cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
Korelasi Antara Kadar Air pada Kernel Terhadap Mutu Kadar Asam Lemak Bebas Produk Palm Kernel Oil Yang Dihasilkan (Studi Kasus pada PT XYZ) Azhar Basyir Rantawi; Ahmad Mahfud; Eka Rifka Situmorang
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i1.156

Abstract

Kualitas Palm Kernel Oil (PKO) diperngaruhi oleh Free Fatty Acid (FFA), moisture, dan dirt. Mutu dari PKO dipengaruhi oleh inti sawit (kernel) yang akan diolah. Sedangkan mutu kernel dipengaruhi oleh temperatur dan lamanya pengeringan selama proses pengolahan biji. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kadar air dalam kernel dan kadar asam lemak bebas dalam PKO. Untuk mengetahui korelasi antara kadar air atau moisture kernel terhadap FFA dari PKO yang dihasilkan. Penelitian dilakukan di PT XYZ. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah metode pemanasan menggunakan microwave untuk mengetahui kadar air, dan untuk mengetahui asam lemak bebas PKO digunakan cara titrasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Kadar air rata-rata pada kernel yakni 7,132%, Kadar asam lemak bebas rata-rata pada PKO yakni 1,640%. Hubungan antara kadar air pada kernel terhadap kadar asam lemak bebas pada produk PKO yang dihasilkan terdapat pengaruh signifikan. Hal ini dapat dilihat dari pengujian korelasi keduanya dan didapat besarnya sumbangan kadar air kernel terhadap mutu asam lemak bebas PKO sangat signifikan yakni 91,298%. Maka semakin tinggi kadar air yang terkandung di dalam kernel, maka semakin tinggi juga kadar asam lemak bebas pada PKO.
ANALISIS PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN KARYAWAN DI BAGIAN OPERASI-1 PT. PUPUK ISKANDAR MUDA, KRUENG GEUKUH, ACEH UTARA Amri Amri; Cut Ita Erliana; Rizki Aidil Fairuza Lubis
Industrial Engineering Journal Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v8i1.377

Abstract

Perencanaan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor Anwar Anwar; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Irsan
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.33

Abstract

CV Rajawali Motor mempunyai suatu masalah dengan terjadinya penurunan tingkat penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemasaran yang dapat dilakukan CV Rajawali Motor berdasarkanmatrik BCG dan analisis SWOT yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Matrik BCG dilakukanberdasarkan laporan penjualan CV Rajawali Motor tahun 2007-2008 yang dibandingkan dengan laporanpenjualan pesaing, yaitu CV Bursa Motor untuk mengetahui tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar.Analisis SWOT dilakukan dengan menganalisis yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman CVRajawali Motor dibandingkan CV Bursa Motor. Hasil penelitian dari analisis matrik BCG diketahui tingkatpertumbuhan pasar CV Rajawali Motor sebesar 26% dan pangsa pasarnya sebesar 1.50, sehingga beradadalam kuadran stars, strategi pemasaran yang dapat digunakan adalah dengan melakukan investasi denganmembuka cabang CV Rajawali Motor di lokasi lain dan melaksanakan upaya meminimalkan biaya dan operasiyang tidak efisien agar tetap mempunyai cash flow yang kuat. Dari analisis SWOT diketahui strategi SO yangdapat digunakan adalah membuka lokasi baru, dan memberikan potongan penjualan yang lebih besar jikakonsumen melakukan pembelian ulang. Strategi WO yang dapat digunakan adalah dengan memberikan bonussecara intensif kepada pegawai untuk menambah motivasi pegawai dan menambah tenaga pemasaran.Strategi ST yang dapat digunakan adalah dengan terus meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan dandengan membangun gudang tempat penyimpanan motor-motor suzuki yang siap dijual. Strategi WT yangdapat digunakan adalah dengan terus meningkatkan kegiatan-kegiatan promosi dan dengan meminimalkanbiaya dan operasi yang tidak efisien, agar dapat menghemat pengeluaran biayanya.
Perancangan Kursi yang Ergonomis sebagai Alat Bantu di Stasiun Kerja Produksi Air Galon ( Studi Kasus PT. Ima Montaz Sejahtera) Amri Amri; Fatimah Fatimah; Yusnidar Yusnidar
Industrial Engineering Journal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v4i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu operator distasiun kerja produksi air galon di PT. Ima Montaz Sejahtera dalam bekerja berupa kursi operator. Perancangan kursi dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor anthropometri dan seluruh perhitungan dimensinya menggunakan uji keseragaman data dengan derajat kebebasan (s) = 5% = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95% (k) = 2, data dianggap seragam karena tidak ada yang keluar dari batas. Kemudian uji kecukupan data, semua data dianggap cukup karena semua nilai N’ N. Dan uji kenormalan data, semua data berdistribusi normal karena χ2 hitung χ2 tabel. Kemudian dihitung persentil menggunakan P5, P50 dan P95, sehingga diharapkan kursi yang dirancang sesuai untuk operator yang memiliki ukuran fisik yang berbeda-beda. Kursi yang dirancang memiliki lima kaki dan mempunyai roda, untuk menjamin kestabilannya dengan tinggi alas 69 cm, lebar alas 41 cm, dan panjang alas 50 cm. Selain itu, kursi yang dirancang juga dilengkapi dengan sandaran punggung yang dapat disesuaikan (adjustable) untuk menopang punggung operator saat beristirahat. Baik alas duduk maupun sandaran punggung dilengkapi dengan bantalan untuk mengurangi tekanan pada bagian-bagian tubuh yang bersentuhan dengan kursi. Selanjutnya, kursi ini dirancang dapat berputar 360 o, sehingga operator dapat mendorong galon tanpa harus memutar badannya. Pijakan kaki yang dibuat melingkar diharapkan dapat menambah kenyamanan operator di saat melaksanakan tugasnya.
Perencanaan Kebutuhan Kendaraan Angkutan Tandan Buah Segar (TBS) di Perkebunan Kelapa Sawit M Hudori
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i1.147

Abstract

Minyak kelapa sawit atau CPO sebagai salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia saat ini sedang mengalami kondisi yang kurang menggembirakan. Anjloknya harga pasar global diperparah oleh lemahnya daya saing CPO tersebut di pasar global. Salah satu faktor yang mempengaruhi lemahnya daya saing tersebut adalah kualitas CPO, yaitu kadar asam lemak bebas atau FFA. MRP II merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya yang dibutuhkan di dalam menghasilkan suatu produk yang berkualitas sesuai dengan target produksi yang telah ditetapkan sebelumnya. Faktor transportasi, yang merupakan salah satu sumber daya yang dibutuhkan dalam menghasilkan TBS, memegang peranan penting untuk memasok TBS yang berkualitas ke PKS, karena TBS yang berkualitas merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kualitas CPO tersebut. Melalui penentuan norma kebutuhan kendaraan angkutan TBS, maka dapat dihitung berapa banyak jumlah unit harian kendaraan yang dibutuhkan setiap bulannya sesuai dengan rencana produksi yang telah disusun sebelumnya. Dengan demikian seluruh TBS yang dipanen setiap harinya dapat diangkut ke PKS dan tidak akan ada lagi TBS yang menjadi restan di kebun.
Analisis Pengendalian Jumlah Produk Cacat Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Menggunakan Metode Poka Yoke di PT Ima Montaz Sejahtera syarifuddin Syarifuddin; Hidayatullah Hidayatullah
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i2.341

Abstract

PT. Ima Montaz Sejahtera merupakan industri yang bergerak dalam produksi air minum dalam kemasan (AMDK). Produk yang dihasilkan terdiri atas 4 katagori yaitu aqua cup 220 ml, aqua medium 550 ml, aqua large 1.500 ml dan aqua galon 5 liter. Berdasarkan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan, maka ditemukan bahwa biaya kehilangan (loss cost) dari produk banyak terjadi pada aqua medium 550 ml. Permasalahan sering terjadi pada head capper yang berfungsi untuk memasang cap ke kepala botol. Kecacatan produk sering terjadi saat proses produksi berlangsung. Penyebab kecacatan produk pada head capper disebabkan karena penyetelan mimis yang tidak akurat dan tidak tepatnya head dengan kepala botol pada saat pemasangan cap. Hal ini bisa mengakibatkan botol dan cap hancur karena head yang terbuat dari besi menekan botol dengan posisi yang tidak tepat. Pada tahun 2014, total kerugian perusahaan yang timbul dari kecacatan produk aqua medium 550 ml sebesar Rp269.323.920. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi resiko kecacatan pada produk aqua ukuran medium dengan pendekatan poka yoke. Berdasarkan hasil penelitian, maka diusulkan alat bantu berupa sensor, alarm dan SOP untuk mengendalikan kualitas produk dan proses produksi. Sensor berfungsi untuk mendeteksi setiap kesalahan yang terjadi, alarm berfungsi sebagai penanda bunyi apabila terjadi kesalahan dan SOP berfungsi sebagai pedoman/prosedur bagi teknisi ketika memperbaiki head capper akibat dari kesalahan proses yang terjadi. Kata Kunci: Medium, Loss Cost, Head Capper, Capper Unit, Poka Yoke, Sensor, Alarm, SOP.
Acceptance Sampling Plans Untuk Mengendalikan Kualitas Produk Pada PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v2i1.23

Abstract

Peningkatan kualitas merupakan prioritas utama untuk memenuhi permintaan pasar.Namun untuk mencapainya perlu beberapa faktor lain yang berpengaruh pada kualitas. PT. BridgestoneSumatera Rubber Estate merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahanCrumb Rubber. Di pasar Internasional sendiri PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate mempunyaisaingan terutama dari Miceline dan Good Year. Hal ini membuat persaingan crumb rubber semakinketat serta mengharuskan perusahaan mengambil langkah-langkah strategi untuk merebut peluangyang ada guna meningkatkan pangsa pasar. Langkah yang diambil dalam rangka usahamempertahankan pasar yang sudah ada, serta usaha untuk mendapatkan pangsa pasar yang baruadalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen melalui kualitas produk yang baik.Penelitian yang dilakukan berdasarkan karakteristik kualitas yang dipandang sebagai variabel denganmengukur spesifikasi crumb rubber SIR 20 CV TA 77 yaitu pada parameter: kadar kotoran, kadar abu,kadar zat yang menguap, kadar nitrogen, nilai PRI, nilai mooney viscosity. Untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan pengendalian produk crumb rubber, dilakukan penelitian berhubungan denganAcceptance Sampling Plans (Rencana Penerimaan Sampel). Dari hasil penelitian diketahui bahwa, lotyang diterima hanya pada karakteristik nilai PRI dan nilai mooney viscosity, untuk itu maka tingkatpengawasan dipertahankan. Sedangkan sedangkan karakteritik kadar kotoran, kadar abu, kadar zatyang menguap, kadar nitrogen, diketahui lot ditolak. Itu artinya tingkat pengawasan diperketat satutingkat kekanan menjadi tingkat ke III
Analisis Produktivitas Perusahaan Pada UD. Karya Jaya Syarifuddin Syarifuddin; Lisa Yani
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i2.83

Abstract

Pada saat ini Industri berkembang di segala bidang baik industri barang maupun jasa, sehingga mengakibatkan persaingan antar industri sejenis tidak dapat dihindari, dan untuk memenangkan persaingan tersebut salah satu upaya yaitu dengan merebut pangsa pasar. Pengukuran produktivitas merupakan suatu alat manajemen yang penting disemua tingkatan ekonomi. Setiap perusahaan pasti berupaya memaksimalkan output dan meminimalkan input dari perusahaan, dengan cara melakukan perbaikan-perbaikan di dalam perusahaan itu sendiri. UD. Karya Jaya merupakan salah satu industri manufaktur yang bergerak dalam produksi batako dan pavin block. Produksi di lakukan setiap hari dengan jumlah karyawan yang bekerja setiap harinya adalah lima orang. Sampai saat ini UD.Karya Jaya masih melakukan aktifitas produksisetiap harinya, dan aktifitas tersebut di lakukan untuk memenuhi output perusahaan.Selama ini perusahaan beranggapan bahwa dengan banyaknya hasil produksi maka produktivitas akan naik, sementara dalam melakukan penilaian kinerja perusahaan tidak mengetahui bahwa ada beberapa hal yang harus di nilai saat melakukan pengukuran produktivitas yaitu:produksi, organisasi, penjualan, produk, tenaga kerja, dan modal. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas parsial perusahaan dengan model parsial POSPAC.
Analisis Pengukuran Produktivitas dengan Metode Marvien E. Mundel di Lembaga Zakat Kota Lhokseumawe Anwar Anwar; Ardiansyah Nasution
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i1.292

Abstract

Istilah produktivitas semakin sering dibicarakan orang. Namun banyak yang belum menyadari arti istilah tersebut, apalagi mengetahui pentingnya produktivitas. Produktivitas dapat diartikan sebagai campuran (compound) dari produksi dan aktivitas, dimana daya produksi sebagai penyebabnya dan produktivitas mengukur hasil dari daya produksi tersebut. Apabila ukuran keberhasilan produksi hanya dipandang dari sisi output saja, maka produktivitas dipandang dari dua sisi sekaligus, yaitu sisi input dan sisi output. Pada dasarnya model mundel merupakan pengukuran yang berdasarkan konsep-konsep menajemen industri dan keilmuan teknik. Model ini mensyaratkan bahwa perusahaan yang akan di ukur mempunyai waktu standar untuk operasi. Metode Marvin E Mundel menghitung produktivitas total setiap periode pengukuran, dengan membandingkan nilai Output Partial dengan nilai Input Partial. Sedangkan variabel output dan input yang akan diteliti dalam badan Baitul Mal Kota Lhokseumawe antara lain: Output berupa jumlah penerimaan masyarakat (pembayaran zakat kepada masyarakat) sedangkan Input berupa peralatan kerja (nilai aset), material (masukan zakat), biaya tenaga kerja (gaji pokok karyawan), biaya energi (biaya listrik,genset) dan biaya perawatan peralatan kerja serta jumlah hari kerja.
Analisis Sistem Antrian pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan menggunakan simulasi Arena Amri Amri; Muhammad Muhammad; Teuku Sybran Malasy
Industrial Engineering Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v2i2.74

Abstract

Pertamina merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia. Untuk menghadapi kemungkinan datangnya pesaing, Pertamina akhir-akhir ini telah meremajakan stasiun-stasiunnya, misalnya dengan perubahan pada penampilan dan penambahan fasilitas. PT. Tarmizi SPBU Pertamina 14.243.435 merupakan salah satu stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di kota Lhokseumawe yang terletak di Jalan Merdeka Timur No. 123 Cunda-Lhokseumawe yaitu di dekat hotel Lido Graha. SPBU merupakan tempat di mana kendaraan bermotor bisa memperoleh bahan bakar. SPBU tersebut memiliki 5 mesin pengisian BBM, yaitu ada premium dan solar. Khusus untuk kendaraan roda dua mempunyai satu mesin pengisian BBM yaitu premium dengan 2 orang operator. Pada saat jam sibuk sering terjadi antrian yang panjang mencapai 5-10 sepeda motor, sehingga banyak konsumen/pelanggan yang menunggu sebelum mengisi bahan bakar. Kondisi demikian harus menjadi perhatian khusus dari pihak SPBU, agar mereka tidak banyak kehilangan pemasukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai utilisasi dengan 2 orang operator masing-masing 62 % dibandingkan dengan 4 orang operator dengan nilai utilisasinya 31 %, dengan penambahan server/operator menjadi 4 orang dari sebelumnya 2 orang, waktu menunggu dari 2.031 menit menjadi 0.503 menit dan jumlah kendaaran yang menunggu menjadi menurun dari 8.757 kendaraan/sepeda motor menjadi 3.329 kendaraan saja. Dari ketiga skenario perbaikan yang diberikan dapat direkomendasikan bahwa skenario 3 menjadi skenario terbaik karena waktu menunggu pada saat pengisian bakar menurun dari 2.031 menit menjadi 0.503 menit dan jumlah kendaaran yang menunggu juga menjadi menurun dari 8.757 kendaraan/sepeda motor menjadi 3.329 yaitu penambahan server/operator dari 2 orang menjadi 4 orang.

Page 6 of 20 | Total Record : 194