Articles
858 Documents
TOPOLOGI METRIK PARSIAL
Desy Wahyuni
Jurnal Matematika UNAND Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.1.2.71-78.2012
Metrik d di himpunan U adalah suatu fungsi jarak sedemikian sehingga aksiomametrik terpenuhi. Suatu metrik parsial di U merupakan generalisasi minimal dariaksioma metrik sedemikian sehingga setiap objek di U tidak perlu harus mempunyainol jarak dari dirinya sendiri. Topologi metrik parsial adalah topologi yang dibangunoleh basis bola buka metrik parsial, B = fBp"(a)ja 2 U; " > 0g. Topologi metrik parsialdinotasikan dengan T [p]. Salah satu ruang topologi dinotasikan dengan T-ruang. Himpunan(U; ) adalah himpunan urutan parsial atas metrik parsial. Suatu topologi atashimpunan (U; p) disebut topologi Alexandrof. Pada tulisan ini ditunjukkan bahwatopologi Alexandrof sama dengan topologi metrik parsial jika didenisikan bola bukayang tepat dan juga dibuktikan bahwa jika T [p] adalah topologi metrik parsial makaT [p] merupakan Tp0-ruang.
SIFAT-SIFAT OPERASI HADAMARD PADA MATRIKS
Sovia Arma;
Yanita Yanita;
Nova Noliza Bakar
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 4 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.4.61-68.2018
Tulisan ini membahas tentang sifat-sifat operasi Hadamard pada matriks, dimana operasi Hadamard merupakan operasi perkalian elemen-elemen yang bersesuaian dari dua matriks A dan B yang berukuran sama. Sifat-sifat operasi Hadamard yang dibahas pada tulisan ini adalah sifat-sifat dasar operasi Hadamard dan sifat-sifat operasi Hadamard terhadap definit positif dan definit taknegatif.Kata Kunci: Matriks, Operasi Hadamard, Sifat-Sifat Dasar, Definit Positif, Definit Taknegatif
PERBANDINGAN KUASA WILCOXON RANK SUM TEST DAN PERMUTATION TEST DALAM BERBAGAI DISTRIBUSI TIDAK NORMAL
Resti Mustika Sari;
Yudiantri Asdi;
Ferra Yanuar
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.3.4.139-146.2014
Kuasa dari suatu uji statistik adalah peluang menolak hipotesis nol kalauhipotesis nol tersebut salah. Simulasi dengan menggunakan software R dilakukan untukmembandingkan kuasa Wilcoxon Rank Sum Test dan Permutation Test untuk membandingkan dua nilai tengah populasi yang dibangkitkan dari distribusi Uniform, Eksponensial, Log Normal dan Weibull. Hasil simulasi data menunjukkan bahwa pada sebaranUniform uji yang lebih baik adalah Permutation Test. Untuk sampel menengah dansampel besar pada distribusi Eksponensial, Weibull dan Log-Normal uji yang lebih baikadalah Wilcoxon Rank Sum Test. Sedangkan untuk sampel berukuran kecil yang berasaldari distribusi Eksponensial, Weibull dan Log-Normal tidak bisa ditentukan mana uji yglebih baik diantara Wilcoxon Rank Sum Test dan Permutation Test.
BILANGAN RAINBOW CONNECTION UNTUK GRAF KUBIK C n;2n;n
Nessa .
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.1.115-124.2018
Abstrak. Misalkan G = (V (G); E(G)) adalah suatu graf terhubung tak trivial. Suatu pewarnaanterhadap sisi-sisi di G adalah suatu pemetaan c : E(G) ! f1; 2; ; kg; k 2 N.Lintasan u v path P di G dinamakan rainbow path jika tidak terdapat dua sisi diP yang berwarna sama. Graf G disebut rainbow connected jika setiap dua titik yangberbeda di G dihubungkan oleh rainbow path. Bilangan rainbow connection dari grafterhubung G, ditulis rc(G), didenisikan sebagai banyaknya warna minimal yang diperlukanuntuk membuat graf G bersifat rainbow connected. Suatu Graf Kubik Cmerupakan graf kubik terhubung yang terbentuk dari tiga lingkaran dengan banyak titikpada lingkaran pertama sama dengan lingkaran ketiga yaitu sebanyak n dan banyak titikpada lingkaran kedua sebanyak 2n dengan himpunan sisi Emerupakan himpunan sisiyang menghubungkan lingkaran ke-i dengan lingkaran ke- i + 1. Pada paper ini ditunjukkanbahwa rc(C5;10;5) = 7 dan rc(C6;12;6) = 8.Kata Kunci: Graf kubik, graf lingkaran, bilangan rainbow connectionin;2n;n
BILANGAN RAINBOW CONNECTION UNTUK GRAF KOMPLEMEN
Reni Wijaya
Jurnal Matematika UNAND Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.2.3.9-12.2013
Misalkan terdapat dua titik u, v pada graf G. Suatu u-v path, dinotasikandengan uPv di G, dikatakan rainbow path jika tidak terdapat dua sisi di P yang memiliki warna sama. Suatu pewarnaan sisi di G dikatakan rainbow connected jika setiapdua titik yang berbeda dihubungkan oleh rainbow path. Bilangan rainbow connectiondari graf terhubung G, ditulis rc(G), didefinisikan sebagai banyaknya warna minimalyang diperlukan untuk membuat G bersifat rainbow connected. Pada tulisan ini dibahastentang bilangan rainbow connection untuk komplemen dari graf lingkaran Cn dengann ≥ 6 dan graf buku B 2.
TEOREMA VALIDASI APROKSIMASI VARIASIONAL PADA PERSAMAAN SCHRODINGER NONLINIER ¨ DISKRIT
Riski Kurniawan;
Mahdhivan Syafwan;
Haripamyu Haripamyu
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.8.1.282-290.2019
Aproksimasi variasional merupakan salah satu metode untuk menghampiri solusi soliton pada sistem nonlinier. Validasi aproksimasi variasional dalam menghampiri solusi soliton diskrit stasioner pada persamaan Schr¨odinger nonlinier diskrit dengan konstanta pengikat yang kecil dijustifikasi dengan menggunakan beberapa konsep analisis fungsional pada ruang barisan l 2 (Z). Konsep-konsep tersebut meliputi operator linier, pemetaan Lipschitz dan teorema titik tetap Banach. Hasil validasi aproksimasi variasional untuk soliton onsite menunjukkan bahwa aproksimasi variasional sangat baik dalam menghampiri solusi yang diselesaikan secara numerik untuk konstanta pengikat yang semakin kecil.Diterima: Direvisi: Dipublikasikan :Kata Kunci: Aproksimasi variasional, persamaan Schr¨odinger nonlinier diskrit, analisis fungsional
PENENTUAN BESAR CADANGAN PADA ASURANSI JIWA BERSAMA DWIGUNA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ILLINOIS
Ferdy Novri
Jurnal Matematika UNAND Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.5.3.85-91.2016
Abstrak. Asuransi jiwa merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh manusia untukmengurangi dampak kerugian dari suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi. Asuransijiwa berdasarkan jumlah tertanggungnya dibedakan menjadi asuransi jiwa peroranganyang memberikan perlindungan untuk satu orang dan asuransi jiwa bersama yang mem-berikan perlindungan lebih dari satu orang. Pada saat tertentu perusahaan bisa saja men-galami kerugian ketika terdapat tertanggung yang meninggal dunia tetapi perusahaantidak mempunyai dana, sedangkan perusahaan tersebut harus mengeluarkan sejumlahdana untuk santunan. Oleh karena itu, untuk mengantisapasi kerugian perusahaan, makasebagian dari premi yang diterima oleh perusahaan harus dicadangkan sebagai cadanganpremi, sehingga bila dimasa yang akan datang terjadi klaim maka perusahaan tidak ke-sulitan membayarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya cadanganyang diperoleh dengan menggunakan metode Illinois yang merupakan perluasan daricadangan prospektif. Metode Illinois adalah metode perhitungan cadangan berdasarkanpremi yang disesuaikan dengan batasan 20 tahun pembayaran, sehingga besarnya ca-dangan yang dihasilkan lebih besar daripada metode cadangan lainnya.
RUANG PROYEKTIF KOMPLEKS SEBAGAI MANIFOLD KOMPLEKS BERDIMENSI 1
Silvia Oktarini;
Haripamyu .;
Shelvi Ekariani
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.2.187-195.2018
Abstrak. Manifold kompleks adalah suatu manifold smooth yang dilengkapi oleh struk-tur kompleks yang dapat ditentukan oleh suatu atlas holomork. Salah satu contoh darimanifold smooth adalah ruang proyektif kompleks CP. Ruang CP didenisikan sebagaihimpunan dari semua kelas ekuivalen [z] dengan z 2 C2 n f0g. Penelitian ini bertu-juan untuk mengkaji bahwa ruang proyektif kompleks CP merupakan manifold smoothdengan struktur smooth yang analog dengan yang ada pada RP3. Selanjutnya, akanditunjukkan bahwa terdapat struktur kompleks pada CP sehingga CP adalah manifoldkompleks berdimensi 1.Kata Kunci: Manifold Smooth, Manifold Kompleks, Struktur Kompleks, Ruang Proyek-tif Kompleks (CP)
PENERAPAN METODE ADAMS-BASHFORTH-MOULTON ORDE EMPAT UNTUK MENENTUKAN SOLUSI PERSAMAAN DIFERENSIAL LINIER HOMOGEN ORDE TIGA KOEFISIEN KONSTAN
Delvitri Murni;
Bukti Ginting;
Narwen .
Jurnal Matematika UNAND Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.5.2.21-25.2016
Abstrak. Persamaan diferensial linier homogen orde tiga koesien konstan direduksimenjadi persamaan diferensial biasa orde-1, yaitu y0= f(x; y) dengan syarat awaly(x0) = y. Persamaan diferensial biasa orde-1 diselesaikan menggunakan metodeRunge-Kutta orde empat untuk menentukan nilai pendekatan y01; y2; dan y. Selanjutnya,digunakan metode Adams-Bashforth orde empat untuk menentukan nilai pendekatany; ; dst sebagai prediktor. Nilai yang ditampilkan oleh metode Adams-Bashforthorde empat digunakan pada metode Adams-Moulton orde empat sebagai korektor. Prosesmetode Adams-Bashforth orde empat dan metode Adams-Moulton orde empat dikatakansebagai metode Adams-Bashforth-Moulton orde empat atau metode prediktor-korektor.
PENERAPAN METODE QUEST DALAM PEMBENTUKAN POHON KLASIFIKASI TINGKAT KEMISKINAN RUMAH TANGGA STUDI KASUS: RUMAH TANGGA DI KOTA PADANG
Husnul Fikri;
Izzati Rahmi HG;
Dodi Devianto
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.6.2.25-33.2017
Kemiskinan adalah permasalahan umum yang terjadi pada setiap negara maju dan berkembang, dimana kemiskinan adalah salah satu aspek yang dapat menghambat kesejahteraan keluarga dalam suatu rumah tangga. Pengeluaran per kapita rumah tangga adalah salah satu yang dapat dijadikan acuan dalam menentukan kriteria kemiskinan rumah tangga, dimana kriteria tersebut dibagi menjadi dua tingkatan berdasarkan ketetapan oleh Badan Pusat Statistik yaitu tidak miskin dengan pengeluaran per kapita rumah tangga dalam sebulan lebih dari Rp 350.610,00. Banyak faktor yang menyebabkan tingkatan kriteria kemiskinan berdasarkan pengeluaran per kapita rumah tangga. Analisa statistika yang dapat digunakan adalah metode QUEST (Quick, Unbiassed, Efficient, Statistical Tree). Data yang diambil dari penelitian ini merupakan data sekunder dimana beberapa variabelnya diperoleh dari hasil SUSENAS 2015 dengan kriteria kemiskinan berdasarkan pengeluaran per kapita rumah tangga sebagai variabel tak bebas dan berbagai faktor yang menyebabkan kriteria kemiskinan sebagai variabel bebas. Setelah dilakukan analisa dengan metode QUEST diperoleh faktor yang berpengaruh dalam menentukan kriteria kemiskinan adalah kepemilikan personal computer dan banyaknya anggota rumah tangga.Kata Kunci: Kriteria kemiskinan, pengeluaran perkapita rumah tangga, QUEST