cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2024): Communication" : 7 Documents clear
Penerapan Manajemen Komunikasi Bencana Dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Di SMK Mega Bangsa Sidi Hiram, Taqwa Putra Budi Purnomo; Pradiptha, Anindya Putri; Bongsoikrama, Justin; Pratama, Jeremy Putra; Ramadhani, Rizqisani
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan manajemen komunikasi bencana di SMK Mega Bangsa sebagai bagian dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). SMK Mega Bangsa, yang terletak di wilayah rawan bencana, menghadapi tantangan dalam kesiapsiagaan dan respons terhadap situasi darurat, seperti gempa bumi dan kebakaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan teknik analisis triangulasi data untuk memverifikasi informasi dari wawancara mendalam, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Subjek penelitian melibatkan 1 Kepala Program TIK, 5 Guru, 10 Siswa, 2 Staf, dan 1 Pihak Keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi bencana di SMK Mega Bangsa telah berperan dalam memastikan kesiapan seluruh warga sekolah melalui perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan yang terstruktur. Namun, masih terdapat kekurangan, khususnya dalam kecepatan penyebaran informasi dan koordinasi dengan pihak eksternal. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas program SPAB di SMK Mega Bangsa dan sekolah lainnya, guna memperkuat mitigasi serta respons cepat dalam menghadapi bencana. Temuan ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang tepat waktu dan akurat sebagai faktor kunci dalam mengurangi risiko bencana di satuan pendidikan.
Komunikasi Antarbudaya dalam Praktik Budaya Hibrid Tabot di Bengkulu Ihsan, R Muhammad; Syahida, Fera Tiara; Istiyanto, S Bekti
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3124

Abstract

Tradisi Tabot di Bengkulu merupakan praktik budaya yang merefleksikan dinamika komunikasi antarbudaya dalam masyarakat lokal. Sebagai budaya hibrid, Tabot menampilkan pertemuan dan negosiasi berbagai elemen budaya, seperti Islam, Melayu, dan Hindu-Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi antarbudaya terwujud dalam praktik Tabot dan bagaimana proses hibridisasi budaya tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literature review sebagai pendekatan utama dalam mengkaji tradisi Tabot di Bengkulu. Proses ini diawali dengan pengumpulan dan seleksi sumber-sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen terkait. Proses dalam penggunaan metode penelitian ini mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mensintesis informasi penting dari literatur yang dikaji, sehingga dapat membangun pemahaman yang komprehensif mengenai tradisi Tabot sebagai praktik budaya hibrid di Bengkulu. Praktik Tabot menggambarkan bagaimana masyarakat Bengkulu menegosiasikan makna dan praktik budaya dalam ruang pertemuan budaya yang majemuk. Proses komunikasi antarbudaya yang terjadi telah menghasilkan bentuk budaya hibrid yang unik, di mana unsur-unsur budaya yang berbeda berbaur dan menciptakan identitas kultural baru. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika komunikasi antarbudaya dalam konteks budaya lokal yang terus berubah.
Independent Journalism in the History of Indonesian Media Landscape: A Study Case of Kompas Gramedia Orfinez Nainggolan, Golda Meir; Akim, Akim; Putri Noviasih, Godfrida Winda
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3086

Abstract

A complicated combination of political factors, censorship, and the fight for independence has shaped Indonesian journalism history. In this unstable environment, Kompas Gramedia has become a well-known symbol of independent reporting. The history of Kompas Gramedia, one of Indonesia's biggest media conglomerates, from its founding to the present highlights the vital role that the media play in promoting democratic values and guaranteeing the free flow of information. This piece of research explores the development of Kompas Gramedia, emphasizing both the organization's influence on the larger Indonesian media scene and its unwavering dedication to journalistic ethics. The tale of Kompas Gramedia is not only one of a media company's expansion but also a larger one of media freedom in Indonesia. Kompas Gramedia has been instrumental in promoting press freedom and establishing benchmarks for independent journalism, both during the period of severe governmental control and censorship and in the current more liberal and open atmosphere. Through an analysis of the historical background and key turning points in Kompas Gramedia's history, this article offers insights into how independent journalism can flourish in difficult settings and advance a country's socio-political landscape.
Keberpihakan Pada Berita Keputusan Mahkamah Konstitusi Tentang Usia Minimal Calon Presiden Dan Wakil Presiden Ikhwan, Muhammad; Tristiana, Chani
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3182

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang batas usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), mengubah konstelasi politik dan ramai diberitakan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Putusan ini membuat anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, bisa mencalonkan diri sebagai Cawapres. Realitas itulah yang kemudian dikonstruksi menjadi berita. Penelitian ini ingin melihat bagaimana sindonews.com dan tvonenews.com memberitakan putusan MK tersebut. Kedua media ini dipilih karena pemilik media memiliki afiliasi terhadap Capres tertentu. Penelitian menggunakan metode framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicky. Perangkat framing dibagi kedalam empat struktur besar, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik danretoris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua media terlihat mampraktikkan tiga keberpihakan tas  bias,yakni Bias by omission, Bias by selection of sources dan bias by story selection. Selain itu, kedua media memiliki keberpihakan yang berbeda. Sindonews.com berpihak pada penolakan, sedangkan tvonenews.com berpihak pada pihak yang mendukung putusan MK. Dukungan sindonews terlihat dari isi dan narasumber yang muncul di berita, dengan kata dan frasa yang memberi sentimen negatif terhadap putusan MK. Sedangkan dukungan tvonenews.com juga terlihat dari penempatan narasumber, isi dan penggunaan kata serta frasa dalam teks berita. Keberpihakan itu tidak bisa dilepaskan dari afiliasi politik pemilik kedua media. 
Strategi Komunikasi Krisis Humas Kemenpora dalam Pemulihan Citra Majid, Abdul; Murbinami, Raswitha; Ayuningtyas, Fitria; Kriyantono, Rachmat
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3044

Abstract

Salah satu lembaga pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempunyai peran penting dalam mengoptimakan di sektor pemuda dan olahraga masyarakat Indonesia. Anggaran setiap tahunnya pun digelontorkan untuk bisa menjalankan program-program tersebut. Akan tetapi pada tahun 2019 silam, citra Kemenpora kembali menurun, mengulang kejadian 2012 silam, yakni prihal kasus korupsi yang melibatkan pimpinan dan beberapa pegawainya. Kondisi tersebut membuat Hubungan Masyarakat (Humas) Kemenpora mulai bekerja guna memulihkan citra Kemenpora. Untuk itu, tujuan penelitain ini ingin mengetahui strategi apa yang dilakukan Humas Kemenpora guna memulihkan citra Kemenpora. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Situasional Crisis Communication Theory (SCCT).  Metodelogi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk mendapatkan data yang valid, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemenpora telah melakukan strategi komunikasi krisis yang dimulai dari rapat internal penanganan krisis hingga mengoptimalkan media-media dalam menyebarluaskan pemberitaan kinerja positif di tahun-tahun berikutnya setelah mendapatkan predikat positif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 
Analisis Isi Kuantitatif Karakteristik Gender Pada Raya Dalam Film Raya And The Last Dragon Rachman, Devia Putry Kusuma; Rahmawan, Detta
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3186

Abstract

Penggambaran stereotip gender di media anak-anak berpotensi menyempitkan persepsi gender di masyarakat. Perempuan seringkali digambarkan sebagai sosok yang subordinat dan hanya berperan dalam pekerjaan domestik, seperti istri, ibu rumah tangga, atau sebagai non-profesional. Sedangkan, anak-anak akan cenderung untuk meniru apa yang mereka tonton melalui proses modeling. Disney sebagai perusahaan yang merajai produksi film anak-anak memegang peran penting dalam membentuk persepsi gender yang tidak stereotipikal dalam karya-karyanya. Penelitian ini secara khusus menyoroti film Disney, yaitu Raya and the Last Dragonsebagai film Disney Princess terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik maskulin dan feminin yang tradisional, serta perbedaan antara kedua karakteristik tersebut pada karakter putri Raya dalam film Disney Raya and the Last Dragon. Seluruh durasi film dianalisis melalui pendekatan metode analisis isi kuantitatif dengan menggunakan pengujian independent sample t-test. Penelitian ini menyajikan perbandingan penggambaran representasi maskulin dan feminin karakter putri Raya, frekuensi dari kedua karakteristik tersebut, serta bagaimana implikasinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara representasi karakteristik maskulin dan feminin pada Raya dalam film Raya and the Last Dragon. Hal ini dapat diartikan bahwa karakter utama perempuan dalam film digambarkan sebagai sosok yang androgini atau memiliki karakteristik maskulin dan feminin yang seimbang. Implikasi penelitian ini adalah Disney telah berhasil memproduksi film Disney Princess sebagai media anak-anak yang tidak stereotipikal dan telah merepresentasikan peran gender yang positif.
Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Respon Konsumen Dengan Ekuitas Merek Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Pengikut Indihome di Media Sosial Instagram) Kherin, Kherin; Yulita, Henilia; Andi, Vincentia Roseline
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.2812

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan orientasi eksplanatif, fokusnya adalah mengeksplorasi dampak variabel independen pada variabel dependen. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut Instagram Indihomecare. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif pemasaran melalui media sosial Instagram Indihomecare terhadap respon konsumen sebesar 2.257. Selain itu, terdapat dampak positif pemasaran melalui media sosial tersebut terhadap ekuitas merek sebesar 17.620, serta dampak positif ekuitas merek terhadap respon konsumen sebesar 10.252. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial berperan penting sebagai platform interaksi dan pertukaran informasi yang dapat memperkuat hubungan merek dengan konsumen.

Page 1 of 1 | Total Record : 7