cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
Cover JMIEB vol 4 No 1 Wulan Purnama Sari
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 4 No 1
PENGARUH TAX AVOIDANCE, PENERAPAN SANKSI PAJAK DAN PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua) Halimi, Ferry; Waluyo, Waluyo
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.5658

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh tax avoidance, penerapan sanksi pajak dan pelayanan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 90 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner yang diukur dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan yaitu partial least square (PLS) dengan bantuan program SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis data membuktikan bahwa: (1) Tax avoidance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan nilai koefisien (b1) = -0.343 dan signifikansi < 0,05, (2) Penerapan sanksi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan nilai koefisien (b2) = 0.242 dan signifikansi < 0,05, dan (3) Pelayanan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan nilai koefisien (b3) = 0.283 dan signifikansi < 0,05. The purpose of this study is to analyze the effect of tax avoidance, the application of tax sanctions and tax services on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua. This study took a sample of 90 respondents with purposive sampling technique. Data was collected by questionnaire instruments measured by a Likert scale. Data analysis used is partial least square (PLS) with the help of the SmartPLS version 3.0 program. The results of data analysis prove that: (1) Tax avoidance has a negative and significant effect on individual taxpayer compliance with a coefficient (b1) = -0.343 and significance <0.05, (2) Application of tax sanctions has a positive and significant effect on mandatory compliance personal tax with a coefficient (b2) = 0.242 and significance <0.05, and (3) Tax service has a positive and significant effect on individual taxpayer compliance with a coefficient (b3) = 0.283 and significance <0.05.
ANALISA PENGARUH PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN TENTANG PERATURAN PERPAJAKAN DAN PERSEPSI YANG BAIK ATAS EFEKTIFITAS SISTEM PERPAJAKAN TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK DENGAN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Daeng Kuma, Raynaldi
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.3351

Abstract

Salah satu yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah kemauan membayar pajak, jika kemauan membayar pajak rendah, maka kepatuhan pajak juga akan rendah. Kesadaran menjadi salah faktor yang mempengaruhi kemauan membayar pajak, dan kesadaran wajib pajak akan meningkat jika pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan serta persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan juga meningkat. Dengan demikian, penulis membangun hipotesis dalam penelitian ini yaitu pengaruh pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kesadaran membayar pajak, pengaruh pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, pengaruh persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kesadaran memabayar pajak, pengaruh persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, pengaruh kesadaran membayar pajak terhadap kemauan membayar pajak, pengaruh kesadaran membayar pajak sebagai variabel mediasi antara pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, serta pengaruh kesadaran membayar pajak sebagai variabel mediasi antara persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak. Jumlah sampel yang digunakan untuk diolah sebanyak 100 tanggapan, dan data tersebut diolah dengan metode SEM (Structural Equation Model) dengan program SmartPLS 3. Dalam uji hipotesis, pengaruh pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kesadaran membayar pajak adalah signifikan dan positif, pengaruh pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak adalah signifikan dan positif, pengaruh persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kesadaran memabayar pajak adalah tidak signifikan, pengaruh persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak adalah signifikan dan positif, pengaruh kesadaran membayar pajak terhadap kemauan membayar pajak adalah tidak signifikan, pengaruh kesadaran membayar pajak sebagai variabel mediasi antara pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak adalah tidak signifikan dan kesadaran membayar pajak tidak dapat menjadi mediasi antara kedua variabel tersebut, pengaruh kesadaran membayar pajak sebagai variabel mediasi antara persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak adalah tidak signifikan dan kesadaran membayar pajak tidak dapat menjadi mediasi antara kedua variabel tersebut. One that affects tax compliance is the willingness to pay taxes, if the willingness to pay taxes is low, then tax compliance will also be low. Awareness becomes one of the factors that influence the willingness to pay taxes, and awareness of taxpayers will increase if the knowledge and understanding of tax regulations and a good perception of the effectiveness of the taxation system also increases. Thus, the authors build a hypothesis in this study that is the influence of knowledge and understanding of tax regulations on the awareness of paying taxes, the influence of knowledge and understanding of tax regulations on the willingness to pay taxes, the effect of good perceptions on the effectiveness of the taxation system on the awareness of paying taxes, the influence of perception both the effectiveness of the taxation system on the willingness to pay taxes, the effect of awareness of paying taxes on the willingness to pay taxes, the effect of awareness of paying taxes as a mediating variable between knowledge and understanding of tax regulations on the willingness to pay taxes, and the effect of awareness of paying taxes as a mediating variable between good perceptions for the effectiveness of the taxation system against the willingness to pay taxes. The number of samples used to be processed was 100 responses, and the data was processed using the SEM (Structural Equation Model) method with the SmartPLS 3 program. In the hypothesis test, the effect of knowledge and understanding of tax regulations on tax paying awareness is significant and positive, the effect of knowledge and understanding of tax regulations on tax payers is significant and positive, the effect of good perceptions on the effectiveness of the tax system on awareness of paying tax is not significant, the effect of a good perception of the effectiveness of the taxation system on the willingness to pay taxes is significant and positive, the effect of awareness of paying taxes on the willingness to pay taxes is not significant, the effect of awareness of paying taxes as a mediating variable between knowledge and understanding of taxation regulations on the willingness to pay taxes is insignificant and awareness of paying taxes cannot be a mediator between the two variables, the effect of awareness of paying taxes as a mediating variable between good perceptions of the effectiveness of the tax system The willingness to pay taxes is insignificant and awareness of paying taxes cannot be a mediator between the two variables.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, KEPUASAN NASABAH, CITRA PERUSAHAAN, DAN EKUITAS MEREK TERHADAP PREFERENSI MEREK BANK BPD BALI Ariwangsa, I Wayan; Mahyuni, Luh Putu
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.7098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan dan menguji secara empiris model yang menjelaskan hubungan antara corporate social responsibility (CSR), kepuasan nasabah, citra perusahaan, ekuitas merek, dan tingkat preferensi merek bank. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan metode accidental sampling. Data dari 100 responden kemudian dianalisis dengan structural equation modelling (SEM) untuk menguji hipotesis. Penelitian ini mengindikasikan bahwa CSR, kepuasan nasabah, citra perusahaan dan ekuitas merek mampu menjelaskan sebanyak 83,5% dari variasi preferensi merek. Model penelitian ini juga telah memenuhi seluruh kriteria goodness of fit index sebagai model yang baik. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa praktik CSR yang baik memberikan pengaruh positif bagi upaya peningkatan kepuasan nasabah, citra perusahaan, ekuitas merek, dan preferensi merek bank. Sosialisasi atas praktik CSR dengan cara yang tepat dan melalui media yang tepat akan dapat mengoptimalkan manfaat CSR bagi upaya peningkatan reputasi bank dan preferensi merek bank. Penelitian ini juga memberikan bukti empiris akan adanya pengaruh positif signifikan antara kepuasan nasabah dan citra perusahaan, kepuasan nasabah dan preferensi merek, citra perusahaan dengan ekuitas merek, citra perusahaan dengan preferensi merek, dan pengaruh positif signifikan antara ekuitas merek dengan preferensi merek. Penelitian berikutnya dapat dilakukan dengan menggunakan sampel beberapa bank untuk dapat menguji lebih jauh kehandalan model yang ditawarkan dalam penelitian ini. This study aims at offering and empirically testing a model explaining relationships between corporate social responsibility (CSR), customer’s satisfaction, brand image, brand equity, and brand preference. Data was collected using questionnaire. As many as 100 datasets were analysed using structural equation modelling (SEM) to test the hypotheses. This study indicates that CSR, customer’s satisfaction, brand image, and brand equity could explain 83,5% of the variation of brand preference. The model of this study has met all criteria of goodness of fit index as a good model. This study provides empirical evidence of the benefits of CSR in increasing customer’s satisfaction, brand image, brand equity, and brand preference. Disclosure of CSR practices using proper approach and right channels will optimalize the benefits of CSR in increasing bank reputation and brand preference. This study also provides empirical evidence of the significant positive influence of customer’s satisfaction on brand image, customer’s satisfaction on brand preference, brand image on brand equity, brand image on brand preference, and significant positive influence of brand equity on brand preference. Future research could further test the robustness of this model by using data collected from various banks.
Kata Pengantar JMIEB vol 3 no 2 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMIEB vol 3 no 2
JOB SATISFACTION AND JOB PERFORMANCE DALAM KONTEKS KOMUNIKASI ORGANISASI Sari, Wulan Purnama
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7537

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja, hal ini sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya yang juga menunjukkan bahwa kepuasan karyawan mempengaruhi kinerjanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja pekerjaan, terutama di divisi pemasaran. Divisi marketing menjadi pilihan penulis karena merupakan garda terdepan perusahaan dalam mencapai profit dan memenuhi tujuan perusahaan, divisi marketing juga merupakan divisi yang berhubungan secara langsung dengan klien. Penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan distributor elektronik terkemuka di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan cara memperoleh data melalui wawancara dengan sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak kendala dalam perusahaan yang menghambat kinerja karyawan, sehingga karyawan merasa kurang puas dan menyebabkan tingkat turnover yang tinggi dalam perusahaan tersebut. Salah satu faktor yang menjadi kendala adalah masalah komunikasi topdown atau antara atasan dan bawahan yang tidak berjalan dengan lancar, sehingga seringkali menimbulkan miskomunuikasi yang berujung pada kinerja dan kepuasaan karyawan. Secara keseluruhan terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab dari kurangnya kepuasaan karyawan sehingga berdampak pada kinerja, yaitu: sistem reward, ketidakjelasan job desk, tingkat stress yang tinggi membuat karyawan tidak nyaman. Job satisfaction is one of the factors that influence job performance, this is in accordance with the results of previous research which also shows that employee satisfaction affects its performance. This research was conducted with the aim of describing job satisfaction in improving job performance, especially in the marketing division. The marketing division is the author's choice because it is the company's front guard in achieving profits and meeting company goals, the marketing division is also a division that deals directly with clients. This research was conducted at one of the leading electronics distributor companies in Indonesia. The research method uses a qualitative approach with the case study method, by obtaining data through interviews with relevant sources. The results showed that there are many obstacles in the company that hinder employee performance, so employees feel less satisfied and cause a high turnover rate in the company. One factor that is an obstacle is the problem of top-down communication or between superiors and subordinates that do not run smoothly so that it often leads to miscommunication that results in employee satisfaction and performance. Overall several factors cause the lack of employee satisfaction so that it has an impact on performance, namely: reward systems, unclear job desk, high-stress levels make employees uncomfortable.
ENCOURAGING BEHAVIORAL INTENTION TO USE MOBILE PAYMENT: AN EXTENSION OF UTAUT2 Widyanto, Hanif Adinugroho; Kusumawardani, Kunthi Afrilinda; Septyawanda, Amreyzal
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7584

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi minat menggunakan aplikasi pembayaran bergerak. Secara khusus, peneliti mengembangkan UTAUT2 (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) dengan menambahkan factor Persepsi Keamanan dan Kepercayaan untuk dapat menjelaskan variable endogenous pada penelitian ini dengan lebih baik. Sampel pada penelitian ini dibatasi pada pengguna sebuah brand pembayaran bergerak di daerah Jabodetabek, dengan data yang didapatkan melalui kuesioner online (n=144). Data pada penelitian ini diuji dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menjalankan analisa SEM-PLS. Penelitian ini menemukan bahwa Pengaruh Sosial, Motivasi Keduniawian, dan Kepercayaan mempengaruhi Minat Menggunakan secara signifikan dan langsung, sedangkan Ekspektasi Usaha, Persepsi Keamanan, dan Ekspektasi Kinerja memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Minat Menggunakan. Adjusted R2 dari variabel endogenous Minat Menggunakan pada penelitian ini adalah 71.6%. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi pada diskusi yang sedang berjalan terkait dengan penggunaan pembayaran bergerak sebagai ‘disruptor digital’ di masa mendatang dengan menambahkan dua variabel penting terkait privasi pengguna.  The objective of this research is to analyze the antecedents of Behavioral Intention to use mobile payment platform. Specifically, the researchers expanded on UTAUT2 (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) by incorporating Perceived Security and Trust to better explain the endogenous variable. The sample of this study was limited to the users of mobile payment platforms in the Greater Jakarta area, and the data were collected using online questionnaires (n=144). The data in this study were examined using quantitative research by utilizing the SEM-PLS analysis. This research found that Social Influence, Hedonic Motivation, and Trust directly and significantly affected Behavioral Intention, while Effort Expectancy, Perceived Security, and Performance Expectancy had an indirect relationship with Behavioral Intention. Finally, the adjusted R2 of Behavioral Intention in this study is 71.6%. The results of this study contributed to the ongoing discussion on mobile payment adoption as the next digital disruptor by incorporating two important user privacy constructs.
MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN PADA INSTITUSI GEREJA (ANALISIS TERHADAP PERAN INSTAGRAM) Pratama, Stephen; Chairy, Chairy
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7683

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi komunikasi pemasaran yang dilakukan Gereja Mawar Sharon melalui Instagram kepada Jemaatnya yang berada di Jakarta. Instagram dipilih karena merupakan salah satu media sosial yang paling banyak penggunanya di Indonesia. Media sosial ini digunakan untuk menghubungkan Gereja Mawar Sharon dengan pengikutnya (followers). Penelitian yang merupakan penelitian deskriptif ini menggunakan analisis sumber atau studi komunikator. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hambatan yang ditemui oleh Gereja Mawar Sharon ketika menggunakan Instagram sebagai alat komunikasi pemasaran untuk eventnya. Selain mudah digunakan dan berbiaya murah, Instagram dapat dengan mudah menyesuaikan fiturnya sehingga menjadi lebih menawan dan efektif sesuai tujuan komunikasi pemasaran yang ingin dicapai. Dengan memanfaatkan Instagram, dimungkinkan adanya interaksi yang erat antara Gereja Mawar Sharon dengan para pengikutnya.  This study explored the marketing communication process carried out by Mawar Sharon Church through Instagram accounts to followers in Jakarta. Instagram is used because it is one of the most favorite social media in Indonesia. This research is a descriptive research that uses source analysis or communicator studies as the basis of research. The research result showed that there were no obstacles encountered by the Mawar Sharon Church while utilizing Instagram as a marketing communication tool for marketing its events. Apart from ease of use and low cost, Instagram can update all features available to make it more attractive and beneficial for its users. Through Instagram, there is a closed interaction between Mawar Sharon Church and the followers.
BRAND EXPERIENCE, PERCEIVED VALUE, BRAND TRUST UNTUK MEMPREDIKSI BRAND LOYALTY: BRAND LOVE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Putra, Thomas Wilson; Keni, Keni
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7759

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah 1) pengalaman merek dapat memprediksi loyalitas merek. 2) persepsi nilai dapat memprediksi loyalitas merek. 3) kepercayaan merek dapat memprediksi loyalitas merek. 4) pengalaman merek dapat memprediksi kecintaan merek. 5) kecintaan merek dapat memprediksi loyalitas merek. 6) kecintaan merek memediasi prediksi pengalaman merek pada loyalitas merek. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner online. Totalnya, terkumpul sebanyak 220 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi nilai dan kepercayaan merek merupakan prediktor positif dan signifikan terhadap loyalitas merek, sementara pengalaman merek merupakan prediktor negatif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Pengalaman merek merupakan prediktor positif dan signifikan terhadap kecintaan merek. Kecintaan merek adalah prediktor positif dan signifikan terhadap loyalitas merek dan kecintaan merek merupakan mediator positif dan signifikan pengalaman merek terhadap loyalitas merek.  The purpose of this research is to examine whether 1) brand experience can predict brand loyalty. 2) perceived value can predict brand loyalty. 3) brand trust can predict brand loyalty. 4) brand experience can predict brand love. 5) brand love can predict brand loyalty. 6) brand love mediates the prediction brand experience on brand loyalty. The data were collected using online questionnaire. In total 220 participants responded the survey. The result of this study indicate that perceived value and brand trust are positive and significant predictors towards brand loyalty, while brand experience is negative and  significant predictors towards brand loyalty. Brand experience is a positive and significant predictor towards brand love. Brand love is a positive and significant predictor towards brand loyalty and brand love is positive and significant mediate brand experience towards brand loyalty.
Daftar isi JMIEB vol 4 No 1 Wulan Purnama Sari
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 4 No 1