cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
THE INFLUENCE OF MEMORABLE SOUVENIRS SHOPPING EXPERIENCE AND PLACE IDENTITY ON REVISIT INTENTION (THE CASE OF YOGYAKARTA) Islamiyati, Dina; Chairy, Chairy
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.11054

Abstract

Yogyakarta adalah penyumbang terbesar kedua bagi Indonesia setelah Bali untuk industri pariwisata dan salah satu dari tiga wilayah emas yang disebut sebagai Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang). Malioboro salah satu ikon di Yogyakarta, tempat ini menjadi yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui pengaruh pengalaman belanja souvenir berkesan pada niat mengunjungi kembali dengan variabel mediasi yaitu identitas tempat dan hubungan masing-masing variabel. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, di mana data yang dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form dan menyebar ke responden target, yaitu orang-orang yang telah mengunjungi Yogyakarta. PLS 3.2.8 digunakan sebagai alat untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak langsung dari pengalaman belanja souvenir berkesan pada niat mengunjungi kembali dan juga identitas tempat pada niat mengunjungi kembali. Penelitian ini juga membuktikan peran mediasi identitas tempat dalam hubungan antara pengalaman belanja souvenir berkesan dan niat mengunjungi kembali. Implikasi penelitian juga dibahas dalam penelitian ini .Penelitian lanjutan dapat menambah variabel lain yang berkaitan dengan pengalaman pariwisata. Yogyakarta is the second biggest contributor after Bali for Indonesia tourism industry. This area is also known as  Joglosemar (Yogyakarta, Solo, and Semarang), a golden triangle for tourism. Malioboro is one of the icons in Yogyakarta, this place become the most visited destination by domestic tourists. This research attempted to find the impact of memorable souvenir shopping experience on revisit intention with place identity as the mediating variable. The methodology of this research was quantitative in nature, where the data collected using google form online questionnaire spreading to the target respondents who are the visitors of Yogyakarta. PLS 3.2.8 was adopted as a tool to analyze the data. The result showed that there is a direct impact of memorable souvenirs shopping experience on revisit intention and also place identity on revisit intention. This research also showed a mediating role of place identity in the relationship between memorable souvenirs shopping experience and revisit intention. The managerial implication was also discussed. The future research may add another variable related to tourist experience.
EVALUASI PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PT BUMN ABC, INDONESIA Sudharmono, Johny; Tunjungsari, Hetty Karunia
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.11549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi atas “Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG)” pada PT ABC periode tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan metode asesmen yang mengacu pada sistem penilaian yang ditetapkan dalam “Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN Nomor : SK-16/S.MBU/2012, tanggal 06 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN di Indonesia.” Data yang digunakan dalam kajian ini adalah data yang dikumpulkan dari berbagai sumber (the triangulation of data sources), yaitu: dokumen hasil Asesmen Penerapan GCG Tahun 2020 pada PT ABC, kuesioner, wawancara, dan arsip perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara menyeluruh hasil asesmen penerapan GCG tahun 2020 pada PT ABC sudah berjalan sangat baik. Namun demikian, dalam rangka penerapan GCG secara konsisten dan berkelanjutan masih terdapat beberapa area yang masih memerlukan perbaikan (area for improvement), Hasil kajian ini adalah dapat disusunnya suatu rekomendasi strategik dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan GCG dalam suatu model yang terintegrasi dengan strategi korporasi yang bermanfaat bagi perkembangan keilmuan dalam bidang Strategic Management, dan Governance, Risk, and Compliance (GRC) dan bagi penelitian selanjutnya.  This study discusses the Implementation of Good Corporate Governance (GCG) at PT ABC for the period of 2020. This research uses a case study design with an assessment method that refers to the assessment system stipulated in the Decree of the Secretary of the Ministry of SOEs Number: SK- 16 / S.MBU / 2012, dated June 6th 2012, concerning Indicators/Parameters for Assessment and Evaluation of the Implementation of Good Corporate Governance in State owned Enterprise in Indonesia. The data used in this study is collected from various sources (the triangulation of data sources), namely: documents of the 2020 GCG Implementation Assessment at PT ABC, questionnaires, interviews, and company archives. The results of the study show that overall assessment results of the implementation of GCG in 2020 at PT ABC have been going very well. However, in the context of implementing GCG consistently and sustainably, there are several areas that still need improvement (areas for improvement). The results of this study show that a strategic recommendation can be drawn up in order to improve the effectiveness of GCG implementation in an integrated model with a useful corporate strategy for scientific developments in the fields of Strategic Management, and Governance, Risk, and Compliance (GRC) and for further research.
FINANCIAL HEALTH AND FIRM PERFORMANCE: EVIDENCE FROM INDONESIA’S LISTED STATE-OWNED ENTERPRISES Hermansjah, Reynaldi; Sugiarto, Sugiarto; Ugut, Gracia Shinta S.; Hulu, Edison
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i2.11828

Abstract

KEP-100 / MBU / 2002 yang diterbitkan oleh kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada bulan Juni 2002 (yang selanjutnya akan dituliskan sebagai “KEP-100 / MBU / 2002”)  disusun untuk mengevaluasi kesehatan keuangan BUMN. Tujuan penelitian ini ada dua, pertama untuk menganalisis skor kesehatan keuangan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan kedua untuk mengevaluasi hubungan antara skor kesehatan keuangan dan kinerja perusahaan dari semua BUMN yang terdaftar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kesehatan keuangan BUMN memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja perusahaan yang diukur dengan skor Tobin's Q masing-masing BUMN. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa SK KEP-100 / MBU / 2002 yang dikeluarkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat digunakan untuk mengukur skor kesehatan keuangan perusahaan, dan skor kesehatan keuangan dari BUMN yang terdaftar di Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan dan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan log dari Tobin's Q.Pada aplikasinya, penggunaan perhitungan tingkat kesehatan keuangan BUMN berdasarkan KEP-100 / MBU / 2002 diharapkan akan dapat membantu BUMN untuk memprediksikan nilai market di pasaran menggunakan nilai tingkat kesehatan keuangan tersebut. “KEP-100/MBU/2002” of the Indonesia Ministry of State-Owned Enterprises (SOEs) (which later on will be reffered as “KEP-100/MBU/2002” ) are constructed to evaluate the financial health of SOEs. This study purposes is two-folds, firstly to analyze the financial health score of listed SOEs in Indonesian Stock Exchange, and secondly to evaluate the relationship between the financial health score and firm performance of all listed SOEs. The results show that SOE’s financial health score has a significant relationship with firm performance, measures by each SOEs’ Tobin’s Q score. From the results we can conclude that “ KEP-100/MBU/2002” is applicable to measure firm’s financial health score, and financial healh score of Indonesia’s listed SOEs have a notable impact to firm performance measured by the log of Tobin’s Q. In the real world application, the use of state-owned enterprise financial health score calculations based on KEP-100 / MBU / 2002 is expected to be able to assist SOEs in predicting market value in the market using this financial health score value.
KETERHUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN, KEBAJIKAN (BENEVOLENCE), DAN INTEGRITAS PERUSAHAAN TERHADAP KEPERCAYAAN DAN PARTISIPASI PELANGGAN: STUDI EMPIRIS PADA TOKOPEDIA Gunarso, Lidya; Andriano, Jeremy; Sihombing, Sabrina Oktaria
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i2.8402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi keterhubungan antara kemampuan, kebajikan, dan integritas Tokopedia terhadap kepercayaan dan partisipasi pelanggan Tokopedia. Sebanyak 130 responden terlibat dalam penelitian ini. Kueioner dikembangkan berdasarkan indikator-indikator penelitian sebelumnya. Skala Likert 5 poin digunakan dalam kuesioner tersebut. Sebelum data dianalisis dengan menggunakan structural equation modeling, data terlebih dahulu diuji reliabilitas dan validitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 3 dari tujuh hipotesis yang tidak didukung dalam penelitian ini. Ketiga hipotesis tersebut berkaitan dengan kebajikan dan integritas tidak mempunyai keterhubungan yang positif dengan kepercayaan konsumen. Lebih lanjut, tidak keterhubungan positif antara kebajikan perusahaan dengan tingkat partisipasi konsumen. Pembahasan serta keterbatasan penelitian juga disampaikan. This study aims to predict the relationship between the ability, benevolence, and integrity of Tokopedia to the trust and participation of Tokopedia customers. A total of 130 respondents were involved in this study. The questionnaire was developed based on the indicators of previous studies. A 5-point Likert scale was used in the questionnaire. Before the data are analyzed using structural equation modeling, the data are first tested for reliability and validity. The analysis shows that there are thress of the seven hypotheses that are not supported in this study. The three hypotheses related to benevolence and integrity do not have a positive relationship with consumer confidence. Furthermore, there is no positive relationship between the benevolence of the company and the level of consumer participation. Discussion and limitations of the study were also conveyed.
ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI (STUDI PADA PTS DI SULAWESI TENGAH) Lantang, Kisman; Raimanu, Gusstiawan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i2.8379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan beban pokok penyelenggaraan pendidikan di Universitas Sintuwu Maroso, salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Sulawesi Tengah melalui penerapan metode sistem akuntansi manajemen kontemporer Activity Based Costing (ABC). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen universitas terkait dengan penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode ABC yang diawali dengan peninjauan sistem manajemen keuangan perguruan tinggi, identifikasi proses bisnis dan aktivitas, identifikasi cost component, penentuan cost driver, dan mengalokasikan institution overhead cost ke masing-masing aktivitas serta menghitung besarnya total cost dan variansi biaya antara metode existing terhadap metode ABC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ABC mampu diimplementasikan pada perguruan tinggi melalui pengalokasian biaya aktivitas pada masing-masing program studi secara tepat berdasarkan konsumsi masing-masing aktivitas serta dapat meningkatkan keakuratan perhitungan beban pokok per semester masing-masing program studi dengan terdeteksinya distorsi biaya berupa over/under costing dari metode yang diterapkan selama ini.  The study aims to analiyze the educational cost unit calculation in Universitas Sintuwu Maroso, one of the Private University (PTS) in Central Sulawesi by implementing the contemporary management accounting system through Activity-Based Costing (ABC) method. The study is descriptive with case study approach. Data is collected through interviews, observation and university’s documentation analysis that related to the study. The data then analyzed with ABC Method, which starts with a review of financial management system, identify cost components, determine cost driver, allocate the institution overhead cost on each activities, and calculate the total cost and cost variance between the existing method and ABC Method. The result indicates that the ABC method has accurately allocated activity cost in each study program based on the cost of each activity and also improves the accuracy of educational cost unit calculation per semester due its ability to detect cost distortion in the form of over/under costing from the existing method.
Daftar isi JMIEB vol 4 No 2 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 4 No 2
IMPLEMENTASI ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM DALAM MENENTUKAN TARIF JASA RAWAT INAP RSUI “ORPEHA” TULUNGAGUNG Qurrotakyun, Nur Habiba; Harahap, Ridoni Fardeni
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.9241

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu rumah sakit dalam mengurangi distorsi biaya yang terjadi dengan cara membuatkan perhitungan tarif kamar rawat inap menggunakan sistem ABC. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rumah sakit menetapkan tarif jasa rawat inap dengan mempertimbangkan harga pasar, keadaan ekonomi masyarakat, dan kepantasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan antara yang telah diterapkan oleh rumah sakit dengan perhitungan menggunakan sistem ABC. Perbandingan HPP tidak dapat diidentifikasi dikarenakan rumah sakit tidak dapat mengetahui secara pasti HPP yang dibebankan atas tarif jasa rawat inapnya. Sedangkan tarif jasa rawat inap mengalami overcosting untuk kelas rawat inap VVIP, kelas II, dan kelas III, memberikan hasil undercosting untuk kelas rawat inap VIP A, VIP B, dan kelas I. Selisih terjadi karena perbedaan metode perhitungan dimana RSUI “Orpeha” Tulungagung menggunakan sistem biaya perkiraan sehingga perhitungan menjadi kurang akurat. Dengan adanya penelitian ini, penulis menyarankan agar pihak manajemen rumah sakit dapat melakukan evaluasi terhadap penetapan tarif dan mulai memperhitungkan untuk menggunakan sistem ABC.  The objective of this study is to help the hospital lowering the distortion by calculating the inpatient room costs using the ABC system. The method used in this research is qualitative with the data collection done through interviews and documentation. The results of study indicate the hospital set costs for inpatient services by considering market price, economic situation of the community, and appropriateness. The results of the study show that there are differences of costs that have been applied by hospitals, with the ones calculated using the ABC system. The difference in COGS could not be identified because the hospital could not know for certain the COGS charged for its inpatient services. While inpatient services costs experienced an overcosting for inpatient classes VVIP, class II, and class III, experienced an undercosting for inpatient classes VIP A, VIP B, and class I. The difference occurred due to differences in calculation methods where Islamic General Hospital "Orpeha" Tulungagung used an estimated cost system, making the calculation less accurate. With this research, the researcher suggests the hospital's management to evaluate the costs setting and start to calculate the costs using the ABC system.
ANTESEDEN LOYALITAS MEREK: STUDI EMPIRIS PADA KONSUMEN STARBUCKS Alfian, Cindy; Sihombing, Sabrina Oktaria
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.10056

Abstract

Di era globalisasi ini, sudah menjadi gaya hidup bagi hampir setiap generasi muda dan dewasa untuk bersantai dengan cara menongkrong di café atau kedai kopi. Starbuck merupakan salah satu kedai kopi yang sering dikunjungi anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi hubungan variabel anteseden (yaitu: kepercayaan merek, afeksi merek, kesesuaian citra diri, dan kesesuaian fungsional) dari loyalitas merek.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei dengan mengintegrasikan disain sampling bertujuan. Kuesioner didistribusikan secara online dan melibatkan 200 responden. Sebelum data diolah, uji reliabilitas dan validitas dilakukan untuk memastikan indikator yang digunakan adalah andal dan valid. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan model persamaan struktural. Hasil analisis memperlihatkan bahwa terdapat tiga dari empat hipotesis penelitian yang didukung. Secara spesifik, penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan merek, afeksi merek, dan kesesuaian citra diri merupakan prediktor utama dari loyalitas merek. Pembahasan dan keterbatasan penelitian disampaikan dalam penelitian ini. In this era of globalization, it has become a lifestyle for almost every young generation and adult to relax by hanging out in a café or coffee shop. Starbuck is one of the coffee shops frequented by young people. This study aims to predict the relationship between antecedent variables (namely: brand trust, brand affection, self-image congruence, and functional congruence of brand loyalty. This study uses a quantitative approach. The data were collected through a survey by integrating a purposive sampling design. The questionnaire was distributed online and involved 200 respondents. Before the data is processed, reliability and validity tests are carried out to ensure that the indicators used are reliable and valid. Then, the data were analyzed using structural equation modeling. The results of the analysis show that there are three of the four supported research hypotheses. Specifically, this study shows that brand trust, brand affection, and self-image congruence are the main predictors of brand loyalty. The discussion and limitations of the research are presented in this study.
KETERKAITAN MANAGERIAL OWNERSHIP DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: DALAM KONTEK HUBUNGAN KEAGENAN PERUSAHAAN DI INDONESIA Ekadjaja, Margarita; Rorlen, Rorlen; Setiawan, Fanny Andriani; Nuringsih, Kartika
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.10859

Abstract

Manajemen dan nilai perusahaan memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan.  Dimana manajemen perusahaan merupakan penggerak roda perusahaan dan berorientasi pada nilai perusahaan. Peran seorang manajer adalah memaksimalkan kekayaan bagi pemegang saham.  Namun, manajer yang tidak memiliki kepemilikan saham yang signifikan di perusahaan dapat memilih untuk memaksimalkan keuntungan bersih mereka sendiri dengan mengorbankan pemilik perusahaan. Akibatnya, pemilik terpaksa mengeluarkan biaya agensi untuk memastikan bahwa manajemen perusahaan bertindak dengan cara yang tepat. Cara untuk mengurangi biaya agensi adalah memaksa perusahaan untuk meningkatkan hutang. Tujuan penelitian adalah  menguji hubungan simultan pertukaran antara ownership, leverage, dan nilai perusahaan sehubungan dengan keagenan pada perusahaan manufaktur di Indonesia dari tahun 2012-2018. Penelitian ini menambah pemahaman mengenai keterkaitan antara ownership dengan leverage, dan nilai perusahaan. Analisis data untuk argumen tentang keterkaitan simultan antara  ownership, leverage, dan nilai perusahaan melalui data panel regresi berganda 2 SLS (Two Stage Least Square). Bidang penelitian ini diperluas dengan mempertimbangkan model empiris di mana ownership dan leverage masing-masing diperlakukan sebagai variabel endogen atau ditentukan bersama.  Dalam metode 2 SLS ada 2 kali variabel yang diobservasi secara simultan untuk menghindari bayes sehingga variabel tersebut tidak bias, di mana variabel managerial ownership dan Leverage merupakan determinan non linier nilai perusahaan sebagai bagian integral dari pengambilan keputusan perusahaan dalam kerangka keagenan.  Persamaan Regresi hasil uji 2SLS memunjukkan keterkaitan nilai perusahaan dengan managerial ownership dan leverage. Hasil menunjukkan interaksi positif  tidak signifikan antara managerial ownerhip dengan nilai perusahaan, interaksi positif signifikan antara nilai perusahaan dengan leverage, dan interaksi yang negatif signifkan antara managerial ownership dengan leverage. Management and corporate value have an inseparable relationship. Where the company management is the driving force of the company and oriented to corporate values. The role of a manager is to maximize wealth of shareholders. However, managers who do not have a significant share in the company may choose to maximize their own net profits at the expense of the company owners. As a result, the owners are forced to incur agency costs to ensure that company management acts in an appropriate manner. The way to reduce agency costs is to force the company to increase debt. The research objective is to examine the exchange simultaneous relationship between ownership, leverage, and corporate value with respect to agency in manufacturing companies in Indonesia from 2012-2018. This study adds to the understanding of the relationship between ownership and leverage, and corporate value. Data analysis for arguments about the simultaneous relationship between ownership, leverage, and firm value through 2 SLS (Two Stage Least Square) multiple regression panel data. This field of research is extended by considering empirical models in which ownership and leverage are treated as endogenous or co-determined variables, respectively. Ownership and Leverage as an integral part of corporate decision making within an agency framework, which in turn will affect the value of the company. In the SLS 2 method, there are 2 variables that are observed simultaneously to avoid bayes so that the variable is not biased, in which the managerial ownership and leverage variables are nonlinear determinant corporate value as an integral part of corporate decision making within the agency framework, which in turn will affect firm value. The 2SLS regression equation results show the relationship between firm value and managerial ownership and leverage. The results prove that there is a positive interaction between managerial ownership between firm value, a significant positive interaction between firm value and leverage, and a significant negative interaction between managerial ownership and leverage.
Cover JMIEB vol 5 no 1 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 5 no 1