfusi dan difusi paru pada beberapa penyakit, dan pada kanker paru untuk melakukan diagnosis, menentukan staging, menilai fungsi paru sebelum dan sesudah reseksi, optimalisasi radioterapi dan prognosis kanker paru.Kesimpulan: Pemilihan modalitas pemeriksaan radionuklir yang tepat bisa memberikan gambaran fungsi paru yang akurat dalam menegakkan diagnosis penyakit paru dan mengurangi paparan radionuklida sehingga luaran pengobatan pasien lebih baik.
SIRKULASI PULMONER Dimas Bayu Firdaus
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1393

Abstract

Sirkulasi pulmoner merupakan aliran darah dari jantung ke paru, kemudian kembali lagi ke jantung. Dibandingkan dengan sirkulasi sistemik, sirkulasi darah paru memiliki sifat berbeda, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan anatomis, histologi, dan fungsi dari kedua sirkulasi. Sirkulasi pulmoner dimulai dari katup pulmonal pada ventrikel kanan dan mengalir hingga akhirnya masuk kembali ke pembuluh darah paru di dinding atrium kiri jantung. Arteri pulmonalis memperdarahi seluruh kapiler pada dinding alveoli dan membentuk permukaan paru yang luasnya dua pertiga luas lapangan tenis atau sekitar 70meter persegi. Arteri pulmonal memiliki dinding yang lebih tipis dibandingkan arteri sistemik. Struktur penampang yang terlibat dalam difusi oksigen dan karbon dioksida memiliki ketebalan 1/10 dari jarak penampang difusi dalam jaringan perifer. Regulasi aliran darah pulmonalis dipengaruhi oleh volume paru, heterogenitas dan resistensi vaskular. Resistensi vaskular pulmoner dapat dipengaruhi secara pasif seperti gravitasi, posisi tubuh, dan volume paru maupun secara aktif melalui pengaturan tonus otot polos pembuluh darah pulmoner.
KAJIAN SURVEY EPIDEMIOLOGI INDEKS DMF-T (FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA PENCEGAHAN) INDEKS DMF-T yone akdes
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1388

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit yang berhungan dengan banyak faktor  yang  sangat  mempengaruhi,  terdiri  dari  faktor  langsung  dan faktor tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis survey epidemiologi indeks DMF-T dan analisis faktor pengetahuan, sikap, sumber informasi, dukungan orang tua dan dukungan guru dan sekolah yang berhubungan dengan indeks DMF-T di  Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2021.Metode penelitian yang digunakan adalah mix method. Metode pengumpulan data kuantitatif menggunakan kuisioner  menggunakan desain Case Control, sedangkan metode kualitatif mengguakan wawancara mendalam (indept review). Populasi dalam penelitian ini adalah Murid SD kelas 4,5 dan 6 di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2021 yaitu sebanyak 424 . Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 162 orang .Hasil  uji  chi-square  menunjukkan  variabel  yang  berhubungan  dengan dengan DMF-T (Decay Missing Filled-Teeth) yaitu  pengetahuan p= 0,000, Sikap p= 0,002, Sumber Informasi p = 0,001, Dukungan Orang Tua p= 0,030, Dukungan Guru p= 0,040 pendapatan Orang Tua = 0,024, Pekerjaan Orang Tua = 0,022, dan Pendidikan Orang Tua = 0,008 Sedangkan jarak = 0,416 menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan DMF-T (Decay Missing Filled-Teeth). Hasil akhir analisis multivariat menunjukkan bahwa sumber informasi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap DMF-T (Decay Missing Filled-Teeth).Kesimpulan  dari hasil yang didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, sumber informasi, dukungan orang tua, dukungan guru, pendapatan orang tua, pendidikan orang tua dan pekerjaan orang tua dengan indeks DMF-T. Serta kebijakan program UKGS sudah ada dan sudah  yang sudah disosialisasikan kepada kepala sekolah, guru dan murid . Petugas yang bertanggung jawab dalam program UKGS sudah mencukupi sesuai, anggaran  dana yang digunakan dalam program UKGS ini yaitu dana BOK dan dana BOS, pelaksanaan program UKGS yang dilakukan berupa pemeriksaan kesehatan gigi dan sikat gigi massal dan memberikan rujukan kesehatan gigi dan mulut bagi yang memerlukan. Pelaksanaan sikat gigi masal secara rutin  yaitu  minimal  dilaksanakan  1  bulan  sekali  di  Sekolah  sehingga  dapat mencapai  tujuan dari  program  UKGS. dan pelaporan pemeriksaan gigi sudah berjalan dengan baik diharapkan dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah untuk mengupayakan penerapan UKGS sehingga pelaksanaan tindakan pencegahan karies gigi optimal. Kata Kunci               : Usaha Kesehatan Gigi Sekolah, DMF-T
GAMBARAN KUALITAS PENILAIAN RUMAH SEHAT DIPERMUKIMAN WILAYAH RW 08 MEDOKAN SEMAMPIR SURABAYA Sulfi Titianto; Merry Sunaryo; Abdul Hakim Zakkiy Fasya; Agus Adriansyah Aan Adriansyah
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1394

Abstract

ABSTRACT A healthy house is a house that allows its residents to develop and foster physical, mental and social in the family, therefore the researcher aims to examine the description of the quality of the assessment of a healthy house in the RW 08 Medokan Semampir settlement, Surabaya. The method used in this research is descriptive quantitative to describe and explain a situation that exists in the research location. Based on the results of this study, it shows that those who meet the requirements for the type of wall and layout, do not meet the requirements for the type of roof, type of floor, type of lighting, which meet the requirements of sanitation facilities, types of clean water facilities, do not meet the requirements for facilities, conditions of trash bins, behavior of residents cleaning the house and page, showing qualified results. The components of the house are roof type, ventilation type, sanitation facilities, latrine facilities and waste water disposal facilities. The behavior of the occupants in disposing of the feces of infants and toddlers indicates that they do not meet the requirements. The conclusion in this study is that the results of the healthy home assessment show 7 components, facilities, eligible behavior, 8 components, facilities, and behavior that does not meet the requirements. Suggestions are that education and home inspections are expected to be carried out every three months from further health center sanitation workers. Keywords: Healthy House, Sanitation, Occupant Behavior  ABSTRAK Rumah sehat adalah rumah yang memungkinkan bagi penghuninya untuk mengembangkan dan membina fisik mental dan sosial didalam keluarga maka dari itu peneliti bertujuan untuk meneliti gambaran kualitas penilaian rumah sehat di permukiman RW 08 Medokan Semampir Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan dan mejelaskan suatu keadaan yang ada di lokasi penelitian. Bedasarkan hasil penelitian ini menujukan yang memenuhi syarat jenis dinding dan tata ruang, tidak memenuhi syarat jenis atap , jenis lantai, jenis pencahayaan, yang memenuhi syarat  sarana sanitasi, jenis sarana air bersih, tidak memenuhi syarat  sarana kondisi tempat sampah , perilaku penghuni membersikan rumah dan halaman, menujukan hasil memenuhi syarat. Komponen rumah jenis atap, jenis ventilasi, Sarana sanitasi, sarana jamban  sarana pembuangan air limbah. Perilaku penghuni membuang tinja bayi dan balita, menujukan tidak memenuhi syarat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dari hasil penilaian rumah sehat tersebut menujukan 7 komponen, sarana, perilaku memenuhi syarat, 8 komponen, sarana, perilaku tidak memenuhi syarat. saran diharapkan diadakan edukasi dan pengecekan rumah selama tiga bulan sekali dari petugas sanitasi puskesmas lebih lanjut. Kata kunci: Rumah Sehat, Sanitasi, Perilaku Penghuni
ASPERGILOMA PADA BEKAS TUBERKULOSIS PARU Khairuddin Hamdani Hasibuan; Khairuddin Hamdani Hasibuan
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1274

Abstract

Aspergiloma merupakan infeksi jamur pada paru atau mikosis paru yang disebabkan oleh Aspergillus Fumigatus dengan frekuensi 95% dari kejadian infeksi aspergilosis. Aspergiloma merupakan kolonisasi  di dalam  kavitas paru  dengan sebagian besar (13-89%) disebabkan oleh  tuberkulosis. Gejala klinis beragam dapat tanpa gejala, bergejala ringan, berat hingga mengancam jiwa. Gejala yang ringan menyebabkan pasien tidak datang berobat hingga munculnya gejala berat sehingga tidak jarang pasien sudah tidak dapat tertolong lagi. Tatalaksana utama adalah operasi disamping Obat Anti Jamur (OAJ). Oleh karena itu, diagnosis dini aspergiloma dan tatalaksana segera akan memberikan prognosis yang baik.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA BALITA TERHADAP KEJADIAN STUNTING DALAM SITUASI PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BAGIAN TIMUR KABUPATEN KERINCI TAHUN 2021 Helda Miantari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1427

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi status gizi buruk dan gizi kurang balita Provinsi Jambi Pada tahun 2018 didapatkan 19,9% meningkat dibandingkan pada tahun 2013 sebanyak 17,2%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pada Balita Terhadap Kejadian Stunting Dalam Situasi Pandemi COVID-19 Di Puskesmas Bagian Timur Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Metode Penelitian menggunakan jenis mixed methods, kuantitaitf menggunakan pendekatan crossectional dan kualitatif menggunakan pendekatan Fenomenologi di lakukan pada bulan Mei-Juli 2021, populasi sebanyak 2488 orang dan sampel 93 orang yaitu balita di Di Puskesmas Bagian Timur Kabupaten Kerinci Tahun 2021 dan informan sebanyak  9 orang. Analisis data dengan Uji Chi Square dan uji regresi logistik.Hasil Penelitian Hasil uji statistic Chi-Square Riwayat BBLR (0,000), Penyakit Infeksi (0,000), dan Pola Pemberian Makan 0,000), riwayat ASI ekslusif (0,003), pelayanan kesehatan (0,037),  disimpulkan adanya hubungan Riwayat BBLR, Penyakit Infeksi, Pola Pemberian Makan, riwayat ASI ekslusif, pelayanan kesehatan Terhadap Kejadian Stunting Dalam Situasi Pandemi COVID-19 Di Puskesmas Bagian Timur Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Kesimpulan Didapatkan faktor yang paling dominan Terhadap Kejadian Stunting Dalam Situasi Pandemi COVID-19 yaitu riwayat BBLR (p-value 0,000). Input sudah tercapai, proses sudah berjalan dengan baik, Dan output belum tercapainya target program pencegahan stunting yang disebakan karen kurang maksimalnya kegiatan yang dilakukan dalam masa pandemi covid-19, Disarankan pada Puskesmas agar meningkatkan strategi Pemberdayaan Masyarakat berupa sosialisasi tentang pembuatan makan yang menarik berupa nugget tempe, nugget ikan, dan nugget sayuran yang memiliki nilai gizi tinggi sehingga akan mengurangi kejadian stunting pada balita tersebut.Kata Kunci     : Pelayanan Kesehatan, Penyakit Infeksi, Pola Pemberian Makan, Riwayat BBLR, Riwayat ASI ekslusif, Strategi Pemberdayaan Masyarakat
PENGARUH TERAPI MENULIS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI MARAH PADA REMAJA DI SMP NEGERI 8 BUKITTINGGI Siska Damaiyanti; Engla Rati Pratama; Intan Permata Surya
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1467

Abstract

Masa remaja sering disebut sebagai masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa dengan berbagai tahap dan tugas perkembangan yang harus dicapai. Untuk mencegah terjadinya hal ini, maka remaja harus mempunyai kemampuan dalam mengelola emosi marahnya, disamping kemampuan ini cara yang juga dapat dilakukan adalah dengan pemberian psikoterapi kognitif berupa terapi menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan mengelola emosi marah pada remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan quasi experiment pre and post test without control. Penelitian ini telah dilakukan dari tanggal 25-30 juni 2021, dengan teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan besar sampel sebanyak 18 responden. Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji paired sample t test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rerata kemampuan mengelola emosi marah pada remaja mengalami peningkatan dari 91,61 menjadi 109,61 setelah diberikan terapi menulis. Hasil uji statistik didapatkan nilai t hitung> t tabel (10,270>2,110) dan nilai p-value 0,000 dimana (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan mengelola emosi marah pada remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi tahun 2021. Diharapkan kepada remaja untuk menerapkan terapi menulis dalam menyampaikan emosi marahnya. Dan untuk guru bimbingan konseling agar dapat menggunakan metode ini sebagai program konseling di sekolah pada remaja yang tidak mampu mengelola emosi marahnya, agar terminimalisirnya jumlah kasus perilaku agresif ataupun kenakalan remaja di sekolah ataupun di masyarakat.
ANALISIS PELAKSANAAN PELAYANAN USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH (UKGS) DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH AGAM BAGIAN TIMUR TAHUN 2021 Liny Marliny
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 3 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i3.1389

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal terpenting bagi kehidupan manusia dan merupakan bagian dari kesehatan secara umum yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pelayanan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di masa Pandemi Covid-19 di wilayah Agam Bagian Timur tahun 2021.Metode penelitian yang digunakan Kualitatif . Metode pengumpulan data kualitatif mengguakan wawancara mendalam (indept review). Penelitian dilaksanakan pada April-Mei 2021. Informan penelitian sebanyak 21 orang yang terdiri dari Kepala Dias Kesehatan, Dokter Gigi Puskesmas, Kepala Sekolah Dasar, Guru Pembina UKS, Siswa Kelas V SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana analisis pelaksanaan pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (ukgs) Di masa pandemi Covid-19 di Wilayah Agam TimurBerdasarkan hasil wawancara didapatkan informasi bahwa pelaksanaan UKGS sudah sesuai dengan rencana kerja dan Fasilitas pelaksanaan UKGS sesuai dengan kebutuhan, dan semua kegiatan sudah mencakup semua siswa untuk  mendapatkan pelayanan kesehatan gigi, pencatatan dan pelaporan pemeriksaan gigi sudah berjalan dengan baik. kebijakan ini juga mendukung integrasi program kesehatan gigi dan mulut dengan program kesehatan umum. Namun selama masa pandemic Covid-19 kegiatan UKGS ini tidak berjalan lagi.Dengan adanya pandemic Covid-19 ini maka perlu dilakukan perbaikan status kesehatan gigi siswa sekolah dengan menerapkan protocol kesehatan serta untuk anak sekolah dan remaja adalah promosi kesehatan gigi di sekolah sesuai dengan protokol kesehatan. Kata Kunci              : Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut , Usaha Kesehatan Gigi Sekolah