cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
pakarena@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pakarena@unm.ac.id
Editorial Address
Lantai 1 Gedung Program Studi Fakultas Seni dan Desain Kampus UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pakarena
ISSN : 25286994     EISSN : 27146081     DOI : 10.26858
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pakarena merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni dan Desain dengan proses peer review. Menerbitkan Artikel hasil dan pengkajian seni, dengan ruang lingkup: seni rupa, drama, tari, dan musik.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023): Desember" : 7 Documents clear
Peran Modal Sosial Dalam Pelestarian Kesenian Tari Zapin Melayu Di Kota Batam Pada Era Modernisasi Marbun, Widya Kezia Caroline; Trinugraha, Yosafat Hermawan; Nurhadi, Nurhadi
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.20677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Modal Sosial dalam Pelestarian Kesenian Tari Zapin Melayu di Kota Batam pada era modernisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi non partisipan, studi kepustakaan dan dokumentasi. Pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berperan aktif dalam pelestarian kesenian Tari Zapin Melayu adalahpemerintah (Dinas kebudayaan Kota Batam), staff rumah budaya Indonesia, pelatih sanggar, penari, serta masyarakat Kota Batam. Hubungan yang terjalin dalam pelestarian kesenian Tari Zapin Melayu diikat oleh kepercayaan. Selain itu, Jaringan yang ditemukan dalam pelestarian kesenian Tari Zapin Melayu tidak lepas dari peran pemangku kepentingan (stakeholder). Adanya kerja sama antara pemerintah, pelatih sanggar dan masyarakat yang terlihat dari festival budaya yang diselenggarakan di Kota Batam hampir setiap tahunnya menjadi salah satu upaya pelestarian Tari Zapin Melayu,
REKONSTRUKSI TARI SALONRENG SEBAGAI DASAR PIJAKAN PENGEMBANGAN GERAK TARI ETNIS MAKASSAR Linda, Johar
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.45907

Abstract

Penelitian yang berjudul Rekonstruksi Tari Salonreng Sebagai Dasar Pijakan Pengembangan Gerak Tari Etnis Makassar. Tari Salonreng sebagai tari ritual, mengandung nilai-nilai estetika, dan nilai-nilai filosofi, yang dapat dijadikan sebagai dasar pijakan dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menata kembali gerak tari Salonreng untuk dijadikan sebagai dasar pijakan pengembangan tari pada masyarakat etnis Makassar di Kabupaten Gowa. Sementara itu, tari Salonreng sebagai tontonan prosesnya dapat menunjukkan sebuah gejala pengembangan yang bersifat ganda, yaitu; evolutif dan revolutif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode etnografi, yakni Studi Pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah. Pengembangan gerak tari Salonreng, dari ritual menjadi tontonan disebabkan karena adanya pemanfaatan aset oleh pihak pariwisata. Tari Salonreng dalam ritual, sekarang ini ditarikan oleh seorang perempuan dewasa, gerak, musik iringan, menggunakan selendang panjang, kostum yang sederhana, dan pola lantai melingkar. Sedangkan pertunjukan tari Salonreng sebagai tontonan, ditarikan oleh empat orang atau lebih (kelompok) gadis remaja. Penari menggunakan selendang, gerak tari dan musik iringan yang lebih variatif, kostum yang dikenakan lebih lengkap dengan aksesoris, dan pola lantai yang lebih beragam. Langkah selanjutnya adalah pengembangan dan perubahan gerak tari Salonreng sebagai hasil dari rekonstruksi gerak tari.
PANAI TRADITION STUDY IN VISUAL NARRATIVE PERSPECTIVE (CASE STUDY: FILM TARUNG SARONG) Andini, Puang; Rahajaan, Jerry Dounald; Nugraha, Rika
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i1.36159

Abstract

The Panai tradition is a tradition in the wedding structure of the Makassar Bugis Tribe which entirely discusses the concept of ‘siri’ (self-esteem), this Panai tradition is also implemented in the film Tarung Sarong by Archie Hekagery produced by StarVision Plus in 2020 by choosing Netflix as the release media. So that a film review process is needed using theories (1) Qualitative (2) Visual Narrative (3) Ethnography (4) Ethics and Emic. Based on the results of the analysis, there was a shift between the Panai tradition in the film Tarung Sarung and those in the Bugis community of Makassar. In the past understanding in the Bugis community of Makassar, the Panai tradition was interpreted as the concept of self-esteem of a man who came to propose to a woman, while the current understanding of the Panai tradition is interpreted as the concept of ‘doi’ (money) given from the male side to the female side by looking at the female social strata including noble lineage, economic status. level of education, physical condition, and occupation.
REPRESENTATION OF MAKASSAR TRIBAL IDENTITY IN THE TODDOPULI PERFORMANCE IN THE STATE OF SIAM: A SEMIOTICS STUDY OF JOHN FISKE Saputra, Andi Taslim; Budiarti, Nuramalia; Batara, Mohammad Arga; Bastian, Egis
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.48512

Abstract

The Toddopuli show in Negeri Siam tells the story of the struggle of the Makassarese tribe, who were forced to leave their home country for a new country. This show shows the dominant culture and identity of Makassar. This performance shows culture and identity through dialogue accompanied by aesthetic movements, the lyrics sung by the players, and the movements and songs of the players' behavior. It was later identified as a dance drama. This research is classified as qualitative research conducted in depth using descriptive analysis. To explain the representation of Makassar culture and identity, this is analyzed using John Fiske's semiotic surgical tools. As a result, the representation of Makassar culture and identity in this performance is implemented through dialogue, events, actions, poetry, and props. This theatrical performance reveals that Makassar's culture and identity place dialogue that has the character of struggle, and the values of struggle are discussed in the performance text. Daeng Mangalle and the Makassar warriors, who apply cultural characterization and ethnic identity to the Makassarese, characterize the language of performance texts, which are effective in constructing the culture and identity of the Makassar people.Keywords: Theater, Representation, Culture, Identity, Makassar
MODEL UNIE-C PADA PEMBELAJARAN TARI Syakhruni, Syakhruni; Jalil, Jalil; Yatim, Heriyati; Satriadi, Satriadi
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.53935

Abstract

Seni tari memiliki potensi untuk memberikan pengalaman kreatif kepada anak-anak dan seharusnya diajarkan sebagai metode untuk menggambarkan kembali nilai estetik yang mereka alami dalam kehidupan. Faktanya, dalam konteks pendidikan seni tari dan kreativitas siswa, permasalahan rendahnya pengembangan kreativitas anak didik secara empiris lebih banyak disebabkan oleh kurangnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran seni tari untuk merangsang kreativitas siswa. Model UNIE-C, sebagai pendekatan pembelajaran seni tari, mencakup empat aspek: pemahaman, kebutuhan, interaksi, dan ekspresi, yang kemudian diintegrasikan sebagai bentuk kreativitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Model UNIE-C dalam pembelajaran tari di SMA Negeri 2 Majene. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Majene. Subjek penelitian melibatkan guru dan siswa pada mata pelajaran seni budaya sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dievaluasi berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari yang dikembangkan dalam Model UNIE-C dibentuk oleh pengalaman peserta didik, tanpa perlu meniru gerakan tari sebagai suatu penampilan lengkap, dan gerakan tari ini dipengaruhi oleh apa yang dilihat dan dirasakan oleh peserta didik.
Analisis Buku “Marbel Fun Activity: Coloring & Learning English” Sebagai Bahan Referensi Dalam Pembelajaran Pada Anak Usia Dini Akmal, Muhammad Syafruddin
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.52763

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merujuk pada buku “marbel fun activity: coloring & learning english” (Sumber: dokumen pribadi) yang diterbitkan oleh PT Grasindo, anggota Ikapi pada tahun 2023 yang berlokasi di Jakarta sebagai objek kajian penelitian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis yang mengacu pada instrumen penilaian buku dari Badan Standar Nasional pendidikan, yaitu analisis; a) Kelayakan Isi; b) Kelayakan Kebahasaan; c) Kelayakan Penyajian; serta d) Kelayakan Kegrafikan. Hasil pada penelitian ini adalah didalam buku “marbel fun activity: coloring & learning english” terdapat 26 lembar bagian yang terdiri dari 49 halaman yang sudah termasuk dengan halaman I dan II (romawi) serta lembar sampul depan dan sampul belakang. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada buku “marbel fun activity: coloring & learning english” mengenai analisis kelayakan isi, analisis kebahasaan, analisis penyaji dan analisis kegrafikan, menyatakan bahwa secara keseluruhan telah layak untuk dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam pembelajaran pada anak usia dini.
Paradoksal Pertunjukan Tari Pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang dakko (Dalam Perspektif Nilai) M, - Rahma
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.53981

Abstract

In every region and culture, the art of dance has unique and distinctive characteristics that reflect local wisdom and noble values of the local community. Understanding the values of local wisdom, one of which is reflected in the art of dance, is very important for today's young generation because the young generation is the successor of local culture and identity in the future, while in the increasingly rapid era of globalization and modernization, the young generation is very easily tempted by foreign culture is considered more contemporary and trendy, so local values are often overlooked. The noble values of local wisdom in the art of dance can vary in each region and culture, but basically the art of dance always reflects and respects the uniqueness and local wisdom of the local community, this is also the case with the paradoxical Padengan dance performances, especially the Pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang Dakko which reflects the values of the  Makassar ethnic community

Page 1 of 1 | Total Record : 7