cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
PERANCANGAN MODEL TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DENGAN METODE CLASS BASED STORAGE DAN SIMULASI PROMODEL Winnie Septiani; Astrin Ega Dahana; Sucipto Adisuwiryo
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i2.4118

Abstract

PT. Wijaya Karya (WIKA) Industri Energi merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  yang memproduksi produk berbasis pemanas air. Permasalahan yang teridentifikasi di gudang bahan baku saat ini adalah keterlambatan pengiriman bahan baku ke lantai produksi yang disebabkan karena waktu perpindahan bahan baku yang besar. Penyebab utama permasalahan ini adalah peletakan bahan baku di gudang yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan merancang model perbaikan tata letak gudang untuk meminimasi waktu perpindahan . Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode class based storage dan simulasi Promodel. Perbaikan tata letak gudang dilakukan dengan mempertimbangkan pengurutan aktivitas, pembentukan kelas, rak penyimpanan dan luas gudang saat ini. Perancangan tata letak gudang dengan metode class based storage  diperoleh tiga usulan tata letak. Evaluasi hasil  rancangan dimulai dengan mengevaluasi  tata letak gudang bahan baku awal.  Ketiga usulan perbaikan tata letak gudang baku tersebut kemudian disimulasikan dengan menggunakan Promodel kemudian di verifikasi dan validasi. Usulan 3 merupakan usulan tata letak terbaik karena memiliki waktu perpindahan yang terkecil. Pada tata letak usulan 3 rak kabel dan rak bahan kimia ditukar penempatannya karena dari hasil perhitungan presentase pemakaian rak bahan kimia memiliki presentase pemakaian yang lebih tinggi dibandingkan dengan rak kabel sehingga lebih baik diletakkan yang mendekati pintu I/O. Peletakkan rak penyimpanan material buku, cover enamel, karton pada usulan 3 juga mengalami perpindahan dari keadaan tata letak awal. Hasil rancangan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menangani permasalahan tata letak gudangnya.
PERENCANAAN PROSES PRODUKSI KEMASAN SIRUP WORTEL MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Yurida Ekawati; Filemon Widjaja
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1795

Abstract

Perancangan kemasan produk makanan merupakan faktor yang penting dalam perancangan produk makanan. Kemasan bisa mempengaruhi kualitas produk makanan dan pemasarannya. Berdasarkan perencanaan desain kemasan produk sirup wortel yang telah dilakukan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) tahap II, perencanaan proses produksi kemasan sirup wortel dilakukan menggunakan metode QFD tahap III atau proses planning. Langkah-langkah yang perlu dilakukan pada tahapan ini adalah menentukan proses utama dalam kegiatan produksi produk terkait, penentuan sub- proses (top-down process), dan proses identifikasi yang dilakukan bersamaan dengan proses eksperimen untuk mendapatkan critical process plan yang menjadi key operations pada proses produksi yang direncanakan. Hasil dari perencanaan proses produksi ini adalah matriks Process Planning untuk proses produksi kemasan sirup wortel. Pada matriks Process Planning yang telah terbentuk dapat diketahui bagian dari proses yang dianggap kritis atau critical process plan. Critical process plan pada proses produksi kemasan sirup wortel terdiri atas persiapan bahan baku kaca, pencampuran bahan baku kaca, proses melting dan refining, proses penstabilan suhu, proses forming, proses annealing dan pemberian label. Critical process plan yang memiliki prioritas tertinggi pada proses produksi kemasan sirup wortel adalah pemberian label dan proses forming. Selain matriks process planning dihasilkan pula operation process chart (OPC) untuk proses produksi kemasan sirup wortel. Kata kunci: QFD, kemasan, perencanaan proses, sirup wortel
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI LINI PRODUKSI ED FRAME UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PASAR (Studi Kasus: PT. TMMIN) Muhammad Kholil; Mochamad Fadly Rafsanjani
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i2.498

Abstract

PT. TMMIN adalah perusahaan manufaktur Toyota yang memproduksi berbagai macam model kendaraan roda empat yang berada di Indonesia. Proses ED Frame merupakan salah satu proses yang ada dalam serangkaian proses pembuatan sebuah mobil di PT. TMMIN. Pada saat perencanaan kenaikan jumlah permintaan produksi dari pasar dari 160.000 unit/tahun menjadi 250.000 unit/tahun, kondisi yang ada kapasitas pada saat ini masih belum memenuhi ketentuan untuk dapat memenuhi permintaan pasar yang meningkat. Setelah dilakukan pendataan mengenai kapasitas mesin-mesin yang ada di lini produksi ED Frame, ditemukan 3 mesin yang kapasitasnya belum memenuhi ketentuan untuk dapat memenuhi permintaan pasar, diantaraya adalah OHC, ED Tank, dan Oven. Oleh karena itu, dilakukan suatu analisis lebih dalam dengan metode 6 langkah Kaizen fokus pada 3 mesin yang ada pada lini produksi ED Frame tersebut, serta melakukan perbaikan terhadap kapasitas mesin dengan target dapat memenuhi kebutuhan jumlah produksi sesuai dengan permintaan pasar. Setelah analisis dan perbaikan ini dilakukan, terlihat hasil perubahan kapasitas dari OHC, ED Tank, dan Oven yang dicapai dapat memenuhi target yang ditentukan sehingga lini produksi ED Frame siap untuk memenuhi permintaan pasar. Kata Kunci: Kenaikan Kapasitas OHC, ED Tank, Oven, Takt Time
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) STUDI KASUS PT TJ FORGE INDONESIA Nurul Dzikrillah; Euis Nina Saparina Yuliani
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.466

Abstract

Desain tempat kerja akan sangat bergantung pada jenis pekerjaan dan alat atau fasilitas yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan operasi kerja. Salah satu departemen dalam PT. TJ Forge Indonesia adalah departemen Forging, Seksi Heat Treatment. Pada departemen ini terdapat aktivitas pengecekan kekerasan (hardness) part. Jika dilihat dari desain tempat kerja, maka salah satu faktor yang dapat menentukan ketidak nyamanan pekerja adalah kurangnya alat bantu mekanis yang digunakan. Opertor (pekerja) sering merasakan kelelahan pada bagian punggung dan leher. Analisis ergonomi akan dilakukan untuk menentukan alat bantu mekanis. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menganalisis sikap dan posisi kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Metode RULA digunakan untuk mengestimasi terjadinya risiko gangguan otot skeletal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sikap kerja operator yang melakukan pengecekan hardness dengan posisi membungkuk setelah diinvestigasi dengan menggunakan RULA checksheet mendapatkan hasil final score +5 yang berarti investigate further and change soon (perlu diinvestigasi lebih lanjut dan segera lakukan perubahan). Rekomendasi yang diberikan adalah dengan menambahkan alat bantu (support) dengan menambah ketinggian meja kerja agar operator tidak lagi membungkuk. Sikap dan posisi kerja operator dihitung lagi dengan mengunakan RULA checksheet dan hasilnya adalah +2 (acceptable) atau dapat diterima. Kata Kunci: Ergonomi, Postur Kerja, RULA
PERANCANGAN STASIUN KERJA ERGONOMIS PADA STASIUN KERJA PRINTING CV. KARYAMITRA LESTARI Lamto Widodo; Silvi Ariyanti; Fajar Aulia Kurniawan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i1.3021

Abstract

CV. Karyamitra lestari adalah perusahaan kemasan carton box. Stasiun kerja printing pada perusahaan ini terlihat tidak ergonomis, juga terdapat gerakan yang mengakibatkan operator mudah lelah, penegangan otot, serta rasa sakit pada bagian tertentu. Melihat kondisi tersebut, perlu dilakukan perancangan stasiun kerja dan alat bantu yang dapat memperbaiki kondisi kerja operator pada saat bekerja, mengurangi keluhan fisik, serta meminimalkan waktu kerja agar produktivitas kerja dapat meningkat. Setelah diteliti dengan menggunakan REBA dan RULA, nilai REBA yaitu 12 dan 11berubah nilainya menjadi 11 dan 3 sedangkan RULA yaitu 5 dan 7 berubah menjadi 3 dan 3 dengan gerakan masing-masing membungkuk saat menguas cat dan mengangkat frame printing, Dari hasil kuesioner Nordic Body Map juga menunjukan operator yang bekerja pada stasiun kerja dengan nilai yang tinggi mengeluhkan sakit pada beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu pada penelitan ini dilakukan perancangan stasiun kerja untuk mengurangi waktu proses pada stasiun kerja printing. Pada analisa waktu implementasi, waktu baku proses produksi di stasiun kerja printing berkurang dari 16,39 detik menjadi 12,127 detik.
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN CV. X BERDASARKAN LIMA PROSES INTI MODEL SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) Dadang Surjasa; Ahmad .; Elvi Irawati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i1.1774

Abstract

CV. X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam industri furniture. Dalam aktivitas bisnisnya, aliran supply chain memiliki peran yang sangat penting, mulai dari pasokan bahan baku dari supplier sampai produk jadi ke konsumen. Oleh karena itu dilakukan suatu analisis untuk mengukur dan menilai sejauh mana kinerja supply chain perusahaan telah tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kinerja supply chain sehingga dapat memberikan usulan perbaikan bagi indikator kinerja perusahaan yang masih jauh di bawah target. Pengukuran kinerja supply chain ini didasarkan pada lima proses inti pada metode SCOR. Kemudian dilakukan pembobotan menggunakan pairwise comparison untuk masing-masing proses inti, atribut kinerja dan KPI-nya serta scoring system dengan menggunakan OMAX dan analisis dengan Traffic Light System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja supply chain perusahaan paling rendah berada pada bulan Agustus 2016 dengan nilai 3.698. Dari 17 KPI yang valid, terdapat 2 KPI kategori hijau, 7 KPI kategori kuning dan 8 KPI dengan kategori merah. Berdasarkan hasil tersebut, maka diberikan usulan perbaikan untuk 8 KPI dengan kategori merah yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja supply chain perusahaan. Sebagai contoh usulan untuk KPI RRL 1.3 (jumlah keluhan mengenai produk dari konsumen), yaitu membuat lembar keluhan yang berisikan tanggal, nama konsumen serta jenis keluhan dari konsumen. Kata Kunci: SCM, SCOR, Pairwise Comparison, OMAX, Traffic Light System
PENGEMBANGAN PRODUK SPIDER FITTING BERDASARKAN ANALISA KEBUTUHAN KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY Ahmad Ahmad; Mohammad Agung Saryatmo; Hansel Christian
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i2.489

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan konsumen pada produk Spider Fitting, sehingga perusahaan dapat memperbaiki dan mengembangkan kualitas produk mereka. Dalam mengidentifikasi keinginan konsumen didapatkan 7 voice of customer yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa atribut perbaikan kualitas yang menjadi prioritas adalah kemudahan pengaturan sudut kaca, finishing permukaan, kemudahan dalam pemasangan dan kekuatan konstruksi. Technical response yang menjadi prioritas berdasarkan HOQ dengan nilai absolute importance 112,41 (26,15%) yaitu spider fitting yang fleksibel dalam pengaturan sudut, prioritas ke 2 dengan nilai absolute importance 91,71 (21,34%) yaitu finishing mirror, prioritas ke 3 dengan nilai absolute importance 68,79 (16%) yaitu membuat kepala baut segi enam pada bagian baut penjepit kaca dan prioritas ke 4 dengan nilai absolute importance 65,48 (15,23%) yaitu menggunakan plat dengan ketebalan 3mm-6mm. Dari 3 konsep usulan yang di buat maka dipilih konsep ke 3 yang dianggap lebih baik berdasarkan empat kreteria prioritas. Kata kunci: Spider Fitting, QFD, API, HOQ
PENGEMBANGAN STRATEGI UNTUK MENGELOLA RISIKO PADA INDUSTRI BIODIESEL DENGAN PENDEKATAN SISTEM INTELEJEN LOGIKA FUZZY Anggara Hayun Anujuprana
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v1i3.480

Abstract

Industri biodiesel merupakan salah satu industri yang menjadi alternatif pemerintah untuk mengatasi masalah krisis energi di Indonesia. Namun, pada kenyataannya, dari 62 perusahaan biodiesel yang ada sejak awal pengembangan industri biodiesel di Indonesia, pada saat ini hanya 2 perusahaan biodiesel yang masih berproduksi. Penelitian ini bertujuan membuat sistem cerdas untuk mengelola risiko industri biodiesel dengan pendekatan fuzzy AHP dan fuzzy inference system sehingga diperoleh strategi pengelolaan risiko industri biodiesel yang akurat. Metode analisis dalam penelitian ini adalah pendekatan sistem, fuzzy AHP, dan fuzzy inference system. Hasil penelitian diperoleh strategi pengendalian risiko merupakan strategi pengelolaan risiko yang terbaik di industri biodiesel. Implementasi dengan menggunakan fuzzy inference system menunjukkan bahwa keakuratan biodiesel terjual sebesar 80%. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Strategi, Pendekatan Sistem, Fuzzy AHP, Dan Fuzzy Inference System 
USULAN PENJADWALAN PRODUKSI BENANG MENGGUNAKAN METODE NEH DAN METODE ALGORITMA JOHNSON UNTUK MEMINIMASI WAKTU PRODUKSI DI PT. LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI silvi Ariyanti; Adianto Adianto; Ricky Miharja
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i3.4241

Abstract

Banyaknya permintaan konsumen terhadap perusahaan, membuat produksi perusahaan mengalami keterlambatan untuk pengiriman. Pada saat ini kondisi penjadwalan di perusahaan belum dilakukan dengan optimal sehingga akan berpengaruh besar terhadap kinerja produksi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memimalkan waktu produksi atau makespan dengan metode NEH dan Algoritma Johnson yang akan berdampak pada berkurangnya lateness produksi yang dialami oleh perusahaan. Metode Algoritma Johnson mencari makespan dengan cara pengurutan dengan melalui beberapa iterasi, dengan mencari waktu terpendek dari produksi atau SPT (Shortest Processing Time), adapula metode penjadwalan NEH mencari makespan dengan melakukan pengurutan berdasarkan LPT (Longest Processing Time) terlebih dahulu kemudian memasukkan job berdasarkan pengurutan tersebut satu persatu, yang akan melalui beberapa iterasi. Pada penelitian ini ditemukan bahwa metode penjadwalan NEH adalah yang paling tepat karena paling banyak mengurangi makespan dan mengecilkan waktu lateness.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK PABRIK DAN MATERIAL HANDLING PADA PT. XYZ I Wayan Sukania; Silvi Ariyanti; Nathaniel .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i3.1542

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di indusustri manufaktur dengan memproduksi mainan plastik. PT. XYZ mempunyai tata letak pabrik dan sistem material handling yang baik namun terdapat masalah yang menyebabkan tata letak pabrik tersebut menjadi berantakan yang diantaranya terjadi ketidak sesuaian letak material bahan baku, material setengah jadi, produk jadi yang menyebabkan banyaknya tumpukan yang memakan ruangan di dalam ruang produksi, dan ruang packaging sehingga untuk mengatasi masalah tersebut perusahaan berencana untuk memperbaiki tata letak pabrik mereka terutama pada bagian ruang produksi dan ruang packaging dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) agar oabrik menjadi lebih rapi, efektif, dan efisien sehingga dapat meminimalkan waste time dan kegiatan transportasi bahan atau material dari suatu proses ke proses lain sehingga kinerja produktivitas produksi dapat menjadi maksimal. Hasil yang didapat dari analisis sistem material handling adalah indeks pekerja penangganan material secara manual sebesar 0,024 sedangkan hasil analisis sistem material handling dengan menggunakan boxes dan trolley adalah 0,0079.Kata kunci: Tata letak pabrik, material handling, Systematic Layout Planning.

Page 10 of 32 | Total Record : 318


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue