cover
Contact Name
MS Khabibur Rahman
Contact Email
khabib_ynwa@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
khabib_ynwa@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Pendidikan
ISSN : 25491725     EISSN : 25494163     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Komunikasi Pendidikan is in the development of communication science, culture and media. The change of society is dynamically proportional to the growth of the increasingly diverse fields of communication science. The Jurnal Komunikasi Pendidikan review lies in two important elements of scientific study: theory and practice. Theories that have been found by the founding fathers of communication science is continue to grow and develop. This is what will be the first study in the journal of communication science. The second study on the elements of scientific practice or practitioners in the field of communication science is the development of science in the field of public relations, advertising, broadcasting, and journalists.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI, KETENTUAN PENULISAN KOMDIK, ADMIN JURNAL
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i1.22

Abstract

SILAKAN DOWNLOAD
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN SAINS SD Wicaksono, Anggit Grahito; Irmade, Oka; Jumanto, Jumanto
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) memperoleh deskripsi penggunaan media pembelajaran sebagai sumber belajar pada proses pembelajaran Sains di lapangan; 2) memperoleh pandangan dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pembelajaran Sains di lapangan; dan 3) memformulasikan media pembelajaran yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Sains.Teknik pengumpulan informasi dan data dalam bentuk pedoman wawancara dengan guru dan siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil wawancara menyimpulkan bahwa 1) Penggunaan media pembelajaran sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Sains yang selama ini terjadi di lapangan belum dapat terlaksana secara optimal. 2) Terdapat kendala dalam menyampaikan materi yang bersifat abstrak seperti materi energi dan minimnya media pembelajaran yang sesuai, sehingga memerlukan banyak media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan materi tersebut sehingga lebih konkret. 3) Media pembelajaran yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Sains materi energi adalah media komik berbasis kontekstual.Kata-kata kunci: Analisis Kebutuhan, Media Komik Kontekstual, Pembelajaran Sains
AKSESBILITAS PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN TEGAL Mumpuni, Sesya Dias; Zainudin, Arif
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.24

Abstract

Sebagian besar penyandang disabilitas mampu untuk mengelola diri dalam hidupnya. Kemampuan yang dimiliki oleh kaum disabilitas ini sangat bertolak belakang dengan penyediaan fasilitas atau kebijakan yang diberikan untuk pelayanan kaum disabilitas. Banyak ditemui bahwa unit pelayanan yang diberikan oleh pemerintah tidak mendukung akses pelayanana kamu disabilitas. Oleh karena itu penting dilakukan kajian tentang aksesbilitas pelayanan publik yang dikhususkan untuk difabel. Maka dibutuhkan pemahaman khusus bagi peneliti untuk mengkaji apa yang dirasakan difabel. Hal ini merupakan substansi dari konseling lintas budaya yang selama ini menjadi hal yang tabu jika membahas kaum difabel.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aksesibilitas difabel dengan ketersediaan layanan publik di Kabupaten Tegal. Kemudian melihat Faktor apa saja yang menyebabkan tidak terpenuhinya aksesibilitas bagi difabel di Kabupaten Tegal. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan adalah kualitatif. Dalam pengambilan sampel random maka dari populasi „semua penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal? diambil sampelnya yaitu kategori difabel laki-laki, perempuan, kusta dan psikososial yang berjumlah 30 orang. Pengguanaan data secara kualitatif diharapkan dapat mendalam dan mengena pada aspek yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Analisis data mengguanakan triangulasi data yang didapat dari hasil observasi, wawancara dan kajian dokumen.Kata Kunci: difabel, fasilitas publik, pendidikan masyarakat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Apriliyanto, Broto
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.25

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Aktivitas belajar siswa kelas XI IPA SMAN 1 Wuryantoro pada pokok bahasan komposisi fungsi menggunakan model pembelajaran problem based learning. (2) Apakah hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAN 1 Wuryantoro pada pokok bahasan komposisi fungsi mengunakan problem based learning dapat meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Wuryantoro Kabupaten Wonogiri tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data untuk hasil belajar menggunakan tes, sedangkan untuk aktifitas belajar menggunakan angket dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Siswa semakin aktif dalam mengikuti pembelajaran matematika pada pokok bahasan komposisi fungsi menggunakan model pembelajaran problem based learning. (nilai rata-rata aktifitas belajar untuk tahap pra siklus, siklus 1, dan siklus 2 berturut-turut 77, 80, dan 82, sedangkan persentase ketuntasannya berturut-turut 59, 75, dan 84). (2) Hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAN 1 Wuryantoro pada pokok bahasan komposisi fungsi mengunakan problem based learning dapat meningkat. (nilai rata-rata hasil belajar untuk tahap pra siklus, siklus 1, dan siklus 2 berturut-turut 73, 75, dan 77, sedangkan persentase ketuntasannya berturut-turut 53, 66, dan 81).Kata-kata Kunci: Pembelajaran Problem Based Learning, aktivitas belajar siswa, prestasi belajar
HUBUNGAN PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING DENGAN HASIL BELAJAR SISWA Nadiah, Nadiah
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang tepat, sahih, valid serta dapat dipercaya dan diandalkan tentang Hubungan Penerapan Metode Cooperative Learning Dengan Hasil Belajar Siswa Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebanyak 60 responden. Didukung pula dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data menggunakan Product Moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian dilihat dari segi uji koefisien Product Moment menghasilkan rxy atau ro sebesar 0,486 hal ini menunjukkan bahwa ro lebih besar dari pada rt pada taraf signifikan 5 % = 0,254 dan taraf signifikan 1 % = 0,413. Membandingkan besarnya “rxy” dengan “rt” seperti yang diketahui rxy yang peneliti peroleh adalah = 0,486, sedangkan rt masing-masing 0,354 dan 0,413. Dengan demikian ternyata bahwa rxy > rt baik pada taraf signifikan 5 % atau 1 % , Dalam hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang sedang atau cukup antara penerapan metode cooperative learning dengan hasil belajar siswa. Korelasi tersebut adalah penerapan metode cooperative learning sebagai metode yang efektif terhadap hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Cooperative Learning memiliki hubungan yang sedang atau cukup dengan hasil belajar siswa.Kata- kata kunci : Metode, Cooperative Learning, Hasil Belajar
PENINGKATAN SIKAP KEDISIPLINAN MELALUI APEL PAGI SISWA MIN NGLAWU SUKOHARJO Warsito, Warsito
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap kedisiplinan siswa kelas VC MIN Nglawu Sukoharjo Tahun ajaran 2016/2017 melalui apel pagi siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus tersebut meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VC MIN Nglawu Sukoharjo berjumlah 38 anak terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Kriteria peningkatan kedisiplinan yang dicapai siswa dilihat dari adanya perubahan kearah perbaikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kegiatan apel pagi dapat meningkatkan sikap kedisiplinan siswa. Hal itu terlihat dari hasil observasi pada siswa persentase nilai pra tindakan sebesar 26,32% atau sebanyak 10 siswa yang masuk kategori disiplin. Tindakan I meningkat menjadi 39,48% atau sebanyak 15 siswa. Sedangkan pada Tindakan II meningkat menjadi 65,79% atau sebanyak 25 siswa.Kata Kunci : Kedisiplinan, Apel Pagi
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL LABORATORIUM SEJARAH RUMAH ARCA SEBAGAI UPAYA PENGENALAN SEJARAH LOKAL Rachman, Fauzi; Widowati, Yuliani Sri
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.28

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui: potensi sejarah lokal Laboratorium Sejarah Rumah Arca Univet Bantara Sukoharjo; perancangan media pembelajaran komik digital Laboratorium Sejarah Rumah Arca Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo sebagai upaya pengenalan sejarah lokal kepada remaja. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka untuk mendapatkan data-data yang digunakan sebagai pendukung pembuatan konsep perancangan media. Data dianalisis dengan menggunakan beberapa tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan Perancangan Media Pembelajaran Komik Digital Laboratorium Rumah Arca Univet Bantara Sukoharjo sebagai upaya pengenalan sejarah lokal kepada remaja dapat disimpulkan penggunaan dapat menjadi alternatif media pembelajaran efektif dan efisien untuk menarik remaja belajar tentang peninggalan sejarah khususnya sejarah lokal Kabupaten Sukoharjo.Kata kunci: Media Pembelajaran Sejarah, Komik Digital, Laboratorium Rumah Arca, Sejarah Lokal
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA KOMPETENSI DASAR BERMAIN DRAMA MELALUI MODEL JIGSAW Hatmo, Kenang Tri
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan dan peningkatan strategi model jigsaw guna meningkatkan keterampilan bermain drama pada siswa kelas VIII SMP N 2 Sukoharjo tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Sukoharjo Tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan data model Interpretasi yaitu kegiatan menafsirkan fakta-fakta yang diperoleh dan data yang telah diseleksi pada tahap sebelumnya untuk selanjutnya dilakukan analisis data.Hasil penelitian menunjukan pembelajaran bahasa Indonesia melalui model jigsaw jigsaw dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada kompetensi dasar bermain drama. Hasil tes yang dicapai siswa yaitu pada siklus I sebanyak 25 siswa (62,5%) tuntas dan pada siklus II sebanyak 36 siswa (90%) tuntas, sehingga meningkat sebanyak 12 siswa (30%), Keterampilan berbicara pada kompetensi dasar bermain drama pada akhir siklus II semua siswa mengalami peningkatan.Kata Kunci : Ketrampilan Berbicara, Bermain Drama
COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI, KETENTUAN PENULISAN KOMDIK, ADMIN JURNAL
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.30

Abstract

SILAKAN DOWNLOAD
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENGHADAPI PERGESERAN BUDAYA DI ERA MILENIAL Mumpuni, Sesya Dias; Nurpratiwiningsih, Laelia
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v2i1.58

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana efek perubahan budaya pada masyarakat pada era milenial. Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai gambaran kesiapan masyarakat khususnya generasi muda yang sedang mengalami pergeseran budaya dari konvensional menuju era milenial berbasis aplikasi online. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus menggunakan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara tertuju. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kota Tegal yang dipilih dengan keriteria sebagai pengguna dan penyedia jasa dari aplikasi online. Hasil yang diperoleh dari penelelitian ini yaitu mengetahui pengguna, penyedia dan peruabahan budaya pada masyarakat ditinjau dari konseling lintas budaya. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Kota Tegal sangat terbuka terhadap perubahan, dapat beradaptasi dengan globalisasi dan menjadi masyarakat yang sadar akan kebutuhan teknologi.Kata Kunci: konseling lintas budaya, aplikasi online, globalisasi