cover
Contact Name
April Gunawan Malau
Contact Email
p3mstip@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fahrudinuin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Meteor STIP Marunda
ISSN : 19794746     EISSN : 26854775     DOI : -
Meteor STIP Marunda merupakan jurnal ilmiah nasional berkala sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian bagi para akademisi, peneliti maupun praktisi di bidang pelayaran pada umumnya. Berdasarkan fokus dan ruang lingkup jurnal maka artikel yang dapat di muat dalam Jurnal ini meliputi 5 hal (termasuk bidang lain yang masih ada kaitannya dalam pelayaran) yaitu : 1) Nautika; 2) Permesinan Kapal; 3) Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan; 4) Pendidikan Kepelautan; 5) Diklat Kepelautan.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
Persepsi Taruna Pada Penerapan Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Aplikasi Edmodo Di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta Puspitasari A , Laila ; Lumban Batu, Purnama Nancy ; Kusumaningrum, Sari ; Lestari, Widianty
Meteor STIP Marunda Vol 11 No 1 (2018): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v11i1.33

Abstract

Pada awal tahun 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta mencoba menerapkan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada pembelajaran formal dengan menggunakan aplikasi EDMODO. Hal ini merupakan pemanfaatan peluang baru yang muncul atas berkembangnya metode pembelajaran baru yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Dikarenakan program ini merupakan hal yang masih baru di lingkungan STIP Jakarta maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui mengenai persepsi taruna terhadap penerapan aplikasi EDMODO pada pembelajaran Bahasa Inggris Maritim. Data diolah berdasarkan jumlah peraspek yaitu penerapan, pembelajaran, interaksi, dan evaluasi pembelajaran dalam menggunakan aplikasi EDMODO. Dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner maka didapatkan hasil yang menunjukan persepsi positif dari taruna mengenai penerapan aplikasi pembelajaran jarak jauh tersebut.
Kajian Tingkat Kebutuhan Kompetensi Berdasarkan Permenhub No. PM 7 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Pengembangan SKKNI Sektor Transportasi Simanjuntak, Marihot; Gunawan Malau, April; Frans Kalangie, Theo J.; Sukmanofith D.
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.57

Abstract

Penentuan Key performance Indicator (KPI) dapat digunakan untuk mengukur tingkat kebutuhan kompetensi sektor transportasi berdasarkan Permenhub No. PM 7 Tahun 2018. Dalam penentuan KPI terlebih dahulu dilakukan pembobotan setiap pernyataan dalam kuesioner, kemudian merekapitulasi nilai total setiap responden, melakukan pemeringkatan kompetensi sesuai jawaban responden dan menyajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebutuhan dari implementasi rencana induk pengembangan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) sektor transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator pelabuhan yang dijadikan responden sangat membutuhkan kompetensi pelabuhan sektor transportasi laut non regulator, yang dibuktikan dengan hasil interval tingkat kebutuhan kompetensi rata-rata berada pada kategori Butuh dan Sangat Butuh. Kemudian penerapan SKKNI sektor transportasi berdasarkan Permenhub No. PM 7 Tahun 2018 harus diterapkan sehingga operator di pelabuhan memiliki kompetensi berupa pengetahuan dan ketrampilan serta sikap/atau perilaku dalam melaksanakan pekerjaannya.
Evaluasi Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Arief Hidayat; Theo J. Frans Kalangi; Agus Leonard Togatorop
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.58

Abstract

Perkembangan pembangunan bidang transportasi laut yang semakin pesat menuntut adanya sistem penunjang sarana dan prasarana transportasi laut yang memadai. Salah satu penunjang kelancaran transportasi laut adalah pelabuhan. Pelabuhan Pontianak merupakan pelabuhan dengan perubahan arus penumpang yang sangat pesat. Penelitian ini mengkaji tentang tingkat kepuasan dan rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan kinerja pelayanan di terminal penumpang pelabuhan Pontianak. Penelitian ini penting dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan terminal penumpang dalam kaitan dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 119 Tahun 2015 tentang perubahan atas Permenhub Nomor 37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah Customer Satisfaction Index (CSI). Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata CSI untuk pelayanan keselamatan, keamanan dan ketertiban, kehandalan, kenyamanan, kemudahan, serta kesetaraan di pelabuhan sebesar 65,2% sehingga masih kurang memuaskan. Hal-hal yang perlu ditingkatkan diantaranya ketersediaan informasi untuk pengaduan gangguan keamanan, peralatan dan pendukung keamanan, pelayanan bagasi penumpang seperti ketersediaan trolley, porter berseragam dan alat timbangan, ketersediaan tempat parkir kendaraan, fasilitas bagi penyandang difable.
Analisis Keselamatan Transportasi Angkutan Penyeberangan Bira-Pamatata: Studi Kasus Tenggelamnya Kapal Ferry KM. Lestari Maju Sukmanofith; Sadjiono, Imam; Suhartini; Malisan, Johny
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.59

Abstract

Kapal penyeberangan merupakan salah satu moda transportasi angkutan massal yang banyak diminati oleh masyarakat. Keselamatan penumpang menjadi syarat wajib terciptanya kelancaran dalam transportasi. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap kegiatan operasional kapal penyeberangan. Tujuannya adalah agar menghasilkan rekomendasi atau usulan perbaikan dan peningkatan sistem manajemen operasional kapal penyeberangan sebagai acuan bagi penyelenggara angkutan penyeberangan maupun stakeholder terkait lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitif. Dari hasil penelitian diperoleh kesesuaian peralatan keselamatan kapal penyeberangan sebesar 54,6%, kemudian tingkat kepuasan sebesar 64,3%. Kesesuaian peralatan keamanan dan ketertiban sebesar 50,7%, kemudian tingkat kepuasan sebesar 51,4%. Kenyamanan dan kemudahan di atas kapal 50%, kemudian tingkat kepuasan sebesar 37%. Penilaian kemampuan ABK sebesar 45%, kemudian tingkat kepuasan sebesar 53%. Hal-hal yang perlu dibenahi diantaranya kesesuaian jumlah alat-alat keselamatan di kapal dengan jumlah penumpang, kemudahan penumpang dalam menggunakan alat-alat keselamatan, dan peragaan penggunaan alat-alat keselamatan di kapal.Kemudian keamanan penumpang diatas kapal dan penumpang dengan tertib naik dan turun kapal penyeberangan, tempat duduk yang nyaman dan sesuai dengan nomornya, pemeriksaan kondisi kapal sebelum berlayar, kesesuaian jumlah muatan (penumpang dan barang) dengan daya angkut kapal serta kecakapan memperagakan alat-alat keselamatan, komunikasi dan navigasi
Kajian Terhadap Penataan Ruang Kuliah Program Studi Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Frans Kalangie, Theo J.; Barasa, Larsen
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.60

Abstract

Gedung kuliah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta mulai dipergunakan pada tahun 2004 setelah diresmikan oleh Presiden RI Megawati sehingga sudah berusia 15 tahun. Beberapa masalah terkait kondisi ruang kuliah di STIP Jakarta yaitu ukuran atau dimensi perlengkapan pembelajaran dan penataannya diduga belum memenuhi persyaratan antropometrik penggunanya, luasan ruang yang beragam pada ruang kuliah belum disesuaikan dengan ukuran standar, penggunaan ruang kuliah tidak ditata sebagaimana mestinya sehingga area sirkulasi udara menjadi berkurang dan kondisi serta spesifikasi perlengkapan belajar tidak layak pakai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dimensi perlengkapan pembelajaran dan penataan perlengkapan pada ruang kuliah sudah memenuhi standar perhitungan antropometrik. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan dimensi tubuh dan ketinggian badan berdasarkan Asean Regional Institute for School Boarding Research (ARISBR). Hasil penelitian menunjukan dari 10 jenis perlengkapan kuliah, yang memenuhi syarat sesuai dengan standar perhitungan antropometrik adalah 2 jenis perlengkapan, yaitu kursi taruna dan kursi dosen. Kemudian, semua ruang kuliah penataaannya kurang memenuhi persyaratan terutama jarak antara kursi taruna yang tidak beraturan, satu ruang kuliah luasannya kurang layak, lima ruang kuliah luasannya tidak layak, sembilan ruang kuliah luasannya layak.
Analisis Pelatihan Untuk Meningkatkan Dan Memelihara Keahlian Dan Keterampilan Petugas Pandu/Tunda PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Bagaskoro; Fausil; Sitorus, Jonggung; Widayat, Wahyu
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.61

Abstract

Petugas pandu/tunda merupakan pusat interaksi antara laut dan pelabuhan. Mereka dituntut memiliki pengetahuan yang luas atas alur pelayaran setempat dan menuntun kapal yang akan berlabuh melalui wilayah yang tidak dipahami atau beresiko terhadap keamanan dan keselamatan pelayaran. Umumnya, petugas pandu/tunda memulai karirnya sebagai awak kapal non pandu/tunda. Walaupun demikian, bukan berarti mereka langsung memiliki keahlian dan keterampilan pemanduan/penundaan kapal. Mereka harus melalui tahapan pelatihan terlebih dahulu. Untuk tetap memelihara keahlian dan keterampilan, mengikuti pelatihan baik yang bersifat on the job training dan atau off the the job training sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan memberikan solusi pelatihan dan peran teknik simulasi dalam memelihara dan meningkatkan keahlian dan keterampilan petugas pandu/tunda pada PT Pelindo II (Persero). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tergantung pada jadwal diklat yang diselenggarakan oleh Ditjen Perhubungan Laut, tidak ada assesmen yang diselenggarakan secara mandiri, adanya kebutuhan pelatihan yang bersifat refreshing, pelatihan dan familirisasi di wilayah tugas masih dilakukan berbasis lingkungan. preferensi pelatihan di simulator dengan materi pelatihan meliputi Standard Marine Communiction Phrases, Komunikasi dan Olah Gerak.
Kajian “Link And Match” Praktek Darat Taruna STIP dengan Kebutuhan Industri Pelayaran Zulnasri; Robinson
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.62

Abstract

Kegiatan Praktek Darat (Prada) selama 1 tahun bagi taruna wajib dilaksanakan setelah selesai mengikuti perkuliahan semester IV. Penempatan Prada pada dasarnya ditempatkan di perusahaan pelayaran atas dasar kerja sama STIP dengan perusahaan tersebut. Berdasarkan pengamatan dan hasil wawancara dengan Taruna yang telah selesai Prada, mereka menyatakan bahwa melaksanakan kegiatan Prada lebih banyak inisiatif sendiri daripada mendapatkan bimbingan dari manajemen pemangku kuasa perusahaan. Jadi kalau taruna berinisiatif dan kreatif mencari kegiatan keterampilan berdasarkan buku pedoman Prada, maka keterampilannya tidak diragukan lagi, akan tetapi kalau tarunanya kurang inisiatif dan kurang kreatif maka hasil Prada yang diperoleh sangat minim. Akibatnya, taruna kemungkinan sulit memperoleh lapangan kerja di industri pelayaran. Berdasarkan keluhan para penggiat industri pelayaran, mereka kesulitan memperoleh tenaga kerja lulusan perguruan tinggi yang siap pakai di Industri pelayaran, sehingga solusinya terpaksa mendidik kembali agar bisa bekerja di perusahaan. Sebagai jawaban dari pemerintah, Kementerian BUMN mencanangkan kegiatan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan cara menghimpun perusahaan BUMN dibawah Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dengan maksud para taruna ditawarkan praktek di perusahaan negara selama 6 bulan. Selama praktek diperusahaan tersebut, akan dibimbing seorang Mentor dan atau Co-Mentor. Setelah selesai magang diberikan sertifikat industri dari Direksi Perusahaan dan sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Analisis Pengelolaan Dan Minat Baca Taruna Di Perpustakaan Amirullah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Menuju Standar Nasional Perpustakaan Tdahjono, Eka Budi; M. Yusuf; Irwansyah
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.63

Abstract

Perpustakaan merupakan salah satu komponen pendukung dalam sebuah institusi akademik, yaitu berperan penting dalam penyediaan buku-buku sebagai sumber acuan pembelajaran. Penelitian ini mengkaji tentang pengelolaan perpustakaan Amirullah dan minat baca taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan empiris dengan melihat fakta di lapangan tentang kondisi pengelolaan perpustakaan Amirullah STIP dan minat pembaca yang datang di perpustakaan dengan melakukan komparatif pada Perpustakaan Institut Transportasi Logistik (ITL) Trisakti serta Perpustakaan Universitas Indonesia (UI). Dari hasil penelitian diperoleh pengelolaan perpustakaan, aspek sarana dan prasarana perpustakaan masih belum memenuhi standar nasional perpustakaan. Terhadap aspek tenaga perpustakaan, perpustakaan Amirullah STIP belum memiliki tenaga pustakawan, belum memiliki nomor pokok perpustakaan, dan pengalokasian anggaran perpustakaan STIP belum memenuhi standar perpustakaan nasional. Minat baca taruna di perpustakaan juga masih rendah karena jadwal kuliah dan kegiatan di luar kuliah (ekstrakulikuler) yang sangat padat.
Implementasi Sistem Penjamin Mutu Internal dalam Meningkatkan Mutu di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Reknati, Puji; Sursina
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.64

Abstract

Lemahnya Implementasi SPMI mengakibatkan banyaknya keluhan-keluhan dari pemangku kepantingan tentang mutu penyelenggaran tridharama dan repotnya penyediaan data untuk kepentingan akreditasi dan sertifikasi Oleh sebab itu diperlukan gambaran bagaimana implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di implementasi di STIP. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang implementasi SPMI tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data yang diperoleh dengan menggunakan wawancara, observasi, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran implementasi sistim penjaminan mutu internal di STIP yang perlu menggabungkan antara ISO 9001:2015 dan Standar Nasinal Pendidikan, dan beberapa langkah untuk penguatan SPMI di STIP.
Strategi Mempertahankan Eksistensi Pelabuhan Sunda Kelapa Sebagai Heritage Bangsa Dan Cagar Budaya Indonesia Nasution, Herwin; Warsono; Bambang Ristianto
Meteor STIP Marunda Vol 12 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v12i1.65

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan memberikan sumbangan pemikiran di bidang maritim. Pemilihan Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai objek dan lokus penelitian dikarenakan Pelabuhan Sunda kelapa sebagai pelabuhan rakyat yang berlokasi di DKI Jakarta. Cagar budaya yang berusia tua merupakan bukti sejarah Indonesia karena pernah jaya pada masanya yaitu pada abad ke 5. Stasiun Beos dan Taman Fatahilah sudah selesai di revitalisasi sehingga layak menjadi destinasi wisata sedangkan Pelabuhan Sunda Kelapa belum di revitalisasi. Walaupun belum layak jadi destinasi wisata namun wisatawan tetap berkunjung kesana. Sebelum revitalisasi terlaksana, seharusnya pelabuhan rakyat tersebut tetap tertata dengan rapi dengan kapal-kapal tradisionalnya, tertib, aman, bersih, dan indah. Oleh karenanya wajib segera di revitalisasi dan akan berhasil apabila dilaksanakan dengan strategi-strategi yang terencana berdasarkan masterplan. Syahbandar selaku kordinator di kawasan pelabuhan harus mengkoordinasikannya dengan PEMDA DKI Jakarta, KSOP/ Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan PT. Pelindo, antara lain dengan membuat strategi khusus untuk jangka pendek dengan penegakan hukum, membuat zonasi dan master plann disamping strategi umum jangka panjang.

Page 2 of 15 | Total Record : 147