cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
THE IMPACT OF BRAND EQUITY TO PURCHASE INTENTION (CASE STUDY FROM IPHONE USERS IN MAKASSAR) Gabriella, Gita; Sonny, Sonny
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.8696

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan di pasar ponsel cerdas. Terlepas dari popularitas iPhone ketika perusahaan memperkenalkan iPhone untuk pertama kalinya pada tahun 2007, iPhone telah mengalami persaingan ketat dari produsen smartphone lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekuitas merek dan kepuasan pelanggan terhadap niat beli konsumen produk iPhone. Elemen ekuitas merek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kesadaran merek, kualitas persepsi, kepuasan pelanggan, dan loyalitas merek. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada sembilan puluh enam responden dengan menggunakan purposive sampling. Responden adalah orang yang saat ini menggunakan produk iPhone. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif terdiri dari uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, pengujian hipotesis dengan uji F dan uji t, serta analisis koefisien determinasi (R). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa kepuasan pelanggan dan loyalitas merek merupakan elemen utama konsumen membeli merek iphone. Sedangkan kesadaran merek dan kualitas persepsi tidak berpengaruh dalam faktor pembelian.  This research is motivated by the increasing competition in the smartphone market. Despite the popularity of the iPhone when the company introduced the iPhone for the first time in 2007, the iPhone has experienced stiff competition from other smartphone manufacturers. This study aims to determine the effect of brand equity and customer satisfaction on consumer purchase intentions of iPhone products. The elements of brand equity used in this study are brand awareness, perceived quality, customer satisfaction, and brand loyalty. This research was conducted by distributing questionnaires to ninety-six respondents using purposive sampling. Respondents are people who currently use iPhone products. Data were analyzed using quantitative analysis. Quantitative analysis consists of validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple regression analysis, hypothesis testing with the F test and t test, and analysis of the coefficient of determination (R). The results of research can be concluded that customer satisfaction and brand loyalty are the main elements of consumers buying the iPhone brand. Meanwhile, brand awareness and perceived quality has no effect on purchasing factors. 
FOUNDERS’ VALUES CONTRIBUTING TO THE INTERGENERATIONAL SUCCESSION OF LARGE FAMILY BUSINESSES Cahyadi, Hadi; Tan, Jacob Donald; Sugiarto, Sugiarto; Widjaja, Anton Wachidin; Pramono, Rudy
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.10069

Abstract

Studi ini menganalisis nilai-nilai pendiri yang berkontribusi pada suksesi antargenerasi dari bisnis keluarga besar yang dianggap konglomerat di Indonesia. Akses informan dalam usaha keluarga besar ini masih langka, terutama karena sifat usaha keluarga yang tertutup. Dengan demikian, meskipun beberapa peneliti telah membahas hubungan antara nilai dan umur panjang, studi yang menyinggung bisnis keluarga besar di ekonomi yang sedang berkembang ini masih minim. Selain itu, penting untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai para pendiri mempengaruhi umur panjang bisnis keluarga besar mereka, mengingat dampak kelompok konglomerat tersebut terhadap perekonomian Indonesia. Para peneliti menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan mewawancarai 15 informan yang terdiri dari penerus dan profesional non-keluarga kunci dari 5 kelompok konglomerat. Pengamatan dan catatan lapangan juga dicatat untuk melakukan triangulasi dengan data wawancara. Penelitian ini mendorong wawasan empiris baru ke dalam nilai-nilai para pendiri dalam mengubah manajemen bisnis keluarga dan umur panjang mereka. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa nilai-nilai integritas dan kewirausahaan pendiri adalah yang teratas, diikuti oleh kesopanan, kepercayaan, tujuan yang lebih tinggi, dan kepercayaan kepada Tuhan. Nilai-nilai yang ditimbulkan ini menopang umur panjang bisnis keluarga besar hingga generasi berikutnya dan membuka jalan potensial untuk penelitian di masa depan.  This study analyzed the founders’ values that contribute to the intergenerational succession of large family businesses that are considered conglomerates in Indonesia. The access to the informants in these large family businesses is scarce, especially due to the reserved nature of the family business. Thus, even though several researchers have addressed the relationship between values and longevity, the studies that allude to large family businesses in this emerging economy is still scant.  Besides, it is vital to investigate how the values of the founders affect the longevity of their large family businesses, considering the impact that these conglomerate groups have on Indonesia’s economy. The researchers employed the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) by interviewing 15 informants composing of successors and key non-family professionals from 5 conglomerate groups. Observations and field notes were also taken note of to triangulate with the interview data. This research induced new empirical insights into the founders’ values in transforming their family business management and longevity. The findings revealed that the founder's values of integrity and entrepreneurship are among the top, followed by modesty, trustworthiness, a higher purpose, and trust in God. These elicited values underpin the longevity of large family businesses into the next generations and enkindle potential avenues for future research.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA UMKM Soelaiman, Lydiawati; Utami, Anastasia Ria
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.11104

Abstract

UMKM terus berupaya untuk beradaptasi di masa new normal salah satunya dengan menggunakan platform digital untuk memasarkan dan menjual produknya. Media sosial instagram merupakan salah satu platform media sosial yang umumnya diadopsi oleh UMKM sebagai media yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja usahanya. Dalam pemilihan sosial media tentunya terdapat beberapa alasan yang menjadi dasar pertimbangan UMKM seperti compatibility, cost effectiveness dan interactivity. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui melakukan pengujian empiris apakah compatibility, cost effectiveness dan interactivity mampu menjadi prediktor positif terhadap adopsi media sosial Instagram. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis apakah adopsi media sosial Instagram mampu menjadi prediktor positif terhadap kinerja UMKM. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan sampel UMKM di Jakarta yang mengadopsi media sosial Instagram dalam aktivitas usahanya. Data terkumpul sebanyak 100 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Compatibility, Cost Effectiveness dan Interactivity merupakan prediktor yang signifikan dan positif terhadap adopsi media sosial Instagram. Selain itu juga diperoleh hasil bahwa pengadopsian media sosial Instagram merupakan prediktor yang signifikan dan positif terhadap kinerja dari UMKM. SMEs continue striving to adapt to the New Normal. One of the ways for SMEs to adapt is by utilizing digital platforms to promote and sell their products. Instagram is one of the social media platforms that are commonly adopted by SMEs to improve their business performance. There are several considerations for SMEs in choosing social media, such as compatibility, cost effectiveness, and interactivity. This study aims to determine whether compatibility, cost effectiveness and interactivity can predict Instagram social media adoption, as well as whether Instagram social media adoption can be a predictor of SMEs’ performance. This study used purposive sampling technique with a sample of SMEs in Jakarta which have adopted social media Instagram for their business activities. The data was collected from 100 participants who responded to the survey. The results of this study indicate that Compatibility, Cost Effectiveness, and Interactivity are significant and positive predictors of Instagram social media adoption. Additionally, the results also conclude that the adoption of Instagram social media is a significant and positive predictor of SMEs’ performance.  
FAKTOR PREDIKTOR FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR GENERASI X Ida, Ida; Zaniarti, Sri; Ayuningtyas, Nabilla
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.11439

Abstract

Kemudahan akses menggunakan internet dalam memenuhi kebutuhan manusia dapat meningkatkan konsumsi. Generasi X sebagai generasi yang mengenal komputer perlu memiliki financial management behavior yang baik agar tidak menimbulkan masalah keuangan. Studi ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor- faktor yang dapat digunakan sebagai prediktor financial management behavior generasi X. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner secara elektronik kepada generasi X yang lahir tahun 1961- 1980 dan terdapat 579 responden yang mengisi lengkap serta diolah dengan menggunakan pendekatan PLS-SEM. Hasil pengolahan diperoleh bahwa self efficacy, internal locus of control, dan Financial Literacy dapat digunakan sebagai faktor yang dapat memprediksi financial management behavior generasi X di kota Bandung Raya dengan responden penelitian yang mayoritasnya berjenis kelamin laki- laki, pendidikan tertinggi Perguruan Tinggi dan bekerja sebagai pegawai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi generasi X agar dapat terus meningkatkan self efficacy, internal locus of control, dan Financial Literacy sehingga dapat meningkatkan financial management behaviornya.  Ease of access using the internet to meet human needs can increase consumption. Generation X is the generation that knows computers. Generation X needs to have good financial management behavior so as not to cause financial problems. This study aimed to test empirically the factors that can be predictors of generation X financial management behavior. The data were collected using questionnaires electronically to generation X (born in 1961-1980). There were 579 respondents. Data were processed using the PLS–SEM approach. The results of the processing show that self-efficacy, internal locus of control, and financial literacy can be used as factors that can predict the financial management behavior of generation X in the city of Bandung Raya with the majority of research respondents who are male, the highest education is higher education and work as an employee. The results of this study are expected to provide input for generation X to improve self-efficacy, internal locus of control, and financial literacy to improve their financial management behavior.
Kata Pengantar JMIEB Vol 5 No 1 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMIEB vol 5 No 1
PENGARUH PEMBIAYAAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR Kurniawati, Herni; Setiawan, Fanny Andriani
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i2.11441

Abstract

Perusahaan yang didirikan bertujuan untuk memaksimalkan kekayaan investor dengan cara menambah nilai perusahaan, berdampak pada peningkatan harga saham, dan peningkatan jumlah deviden. Selain itu, nilai perusahaan yang tinggi juga memberikan kepercayaan pasar terhadap kinerja perusahaan saat ini dan yang akan datang, yang mempengaruhi investor untuk berinvestasi, dan kreditor memberikan pinjaman kepada perusahaan. Mewujudkan peningkatan nilai perusahaan dilakukan oleh beberapa tindakan manajemen yaitu keputusan pembiayaan yang tepat, kebijakan dividen, ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris bagaimana keputusan pembiayaan perusahaan dengan utang / leverage dan utang. kematangan mempengaruhi nilai perusahaan manufaktur. Metode penelitan menggunakan regresi data panel sebanyak 248 data observasi perusahaan publik terdaftar di BEI. Sampelnya adalah perusahaan manufaktur, dengan laporan keuangan sebagai data sekunder laporan tahunan periode 2016-2019 sebagai data penelitian. Hasilnya adalah (1) Pembiayaan perusahaan menggunakan leverage tidak dapat meningkatkan nilai perusahaan; (2) Pembiayaan perusahaan yang menggunakan debt maturity tidak dapat meningkatkan nilai perusahaan manufaktur. The company that was founded aims to maximize investor wealth by adding value to the company, having an impact on increasing share prices and increasing the amount of dividends. In addition, high company value also provides market confidence in the company's current and future performance, which influences investors to invest, and creditors provide loans to the company. Realizing an increase in company value is carried out by several management actions, namely the right financing decision, dividend policy, company size, leverage, profitability, and others. This study aims to prove empirically how the corporate financing decisions with debt / leverage and debt. maturity affects the value of the manufacturing company. The research method uses panel data regression as much as 235 observation data of public companies listed on the IDX. The sample is manufacturing companies, with financial reports as secondary data for the 2016-2019 period as research data. The results are (1) corporate financing using leverage cannot increase firm value; (2) Financing companies that use debt maturity cannot increase the value of manufacturing companies.
THE INFLUENCE OF PERSONALITY TRAITS AND EMPLOYEE DEVELOPMENT ON THE JOB PERFORMANCE OF ENGINEERS IN MALAYSIA Leong Weng Beng, Tony; Muthuveloo, Rajendran
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i2.8806

Abstract

Penelitian ini mempelajari bagaimana ciri-ciri kepribadian mempengaruhi kinerja kerja insinyur di Malaysia dan bagaimana pengembangan karyawan memastikan kinerja kerja yang optimal dalam lingkungan yang terus berubah. Sampel insinyur yang bekerja di perusahaan berbasis Elektro dan Elektronika dan hasilnya menunjukkan bahwa Extraversion dan Openness berkorelasi positif dengan Prestasi Kerja sementara Agreeableness dan Neuroticism berkorelasi negatif. Itu juga menunjukkan bahwa pengembangan karyawan memoderasi hubungan antara Kepribadian dan Prestasi Kerja untuk individu dengan tingkat Conscientiousness yang tinggi. Penemuan ini menunjukkan bahwa individu dengan ciri kepribadian yang berbeda mempersepsikan dan menanggapi upaya pengembangan karyawan secara berbeda, dengan demikian pentingnya rencana pengembangan individual.  This paper studies how personality traits affect the job performance of engineers in Malaysia and how employee development ensures optimal job performance in an environment of constant change. A sample of engineers working in Electrical and Electronics based companies were studied and the results showed that Extraversion and Openness were positively correlated to Job Performance while Agreeableness and Neuroticism were negatively correlated. It was also shown that employee development moderates the relationship between Personality and Job Performance for individuals with high levels of Conscientiousness. These findings show that individuals with different personality traits perceive and respond to employee development efforts differently, thus the importance of individualized development plans.
FINANCIAL LITERACY, MONEY ATTITUDE, DAN FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR GENERASI MILENIAL Ida, Ida; Zaniarti, Sri; Wijaya, Graciela Ervina
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v4i2.9144

Abstract

Perkembangan teknologi dan gaya hidup generasi milenial mendorong perilaku konsumtif sehingga pentingya mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi financial management behavior generasi milenial agar tidak terjebak pada masalah keuangan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh financial literacy dan money attitude dari dimensi power prestige dan anxiety terhadap financial management behavior pada generasi millenial yang tinggal di Bandung. Teknik pengambilan sampel dengan metode sampling non-probability yaitu teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 1.120 responden yang mayoritas adalah perempuan dan berpendidikan perguruan tinggi. Dari hasil pengujian menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan financial literacy dan money attitude dari dimensi power prestige mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap financial management behavior sedangkan money attitude-anxiety tidak mempunyai pengaruh terhadap financial management behavior pada generasi millenial yang tinggal di Bandung. Penelitian ini menyarankan peningkatan financial literacy dan money attitude- Power-prestige bagi generasi milenial, adanya kurikulum pendidikan mengenai literasi keuangan, dan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian bagi generasi milenial di luar kota Bandung serta meneliti faktor- faktor lain yang memengaruhi financial management behavior. Technological developments and the lifestyle of the millennial generation encourage consumptive behavior, so it is important to know the factoes that influence the financial management behavior of the millennial generation so that they are not trapped in financial problems. The purpose of this study was to empirically examine the effect of financial literacy and money attitude form the dimensions of power prestige and anxiety on financial management behavior in the millennial generation living in Bandung. This study uses a non-probability sampling method with a purposive sampling technique. The sample consisted of 1,120 respondents, the majority of whom were women and had university education. From the test results using multiple regression analysis shows that financial literacy and money attitude from the power prestige dimension have a significant effect on financial management behavior, while money attitude from the anxiety dimension has no effect on financial management behavior in the millennial generation who live in Bandung. in Bandung. This study suggests an increase in financial literacy and money attitude from the Power-prestige dimension for the millennial generation, the existence of an educational curriculum regarding financial literacy, and for further researchers to conduct research for millennials outside Bandung and examine other factors that influence financial management behavior.
PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP MODAL KERJA DAN PROFITABILITAS BERDASARKAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN Palupi, Kartika; Adam, Mohamad; Yuliani, Yuliani; Widiyanti, Marlina
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.9118

Abstract

Tujuan dalam penelitian adalah untuk melihat adanya pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang terhadap modal kerja bersih dan profitabilitas berdasarkan siklus hidup perusahaan. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang ditetapkan dengan periode penelitian tahun 2014-2019 sedangkan objek penelitian adalah 97 perusahaan publik yang masuk dalam perusahaan manufaktur. Penelitian ini menggunakan metode regresi robust dengan software Eviews 9.0. Hasil pada penelitian adanya  menunjukkan bahwa perputaran persediaan pada perusahaan tahap growth, mature, decline berpengaruh positif dan signifikan terhadap modal kerja bersih. Perputaran piutang pada perusahaan tahap growth, mature berpengaruh positif dan signifikan terhadap modal kerja bersih. Perusahaan pada tahap decline perputaran piutang tidak berpengaruh terhadap modal kerja bersih. Modal kerja bersih pada perusahaan tahap growth, mature, decline berpengaruh terhadap profitabilitas. Berdasarkan hasil pada penelitian ini memberikan impilikasi manajemen perusahaan adalah manajemen mampu dalam pengolahaan perputaran persediaan dan perputaran piutang secara efisien dan efektif sehigga mampu menghasilkan modal kerja bersih yang tingga dan berdampak pada profitablitas perusahaan.  The purpose of this research is to see the effect of inventory turnover and accounts receivable turnover on net working capital and company life cycle profitability. Sampling in this study using purposive sampling method, the criteria set by the research period 2014-2019, while the object of research is 97 public companies that are included in manufacturing companies. This study uses a robust regression method with Eviews 9.0 software. The results showed that it shows that inventory turnover at a growth stage company has a positive and significant effect on net working capital. Accounts receivable turnover at growth stage companies has a positive and significant effect on net working capital. Companies in the decline stage of accounts receivable turnover have no effect on net working capital. Net working capital at a company with a growth stage, maturity, decline affects profitability. Based on the results of this study, the implication of company management is that management is able to process inventory turnover and accounts receivable turnover efficiently and effectively so as to be able to produce high net working capital and have an impact on company profitability.
PERSEPSI KEGUNAAN DAN PROMOSI UNTUK MEMPREDIKSI NIAT PENGGUNAAN E-WALLET: SIKAP SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR William, Glen; Tjokrosaputro, Miharni
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v5i1.9997

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Persepsi Kegunaan dan Promosi dapat memprediksi Niat Penggunaan e-wallet sebagai metode pembayaran secara langsung atau melalui Sikap sebagai mediator. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 291 orang responden dengan teknik pengambilan sampel non-probability dan menggunakan survei dengan kuesioner online. Data dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Persepsi Kegunaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Niat Penggunaan e-wallet sebagai metode pembayaran secara langsung. Selain itu, Sikap memiliki peran signifikan dalam memediasi Persepsi Kegunaan dan Promosi terhadap Niat Penggunaan e-wallet sebagai metode pembayaran. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada platform e-wallet tentang pentingnya Persepsi Kegunaan dan Promosi terhadap Niat Penggunaan e-wallet sebagai metode pembayaran. Selanjutnya, penelitian ini memperkaya penelitian literatur dengan menggunakan teori perilaku terencana dan model penerimaan teknologi. The aim of this research is to study whether Perceived Usefulness and Promotion can predict Intention to Use of e-wallet as payment method directly or through Attitude as mediator. The sample taken of this study was 291 respondents with nonprobability sampling techniques and using survey by online questionnaire. The data were analized using SmartPLS. The results of this study shows that Perceived Usefulness has positive and significant effect on Intention to Use of e-wallet as payment method. Furthermore, Attitude has significant role in mediating Perceived Usefulness and Promotion on Intention to Use of e-wallet as payment method. Result of this research could contribute to e-wallet platform about the importance of Perceived Usefulness and Promotion on Intention to Use of e-wallet as payment method. Furthermore, this study enrich the literature research by using Theory of Planned Behaviour (TPB) and Technology Acceptance Model (TAM).