cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN PADA STASIUN KAMAR MESIN DI PABRIK KELAPA SAWIT PT.PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA Cut Ita Erliana; Aji Suhada Sinaga
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.573

Abstract

Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Kebun Adolina merupakan pabrik yang memproduksi Crude Pulm Oil (CPO). Penelitian ini dilakukan pada lingkungan kerja fisik di stasiun kamar mesin. Ada 11 stasiun pada pabrik kelapa sawit, namun tingkat kebisingan yang paling tidak normal terdapat pada stasiun kamar mesin. Rata-rata tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin mencapai 97dBA. Tingkat kebisingan disebabkan oleh 3 mesin turbin yang bekerja pada stasiun kamar mesin. Titik pengukuran dipetakan hingga terdapat 35 titik pengukuran yang berjarak 2 meter setiap titiknya. Setiap titik pengukuran akan dilakukan pengukuran dan dihitung dengan menggunakan metode ekuivalen. Hasil dari perhitungan tingkat kebisingan pada 35 titik pengukuran dinyatakan tidak baik, dikarenakan seluruh titik pengukuran melewati nilai ambang batas. Tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin perlu dilakukan reduksi. Perusahaan harus memperhatikan seluruh operator pada statsiun kamar mesin dalam hal menggunakan alat pelindung diri dan melakukan check kesehatan pendengaran operator secara rutin, sehingga pekerja terhindar dari cedera serius yang nantinya bisa terjadi.
PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT. JAKARANA TAMA MEDAN Muhammad Zakaria; Sri Meutia; Ayrianti Melinda Pane
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.574

Abstract

PT. Jakarana Tama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri makanan cepat saji dengan produk akhir berupa mie instan. Produk mie instan ini diproduksi dengan merk gaga mie. Perusahaan ini dalam kegiatan produksinya sering mengalami kesulitan dalam menentukan jumlah produksi yang optimal disebabkan karena besarnya permintaan produk yang bersifat fluktuatif dan persediaan bahan baku yang tidak terkendali akibatnya sering terjadi kelebihan bahan baku. Pada bulan-bulan tertentu kapasitas produksi lebih besar dari permintaan pasar yang mengakibatkan terjadi penumpukan barang dan besarnya biaya penyimpanan yang dikeluarkan sehingga perusahaan tidak memperoleh keuntungan yang optimal, maka diperlukan perencanaan produksi yang optimal dengan metode program dinamis dan pengendalian persediaan dengan metode EOQ (Economic Order Quantity). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku yang optimal agar menghasilkan rencana produksi yang tepat untuk memaksimumkan keuntungan dan dapat menunjang kelancaran operasional perusahaan. Hasil perhitungan biaya produksi dengan menggunakan perencanaan diperoleh biaya sebesar Rp. 67.589.432.234 dan biaya produksi tanpa perencanaan sebesar Rp. 74.575.569.472 selama satu tahun. Persentase tingkat efisiensi penghematan biaya yang diperoleh oleh pihak perusahaan jika perusahaan menerapkan sistem perencanaan produksi maka diperoleh penghematan sebesar 9,37%.Dengan jumlah pemesanan yang optimal pada bahan baku tepung terigu adalah 231.842 karung (frekuensi pemesanan 2 kali per tahun) dan jumlah pemesanan yang optimal pada bahan baku tepung tapioka adalah 6.570 karung (frekuensi pemesanan 2 kali per tahun)
PERENCANAAN DISTRIBUSI TEH BOTOL SOSRO DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) DAN SAVING MATRIX UNTUK EFISIENSI BIAYA DISTRIBUSI DI PT. SINAR SOSRO Amri Amri; Fatimah Fatimah; Arif Agung Permana
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.555

Abstract

PT. Sinar Sosro Deli Serdang adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan minuman. PT. Sinar Sosro memproduksi 25 jenis produk minuman antara lain Teh Botol Sosro, Fruit Tea dan S-Tee dalam berbagai varian rasa dan kemasan. Penentuan pengiriman ke Distribusi Center (DC) umumnya dilakukan berdasarkan pada taksiran pengalaman ataupun permintaan langsung oleh DC tanpa memperhatikan jumlah stock dan ketersediaan sumber daya yang lain seperti transportasi dan biaya. Dalam menyelesaikan permasalahan perusahaan maka dilakukan penelitian untuk memperkirakan permintaan Distribusi Center, distribusi produk dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP), dan saving matrix. Ketiga metode ini digunakan dengan tujuan untuk pemghematan biaya distribusi dalam proses pengiriman menuju Distribution Center. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah sebesar Rp.18.239.683,20 sedangkan dengan menggunakan metode DRP biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 14.319.564. Penerapan metode ini dapat menghasilkan efisiensi biaya sebesar 31,79%. Adapun jarak awal yang ditempuh oleh perusahaan adalah 214,2 km, sedangkan rute usulan dengan menggunakan metode saving matrix 146,1 km. Penerapan rute usulan ini dapat menghasilkan efisiensi jarak sebesar 31,79%.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA STASIUN SWITCHYARD DI PT.PJB UBJ O&M PLTMG ARUN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ANALYSIS AND RISK CONTROL (HIRARC) Cut Ita Erliana; Abdul Azis
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.575

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada derah bertegangan tinggi, dimana masalah yang di hadapi akan mengganggu Gardu Induk (switchyard) 150 Kv di PT.PJB UBJ OM PLTMG arun. Bertujuan untuk mengetahui risiko bahaya perlu menjadi perhatian. serta untuk mengidentifikasi bahaya risiko. Dengan menggunakan metode hazard identification, risk analysis and risk control (hirarc) serta menggunakan pendekatan secara interview langsung ke pekerja. Dalam penelitian didapatkan 3 (tiga) aktivitas dimana masing-masing aktivitas terdiri dari 3(tiga),4(empat),dan 2(dua) proses sehingga memiliki total 9(sembilan) proses. Berdasarkan penilaian risiko maka risiko yang mungkin terjadi di switchyard Gardu Induk (switchyard) 150 kV di PT.PJB UBJ OM PLTMG arun yaitu 1 (satu) risiko Substansial Risk (9.1%).,3 (tiga) risiko Moderate Risk (27,27%), dan 7 (tujuh) risiko Trolerable Risk (63,63%). Tingkatan risiko tersebut difungsikan untuk mendapatkan pengendalian pada semua risiko yang mungkin terjadi
ANALISIS KESEHATAN DAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) PADA AREA STASIUN PENGUMPUL DI PT PERTAMINA EP ASSET 1 RANTAU FIELD Syarifuddin Syarifuddin; Anwar Anwar; Putri Indori
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.556

Abstract

PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field adalah sebuah Perusahaan yang berlokasi di Rantau Aceh Tamiang, yaitu anak perusahaan PT PERTAMINA (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas (kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi). Tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui berapa tingkat frekuensi / kekerapan kecelakaan kerja dan tingkat severity yang terjadi serta mengidentifikasi penyebab dari kecelakaan dengan cara membangun model Fault Tree Analysis (FTA), FTA adalah analisis dengan menggunakan pohon kesalahan yang secara sederhana dapat diuraikan sebagai suatu teknik untuk melakukan analisis. Hasil pengukuran tingkat frekuensi kecelakaan kerja (F) dari tahun 2017 sampai 2018 mengalami penurunan dari 543,47 menjadi 362,31 kali kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, penurunan yang terjadi sebanyak 181.16 kali kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang. Keparahan kecelakaan kerja (S) dari tahun 2017 sampai 2018 mengalami penurunan dari 543,47 menjadi 452,89 hari kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, penurunan yang terjadi sebanyak 90.58 hari kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, dan hasil dari pengukuran Nilai T Selamat (Nts)/ Safe T Score dari tahun 2017 sampai 2018 menunjukan dibawah -2 (menunjukan keadaan membaik) yaitu -25,82 dengan kata lain nilai Safe T Score mengalami penurunan presentasi kecelakaan kerja. Copyright ©2020 Department of industrial engineering. All rights reserved
PENGUKURAN POSTUR KERJA PADA OPERATOR PRODUKSI PENGADUKAN AMPAS MASAK MENGGUNAKAN METODE WERA DI UD. KILANG MINYAK HIDUP BARU Cut Ita Erliana
Industrial Engineering Journal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v10i1.651

Abstract

UD. Kilang Minyak Hidup Baru merupakan perusahaan yang bergerak di bidang  pengolahan kelapa menjadi  minyak kelapa. UD. Kilang Minyak Hidup Baru memiliki banyak stasiun kerja yaitu stasiun penyimpanan bahan baku, stasiun parutan kelapa, stasiun perebusan, stasiun pengadukan ampas masak, dan stasiun press. Objek penelitian yang diambil yaitu di stasiun  pengadukan ampas masak. Petugas yang diteliti berjumlah dua orang dengan jam kerja 8 jam perhari.  Berdasarkan observasi, postur kerja operator  termasuk dalam postur kerja berisiko namun belum pernah dilakukan pengukuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pengukuran postur kerja pengadukan ampas masak dengan menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran postur kerja menggunakan metode WERA berada pada tingkat risiko medium. Tingkat risiko tersebut mengindikasikan bahwa dibutuhkan investigasi lebih lanjut dan perbaikan pada sistem kerja.
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP LAYANAN COUNTER AZIZ PONSEL KRUENG GEUKUEH MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATIFICATIO INDEX DAN IMPORTANT PERFORMANCE ANALYSIS Amri Amri; Sri Meutia; Aklima Ulva
Industrial Engineering Journal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v10i2.707

Abstract

Counter Aziz Ponsel   salah satu pusat service Hp terbesar yang berada di   Krueng Geukueh,   memenuhi kebutuhan dalam  bidang pembelian barang maupun jasa khusus untuk Handphone. Memberikan pelayanan sehingga terpenuhi keinginan dari konsemen merupakan tujuan pelayanan yang ingin diberikan oleh Counter Aziz ponsel sehingga terbentuknya loyalitas. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis tentang kepentingan atau harapan dari kosumen  menggunakan metode Customer Satification Index (CSI)   didapatkan hasil sebesar 17,46% artinya bahwa secara keseluruhan konsumen belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Dengan  analisis lanjutan menggunakan  metode Important Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui atribut mana yang harus diperbaiki dan dipertahakan. Dari 22 atribut pertanyaan yang diberikan kepada konsumen , terdapat 11 atribut yang membutuhkan perbaikan. Urutan atribut prioritas perbaikan yaitu; tersedia beragam merek Handphone (X1), kebersihan dan kerapian berpakaian petugas (X3), kenyamanan ruang tunggu Counter (X5), fasilitas tempat parkir di Counter Handphone (X6), tersedia kartu yang lengkap (X8), penyelesaian service Hp yang tepat waktu (X10),   petugas memberikan informasi dan penjelasan dengan jelas (X11), kecepatan dan ketanggapan petugas dalam pelayanan proses administrasi (X12), petugas merespon permintaan konsumen secara cepat dan tepat (X14),  kerapian yang dimiliki petugas dalam menanggani keinginan konsumen (X19), melayani pengaduan apapun dengan ramah dan sopan(X20). Untuk tingkat   loyalitas belum terbentuk, karena nilai yang diperoleh tidak membentuk membentuk segitiga terbalik akan tetapi membentuk segitiga tak beraturan,  dengan nilai Commited Buyer 70%, Liking the Brand12.5 %, Satisfied Buyer77.5 %, Habitualbuyer47.5 % dan Switcher Buyer 7.5 %. Hasil uji rank spearman antara hubungan kepuasan dan loyalitas sebesar 0.24 yang berada pada daerah 0.2 ≤|rs |0.4 yang berarti kedua variabel dikategorikan berkorelasi lemah.
ANALISIS PENENTUAN PEMINJAM YANG LAYAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DI PEGADAIAN SYARI’AH LHOKSEUMAWE Syarifah Akmal; Fatimah Fatimah; R.Donny Amelia Ns
Industrial Engineering Journal Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v10i2.713

Abstract

Pegadaian Syariah Cabang Lhokseumawe yang terletak di Jalan Ps Inpres, Kota Lhokseumawe merupakan salah satu Cabang Pegadaian Syariah yang menyalurkan dana pembiayaan pada nasabah dengan cara memberikan  pinjaman yang mengikuti penetapan kebijakan 5C. Minat masyarakat yang memanfaatkan jasa Pegadaian Syariah terbilang cukup besar, karena Pegadaian Syariah tidak menekankan pada pemberian bunga dari barang yang dijaminkan hanya saja wajib memenuhi syarat 5C. Untuk menentukan peminjam yang layak untuk diberikan pinjaman maka metode yang digunakan adalah Analitical Hierarchy Process ( AHP). Dari hasil pengolahan data di dapatkan hasil urutan penerima peminjam yang layak yaitu ASN sebesar 37,2%, Non ASN sebesar 28,6%, Pedagang sebesar 24,2% dan BUMN sebesar 10,0%. Jadi yang layak menerima pinjaman adalah ASN karena memenuhi kriteria 5C. Serta metode AHP ini dapat diketahui jika perhitungan indeks konsistensi 0,1 maka perhitungan akan menghasilkan solusi yang optimal.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK PABRIK DENGAN METODE SISTEMATIC LAYOUT PLANNING DAN COMPUTERIZED RELATIVE ALLOCATION OF FACILITIES TECHNIQUES UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DI PT. ABAD JAYA ABADI SENTOSA Magdalena F Siagian; Muhammad Zakaria; Bakhtiar Bakhtiar
Industrial Engineering Journal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v11i1.720

Abstract

PT. Abad Jaya Abadi Sentosa merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi pada produksi Beton Cor dan Aspal Curah dimana telah berdiri sejak tahun 2012, yang terletak di jalan Medan-Banda Aceh KM.260, Tambon Baroh, Keude Krueng Geukueh, Dewantara, Aceh Utara, Aceh. Metode yang di gunakan dalam penyelesaian permasalahan ini yaitu menggunakan metode SLP (Sistematic Layout Planning) dan di optimalkan dengan metode algoritma CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Techniques) dimana Algoritma CRAFT dapat melakukan perbaikan dengan melakukan pertukaran dan pemindahan departemen dengan mempertimbangkan ongkos material handling, untuk meningkatkan efisiensi pabrik dan meminimasi ongkos material handling pada PT. Abad Jaya Abadi Sentosa. Pengolahan data dimulai dari mengolah menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan membandingkan dengan metode CRAFT untuk memilih layout terbaik. Tata letak yang memenuhi kriteria tata letak yang baik pada PT. Abad Jaya Abadi Sentosa diperoleh berdasarkan Efisiensi perusahaan yang diperoleh setelah perbaikan tata letak pabrik adalah 78 % ≥ 55,65 % memenuhi efisiensi yang baik dan layak. Hasil perhitungan yang diperoleh setelah pengolahan SLP memiliki pengurangan persentase 35 % dan CRAFT memiliki pengurangan persentase 38 %. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan tata letak pabrik dengan penerapan metode systematic layout planning dan CRAFT dapat meningkatkan efisiensi serta meminimasi ongkos angkut bahan baku selisih sebesar Rp. 623.430/produksi.
ANALISIS JUMLAH KEBUTUHAN KARYAWAN KRANI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III PKS SEI MANGKEI Syarifuddin Syarifuddin; Fuji Fahrunnisa; Muzakir Muzakir
Industrial Engineering Journal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v11i1.730

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara III PKS Sei Mangkei merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang perkebunan, pengolahan,dan pemasaran hasil perkebunan yang berlokasi di Blok 113, Afdeling II, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Jumlah karyawan pada tahun 2019 yaitu sebanyak 200 orang dengan 8 karyawan pimpinan dan 8 karyawan pelaksan . Penelitan bertujuan untuk menetukan karyawan yang optimal menggunakan metode Full Time Equivalent. Metode Full Time Equivalent digunakan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dibandingkan terhadap waktu kerja efektif yang tersedia, FTE bertujuan menyederhanakan pengukuran kerja dengan mengubah jam beban kerja ke jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Hasil Metode FTE menunjukkan karyawan krani laboratorium yang dibutuhkan adalah 1 orang dengan jumlah karyawan sekarang 1 orang. Hasil Metode FTE menunjukkan karyawan krani sortasi yang dibutuhkan adalah 1,22 orang dengan jumlah karyawan sekarang 1 orang. Berdasarkan perhitungan Metode FTE perlu adanya perubahan tenaga kerja atau karyawan pada krani ini, di bagian krani laboratorium sudah sesuai maka tidak perlu penambahan jumlah tenaga kerja sedangkan bagian krani sortasi perlu penambahan 2 orang karyawan. Copyright ©2020 Department of industrial engineering. All rights reserved.