cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI" : 12 Documents clear
Strategi kepemimpinan kepala sekolah untuk mewujudkan merdeka belajar dalam konteks digitalisasi pendidikan kejururuan Arnov, Yoharmen; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024897jpgi0005

Abstract

Digitalisasi pendidikan menghadirkan tantangan dan peluang baru bagi sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah di SMKN 2 Kepulauan Mentawai dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar di era digital. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan staf, observasi kegiatan sekolah, serta analisis dokumen pendukung. Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi utama, yaitu: (1) pengembangan visi kepemimpinan berbasis digital, (2) pembentukan budaya pembelajaran berbasis teknologi, (3) peningkatan kualitas dan aksesibilitas infrastruktur digital, dan (4) penerapan kepemimpinan adaptif yang responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja di era industri 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan inovatif tidak hanya meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi digitalisasi, tetapi juga memperkuat relevansi pendidikan kejuruan dengan kebutuhan pasar kerja. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan kejuruan, terutama dalam merancang strategi implementasi Merdeka Belajar yang terintegrasi dengan digitalisasi
Pendidikan kejuruan dan tantangan globalisasi: perspektif strategi pengembangan tvet di negara berkembang Ningsih, Yullyani Sartika; Yanriko, Armizal; Jalinus, Nizwardi; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024898jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknis (TVET) memainkan peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif di era globalisasi. Namun, negara berkembang menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan sistem pendidikan kejuruan yang relevan, termasuk keterbatasan infrastruktur, perubahan kebutuhan pasar kerja, dan dampak globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan TVET yang kontekstual, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi, sosial, dan politik di negara berkembang. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber akademik terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, kemitraan dengan industri, pengembangan soft skills, peningkatan kualitas tenaga pendidik, dan kebijakan pemerintah yang mendukung merupakan elemen kunci dalam pengembangan TVET. Strategi ini harus disesuaikan dengan kondisi lokal untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan merumuskan strategi pengembangan TVET yang adaptif dan berbasis bukti, yang dapat membantu negara berkembang dalam menghadapi tantangan globalisasi dan meningkatkan daya saing tenaga kerja mereka di pasar internasional. Abstrak ini juga menyertakan latar belakang data, seperti tingkat pengangguran tinggi di negara berkembang, kekurangan tenaga kerja terampil, dan dampak spesifik dari globalisasi, untuk memperkuat urgensi penelitian ini.
Pengelolaan mutu pendidikan berbasis kemitraan antara dunia usaha/industri dan sekolah menengah kejuruan (SMK) Yanriko, Armizal; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024899jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknologi (TVET) di negara berkembang memainkan peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing ekonomi. Di era perkembangan teknologi yang pesat, TVET harus mampu beradaptasi dengan perubahan di dunia industri, terutama terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan TVET di negara berkembang dengan fokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan dengan konteks sosial, ekonomi, dan politik masing-masing negara. Meskipun demikian, masih terdapat gap dalam penelitian yang mengidentifikasi tantangan spesifik yang dihadapi oleh negara berkembang dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran TVET dan kesulitan dalam kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, di mana literatur dipilih berdasarkan kriteria tertentu seperti relevansi dengan topik, kualitas metodologi, dan kontribusi pada pemahaman mendalam tentang pengembangan TVET. Data dianalisis menggunakan model analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesimpulan utama dari literatur yang diulas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan TVET yang efektif memerlukan kolaborasi erat antara lembaga pendidikan dan industri, pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran, serta kebijakan yang responsif terhadap perubahan teknologi dan tuntutan pasar kerja. Temuan ini menyoroti pentingnya pembaruan kurikulum yang berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi sebagai langkah kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif. Penelitian ini menyarankan agar kebijakan pendidikan di negara berkembang lebih fokus pada pengembangan program TVET yang tidak hanya memadai dalam skala lokal tetapi juga relevan secara global. Implikasi dari hasil penelitian ini penting untuk meningkatkan kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri dalam merancang kurikulum yang berfokus pada keterampilan berbasis industri dan digital, serta memperbarui kebijakan pendidikan untuk mendukung transformasi teknologi.
Strategi kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah menengah atas Azizah, Fauzana; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024901jpgi0005

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran penting dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah. Berbagai strategi kepemimpinan diterapkan untuk memastikan peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Siberut Barat Daya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah mendorong pelatihan HOTS untuk meningkatkan pembelajaran berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi. Strategi seperti supervisi rutin, pelatihan berbasis HOTS, umpan balik, penghargaan, dan kolaborasi terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja pendidik, dengan peningkatan hingga 20%. Meskipun ada keterbatasan fasilitas, kepala sekolah mengatasi hal ini melalui kemitraan strategis, yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Meningkatkan Keterlibatan DU/DI dalam Pengelolaan Mutu Pendidikan di SMK: Analisis Strategi dan Hambatan di SMK Negeri 1 Bengkalis-Riau Rahman, Septia; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024904jpgi0005

Abstract

Keterlibatan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMK. Penelitian ini menganalisis peran DU/DI dalam pengelolaan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Bengkalis dan hambatan yang dihadapi dalam kemitraan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DU/DI berperan dalam penyediaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan pelatihan keterampilan, namun partisipasi mereka dalam perencanaan kurikulum dan evaluasi pembelajaran masih minim. Hambatan utama yang ditemukan adalah kurangnya kemitraan formal, rendahnya komitmen kedua belah pihak, dan perbedaan visi antara sekolah dan industri. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan tim kualitas bersama, penyusunan perjanjian kerja sama formal, serta peningkatan evaluasi program PKL. Dukungan kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat kolaborasi ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memperbaiki keterlibatan DU/DI dalam pendidikan vokasi, sehingga lulusan SMK lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Perencanaan, implementasi, dan evaluasi perbaikan mutu pendidikan berbasis kemitraan di sekolah menengah kejuruan Ningsih, Yullyani Sartika; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024907jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi perbaikan mutu pendidikan berbasis kemitraan di SMK Negeri 1 Bengkalis, Riau, dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI). Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi hubungan antara sekolah dan DU/DI dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak sekolah, DU/DI, dan observasi langsung di lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kemitraan yang ada dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan di SMK Negeri 1 Bengkalis masih terbatas pada program Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan evaluasi kepuasan pelanggan, tanpa adanya perjanjian formal (MoU) yang jelas. Keterlibatan Dunia Usaha/Dunia Industri dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru masih minim, yang berdampak pada kurangnya kesiapan lulusan untuk memenuhi kebutuhan industri. Kurangnya komunikasi dan koordinasi antara pihak sekolah dan DU/DI juga menjadi kendala dalam pelaksanaan program kemitraan. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi pembentukan perjanjian formal antara SMK Negeri 1 Bengkalis dan DU/DI, peningkatan evaluasi menyeluruh untuk mengukur dampak program Prakerin, serta peningkatan pelatihan guru secara berkala untuk mengikuti perkembangan industri. Pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan industri juga disarankan agar lebih relevan dengan dunia kerja. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan mutu pendidikan vokasi di SMK Negeri 1 Bengkalis dapat lebih baik dan siap memenuhi tuntutan dunia kerja.Signifikansi penelitian ini terletak pada pentingnya sinergi yang kuat antara SMK dan DU/DI untuk memastikan bahwa pendidikan vokasi dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perbaikan dalam kemitraan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja di Indonesia.
Perspektif Komprehensif Pendidikan Kejuruan (TVET) pada Negara Berkembang di Era Perkembangan Teknologi Arnov, Yoharmen; Azizah, Fauzana; Jalinus, Nizwardi; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024909jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknologi (TVET) di negara berkembang memainkan peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing ekonomi. Di era perkembangan teknologi yang pesat, TVET harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia industri, terutama terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan TVET di negara berkembang dengan fokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan dengan konteks sosial, ekonomi, dan politik masing-masing negara. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengulas 20 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional yang membahas penerapan TVET dalam konteks teknologi, pembelajaran berbasis industri, dan tantangan yang dihadapi oleh negara berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan TVET yang efektif membutuhkan kolaborasi erat antara lembaga pendidikan dan industri, pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran, serta kebijakan yang responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, pentingnya keberlanjutan pembaruan kurikulum dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi faktor kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TVET harus menjadi alat utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar global, dengan tetap mempertimbangkan kondisi lokal dan potensi yang dimiliki oleh negara berkembang.
Strategi kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah menengah kejuruan Al Rashid, Farid; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024912jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah seluruh guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 guru. Data dianalisis menggunakan regresi linear untuk mengukur hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,65 dengan signifikansi 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan peningkatan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan transformasional memainkan peran penting dalam mendorong motivasi, komitmen, dan hasil kerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Namun, penelitian ini tidak merinci lebih lanjut tentang bagaimana data dikumpulkan atau memberikan detail implikasi praktis dari hasil penelitian tersebut.
Manajemen kesiswaan dalam perspektif literatur: upaya membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah Permana, Yoga Hendra; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025119jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh manajemen kesiswaan terhadap pembentukan budaya disiplin di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan fokus pada kebijakan yang efektif, pendekatan pembelajaran inovatif, dan integrasi teknologi. Kajian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang sistematis, mencakup analisis kritis terhadap 25 artikel ilmiah dan laporan penelitian relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi elemen kunci dalam pengelolaan kesiswaan, seperti kebijakan pengawasan, keterlibatan pihak terkait, dan penerapan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan manajemen kesiswaan yang terstruktur dan berbasis bukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pendekatan berbasis teknologi, seperti aplikasi pengelolaan siswa dan media pembelajaran digital, terbukti meningkatkan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah hingga 35% dibandingkan metode konvensional. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) memberikan kontribusi pada penguatan budaya disiplin melalui pengembangan tanggung jawab individu dan kelompok. Penelitian ini memberikan wawasan baru dengan menyoroti integrasi teknologi sebagai inovasi dalam manajemen kesiswaan, yang dapat diadopsi oleh sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih disiplin dan adaptif. Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan berbasis data, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi, serta evaluasi rutin terhadap efektivitas program kesiswaan.
Analisis gaya kepemimpinan dan motivasi sebagai determinan kinerja kepala satuan pendidikan Suriyani, Cici; Yulirismayenti, Yulirismayenti; Giatman, Muhammad; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025328jpgi0005

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja kepala satuan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan kepala sekolah dan guru SMK sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif secara signifikan meningkatkan motivasi guru, yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja mereka. Temuan ini menyoroti pentingnya pemberdayaan kepemimpinan dan penghargaan eksternal dalam meningkatkan kinerja pendidikan. Penelitian ini menyarankan agar kepala sekolah memperkuat gaya kepemimpinan yang mendukung pengembangan diri guru untuk mencapai kinerja yang lebih baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 12