cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS Weruin, Urbanus Ura
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.3384

Abstract

Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu. Sementara ajaran moral adalah ajaran tentang kebaikan manusia berdasarkan martabat setiap orang sebagai manusia. Studi literer dengan menggunakan metode content analysis yang dilakukan terhadap berbagai sumber kepustakaan yang ada memperlihatkan bahwa  terdapat dua teori utama etika yang relevan bagi etika bisnis. Pertama teori etika konsekuensialis atau teleologis. Kedua, teori etika nonkonsekuensilis Termasuk dalam teori etika konsekuensilis adalah etika utilitarianisme, etika egoism, dan etika hedonisme. Sementara teori etika non-konsekuensialis mencakup etika deontologi, etika keutamaan, dan etika kesetaraan dan keadilan sebagai kewajaran. Etika konsekuensialis menilai moralitas tindakan atau keputusan berdasarakan tujuan, kegunaan, atau dampak positif yang diperoleh dari tindakan atau keputusan tersebut. Sementara etika nonkonsekuensialis memfokuskan moralitas tidakan atau putusan pada kewajiban untuk melakukan apa yang merupakan kewajiban, pada motivasi dan karakter moral si pelaku tindakan, serta pada prinsip keadilan. Semua teori etika ini, berkontribusi bagi pemahaman terhadap etika bisnis.  As a prescriptive science, ethics is a branch of philosophy that considers critically which actions are good or which actions are bad based on certain moral teachings. While moral teachings are teachings about human kindness based on the dignity of each person as a human being. Literary studies using content analysis methods conducted on various sources of existing literature show that there are two main theories of ethics that are relevant for business ethics. First the consequentialist or teleological ethical theory. Second, the theory of non-consensual ethics Included in the theory of consequent ethical ethics is the ethics of utilitarianism, ethics of egoism, and ethics of hedonism. While non-consequentialist ethical theories include deontological ethics, virtue ethics, and equality and fairness ethics as fairness. Consequentialist ethics assesses the morality of an action or decision based on the purpose, usefulness, or positive impact obtained from the action or decision. While non-consequentialist ethics focuses on the morality of actions or decisions on the obligation to do what is mandatory, on the motivation and moral character of the perpetrators of actions, as well as on the principle of justice. All of these ethical theories, contribute to understanding business ethics.
PENGARUH INSTITUTIONAL OWNERSHIP DAN FIRM SIZE TERHADAP FINANCIAL PERFORMANCE DENGAN EARNING MANAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN RITEL Lusi, Denanda Natalia Lestari; Agoes, Sukrisno
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.4635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung institutional ownership dan firm size terhadap financial performance dan pengaruh tidak langsung melalui earning management pada perusahaan ritel di BEI. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana data diperoleh dari laporan keuangan tahun 2015-2017. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, sehingga perusahaan yang dapat dijadikan sampel sebanyak 21 perusahaan dengan jumlah sampel sebanyak 63 sampel. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif institutional ownership dengan financial performance, hubungan positif firm size dengan financial performance , hubungan positif kepemilikan institusional dan firm size dengan earning management, dan hubungan negatif earning management dengan financial performance pada perusahaan ritel. Earning management tidak dapat sebagai variabel yang mengintervensi terhadap financial performance karena hubungan langsung antara kepemilikan institusional, firm size, dan financial performance  memberi pengaruh besar daripada melalui earning management. This study aims to determine the direct effect of institutional ownership and firm size on financial performance and the indirect effect through earnings management on retail companies on the IDX. This type of research is quantitative, where data is obtained from the 2015-2017 financial statements. The sampling technique is purposive sampling, so companies that can be sampled are 21 companies with a total sample of 63 samples. The data obtained is then processed using SmartPLS software. The results showed that there was a negative relationship between institutional ownership and financial performance, a positive relationship between firm size and financial performance, a positive relationship between institutional ownership and firm size with earnings management, and a negative relationship between earning management and financial performance in retail companies. Earning management cannot be a variable that intervenes in financial performance because the direct relationship between institutional ownership, firm size, and financial performance has a greater influence than through earning management.
FAITH-BASED MARKETING: ANTECEDENTS OF PURCHASE INTENTION FOR HALAL-CERTIFIED PERSONAL CARE PRODUCTS Widyanto, Hanif Adinugroho; Irfanur, Muhammad Khalil
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i2.7338

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi minat membeli konsumen terhadap produk perawatan pribadi yang tersertifikasi halal. Faktor-faktor yang mempengaruhi niat membeli konsumen adalah religiusitas, kesadaran halal, sertifikasi halal, persepsi pribadi tentang masyarakat, dan pemasaran halal. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner sebagai instrumen untuk mengumpulkan data dan diberi skor menggunakan Skala Likert dan dianalisa dengan metode regresi berganda pada aplikasi SPSS 24. Penelitian ini dilakukan di wilayah Jabodetabek dengan total 309 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas dan kesadaran halal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap niat beli untuk produk perawatan pribadi bersertifikat halal. Selain itu, sertifikasi halal, persepsi pribadi dan masyarakat, dan pemasaran halal ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap niat pembelian produk perawatan pribadi bersertifikat halal. Semua variabel memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap niat pembelian produk perawatan pribadi bersertifikat halal. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan masukan bagi perusahaan terkait pentingnya melakukan sertifikasi halal bagi produk perawatan pribadi yang mereka produksi agar dapat meningkatkan minat membeli konsumen, dan menentukan secara tepat strategi pemasaran mereka. The purpose of this research was to find out the factors influencing consumer’s purchase intention toward halal-certified personal care products. The factors influencing consumer’s purchase intention investigated in this study were religiosity, halal awareness, halal certification, personal societal perception, and halal marketing. This research is a quantitative research with questionnaire as the instrument to gather the data and was scored using the Likert Scale and analyzed with multiple regression on SPSS 24. This research was conducted in the Greater Jakarta area with a total of 309 respondents. The results of this research showed that religiosity and halal awareness had no significant influence toward purchase intention for halal-certified personal care products. Additionally, personal societal perception, halal certification, and halal marketing were found to have significant influences toward purchase intention of halal-certified personal care products. Finally, all the variables had simultaneously significant influence on purchase intention of halal-certified personal care products. The results of this study could provide companies with a valuable insight regarding the importance of and urgency for halal-certifying their personal care products to improve customer’s purchase intention, and to set their marketing strategy accordingly. 
Daftar isi JMIEB vol 3 No 2 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 3 No 2
PENERAPAN ASSET PRICING MODEL (CAPM) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA INDEKS LQ45 PERIODE 2017- 2019 Sunarya, I Wayan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7529

Abstract

CAPM merupakan sebuah cara dalam memilih saham yang tepat sehingga penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah deksripsi dari saham dari LQ45 dari tahun 2017-2019. Pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu perusahaan Go Public yang digolongkan kedalam Indeks LQ45 yaitu sebuah kelompok perusahaan yang memiliki modal yang cukup besar dan paling liquid selama periode 2017-2019 yang berjumlah 45 perusahaan namun yang digunakan sebagai sampel hanya 33 perusahaan dengan menggunakan cara purposive sampling. Data saham yang diperoleh bersumber dari yahoo finance dan mengambil sumber pustaka untuk sitasi dari berbagai jurnal baik nasional maupun internasional. Penelitian ini dilakukan dengan memilih saham yang efisien yaitu suatu saham yang memiliki nilai (Ri) > [E(Ri)]. Penelitian ini menghasilkan bahwa antara beta maupun expected return terjadi hubungan yang berbanding terbalik, dimana jika nilai beta tinggi maka tingkat pengembalian saham (return) akan rendah, begitu sebaliknya. Dari jumlah 33 perusahaan yang masuk dalam penelitian ini, 24 perusahaan berada pada kondisi efisien dan sisanya 9 perusahaan dalam kondisi yang tidak efisien dari tahun 2017-2019. Adapun beberapa faktor yang menentukan pengelompokkan yaitu dengan membandingkan antara Ri dan E(Ri), jika Ri > E(Ri) maka saham tersebut akan dikelompokkan kedalam saham yang efisien namun sebaliknya jika Ri < E(Ri) maka saham tersebut akan dikelompokkan kedalam saham yang tidak efisien. Dan apabila hasil dari analisa E(Ri) menunjukkan bahwa saham tersebut efisien maka sebaiknya saham tersebut dibeli dan dijadikan portofolio investasi. CAPM is a way of choosing the right stock so this research was conducted to make a description of the shares of LQ45 from 2017-2019. The sample selection in this study is the Go Public company classified into the LQ45 Index, which is a group of companies that have a large enough capital and are the most liquid during the 2017-2019 period, amounting to 45 companies but only 33 companies are used as samples by using purposive sampling. The stock data obtained was sourced from Yahoo Finance and took library sources for citations from various national and international journals. This research was conducted by selecting an efficient stock that is a stock that has a value (Ri)> [E (Ri)]. This research results that between beta and expected return there is an inverse relationship, where if the beta value is high then the rate of return of shares will be low, and vice versa. Of the 33 companies included in this study, 24 companies were in an efficient condition and the remaining 9 companies were in an inefficient condition from 2017-2019. As for several factors that determine grouping, by comparing between Ri and E (Ri), if Ri> E (Ri) then the shares will be grouped into efficient shares, but conversely if Ri <E (Ri) then the shares will be grouped into shares that are not efficient. And if the results of the E (Ri) analysis show that the stock is efficient, then the stock should be bought and used as an investment portfolio.
PENGARUH EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN DAN KINERJA DOSEN DALAM PENINGKATAN MUTU TERHADAP STRATEGI PEMASARAN PERGURUAN TINGGI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Syarifah Has, Dwi Faqihatus; Ariestiningsih, Eka Srirahayu; Cahyadi, Nur
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i1.7487

Abstract

Pemimpin menjadi ujung tombak yang menentukan keberhasilan suatu organisasi. Begitu pula yang terjadi dalam pendidikan tinggi. PTS sebagai sarana meningkatkan kualitas sumber daya manusia dihadapkan kepada persaingan yang lebih ketat diantara PTS dan PTN. Hal tersebut menyebabkan PTS perlu mengadopsi strategi pemasaran yang digunakan dalam industri non pendidikan. Salah satu unsur dalam meningkatkan kualitas pendidikan, selain pimpinan adalah kinerja dosen, untuk dapat menjamin terjadinya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi maka tingkat keprofesionalan kinerja dosen harus ditingkatkan pula. Pengelola PTS harus mulai menjalankan kegiatan operasionalnya dengan berorientasi pada mutu kinerja PTS yang ditunjang dengan kepemimpinan yang efektif, dan kinerja dosen, sehingga mereka dapat memenangkan persaingan atau paling tidak bertahan dalam menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara efektifitas kepemimpinan dan kinerja Dosen dalam peningkatan Mutu terhadap Strategi Pemasaran PT. Data terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian dilakukan pada bulan Mei di Perguruan Tinggi X dengan sampel 22 responden. Analisis Data menggunakan Analsis Deskriptif dan Regresi Linier. Hasil penelitian menyebutkan Efektifitas Kepemimpinan dan Kinerja Dosen mempunyai pengaruh dengan tingkat Signifikansi 0,013 dan 0,043. Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap Peningkatan Mutu PT adalah Efektifitas Pimpinan.  Hasil penelitian ini sesuai dengan kondisi yang terjadi di Perguruan Tinggi X yang resmi diakuisisi oleh Universitas Y dan menjadi Fakultas Kesehatan Universitas Y.  Private University as a means of improving the quality of human resources is faced with tighter competition between Private University and Public University. This causes Pruvate University to adopt a marketing strategy used in non-education industries. One of the elements in improving the quality of education, in addition to the leadership is the performance of lecturers, to be able to guarantee the mastery of science and technology then the level of professional performance of lecturers should be improved as well. Private University Manager must start their operational activities with the quality which oriented performance of Private University which is supported by effective leadership, and the performance of lecturers, so that they can win the competition or at least survive in Against competition.  This study aims to analyze the effect of leadership effectiveness and the performance of lecturers in improving the quality of the Marketing Strategy of  University. Data consists of primary data and secondary data. The study was conducted in May at University X with a sample of 22 respondents. Data Analysis using Descriptive Analysis and Linear Regression. The results is Effectiveness of Leadership and Lecturer Performance has an influence with a significance level of 0.013 and 0.043. The most influential factor on University Quality Improvement is Leadership Effectiveness. The results of this study are in accordance with the conditions that occurred in the University X which was officially acquired by the University Y as the Univerity Y at Health Faculty.
PENGARUH ONLINE BEHAVIOURAL ADVERTISING DAN CONSUMER TRUST PADA SIKAP DAN NIAT KONSUMEN MERESPON ONLINE ADVERTISING Komar, Husin; Tunjungsari, Hetty Karunia
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i1.3354

Abstract

Semakin banyak bisnis di Indonesia saat ini yang mengadopsi internet dalam melakukan pemasaran dan penjualan produk. Persaingan antar produk di pasaran mendorong produsen berpromosi melalui iklan online. Online Behavioral Advertising (OBA) adalah praktik menyesuaikan iklan berdasarkan aktivitas online individu seperti mencari kata kunci dan mengunjungi situs web. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model konseptual untuk OBA dan menguji pengaruh kepercayaan konsumen pada penerimaan OBA. Dengan menggunakan data dari 100 responden yang merupakan karyawan PT. Erajaya Swasembada, Tbk Jakarta, hubungan yang dihipotesiskan diuji dengan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh OBA terhadap intention to click OBA melalui mediasi attitude toward OBA. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perceived informativeness, perceived credibility, perceived personalization, perceived interactivity memiliki pengaruh terhadap intention to click OBA melalui mediasi attitude toward OBA. Namun perceived entertainment tidak berpengaruh terhadap intention to click OBA melalui mediasi attitude toward OBA. Menurut hasil penelitian consumer trust memiliki pengaruh terhadap intention to click OBA. Implikasi untuk praktik manajemen dan penelitian selanjutnya juga dibahas dalam penelitian ini. More and more businesses in Indonesia today are adopting the internet in marketing and selling products. Competition between products on the market encourages producers to promote through online advertising. Online Behavioral Advertising (OBA) is the practice of tailoring advertisements based on individual online activities such as searching for keywords and visiting websites. The purpose of this study is to develop a conceptual model for OBA and examine the effect of consumer confidence on OBA acceptance. By using data from 100 respondents who are employees of PT. Erajaya Swasembada, Tbk Jakarta, the hypothesized relationship was tested with Structural Equation Modeling. The results showed that there was an influence of OBA on intention to click OBA through mediating attitude towards OBA. The results also showed that perceived informativeness, perceived credibility, perceived personalization, perceived interactivity had an influence on OBA intention to click through mediating attitude toward OBA. But perceived entertainment does not affect the intention to click OBA through mediating attitude towards OBA. According to the results of consumer trust research has an influence on OBA's intention to click. Implications for future management and research practices are also discussed in this study.
PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE Henny, Henny
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i1.4021

Abstract

Penghindaran pajak adalah upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghemat pembayaran pajak yang dapat dilakukan secara legal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh manajemen laba dan karakteristik perusahaan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2014-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan sampel perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 69 perusahaan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan manajemen laba dan karakteristik perusahaan sebagai variabel independen dan penghindaran pajak sebagai variabel dependen. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah salah satu karakteristik perusahaan, yaitu leverage berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran dan intensitas modal yang merupakan karakteristik perusahaan dan manajemen laba tidak mempengaruhi penghindaran pajak. Tax avoidance is an effort made by the company to save tax payments that can be done legally. The purpose of this study is to obtain empirical evidence about the effect of earnings management and firm characteristics on tax avoidance in manufacturing companies in the Indonesia Stock Exchange for the period 2014-2016. The population in this study are companies listed on the Indonesia Stock Exchange, with a sample of manufacturing companies that meet the research criteria as many as 69 sample companies using purposive sampling method. This study uses earnings management and firm characteristics as independent variables and tax avoidance as the dependent variable. The analysis used in this study is multiple linear regression analysis. The results of this study are one of the firm characteristic, that is leverage has a positive effect on tax avoidance, while the size and capital intensity which is the firm characteristic and earnings management does not affect tax avoidance. 
Book-tax Differences dan Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Tahun 2011 - 2016 Desinda, Desinda
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i1.2329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi mengenai pengaruh dari book-tax differences yang diukur dengan beda permanen, Positive Book-tax Differences/PBTD, dan Negative Book-tax Differences/NBTD terhadap pertumbuhan laba. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2016. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan total 48 emiten yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang telah ditetapkan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 22 dengan metode Generalized Linear Model (GLZ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beda permanen dan NBTD memiliki pengaruh positif signifikan dan negatif signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sedangkan PBTD tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba. The aim of this study is to investigate the effect of book-tax differences that measured by permanent differences, Positive Book-tax Differences /PBTD, and Negative Book-tax Differences/NBTD in indicating earnings growth. The population of research is all manufacturing company that listed on Indonesia Stock Exchange from 2011-2016. The method of sampling that used is purposive sampling with total 48 company that meet the criteria of this study. This research’s data will be analyzed using SPSS 22 with Generalized Linear Model (GLZ) method. The results show that permanent differences and NBTD have a significant positive effect and significant negative effect on earnings growth. While PBTD has no significant effect on earnings growth. 
EFEKTIVITAS MODEL BENEISH M-SCORE DAN MODEL F-SCORE DALAM MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Hugo, Jason
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v3i1.2296

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas model Beneish M-Score dan model F-Score dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan. Seturut dengan peningkatan skandal kecurangan, pemangku kepentingan memerlukan model deteksi yang dapat diandalkan sehingga mengurangi asimetri informasi dan kerugian. Model Beneish M-Score dan model F-Score diuji secara empiris untuk mengevaluasi hubungan dan signifikansi kedua model dengan kecurangan laporan keuangan. Hipotesis dalam penelitian ini antara lain: model Beneish M-Score dan model F-Score secara parsial efektif dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan, dan variabel-variabel dalam model Beneish M-Score dan model F-Score secara parsial dan simultan memiliki hubungan positif dengan kecurangan laporan keuangan. Menggunakan metode partial least squares structural equation modelling, hipotesis diuji menggunakan data emiten yang terdaftar di bursa efek Amerika Serikat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua model terbukti efektif dan memiliki korelasi positif yang kuat terhadap kecurangan laporan keuangan. This research investigates the effectiveness of Beneish M-Score and F-Score models in detecting fraudulent of financial statements. In the rise of financial statement frauds cases, stakeholders require reliable detection model to minimize information asymmetry and damages. These models were empirically tested to evaluate the correlation and significance of both models with the fraudulent of financial statements. The hypotheses of this research were: Beneish M-Score and F-Score models were partially effective in detecting the fraudulent of financial statements, and the variables of the Beneish M and the F-Score models were partially and simultaneously correlated with the fraudulent of financial statements. With the partial least squares structural equation modelling, the hypotheses were tested using data from public companies which were listed in the United States’ Stock Exchange. The outcome of this test shows that both models are partially effective and correlated positively with the fraudulent of financial statements.