cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-KAUTSAR MUHAMMADIYAH Febria, Chyka; Putri, Rilly Yane; Yasti, Miftah Amalia; Sukmawati, Yofa
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2792

Abstract

Bentuk investasi bangsa adalah anak usia sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa. Agar anak-anak ini berprestasi maka harus berkonsentrasi untuk belajar, untuk meningkatkan konsentrasi belajar bisa terpenuhi ada beberapa cara, diantaranya adalah memenuhi nutrisi dengan sarapan pagi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sarapan pagi dengan konsentrasi santriwan dan santriwati di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Instrument yang digunakan adalah kuisioner terkait sarapan dan tidak sarapan. Sampel dihitung menggunakan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengolahan data dengan tahap editing, coding, skoring dan tabulasi dan analisis sacara univariat dengan menggunakan rumus product moment. Kebiasaan sarapan siswa di pagi hari sebelum ke sekolah sebagian besar pada kategori kadang-kadang (81,1%). Pada kategori siswa bisa memperhatikan dengan baik penjelasan guru dari guru, bisa konsentrasi dengan baik jika sarapan, bisa konsentrasi dengan baik dalam keadaan kenyang, dimana semua kategori tersebut berada pada kategori selalu. Dengan memperhatikan besarnya rxy itu adalah 0,31 yang berada diantara 0,20-0,40, yang artinya korelasi positif antara variabel X dan Y, yang mana hal ini masuk pada kategori korelasi positif yang rendah atau lemah. Sementara itu jika diperhatikan hasil interpretasi secara dasar dengan menggunakan tabel nilai “R” : df “ N-Nr=53-2=51 menjelaskan hasil pada taraf signifikansi 5% maupun 1% tidak terdapat korelasi positif yang signifikan antara sarapan dan konsentrasi siswa.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI NAGARI CANDUANG KOTO LAWEH KECAMATAN CANDUANG KABUPATEN AGAM TAHUN 2023 Susanty, Shantrya Dhelly; Fatma, Fitria; Fortuna, Angeli Dewi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2765

Abstract

Stunting merupakan suatu permasalahan kekurangan gizi paling kritis secara global yang diakibatkan oleh multifaktor. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 prevalensi stunting sebesar (31,24%), persentase stunting  di Kabupaten Agam sebesar (8.09%) dan di Puskesmas Lasi sebesar(6,20%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting. Penelitian ini menggunakan metode mixed method (metode campur) dengan desain sequential explonatory. Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi sebanyak 301.metode pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 76 responden.. Hasil sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat (sarana air bersih, sarana pembuangan kotoran, sarana pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah) yaitu sebanyak 41 responden (53,9%) dan balita stunting sebanyak 29 balita (38,2%) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan (sarana air bersih, sarana pembuangan kotoran, sarana pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah) terhadap stunting pada balita dengan p value 1.000, dan masih belum tuntas intervensi terhadap jamban sehat. Kesimpulan tidak terdapat hubungan sanitasi lingkungan terhadap stunting di Nagari Canduang Koto Laweh. Saran untuk peneliti selanjutnya perlu adanya penilitian dengan variabel atau fakor resiko yang berbeda dengan penelitian ini.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN STIMULASI IBU DENGAN PERKEMBANGAN BALITA DI PUSKESMAS BATU AJI Andolina, Nuari; Suciana, Sri; Susanto, Vetra; Nurhanisya, Sri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2899

Abstract

Perkembangan dan peningkatan kualitas hidup anak merupakan upaya penting untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Stimulasi merupakan salah satu aspek kebutuhan dasar anak (ASAH). Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan stimulasi ibu dengan perkembangan balita 12-59 bulan di Puskesmas. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Mei. Populasi dan sampel penelitian ini balita usia 12-59 bulan. pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Lameshow sebanyak 39 balita, Data di analisa secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh responden dengan pengetahuan tinggi yaitu 55,6 %. Variabel tingkat pengetahuan berhubungan dengan perkembangan balita dan nilai OR = 2,119 yang artinya tingkat pengetahuan yang tinggi mempunyai peluang dua kali untuk perkembangan balita, dan variabel stimulasi ibu berhubungan dengan perkembangan balita dengan dan nilai OR = 5,200 yang artinya stimulasi ibu mempunyai peluang lima kali untuk perkembangan balita. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat pengetahuan dan stimulasi ibu berhubungan dengan perkembangan balita 12-59 bulan di Puskesmas. Diharapkan kepada Puskesmas melakukan pemantauan SDDIDTK kepada balita agar dapat mengetahui jika terjadi penyimpangan perkembangan.Kata Kunci : Perkembangan Balita, Stimulasi Ibu, Tingkat Pengetahuan
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SAMPAH TAHUN 2023 Yasril, Abdi Iswahyudi; Nurdin, Nurdin; Alfarisi, Muhammad
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2855

Abstract

Waste remains a prevalent issue that has not been effectively addressed. In Indonesia, a significant portion of the population still views waste as useless residual material. The total waste generated in Indonesia reached 21.88 million tons in 2021, with households contributing the largest share at 42.23%, followed by businesses at 19.11%, markets at 15.26%, offices at 6.72%, public facilities at 6.71%, and other sources at 3.55%. This research is an experimental study utilizing a True Experiment design. The descriptive data analysis focuses on transforming plastic waste into paving blocks. Based on the research findings, plastic waste is a highly suitable material for making paving blocks because plastics contain fiber strands that bind the plastic with other materials. After testing for durability, it was discovered that plastic paving blocks can withstand loads of up to 87 kg and exhibit good water absorption properties. Paving blocks made from plastic waste fall into the quality classifications C and D. In conclusion, the production of paving blocks using a mixture of PET plastic involves several stages, including equipment and material preparation, waste collection, cutting, heating, molding, release, soaking, and drying. This process constitutes pure experimentation aimed at producing an alternative solution to waste management. It is recommended that the community can utilize this research by creating paving blocks from PET plastic waste
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN PERILAKU MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Rachmahwati, Novita Dwi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2912

Abstract

ABSTRAKRendahnya praktik menjaga kebersihan alat reproduksi pada wanita 30% terjadi akibat lingkungan yang kurang mendukung dan 70% terjadi akibat penggunaan pembalut yang tidak sesuai (Riskesdas, 2018). Permasalahan manajemen kebersihan menstruasi menjadi tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030 yang memiliki relevansi dengan goals SDGs poin nomor 3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera, goals poin 4 pendidikan yang bermutu, dan goals SDGs poin nomor 5 yakni kesetaraan gender. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi praktik manajemen kebersihan menstruasi pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan berupa studi literatur melalui pencarian referensi data, jurnal, serta artikel melalui database berupa google, google scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pengetahuan menjadi faktor utama dalam mempengaruhi praktik manajemen kebersihan menstruasi remaja putri.Kata Kunci: kebersihan menstruasi, kebersihan diri, sehat