cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
MINIMISASI WASTE PADA RADIOGRAPHY TEST PROYEK PERLUASAN KILANG MINYAK PT. PERTAMINA CILACAP MENGGUNAKAN METODE DMAIC Victorianus Iva Taufik; Sawarni Hasibuan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i3.2108

Abstract

PT. Sucofindo merupakan salah satu perusahaan yang memiliki izin untuk memanfaatkan bahan radioaktif untuk uji radiografi dalam rangka mendukung pembangunan kilang minyak di proyek Cilacap. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah hasil tes pengulangan tinggi yang mencapai 8%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi pengulangan tes menggunakan metode DMAIC. Pada tahap awal dicoba mengidentifikasi akar penyebab rework yang terjadi selama pengujian dengan Fishbone diagram dan melakukan analisis dari diagram tersebut. Berdasarkan studi, penyebab utama dari masalah yang disebabkan oleh pengulangan rekayasa, pemrosesan film, dan penanganan. Fokus pada masalah utama dengan menggunakan Force Field Analysis (FFA) melakukan penelitian tentang penyebab masalah untuk menentukan usulan perbaikan yang mungkin dari permasalahan yang ada. Proposal alternatif yang dibuat dengan menggunakan FFA, melalui pelatihan dan menyegarkan tentu saja dengan melibatkan para ahli, ada penurunan tingkat kerja pengulangan tes yang dilakukan selama uji pengamatan 3 bulan. Hasil pengujian pengulangan turun dari 8% menjadi 4,21%. Komitmen dan keterlibatan perusahaan manajemen merupakan faktor kunci. Untuk menjaga skor setelah analisis, monitoring dan kontrol dilakukan oleh audit manajemen Kata kunci: Radiografi Test, Limbah / Mengolah / mensyuting ulang, DMAIC, Field Analysis Paksa
RANCANGAN PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BARANG JADI PRODUK STAMPING PARTS PADA PT. CSM BERDASARKAN METODE FUZZY SUBTRACTIVE CLUSTERING ALGORITHM Annisa Widya Putri; Iveline Anne Marie
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i2.503

Abstract

PT. CSM merupakan perusahaan yang bergerak di sektor industri otomotif. Stamping parts merupakan salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh PT. CSM. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah belum optimalnya pemanfaatan ruang gudang barang jadi yang tersedia. Hal tersebut ditandai dengan adanya penempatan produk secara tidak teratur, adanya area pada gudang barang jadi yang difungsikan di luar kegiatan penyimpanan, penempatan produk jadi di luar area gudang karena daya tampung gudang barang jadi kurang maksimal, serta penempatan produk jadi yang mengganggu jalur gang dan saling menghalangi satu sama lain. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan analisis dan memberikan usulan perbaikan rancangan tata letak gudang produk jadi pada PT CSM. Pemecahan masalah diawali dengan melakukan evaluasi terhadap kondisi awal gudang barang jadi dengan menggunakan check sheet, perhitungan total biaya perpindahan, total jarak tempuh forklift, dan utilitas penggunaan ruangan. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh total biaya perpindahan pada kondisi awal gudang barang jadi sebesar Rp 264.662,84 per hari dan total jarak tempuh dari pintu masuk gudang menuju area penyimpanan dan dari area penyimpanan ke pintu keluar gudang sebesar 2.336,28 meter. Langkah pemecahan masalah berikutnya adalah melakukan perancangan rak untuk meningkatkan daya tampung gudang. Selanjutnya digunakan algoritma Fuzzy Subtractive Clustering untuk mengetahui hasil pengelompokan tipe stamping parts sesuai dengan kecenderungan keanggotaannya. Hasil perhitungan menunjukkan pengelompokkan tipe produk jadi ke dalam 4 cluster sebagai dasar penempatan produk jadi untuk meminimalkan jarak tempuh dalam pengangkutan produk jadi. Usulan rancangan tata letak gudang barang jadi menghasilkan total biaya perpindahan sebesar Rp 252.982,69 per hari atau penurunan sebesar 4,4132% dari kondisi awal gudang, dengan total jarak tempuh dari pintu masuk gudang menuju area penyimpanan dan dari area penyimpanan ke pintu keluar gudang sebesar 983,146 meter. Tata letak gudang barang jadi usulan terbaik menghasilkan utilisasi ruangan sebesar 25,078%. Kata Kunci: Fuzzy Subtractive Clustering, Perancangan Tata Letak Gudang, Sistem Rak
SERABUT KELAPA SEBAGAI PRODUK BODY PROTECTOR YANG ERGONOMIS DENGAN METODE BIO-SIZING Iftitah Ruwana; Dayal Gustopo
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.471

Abstract

Serat alam yang berasal dari serabut kelapa banyak tumbuh di daerah tropis (tropical plant) dan memiliki jenis dengan jumlah yang sangat banyak tetapi masih belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga memiliki kesempatan untuk dikembangkan sebagai bahan produk. Dengan pemahaman (1) sifat fisik dan morfologinya; (2) karakteristik coir fiber (serabut kelapa) sebagai salah satu serat alam yang dapat digunakan sebagai bahan produk yang mampu memenuhi kebutuhan aplikasi produk teknik belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Agar bahan dapat digunakan maka dibutukan perlakuan serat agar dihasilkan sifat fisik dan kekuatan yang lebih baik. Berdasarkan kondisi tersebut maka dibuat produk pelindung yaitu produk body protector yang berasal dari coir fiber, dimana serabut kelapa memiliki karakteristik fisik yaitu kekuatan tarik, elastisitas, biodegradable, dan insulasi yang baik terhadap suhu. Dengan karakteristik tersebut maka dapat dilakukan proses biotreatmen. Proses awal dilakukan treatmen bio-scoring kemudian dilakukan proses bio-sizing yang dapat meningkatkan kualitas fisik serabut kelapa. Proses treatmen bio sizing menggunakan bahan latek, arrow root dan resin dan menghasilkan serabut kelapa nonwoven sehinga dapat digunakan menjadi produk body protector. Untuk mehasilkan produk body protector yang ergonomis maka dilakukan pengukuran antropometri pada orang dewasa dengan didapat hasil pengukuran. Peningkatan kualitas fisik coir fiber dengan metode bio sizing setelah mengalami treatmen menjadi MC berkisar antara 13,38% sampai 17,2% sedangkan MR berkisar antara 16,79%, sampai 20,77%, kekuatan 3,2 kg/mm sehingga dapat dijadikan produk body protector memiliki kualitas dan tingkat kenyamanan yang baik dengan disain ergonomis pengukuran antropometri dengan dimensi produk yang dirancang sesuai anthropometri untuk lebar bahu adalah terkecil 41cm dan terbesar 46,5 cm, ukuran dimensi lebar dada terkecil 86 cm terbesar 101,5 cm dan ukuran dimensi panjang badan terkecil 61,6 cm terbesar 64,4 cm Kata Kunci : Coir Fiber, Bio-Treatment Sizing, Body Protector Ergonomis
PENJADWALAN PERAWATAN KOMPONEN KRITIS DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PERUSAHAAN KARET Heri Wibowo; Ahmad Sidiq; Ariyanto Ariyanto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i2.4106

Abstract

Perusahaan karet memproses karet remah menjadi karet dengan Standar Indonesia Rubber (SIR). Permasalahan yang sedang dihadapi adalah tingginya waktu kerusakan mesin (downtime) yang mengakibatkan sistem produksi menjadi terganggu. Rata-rata downtime mesin mencapai 2.84% setiap bulannya yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi metode perawatan yang selama ini berjalan kurang baik dengan memperhatikan faktor keandalan (reliability) mesin produksi. Oleh sebab itu, pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) digunakan untuk menganalisis sistem tersebut untuk mengetahui komponen-komponen yang termasuk dalam kategori kritis. Berdasarkan hasil analisis dengan metode RCM maka diperoleh tiga rekomendasi tindakan perawatan yaitu Condition Directed (CD), Time Directed (TD), dan Finding Failure (FF). Hasil perhitungan interval penggantian komponen dengan kriteria total minimum downtime (TMD) menunjukkan bahwa interval pergantian komponen Rantai Bucket Hammer Mill, pisau Screen, pisau Rotor Hammer Mill, Bearing Bucket Hammer Mill adalah 71 hari, 28 hari, 19 hari dan 52 hari.
PENENTUAN PARAMETER EMBOSSING KULIT SINTETIS PVC DENGAN MENGGUNAKAN HIGH FREQUENCY WELDING SHENZEN HIPOWER Hanky Fransiscus; Cyntiarani Karyoko Karyoko; Bagus Made Arthaya
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1787

Abstract

Industri kreatif memiliki kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat citra dan identitas bangsa. Salah satu bagian dari industri kreatif adalah pengrajin kulit. Produk yang dihasilkan oleh pengrajin cukup bervariasi, seperti dompet, sepatu, tas, dll. Material kulit yang digunakan berupa kulit asli atau kulit sintetis. Salah satu proses dalam menghasilkan produk-produk tersebut adalah embossing untuk membentuk pola hias atau merk. Embossing dapat dilakukan dengan dengan high frequency welding. High frequency welding merupakan penyatuan material dengan menggunakan energi elektromagnetik frekuensi tinggi untuk menghasilkan panas pada material polar sehingga meleleh dan menghasilkan bentuk seperti yang diinginkan setelah proses pendinginan. Laboratorium Proses Produksi Program Studi Teknik Industri memiliki mesin high frequency welding yang dapat digunakan sebagai materi praktikum serta membantu pengrajin kulit kota Bandung, khususnya pengrajin kulit Cibaduyut untuk menghasilkan emboss yang baik. Embossing kulit sintetis dan kulit asli memerlukan parameter proses yang berbeda, hal ini disebabkan sifat fisik setiap jenis kulit. Oleh karena itu diteliti parameter yang tepat untuk menghasilkan emboss kulit sintetis. Penelitian ini menggunakan kulit sintetis yang terbuat dari PVC (Polivinil Klorida). Cetakan yang digunakan merupakan cetakan sederhana berbentuk 2 lingkaran, yaitu lingkaran dalam dan lingkaran luar. Parameter yang diteliti terdiri dari 2 parameter, yaitu suhu dan waktu pengelasan. Eksperimen dilakukan dengan 3 level suhu, yaitu 140°C, 160°C, dan 170°C sedangkan waktu pengelasan dilakukan dengan 3 level yaitu 3 detik, 7 detik, dan 10 detik. Response dari eksperimen ini adalah jari-jari dalam dan jari-jari luar emboss. Hasil proses embossing dipindai dengan menggunakan 3D Scanner dan kemudian dilakukan pengukuran dengan menggunakan perangkat lunak reverse engineering. Pengaruh dari kedua faktor dan interaksinya diketahui dengan menggunakan ANOVA. Pairwise comparison dilakukan dengan menggunakan Tukey’s method. Hasil yang diperoleh adalah suhu mempengaruhi response. Berdasarkan percobaan yang dilakukan hasil embossing dengan suhu sebesar 170oC lebih baik daripada 140oC atau 160oC. Kata kunci: high frequency welding, design of experiment, kulit sintetis, pvc
USULAN PERBAIKAN KAPASITAS PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN THEORY OF CONSTRAINT PADA DIVISI TEKSTIL PT. MULIA KNITTING FACTORY Iphov Kumala Sriwana; Iveline Anne Marie; Yulius .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i2.494

Abstract

PT. Mulia Knitting Factory merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil dan garmen yang memproduksi benang, kain, pakaian dalam, T-shirt, dan polo shirt. Kapasitas produksi di perusahaan tidak dapat memenuhi demand yang diperlukan sehingga menimbulkan adanya bottleneck. Hal ini terjadi pada lini kerja Rib 11/16, 12/16, 13/16, 36/28, jahit, celup, cuci, peras, dryer, dan compactor merupakan constraint yang dapat menghambat aliran material dan berpengaruh terhadap keluaran dari sistem proses produksi. Tujuan penelitian adalah mengetahui stasiun kerja mana yang menyebabkan adanya bottleneck pada Departemen Knitting dan Departemen BDF, mengidentifikasi lini pembuatan kain dan lini pembuatan warna yang menjadi stasiun bottleneck dan menjadi sumber daya yang membatasi kapasitas berdasarkan pendekatan theory of constraint, memberikan usulan perbaikan yang tepat untuk PT. Mulia Knitting Factory. Adapun hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kapasitas produksi sebesar Rp 36.962.592. Bottleneck CCR dan Non CCR pada Departemen Knitting terletak pada Rib inchi 11/16, 12/16, 13/16, Sk inchi 36/28 sedangkan bottleneck pada Departemen BDF terletak pada stasiun kerja jahit, celup, cuci, peras, dryer, dan compactor kemudian bottleneck dibuat ke dalam konsep DBR untuk mengetahui drum buffer rope. Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi per bulan sebesar Rp. 1.155.081. Kata kunci: Bottleneck, Kapasitas Produksi, Drum Buffer Rope, Theory of Constraint 
PERANCANGAN ULANG EXTRUSION TORQUE UNTUK INSTALASI PANEL KACA DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI Silvi Ariyanti; Kiki Arifin
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri )
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v7i1.5028

Abstract

Pekerjaan konstruksi memiliki resiko yang tinggi, salah satu jenis bahaya yang terdapat dikonstruksi ini yaitu bahaya ergonomi. Bahaya ergonomi yang sering terjadi adalah pada saat installasi material. Pemasangan bracket lantai pada instalasi kaca memiliki resiko yang cukup berbahaya untuk kesehatan sehingga mendapatkan perhatian khusus. Disamping ketidakwajaran postur yang dimiliki oleh pekerja, pekerjaan tersebut memerlukan waktu sekitar 20-30 menit untuk satu kali pemasangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: Rancang ulang Extrusion Torque untuk intalasi panel kaca dan membandingkan resiko kerja sebelum dan sesudah adanya alat bantu kerja tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kusioner Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment, Anthopometri dan proses perancangang produk. Setelah dihasilkan rancang bangun alat bantu Extrusion Torque dapat mengurangi resiko ergonomi terjadi pengurangan pada keluhan fisik dari pekerja. Berdasarkan perbandingan analisa REBA pada postur tubuh pekerja sebelum menggunakan Extrusion Torque yang baru berada pada skor 9 dan setelah menggunakan Extrusion  yang baru diperoleh nilai REBA 6. Pada saat dilakukan wawancara dengan menggunakan kuisioner NBM, ditemukan bahwa pekerja mengalami keluhan-keluhan fisik yang terjadi pada bagian tubuh terdiri dari 12 titik keluhan fisik dan setelah implementasi terjadi pengurangan jumlah keluhan menjadi 4 keluhan. Hal ini menunjukkan bahwa Extrusion Torque yang baru lebih baik secara ergonomic dari pada alat Extrusion Torsi sebelumnya.
SIMULASI SISTEM PROSES PRODUKSI DI PT. JAKARTA CAKRATUNGGAL STEEL MILLS Dyah Lintang Trenggonowati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i1.462

Abstract

Dalam kegiatan produksi di PT. Jakarta Cakra Tunggal Steel Mills melibatkan berbagai lokasi yang didalamnya terdapat beberapa mesin dengan kapasitas produksi yang berbeda-beda. Pada proses pembuatan besi beton melibatkan beberapa lokasi seperti transfer billet, reheat furnance, roughing, intermediete, finishing, cooling bed, cold shear, packaging dan gudang. Dengan menggunakan software ProModel dibuatlah model simulasi proses produksi besi beton di PT. Jakarta Cakra Tunggal Steel Mills yang sudah diverifikasi dan sudah divalidasi sehingga mampu mewakili sistem nyata. Sebagai analisisnya dilakukan pengembangan simulasi dengan perancangan usulan perbaikan model simulasi. Peneliti merancang 3 usulan perbaikan model simulasi yaitu dengan penambahan 1 buah crane dari packaging ke gudang, dengan penambahan 1 buah mesin finishing dan conveyor 5, dan dengan penambahan 1 buah mesin furnance. Pada usulan perbaikan 1, dilakukan penambahan 1 buah crane dari packaging ke gudang agar mampu meningkatkan hasil produksi. Pada usulan perbaikan 2, dilakukan penambahan 1 buah mesin finishing dan conveyor 5 karena mesin finishing dan conveyor 5 memiliki % utilitas (kesibukan) yang tinggi pada sistem nyata. Pada usulan perbaikan 3, dilakukan penambahan 1 buah mesin furnance karena mesin furnance memiliki % utilitas (kesibukan) yang tinggi pada sistem nyata. Kata Kunci: Simulasi Sistem, Software ProModel, Utilitas 
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KANTONG SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN SEVEN QUALITY CONTROL TOOLS (STUDI KASUS DI PT XYZ) Vembrie Noor Helia; Ayu Wulandari Suyoto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i3.2102

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian kualitas produksi kantong semen dengan menggunakan tujuh alat pengendalian kualitas (seven quality control tools) di PT XYZ plant Cirebon. Hal ini dilakukan karena terdapat reject melebihi target yang ditetapkan. Fungsi seven tools pada pengendalian kualitas adalah untuk mngetahui jenis cacat dan cacat yang dominan pada produk kantong semen PT XYZ plant Cirebon. Selain itu, dapat diketahui pula faktor-faktor penyebab terjadinya produk cacat yang dominan pada proses produksi kantong semen. Seven tools pada pengendalian kualitas meliputi check sheet, histogram, diagram tebar (scatter diagram), diagram pareto, peta kendali p, dan diagram fishbone. Jenis cacat yang dominan dari hasil penelitian ini adalah bottom gagal dengan jumlah persentase 60%. Faktor-faktor penyebab dari cacat bottom gagal adalah dari sisi manusia, sisi material, sisi lingkungan, sisi metode, serta faktor penyebab utama adalah dari alat atau mesin, yaitu kurangnya perawatan, mesin tua, dan kurang presisi. Saran untuk perbaikan adalah melakukan maintenance secara rutin, melakukan pengecekan dan pembersihan tempat lem pada mesin, melakukan pemeliharaan lingkungan kerja dan melakukan training kepada pegawai produksi.Kata kunci: produk cacat, pengendalian kualitas, seven tools, diagram fishbone
ANALISIS STUDI GERAKAN DAN SIMULASI ANTRIAN UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA PELAYANAN SERVIS MOTOR Hendy Tannady; Erwin Adianto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v2i2.485

Abstract

Saat ini perusahaan produk maupun jasa menghadapi persaingan yang sangat ketat. Seiring berjalannya waktu semakin besar keinginan dan kebutuhan konsumen. Ketika konsumen menginginkan kualitas yang makin baik maka industri harus mengurangi biaya dan berbagai aspek penunjang lainnya. Salah satu yang paling mendasar adalah peningkatan produktivitas karyawan. Produktivitas karyawan dinilai sebagai salah satu faktor penting dalam menjalankan usaha baik perusahaan produk maupun jasa. Secara umum adanya produktivitas dilihat dari output yang dihasilkan dan dapat dimodifikasi hasilnya seperti waktu yang lebih singkat dan sebagainya. Karyawan yang memiliki output paling besar dalam jumlah waktu yang ditentukan dapat dikategorikan sebagai karyawan yang produktif maupun sebaliknya. Penelitian menggunakan pengamatan peta tangan kanan dan kiri serta simulasi antrian dalam mengoptimumkan waktu yang dihasilkan. Setelah melakukan serangkaian improvisasi pada gerakan tangan kanan dan kiri, diperoleh peningkatan produktivitas sebesar 17% pada lini servis pit biasa dan 12% (6 motor menjadi 8 motor) pada lini high end pit (4 motor menjadi 5 motor). Kata Kunci: Produktivitas, Simulasi Antrian, Optimum. 

Page 11 of 31 | Total Record : 310


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue