cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
PENGARUH PENGARUH KEBERSIHAN LINGKUNGAN HUNIAN BAGI NARAPIDANA PADA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB DEPOK: INDONESIA firman pratama
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i2.101

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menjelaskan bagaimana pengaruh kebersihan lingkungan hunian bagi kesehatan Narapidana pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Depok Dari penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yaitu jenis penelitian yang menjelaskan pengetahuan menggunakan data sebagai alat untuk menganalisis dan menggambarkan pengaruh kebersihan lingkungan hunian bagi kesehatan Narapidana di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Depok Kemudian dari penelitian ini dilakukan dengan pengujian yang bertolak ukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang mana dalam penelitian ini penulis mencoba menjelaskan serta menggambarkan pengaruh kebersihan lingkungan hunian bagi kesehatan Narapidana pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Depok Proses pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Simpel Random Sampling yaitu memberikan kesempatan bagi para anggota populasi untuk menjadi sebuah sampel penelitian. Setelah melakukan pengambilan sampel, diperoleh sampel penelitian sebanyak 30 orang Narapidana. Setelah itu pengumpulan data menggunakan beberapa teknik yaitu penyebaran kuisioner yang telah disusun dengan format jawab dalam skala Likert, wawancara mendalam serta studi kepustakaan guna mendapatkan hal berupa informasi atau data yang terperinci. Untuk pengelolaan data yang telah didapatkan dari jawaban responden dalam kuisioner akan menggunakan program aplikasi SPSS Statistic
Febri dwi laksana, Evaluasi Program Jamianan Kesehatan Indonesia (Studi Kasus Penanganan Covid 19 di Indonesia): Evaluation of the Indonesian Health Insurance Program (Case Study of Covid 19 Handling in Indonesia) @febri laksana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.102

Abstract

World health organization, WHO, guarantees that every community in the world gets a good standard of health services. Through Universal Health Coverage, it is hoped that countries around the world are able to raise the level of health services that have so far been overlooked. This is done as an effort to guarantee human rights that guarantee rights freedom of life and the right to health services. But the health standard system (UHC) is still lacking in its application in Indonesia. This is seen from several important points that occur in Indonesia. Hospital facilities are still inadequate, especially hospitals in the region. In this paper I will provide information regarding evaluations carried out on the health insurance program in Indonesia with case studies of how to deal with Covid 19 in Indonesia whether it is in accordance with health standards or not.
Effectiveness of Nursing Caring Behavior to The Satisfaction of Hospital Patients in Puskesmas Wotu Yudi Adnan
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.103

Abstract

Caring is an attention and action towards others (patients) to provide assistance, support, respect and empathy in providing physical care to avoid a unexpected condition supported by sources of knowledge, patience, and hope. Nurse caring behaviour will be very important in influencing service quality and client satisfaction. The purpose of this study was to analyze nurse caring behaviour in increasing the satisfaction of inpatients at the Puskesmas Wotu. The design of this study is a correlative study. The population were 87 respondents with a purposive sampling technique in which all population amounts were used as research samples. The results of a statistical study using the spearmen test, it was found that r value=0.529. That is, the level of strength of the relationship between strong variables. The relationship between these two variables is unidirectional, thus it can be interpreted that the quality of caring care increases the satisfaction of inpatients will also increase. Furthermore, there is a significant relationship between Nurse behavior variables with the Patients Satisfaction (Sig.=0,000). Nurse caring behavior needs to be increased again with training and making standard guidelines.
Hubungan antara Sikap Pedagang Tentang Etika Promosi Terhadap Niat dan Perilaku Penjualan Rokok Riantina Luxiarti; Eko Maulana Syaputra
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i2.105

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar remaja mulai merokok sebelum usia 18 tahun (WHO, 2015). Sekitar 70-80% remaja di Indonesia terpapar iklan rokok dari berbagai media (Widjarnako, 2014). Kemudahan akses untuk memperoleh rokok turut menjadi faktor penguat perilaku merokok remaja. Indonesia mengatur peredaran dan promosi rokok dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2012. Berdasarkan observasi, terdapat pedagang yang melanggar peraturan tersebut. Pelanggaran tersebut dapat dikaji dengan menggunakan theory of planned behavior. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Terdapat 2 lokasi penelitian, di daerah pertokoan di Kota Yogyakarta. Sampel adalah pedagang yang berjualan 100 meter di sekitar SMP atau SMA di lokasi penelitian. Sebanyak 71 responden diambil secara totality sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan wawancara serta observasi. Hasil : Hasil uji chi-square menunjukkan, terdapat hubungan yang bermakna antara sikap tentang etika promosi rokok dengan niat (RP: 1,66) dan perilaku (RP: 1,29) menjual rokok kepada anak usia di bawah 18 tahun. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara sikap pedagang tentang etika promosi rokok dengan niat dan perilaku menjual rokok ke anak usia di bawah 18 tahun.
A Gyssens Evaluation On Antibiotics Usage On Inpatients With Urinary Tract Infection In Hospital X, Central Jakarta, on January 2017 – June 2019: Gyssens Evaluation On Antibiotics Usage On Inpatients With Urinary Tract Infection In Hospital X, Central Jakarta, on January 2017 – June 2019 Henny Tannady Tan; Ade Dharmawan; Agus Cahyadi; Nicolas Layanto; Elisabeth Harahap
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.113

Abstract

Urinary tract infections are infections from the bladder to the renal parenchyma, and can affect all ages. Empirical therapy can reduce morbidity, but due to the use of antibiotics that are not appropriate will have an impact on resistance that will cause increase morbidity, mortality, and health costs. In the Southeast Asian region, high use of antibiotics were found almost more than 80% in various provinces in Indonesia. This study aims to assess the appropriatness use of antibiotics in hospitalized patients with UTIs in the District Hospital X in the period January 2017 - June 2019 using gyssens criteria. This is retrospective study. Research data sourced from medical records. Data was collected and assessed with Gyssens flow, then processed using Microsoft Excel. The results found 15 cases (46.88%) with the appropriate use (category 0), 3 cases (9.37%) incorrect interval (category IIB), 1 case (3.33%) incorrect dosage (category IIA ), 10 cases (31.25%) too short given (category IIIB), 3 cases (9.37%) too long given (category IIIA). Empirical therapy inpatients with diagnosis urinary tract infections atvDistrict Hospital X, 46.8% of antibiotics were used appropriately.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBUTUHAN PELAYANAN RUMAH SAKIT SYARIAH DI KOTA YOGYAKARTA Rochana Ruliyandari
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.114

Abstract

Rumah sakit syariah merupakan rumah sakit yang dalam aktifitasnya atau pengoperasionalannya berdasarkan pada maqashid syariah. Rumah sakit syariah dibuat dengan standart, sistem dan mutu yang sesuai dengan syariat islam. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat kota Yogyakarta. Dengan tujuan untuk melihat kebutuhan masyarakat terhadap rumah sakit syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Data penelitian ini diambil menggunakan kuesioner elektronik. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. masyarakat sebagian besar setuju bahwa rumah sakit telah melaksanakan prinsip-prinsip syariat islam dalam melakukan pelayanan kesehatan pada pasien. Melakukan pelayanan sesuai gender pasien, berinteraksi dan memiliki prinsip sosial, memiliki lingkungan yang nyaman sesuai syariat islam. Sebagian besar perlu terus menyesuaikan update pelayanan kesehatan yang berbasis syariah, sehingga meningkatkan kepuasan pasien. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit Syariah, Standar Rumah Sakit Syariah
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Kelompok LSL di Kota Palu septiani
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.115

Abstract

LSL adalah singkatan yang menggambarkan Laki-laki berhubungan Seks dengan Laki-laki. LSL adalah salah satu kelompok berisiko tinggi penularan HIV/AIDS, karena perilaku seksual mereka adalah anal dan seks oral. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palu pada tahun 2019 bahwa 94 kasus HIV terjadi pada LSL. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada kelompok LSL di Kota Palu. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 284 orang, setelah menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 74 orang yang diambil melalui teknik snawball sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan nilai α<0,05. Hasil penelitian menunjukkan beberapa variabel yaitu: pengetahuan (p= 0,037), sikap (p= 0,005), dan dukungan petugas kesehatan (p = 0,000) berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada kelompok LSL di Kota Palu. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada kelompok LSL di Kota Palu, disarankan kepada LSL untuk meningkatkan perilaku pencegahan dengan menggunakan kondom secara konsisten dan memanfaatkan layanan konseling dan tes HIV, dan petugas kesehatan dapat memberikan bantuan perawatan dan konseling tanpa stigma dan diskriminasi.
Determinan Kesehatan Mental Anak Yatim Dan Piatu Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Kabupaten Bireuen Sri Raudhati
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2020): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v5i3.116

Abstract

WHO said that mental health disorders are more prone to attack the millennial generation, and mental health disorders are most vulnerable to orphaned adolescents living in orphanages, because they have lost love and direct attention from their biological fathers and mothers. The purpose of this study was to determine the factors related to the mental health of orphans, orphans and orphans in the Bireuen District Child Welfare Institution. Research Methodology:This research is a quantitative study, using a cross sectional study design. Sampling using purposive sampling technique, with a sample size of 104 children. The statistical test used in the data analysis was the logistic regression test using the stata program 15. Results: It was found that 25% of children experienced behavioral and emotional difficulties, where the largest proportion was peer problems 31.7%, then emotional symptoms 27.9%, behavioral problems 19.2 %, and hyperactivity 7.7%, while the problem of decreasing children's prosocial behavior was 14.4%. The results of the multivariate logistic test showed that female gender, other reasons, the child's age at the death of their parents ≤5 years, and families who rarely visited had a significant relationship with behavioral and emotional difficulties (P=0.004; P=0.012; P=0.007 ; P=0.003 respectively), While the factors that had a significant relationship with prosocial behavior were other reasons for entering the orphanage, the status of the orphaned children, the health condition of the sick children, and the children who experienced conflicts (P=0.031; P=0.010, P=0.011; P=0.002 respectively). Suggestion: With the results of this study, it is expected for orphanage leaders and caregivers to further optimize the services of counseling and social support programs so that they are able to find solutions to children's mental emotional problems.
Gambaran Penggunaan Masker Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Kelurahan Cengkeh Turi Kota Binjai Tahun 2020 Muhammad Irfan
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i1.120

Abstract

Abstrak Penggunaan masker di masa pandemi Covid-19 merupakan hal yang sangat penting dikarenakan merupakan langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19. Masker digunakan baik untuk orang terinfeksi guna mencegah penularan lebih lanjut dan masker digunakan orang yang sehat untuk melindungi diri dari orang yang terinfeksi. Sebagaimana diketahui penyebaran Covid-19 dapat terjadi terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi Covid-19 batuk, bersin atau berbicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Penggunaan Masker di Masa Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Kelurahan Cengkeh Turi, Kota Binjai. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriftif dan dengan menggunaan pendekatan cross sectional study. Sempel didalam penelitian ini sebanyak 75 responden. Analisis data didalam penelitian ini menggunakan Microsoft excel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 75 responden masyarakat kelurahan cengkeh turi kecamatan Binjai utara kota Binjai yang sudah selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah dimasa pandemi covid-19 ini sebanyak 53 (70,67%), dan 22 (29,33%) yang jarang menggunakan masker saat keluar rumah. Abstract The use of masks during the Covid-19 pandemic is very important because it is a measure to prevent and control Covid-19. Masks are used both for infected people to prevebt further transmission and masks are used by healthy people to protect themselves from infected people. As it is known that the spread of Covid-19 can occur mainly from person through droplets from the nose or mouth the come out when a person infected with Covid-19 coughs, sneezes or talks. The purpose of this study is to find out. The purpose of the study is to determine An overview of the use of masks during the Covid-19 pandemic in the Cengkeh Turi village, Binjai City. This type of research is a descriptive study and using a cross sectional study approach. Samples in this study were 75 respondents. Data analysis in this study used a Microsoft excel. The results of this study indicate that of the 75 respondents for the Cengkeh Turi Sub-district, Binjai utara district, Binjai city who have always used masks when traveling outside the hause during the Covid-19 pandemic, 53 (70,67%), and 22 (29,33%), who rarely use masks when leaving the house.
Pengaruh Sosial BudayaTerhadap Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Moncongloe Leli Leli
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v1i4.123

Abstract

Bayi yang mendapatkan makanan pendamping ASI sebelum berusia 6 bulan akan mempunyai resiko 17 kali lebih besar mengalami diare dan 3 kali lebih besar kemungkinan terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dibandingkan bayi yang hanya mendapat ASI eksklusif dan mendapatkan MP- ASI dengan tepat waktu. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat waktudapat mengakibatkan hal-hal yang merugikan, antara lain apabila terlalu dini dapat menimbulkan resiko diare, dehidrasi, produksi ASI menurun dan alergi. Kebiasaan masyarakat memberikan MP-ASI dini masih kental, keyakinan masyarakat bahwa bayi yang diberi MP-ASI dini akan cepat pertumbuhannya. Tujuan: Memaparkan angka kejadian pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja UPTD Puskesmas Moncongloe Kabupaten Marosdan mengidentifikasi pengaruh sosial budaya terhadap pemberian MP-ASI dini. Metode: Penelitian ini menggunakan Mixed Metode dengandesain Sequential Explanatory yaitu Sequential Explonatory design. Results: Pemberian MP-ASI sebagai solusi bagi bayi yang terbilang aktif dan rewel, sebagai solusi bagi ibu yang tidak memiliki ASI yang cukup/kurang sehingga pemberian susu formula terlalu dini, pertumbuhan bayi lambat, alternative bagi ibu yang bekerja dan terjadi karena pengalaman dari anak-anak dan pengaruh sosial budaya seperti kebiasaan turun temurun, 40 hari setelah kelahiran bayi, pemberian madu atau kurma saat bayi baru lahir. Kesimpulan: Faktor internal (Ibu dan bayi) serta faktor sosial budaya berpengaruh terhadap pemberian MP ASI dini.