cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 1,096 Documents
Perbandingan Arsitektur MobileNetV2 dan EfficientNet-B0 untuk Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Pepaya berdasarkan Citra RGB Wils Hosea Jaston Kawer; Ida Wahyuni
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3693

Abstract

Manual assessment of papaya ripeness was prone to inconsistency because visual differences between ripeness stages could be affected by color similarity, lighting, and transitional fruit characteristics. This study compared MobileNetV2 and EfficientNet-B0 for classifying papaya ripeness from RGB images by integrating dataset deduplication and model validation. The initial dataset contained 500 images in three classes: mature, partially mature, and immature. After duplicate images were removed using SHA-256, 246 unique images were obtained. The models were trained using transfer learning with ImageNet weights, stratified data splitting, and five-fold stratified cross-validation. Testing on the deduplicated dataset showed that MobileNetV2 achieved 95.92% accuracy, while EfficientNet-B0 achieved 93.88%. MobileNetV2 was more efficient in terms of model size and inference time, whereas EfficientNet-B0 was more stable in cross-validation. These findings showed that dataset deduplication, efficiency evaluation, and visual interpretation produced a more representative model assessment.Keywords: Papaya ripeness classification; Dataset deduplication; Transfer learning; MobileNetV2; EfficientNet-B0 AbstrakPenilaian manual terhadap kematangan buah pepaya dapat menghasilkan ketidakkonsistenan karena perbedaan visual antartingkat kematangan dipengaruhi oleh kemiripan warna, pencahayaan, dan karakter buah pada fase transisi. Penelitian ini membandingkan MobileNetV2 dan EfficientNet-B0 untuk klasifikasi tingkat kematangan buah pepaya berbasis citra RGB dengan mengintegrasikan deduplikasi dataset dan validasi model. Dataset awal terdiri dari 500 citra dalam tiga kelas, yaitu mature, partially mature, dan immature. Setelah citra duplikat dihapus menggunakan SHA-256, diperoleh 246 citra unik. Model dilatih menggunakan transfer learning dengan bobot ImageNet, stratified split, dan 5-fold stratified cross-validation. Hasil pengujian pada dataset hasil deduplikasi menunjukkan MobileNetV2 memperoleh akurasi 95,92%, sedangkan EfficientNet-B0 memperoleh 93,88%. MobileNetV2 lebih efisien dari sisi ukuran model dan waktu inferensi, sedangkan EfficientNet-B0 lebih stabil pada validasi silang. Temuan ini menunjukkan bahwa deduplikasi dataset, evaluasi efisiensi, dan interpretasi visual menghasilkan penilaian model yang lebih representatif. 
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada Dina Boutique Palembang Tri Wahyu Cahyo Septa; Triana Elizabeth
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3742

Abstract

Dina Boutique still conducted sales transactions manually through WhatsApp, resulting in unstructured data recording, delayed information, and discrepancies between sales and stock data. This study aimed to design an integrated web-based e-commerce sales information system using the Laravel framework connected to the stock management system. The Rapid Application Development method was applied through the stages of Requirements Planning, User Design, Construction, and Cutover. Data were collected through interviews, observations, and documentation, while system testing was conducted using Black Box Testing. The results showed that the developed system was able to support online sales transactions, automatically update stock data, provide real-time sales reports, and display sales analysis Dashboards. Based on the testing results, all main system functions operated according to user requirements and improved the operational efficiency of Dina Boutique.Keywords: Sales information system; E-commerce; Laravel; System integration; Sales Dashboard.AbstrakDina Boutique masih melakukan proses transaksi penjualan secara manual melalui WhatsApp sehingga menyebabkan pencatatan data kurang terstruktur, keterlambatan informasi, dan ketidaksesuaian antara data penjualan dengan stok barang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi penjualan e-commerce terintegrasi berbasis web menggunakan framework Laravel yang terhubung dengan sistem manajemen stok. Metode Rapid Application Development digunakan melalui tahapan Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendukung transaksi penjualan online, memperbarui stok secara otomatis, menyajikan laporan penjualan secara real-time, serta menyediakan Dashboard analisis penjualan. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fungsi utama sistem telah berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan membantu meningkatkan efisiensi operasional Dina Boutique. 
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Dan Stok Berbasis Web Multi-Cabang Pada Mochi Petshop Nabil Syawaludin Prima; Triana Elizabeth
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3743

Abstract

This study focuses on Mochi Petshop, a business for pet equipment managing multiple physical stores in Palembang. At present, cashier recording and inter-store inventory management are not yet computerized, often triggering slow data recapitulation, item quantity discrepancies, and obstacles in monitoring daily performance. This study aims to design a multi-branch, web-based sales and inventory information system using the Laravel framework. This research adopts the Rapid Application Development (RAD) model as its development approach. The workflow of this method encompasses four primary phases: initial specification planning, interface design, program coding process, and full operational transition. The developed system supports the management of sales transactions, stock-in, stock-out, inter-branch stock transfers, product returns, and real-time reporting. The Black Box Testing results indicate that all system features operate according to the specified requirements, proving that the system is capable of enhancing data management effectiveness and operational efficiency at Mochi Petshop.Keywords: Sales information system; Inventory; Multi-branch; Laravel; RAD AbstrakPenelitian ini mengambil studi kasus pada Mochi Petshop, sebuah bisnis perlengkapan hewan yang mengelola sejumlah gerai fisik di Palembang. Saat ini, pencatatan kasir dan manajemen persediaan antartoko belum terkomputerisasi, sehingga sering memicu rekapitulasi data yang lambat, selisih jumlah barang, serta kendala dalam pengawasan kinerja harian. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi penjualan dan stok berbasis web multi-cabang menggunakan framework Laravel. Penelitian ini mengadopsi model kerja Rapid Application Development (RAD) sebagai pendekatan pengembangannya. Alur metode ini mencakup empat fase utama, yakni: perencanaan spesifikasi awal, perancangan antarmuka, proses pengkodean program, serta transisi operasional penuh. Sistem yang dibangun mendukung pengelolaan transaksi penjualan, stok masuk, stok keluar, perpindahan barang antar cabang, retur barang, dan laporan secara real-time. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan sesuai kebutuhan sehingga sistem mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan data dan efisiensi operasional pada Mochi Petshop. 
Rancang Bangun Pemantauan Ketinggian Air Multi-Sensor Berbasis Raspberry Pi Pico dengan Notifikasi WhatsApp Juheldin Zalukhu; Gogor Christmass Setyawan; Kristian Juri Damai Lase
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3684

Abstract

Measurable water level monitoring is important for various environmental and industrial needs. This study aims to design a prototype of an Internet of Things (IoT)-based water level monitoring system using a miniature river model. The system utilizes a Raspberry Pi Pico as the main processing unit, integrated with a pressure sensor, a float switch, and a Time-of-Flight (ToF) sensor to maintain measurement stability and data redundancy. Testing was conducted in a controlled environment by simulating changes in water levels. The results show that the multi-sensor system is capable of detecting water levels with a low error rate in real time. The ToF sensor produces distance measurements that demonstrate stable performance, while the pressure sensor and float switch consistently validate the water level thresholds. The developed prototype is capable of providing monitoring data and warnings adequately, thereby having the potential to serve as a basis for further development of automated monitoring systems.Keywords: Water Level Monitoring, Raspberry Pi Pico, ToF Sensor, Internet of Things, Prototype.AbstrakPemantauan ketinggian air yang terukur penting untuk berbagai kebutuhan lingkungan dan industri. Penelitian ini bertujuan merancang purwarupa sistem pemantauan ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan model miniatur sungai. Sistem menggunakan Raspberry Pi Pico sebagai unit pemroses utama yang terintegrasi dengan sensor tekanan, float switch, dan sensor Time-of-Flight (ToF) untuk menjaga stabilitas pengukuran dan redundansi data. Pengujian dilakukan pada lingkungan terkendali dengan mensimulasikan perubahan ketinggian air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem multi-sensor mampu mendeteksi level air dengan tingkat error rendah dan real-time. Sensor ToF menghasilkan pengukuran jarak yang menunjukkan performa stabil, sedangkan sensor tekanan dan float switch secara konsisten memvalidasi batas ketinggian air. Purwarupa yang dikembangkan mampu menyediakan data pemantauan dan peringatan secara memadai sehingga berpotensi menjadi dasar pengembangan sistem pemantauan otomatis yang lebih lanjut. 
Penerapan Design Thinking Pada Perancangan Website Cafe Hasbeans Firdi Firsnandio Saddam; Dedy Setiawan; Muhammad Razi A.
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3755

Abstract

Hasbeans is a café located in Jambi that offers coffee, non-coffee beverages, food, and reservation services. The current ordering process, which uses barcode scanning redirected to Google Drive, is considered inefficient because it can cause queues and slow down service. In addition, the café requires an information platform to support marketing and branding activities. This study aims to design a UI/UX-based website information system for Café Hasbeans using the Design Thinking method, which consists of empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The result of this study is a website prototype designed to help customers access menu information, events, and café information more effectively and efficiently. Prototype testing was conducted using Maze with 10 customer respondents, 3 admin respondents, and 1 super admin respondent. The results showed Maze Usability Scores of 89 for customers, 99 for admins, and 97 for the super admin, indicating that the UI/UX design is easy to understand, easy to learn, and well accepted by users.Keywords: Design Thinking; Maze; UI/UX; Usability Testing AbstractHasbeans merupakan café di Kota Jambi yang menyediakan menu coffee, non-coffee, makanan, serta layanan reservasi tempat. Proses pemesanan yang masih menggunakan scan barcode dan dialihkan ke Google Drive dinilai kurang efisien karena dapat menimbulkan antrian dan memperlambat pelayanan. Selain itu, café juga membutuhkan media informasi untuk mendukung pemasaran dan branding. Penelitian ini bertujuan merancang UI/UX sistem informasi Café Hasbeans berbasis website menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil penelitian berupa prototype website yang memudahkan pelanggan mengakses informasi menu, events, dan informasi café secara efektif. Pengujian menggunakan Maze dilakukan kepada 10 pelanggan, 3 admin, dan 1 super admin dengan hasil Maze Usability Score sebesar 89 untuk pelanggan, 99 untuk admin, dan 97 untuk super admin, sehingga rancangan dinilai mudah dipahami dan diterima pengguna. 
Analisis Pola Penjualan Mobil Honda Menggunakan Pendekatan EDA dan Dashboard Visualisasi Tableau Sofia Ramadanti Az-Zahra; April Lia Hananto; Bayu Priyatna; Shofa Shofiah Hilabi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3606

Abstract

Vehicle sales data, which continues to grow year after year, generates a significant amount of information, often challenging to analyze optimally when presented solely in static reports. This study aims to analyze Honda car sales patterns for the 2021–2025 period using an Exploratory Data Analysis (EDA) approach combined with a Tableau visualization dashboard. The method used is descriptive quantitative, utilizing Honda wholesale data obtained from GAIKINDO. The research process includes data collection, data cleansing, Exploratory Data Analysis (EDA), dashboard visualization, and usability evaluation using the System Usability Scale (SUS). The variables analyzed include annual sales trends, monthly growth, vehicle models, and vehicle categories. The results show that Honda sales peaked in 2023 before declining in the 2024–2025 period. The 4x2 category and the LCGC segment were listed as the main contributors to sales, while the usability evaluation obtained a SUS score of 68.3. These findings indicate that the developed dashboard is capable of presenting information effectively and is suitable for use as a data-driven decision-making support.Kata kunci: Exploratory Data Analysis; Wholesales Data; Data Visualization; Tableau. AbstrakData penjualan kendaraan yang terus bertambah dari tahun ke tahun menghasilkan volume informasi yang cukup besar dan sering kali tidak mudah dianalisis secara optimal apabila hanya disajikan dalam bentuk laporan statis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan mobil Honda pada periode 2021–2025 melalui pendekatan Exploratory Data Analysis (EDA) yang dipadukan dengan dashboard visualisasi Tableau. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data wholesales Honda yang diperoleh dari GAIKINDO. Proses penelitian mencakup pengumpulan data, pembersihan data, EDA, visualisasi dashboard, serta evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Variabel yang dianalisis meliputi tren penjualan tahunan, pertumbuhan bulanan, model kendaraan, dan kategori kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan Honda mencapai titik tertinggi pada tahun 2023 sebelum mengalami penurunan pada periode 2024–2025. Kategori 4x2 dan segmen LCGC tercatat sebagai kontributor utama penjualan, sementara hasil evaluasi usability memperoleh skor SUS sebesar 68,3. Temuan ini mengindikasikan bahwa dashboard yang dikembangkan mampu menyajikan informasi secara efektif dan layak digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan berbasis data. 
Rancang Bangun Sistem Informasi Marketplace Toko Bahan Kimia Berbasis Android Sandi Pebriana; Purnomo Sidiq; Andriansyah Maulana
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3701

Abstract

This research designed and developed an Android-based marketplace information system specifically for chemical stores. The main problem addressed was the difficulty faced by consumers, including small-scale industry practitioners and academics, in obtaining chemical raw materials accompanied by technical specifications and material safety data sheets transparently. The methodology used was prototyping, which included operational requirement analysis, user interface design, and prototype implementation. The server-side development utilized an Application Programming Interface architecture to connect the database with the mobile application. The testing results showed that this application successfully facilitated secure chemical trading transactions, managed volume and mass-based inventory, and integrated product technical information into an easily accessible platform. The conclusion of this research stated that the implementation of a computerized marketplace effectively reduced transaction time and improved the standardization of raw material safety information for users.Keywords: Marketplace; Chemical Store; Android; Prototyping; Application Programming InterfaceAbstrakPenelitian ini telah merancang dan membangun sistem informasi marketplace khusus toko bahan kimia berbasis Android. Permasalahan utama yang diangkat adalah sulitnya konsumen, baik praktisi industri skala kecil maupun akademisi, dalam memperoleh bahan baku kimia yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis dan panduan keselamatan bahan secara transparan. Pendekatan metodologi yang digunakan adalah prototyping, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan operasional, perancangan antarmuka pengguna, dan implementasi purwarupa. Pengembangan sisi peladen memanfaatkan arsitektur Application Programming Interface untuk menghubungkan basis data dengan aplikasi seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil memfasilitasi transaksi jual beli bahan kimia secara aman, mengelola inventori berbasis spesifikasi volume dan massa, serta mengintegrasikan informasi teknis produk ke dalam satu platform. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penerapan marketplace terkomputasi secara efektif mampu memangkas waktu transaksi dan meningkatkan standardisasi keamanan informasi bahan baku bagi para pengguna. 
Analisis Kepatuhan ISO 27001 Annex A pada Perusahaan Keamanan Siber Adelia Cristyana Dewanti; Halim Budi Santoso; Jong Jek Siang
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3696

Abstract

Information Security Management System  is an important aspect for cybersecurity companies in maintaining the confidentiality, integrity, and availability of information. This study evaluates the implementation of ISO 27001:2022 Annex A controls in the Compliance and IT Security divisions of a cybersecurity company using the Gap Analysis method. The evaluation covered 12 controls clusters, including security policies, compliance audits, access management, incident handling, and third party management through observation, semi structured interviews, and document analysis. Assessment results showed an actual score of 33 out of 48, indicating a compliance level of 68.75% categorized as compliant. Technical controls had generally been implemented well. However, gaps remained in compliance audits, third party management, security documentation, and employee security awareness. Recommendations include documentation standardization, stronger compliance monitoring, periodic evaluations, and formal incident handling procedures to improve ISMS implementation continuously.Keywords: ISO 27001:2022; Annex A; Gap Analysis; Compliance; Information Security. AbstrakSistem Manajemen Keamanan Informasi menjadi aspek penting bagi perusahaan keamanan siber dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Penelitian ini mengevaluasi implementasi kontrol ISO 27001:2022 Annex A pada divisi Compliance dan IT Security menggunakan metode Gap Analysis. Evaluasi dilakukan terhadap 12 cluster kontrol keamanan informasi melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan analisis dokumen perusahaan. Hasil penilaian menunjukkan skor aktual sebesar 33 dari skor maksimal 48 dengan tingkat kepatuhan 68,75% yang termasuk kategori patuh. Implementasi kontrol pada aspek teknis telah berjalan cukup baik, namun masih ditemukan kesenjangan pada audit kepatuhan, pengelolaan pihak ketiga, dokumentasi keamanan informasi, dan kesadaran keamanan SDM. Rekomendasi yang diusulkan meliputi standarisasi dokumentasi, penguatan pemantauan kepatuhan, evaluasi berkala, dan penyusunan prosedur formal penanganan insiden guna meningkatkan implementasi SMKI secara berkelanjutan. 
Evaluasi WMS Menggunakan PIECES dan Analisis Gap pada Gema Insani Press Erlangga Rahimi; Farhatul Atqiya; Shelly Pramudiawardani
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3782

Abstract

A Warehouse management system (WMS) plays a crucial role in supporting inventory management and the distribution of goods. Evaluating the system’s Service quality from the users’ perspective is necessary to ensure it meets the company’s needs. This study aims to evaluate the WMS at Gema Insani Press using the PIECES Framework and Gap Analysis. The study employs a descriptive quantitative approach with saturation sampling involving 20 WMS users. Data were collected through questionnaires and observations, then analyzed using validity and reliability tests, PIECES analysis, and Gap Analysis. The results showed that all dimensions received good ratings with actual scores ranging from 3.76 to 3.89. The Efficiency dimension received the highest score (3.89), while the Information dimension received the lowest (3.76). The Gap Analysis revealed that the Information dimension had the largest gap (0.18), making it a priority for system development. The research results indicate that the integration of the PIECES Framework and Gap Analysis is effective for evaluating quality and determining priorities for improving warehouse Information systems.Keywords: Warehouse management system; PIECES Framework; Gap Analysis; Information System Evaluation; Warehousing. AbstrakWarehouse management system (WMS) berperan penting dalam mendukung pengelolaan persediaan dan distribusi barang. Evaluasi kualitas layanan sistem dari perspektif pengguna diperlukan untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi WMS di Gema Insani Press menggunakan PIECES Framework dan Analisis Gap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampling jenuh yang melibatkan 20 pengguna WMS. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis PIECES, dan Analisis Gap. Hasil menunjukkan seluruh dimensi memperoleh penilaian baik dengan nilai aktual 3,76–3,89. Dimensi Efficiency memperoleh nilai tertinggi (3,89), sedangkan Information terendah (3,76). Analisis Gap menunjukkan dimensi Information memiliki kesenjangan terbesar (0,18) sehingga menjadi prioritas pengembangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PIECES Framework dan Analisis Gap efektif untuk mengevaluasi kualitas serta menentukan prioritas peningkatan sistem informasi pergudangan. 
Implementasi AI Agent Berbasis RAG untuk Klasifikasi Pelanggan KBLI 2025 Teddy Agustinus; Jap Tji Beng; Rahmiyana Nurkholiza; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3739

Abstract

The migration of the ERP system from SAP ECC to SAP S/4HANA requires customer master data to have a complete industry classification that complies with the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) to support the implementation of the Business Partner model. This research aims to develop an AI Agent based on Retrieval-Augmented Generation (RAG) to automate the customer classification process within the Master Data Management unit at PT X. The research employs an implementational approach by building a RAG system that integrates the KBLI 2025 knowledge base, hybrid search, and a large language model to classify 235 active customers into five-digit KBLI codes. The system’s performance was evaluated based on the accuracy of the classification results. The research findings indicate that the system achieved an accuracy of 98 per cent and successfully mapped 50 customer line-of-business categories into 21 KBLI Level 1 sectors. These findings demonstrate that the AI Agent is capable of generating standardised customer master data and is ready to support the migration to SAP S/4HANA.Keywords: AI Agent; Retrieval-Augmented Generation; Hybrid Search; Customer Classification; KBLI 2025AbstrakMigrasi sistem ERP dari SAP ECC ke SAP S/4HANA menuntut data master pelanggan memiliki klasifikasi industri yang lengkap dan sesuai dengan standar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 agar mendukung implementasi model Business Partner. Penelitian ini bertujuan mengembangkan AI Agent berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk mengotomasi proses klasifikasi pelanggan di unit Master Data Management PT X. Penelitian menggunakan pendekatan implementatif dengan membangun sistem RAG yang mengintegrasikan basis pengetahuan KBLI 2025, pencarian hibrida, dan large language model untuk mengklasifikasikan 235 pelanggan aktif ke kode KBLI level lima digit. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan tingkat akurasi hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi sebesar 98% serta berhasil memetakan 50 kategori line of business pelanggan ke dalam 21 sektor KBLI Level 1. Temuan ini menunjukkan bahwa AI Agent mampu menghasilkan data master pelanggan yang terstandarisasi dan siap mendukung migrasi ke SAP S/4HANA.