cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 445 Documents
Redaksi JMIEB Vol 9 No 2 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/5mbfrn27

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 9 No 2
Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 2 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kdw7t964

Abstract

Kata Pengantar JMIEB Vol 9 No 2
Cover JMIEB Vol 9 No 2 jurnal, admin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/en84ex97

Abstract

Cover JMIEB Vol 9 No 2
GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT STRATEGY FOR ECONOMIC SUSTAINABILITY OF MINING SECTORS IN EAST KALIMANTAN Masithoh Haryadi, Rina; Dewi, Catur Kumala
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.35233

Abstract

Studi ini menggunakan Manajemen Rantai Pasok Hijau, atau disingkat GSCM, sebagai variabel moderasi untuk menguji bagaimana investasi hijau memengaruhi kinerja bisnis pertambangan di Kalimantan Timur. Sektor pertambangan di Kalimantan Timur mendukung perekonomian daerah dengan berkontribusi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Namun, sektor ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Investasi hijau, yang mencakup pengeluaran untuk teknologi ramah lingkungan, adopsi energi bersih, dan pengelolaan limbah yang efisien, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Sementara itu, penerapan Green Supply Chain Management (GSCM), yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ramah lingkungan ke dalam berbagai aspek rantai pasok, diyakini dapat memperkuat kinerja perusahaan secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan orientasi kuantitatif, melibatkan perusahaan pertambangan skala besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur. Temuan menunjukkan bahwa implementasi GSCM memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan investasi hijau tidak menunjukkan dampak signifikan dalam jangka pendek. GSCM juga tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara investasi hijau dan kinerja perusahaan, karena keduanya memiliki fokus yang berbeda—investasi hijau lebih bersifat jangka panjang, sementara GSCM menekankan penerapan praktik ramah lingkungan dalam operasi perusahaan sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pemerintah meningkatkan kebijakan yang mendukung implementasi GSCM dan memberikan dukungan yang lebih besar untuk investasi hijau di sektor pertambangan.   This study employs Green Supply Chain Management (GSCM) as a moderating variable to investigate how green investment impacts the performance of mining businesses in East Kalimantan. The mining sector in East Kalimantan supports the regional economy by contributing to the Gross Regional Domestic Product (GRDP). However, this sector faces significant challenges in maintaining a balance between economic growth and environmental sustainability. Green investment, which includes expenditures on environmentally friendly technology, the adoption of clean energy, and efficient waste management, is expected to drive improvements in company performance. Meanwhile, the implementation of Green Supply Chain Management (GSCM), which integrates environmentally friendly principles into various aspects of the supply chain, is believed to strengthen company performance more effectively. This research employs a mixed-method approach with a quantitative orientation, involving large-scale mining companies operating in the East Kalimantan region. The findings indicate that the implementation of GSCM has a positive and significant effect on company performance, whereas green investment does not show a substantial impact in the short term. GSCM also does not act as a moderating variable in the relationship between green investment and company performance, as both have different focuses—green investment is more long-term in nature. At the same time, GSCM emphasizes the application of environmentally friendly practices in daily company operations. Based on the results of this study, it is recommended that the government enhance policies supporting the implementation of GSCM and provide greater support for green investment in the mining sector.
FINANCIAL LITERACY AND EXPERIENCED REGRET ON GEN Z INVESTMENT DECISIONS WITH RISK TOLERANCE AS MEDIATOR Kurniawan, Clarissa; Christin, Lelly
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v9i2.35854

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong peningkatan partisipasi generasi Z dalam investasi saham. Namun, generasi Z menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi keuangan dan tingginya experienced regret akibat keputusan investasi yang impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan experienced regret terhadap keputusan investasi generasi Z di DKI Jakarta, dengan risk tolerance sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 175 responden yang dipilih melalui purposive sampling yaitu generasi Z berusia 18-27 tahun, berdomisili di DKI Jakarta, pernah melakukan investasi saham, dan pernah mengalami penyesalan atas keputusan investasi saham. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan experienced regret secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan investasi. Selain itu, literasi keuangan dan experienced regret secara signifikan berpengaruh terhadap risk tolerance dan risk tolerance juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa risk tolerance dapat memediasi pengaruh literasi keuangan dan experienced regret terhadap keputusan investasi. Secara praktis, generasi Z disarankan untuk meningkatkan literasi keuangan, menilai profil risiko, dan mengevaluasi pengalaman investasi sebelumnya, sementara komunitas keuangan dan perusahaan investasi diharapkan menyediakan program pelatihan digital dan fitur simulasi investasi untuk mendukung keputusan investasi yang lebih tepat. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat memperluas wilayah penelitian dan menambah variabel lain.   The development of digital technology has increased the participation of Generation Z in stock investment. However, Generation Z faces challenges such as low financial literacy and high experienced regret due to impulsive investment decisions. This study aims to analyze the influence of financial literacy and experienced regret on the investment decisions of Generation Z in DKI Jakarta, with risk tolerance as a mediating variable. The study employes a quantitative approach with a sample of 175 respondents selected through purposive sampling, consisting of Generation Z aged 18-27, lived in DKI Jakarta, having invested in stocks before, and having experienced regret over their stock investment decisions. Data were collected through online questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The research results indicate that financial literacy and experienced regret significantly influence investment decisions. In addition, financial literacy and experienced regret significantly influence risk tolerance, and risk tolerance also significantly influence investment decisions. The mediation analysis results show that risk tolerance can mediate the influence of financial literacy and experienced regret on investment decisions. Practically, Generation Z is advised to enhance financial literacy, assess their risk profile, and reflect on past investment experiences, while financial community and investment firms are expected to provide digital training programs and virtual trading to support better investment decisions. Furthermore, future researchers can expand the research area and add other variables.