cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
The Correlation between Elderly Behavior and Family Support for Hypertension Control in Gorontalo Indriani Indriani
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.160

Abstract

Abstract Hypertension is the first of the fifteen diseases in Gorontalo city which mostly affects the elderly, with a total of 2240 people. One of the efforts to control the risk of increased hypertension is through family support so that the elderly at the age who are no longer productive can still improve their health status. This study used an observational research design with a cross-sectional approach. Sampling in this study was carried out by means of simple random sampling with the criteria of the elderly who came for treatment at health centers and were willing to be respondents, namely as many as 33 respondents. The results showed that the correlation between family support and elderly behavior in controlling hypertension using the chi square test got a value of ρ = 0.025 <a = 0.05. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between family support and the behavior of the elderly in controlling hypertension. Support from family can motivate the elderly to maintain their quality of life in old age.
KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN: PEMICU DAN ALTERNATIF PENANGANAN Muhammad Jadi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.161

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemaparan tentang kekerasan terhadap perempuan sebagai salah satu permasalahan yang sering dihadapi kaum perempuan. Melalui studi pustaka dari hasil penelitian dan pendapat para ahli yang berhubungan dengan topik kajian ini, beberapa hal seperti latar belakang, pengertian, termasuk kasus dan penanganan di Indonesia selama ini disajikan dalam artikel ini. Selain itu, alternatif solusi yang mungkin dilakukan untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap perempuan juga didiskusikan, termasuk masukan tentang pentingnya penelitian lebih mendalam yang multisentris dan berkesinambungan mengenai topik permasalahan ini. Melalui cara ini, diharapkan akan dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan jauh dari tindak kekerasan bagi perempuan.
Hubungan Kontrol Perilaku yang Dirasakan dengan Niat dan Perilaku Adaptasi Kebiasaan Baru Generasi Milenial di Kota Cirebon Riantina Luxiarti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.163

Abstract

Pencegahan Covid 19 menggunakan vaksin masih jauh dari tareget., sehingga langkah yang harus ditempuh adalah menerapkan protocol kesehatan secara ketat yang dikenal dengan adaptasi kebiasaan baru. Pada kenyataannya AKB belum bisa diterapkan secara benar oleh masyarakat. Terlihat dari perilaku masyarakat yang belum mengedepankan protokol kesehatan. Berdasarkan observasi yang dilakukan di wilayah Kota Cirebon, terdapat banyak masyarakat yang belum menggunakan masker. Tidak menjaga jarak pada saat berada di tempat umum ataupun keramaian, tidak mematuhi tanda silang. Tidak mencuci tangan meskipun telah tersedia fasilitas mencuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuin hubungan kontrol perilaku yang dirasakan dengan niat dan perilaku adaptasi kebiasaan baru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh generasi milenial yang berada di kecematan Harjamukti Kota Cirebon dengan jumlah sebesar 21628 Jiwa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 113 responden. Pengambilan sampel melalui teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan Uji-Chisquare. Hasil; Ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikasn anatara kontrol perilaku yang di rasakan dengan penerapan niat adaptasi kebiasaan baru dengan nilai p value 0.019 dan ada hubungan yang siginifikan antara kontolr perilaku yang dirasakan dengan penerapan perilaku adaptasi kebiasaan baru dengan p value, 0.002. Kesimpulan: Kontrol perilaku yang dirasakan secara statistik berhubungan dengan penerapan niat dan perilaku adaptasi kebiasaan baru generasi milenial.
HUBUNGAN ANTARA USIA MENARCHE DAN RIWAYAT PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DENGAN MENOPOUSE DINI PADA LANSIA DI DESA DUKUH INDRAMAYU Tutin Marlia
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i2.168

Abstract

Waktu terjadinya menopouse pada setiap wanita berbeda-beda, sebagian besar wanita mengalami menopouse secara alamiah yaitu menopouse yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia dan akibat dari penurunan organ reproduksi. Rata-rata usia menopause terjadi pada usia 51,4 tahun. Banyak faktor yang berhubungan dengan terjadinya menopause. Beberapa faktor tersebut yaitu usia pertama kali mendapat haid (menarche), stres, pemakaian metode kontrasepsi, status keluarga (seperti status perkawinan, jumlah anak dan usia saat melahirkan anak terakhir), riwayat keluarga, pekerjaan, pendapatan, merokok, dan minum alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Usia Menarche dan Riwayat Penggunaan Alat Kontrasepsi Dengan Menopouse Dini. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional.Tehnik sampling dalam penelitian menggunakan total samplingberjumlah 57 responden. Hasil penelitian Terdapat hubungan yang signifikan dari faktor usia menarche dengan menopouse dini dengan nilai p 0.007 dan tidak terdapat hubungan antara riwayat penggunaan alat kontrasepsi dengan menopouse dini dengan nilai p 0.98. Penelitian ini masih terbatas, perlu adanya pengembangan dan pendalaman dalam menganalisis setiap variabelnya ataupun perlu menambah dengan variabel lain. Begitupun variabel lain yang dapat diteliti misalkan riwayat aktivitas, status gizi, riwayat melahirkan anak pertama dan lain-lain.Penelitian ini dilakukan pada lansia yang dapat memungkinkan ingatan lansia mengalami penurunan, sehingga untuk mendapatkan informasi yang akurat perlu melibatkan anggota keluarga.
JAMINAN KESEHATAN DAN PENDAPATAN KELUARGA BALITA STUNTING Sinta Fitriani; Dadan Yogaswara; Sri Wahyuni; Yuni Nur Maulida; Sopi Maulida
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i3.170

Abstract

Balita stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta (15%) kematian anak balita di dunia dan menyebabkan 55 juta Disability-Adjusted Life Years (DALYs) yaitu hilangnya masa hidup sehat setiap tahun. Jaminan kesehatan dan pendapatan keluarga merupakan salah satu faktor yang berhubungan tidak langsung dengan kejadian stunting. Akan tetapi dapat mempengaruhi ketersediaan sumber gizi serta perlindungan diri saat menanganai permasalahan infeksi pada balita yang bermuara pada resiko kejadian stunting. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui gambaran kepemilikan jaminan kesehatan serta pendapatan keluarga balita stunting. Metodologi penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita stunting Di Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna sebanyak 18 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dimana hasil disajikan dalam bentuk presentase dan dibuat secara naratif. Hasil penelitian : Terdapat 38,9% keluarga balita stunting yang tidak memiliki jaminan kesehatan, mayoritas jenis jaminan kesehatan yang dimiliki oleh keluarga stunting adalah Kartu Indonesia Sehat serta mayoritas pendapatan keluarga balita stunting di Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna adalah dibawah UMR yaitu 72,2%. Kesimpulan dan saran : Keluarga dapat meningkatkan pencarian informasi tentang pentingnya memiliki jaminan kesehatan seghingga dapat memanfaatkan pelayanan yang disediakan sebagai program penyelesaian permasalahan stunting. Selain itu program perbaikan gizi keluarga melalui pemanfaatan lahan masyarakat dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Kata kunci: Stunting, Kepemilikan jaminan kesehatan, pendapatan keluarga, balita
Kepemilikan Fasilitas Sanitasi Dasar Rumah Tangga Di Desa Air Selumar Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Dyah Suryani
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i3.171

Abstract

Ownership of basic sanitation facilities of the house is one of the conditions of a healthy home. Health problems in the home environment can not be separated from the level of knowledge, attitude, income of the head of the family and the number of dependents of the head of the family. It is seen that there are still people who do not have thoughts about the importance of basic sanitation for their lives and there are still many people who do not have basic sanitation facilities. The purpose of this study is to find out the factors related to the ownership of basic household sanitation facilities in Selumar Water Village, Sijuk Subdistrict, Belitung Regency.This study uses observational analytics method with cross sectional approach. The samples in this study numbered 101 samples, using proportional random sampling method. Research instruments are questionnaires and checklists. Data analysis is performed using Chi square test. Bivariate analysis results show there is a relationship between the level of knowledge and the ownership of basic household sanitation facilities p value=0.000, there is a relationship between attitude with the ownership of basic household sanitation facilities p value=0.005, there is a relationship between the level of income and the ownership of basic household sanitation facilities p value=0.000, there is a relationship between the number of family members and the ownership of basic household sanitation facilities p value=0.016. The level of knowledge, attitude, income level and number of family members relates to the ownership of basic household sanitation facilities in Selumar Water Village, Sijuk Subdistrict, Belitung Regency
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMAN 2 TONDANO Deviana Pratiwi Munthe
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i3.172

Abstract

Abstrak Keputihan sering kali dianggap suatu hal yang biasa sehingga sering diabaikan pentingnya pencegahan dan penanganan yang benar dan tepat. Jika remaja putri dapat mengenali gejala keputihan dan penanganannya maka remaja putri dapat beraktivitas dengan nyaman, aman, dan sehat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas belajar. Sebaliknya jika mengabaikan pencegahan dan penanganan keputihan maka akan aktivitas belajar remaja putri akan terganggu sehingga tidak bisa menerima pembelajran dengan baik bahkan harus absen dari sekolah. Jika keputihan tidak segera diatasi akan dapat menimbulkan risiko bahaya yang fatal bagi kesehatan. Aktivitas yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap siswa putri di SMAN 2 Tondano dengan pencegahan keputihan. Pada observasi atau pengamatan awal yang dilakukan, didapati bahwa siswa putri SMAN 2 Tondano pernah mengalami keputihan. Keputihan yang dialami siswa putri SMAN 2 Tondano didapati ada yang terjadi tidak hanya sekali dan terjadi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi seperti ini dapat mengakibatkan timbulnya risiko penyakit reproduksi. Penelitian in menggunakan metode deskriptif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling berjumlah 39 responden. Hasil analisa dan pengujian data yang sudah dilakukan di SMAN 2 Tondano, maka terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa putri SMAN 2 Tondano dengan pencegahan keputihan dengan nilai p = 0.042 dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap siswa putri SMAN 2 Tondano di dengan pencegahan keputihan dengan nilai p = 0.022. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Penanganan, Keputihan, Remaja Putri Abstract Vaginal discharge is often considered a common thing so that is often overlooked the importance of prevention correct and appropriate treatment. Teenage girls can recognize the symptoms of vaginal discharge and their treatment, they can move in a comfortable, safe, and healthy way so that they can increase their learning productivity. On the other hand, if they ignore the prevention and treatment of vaginal discharge, the learning activities of a teenage girl will be disrupted so that they cannot receive learning properly and even have to be absent from school. If vaginal discharge is not immediately addressed, it can pose a risk of fatal danger to health. The activity that is used as a reference in this study is the knowledge and attitudes of female students at Senior High School Public 2 Tondano, with the prevention of vaginal discharge. In the initial observations, it was found that the female students of Senior High School Public 2 Tondano had experienced vaginal discharge. The discharge experienced by female students of Senior High School Public 2 Tondano was found to occur not only once and for a long time. Conditions like this can lead to the risk of reproductive disease. This research uses a descriptive-analytic correlation method with a cross-sectional approach. The sampling technique used is a total sampling of 39 respondents. The results of data analysis and testing that have been carried out at Senior High School Public 2 Tondano, there is a significant relationship between the knowledge of female students of Senior High School Public 2 Tondano and prevention of vaginal discharge with p = 0.042 and there is a significant relationship between the attitudes of female students of Senior High School Public 2 Tondano in the prevention of vaginal discharge with p-value = 0.022. Keywords: Knowledge, Attitude, Handling, Vaginal, Young Women
Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Pada Pedagang di Pasar Sintha Purimahua; Indriati Andolita Tedju Hinga; Ribka Limbu; Sarinah Basri K
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i3.178

Abstract

Pengetahuan yang tepat dan memiliki sikap yang benar dapat mencegah penularan covid-19. Melalui media leafleat dalam upaya pencegahan dapat berdampak positif karena membentuk keyakinan orang untuk beriperilaku sesuai keyakinannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap dalam upaya pencegahan Covid-19 pada pedagang di Pasar Oesapa Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Pra Eksperimen. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Berdasarkan analisis univariat, responden lebih banyak usia 46-55 tahun (53.3%), Jenis kelamin perempuan lebih banyak (53.3%), pendidikan responden paling banyak adalah SMA (20%), jenis dagangan paling banyak adalah penjual ikan (26.7%). Rerata nilai pengetahuan responden sebelum mendapatkan penyuluhan adalah 44.66 dan sesudah pemberian penyuluhan melalui media leaflet adalah 94.22 yang artinya terjadi peningkatan rerata nilai sebelum dan sesudah pemberian leaflet. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon,diperoleh nilai z-score sebesar 4.807 dengan nilai p value sebesar 0.000 yang artinya p<0.005 yang berarti Ada Pengaruh Peggunaan media leaflet terhadap Pengetahuan pedagang tentang Covid-19. Untuk variabel sikap, rerata nilai sikap responden sebelum mendapatkan penyuluhan adalah 72.85 dan sesudah pemberian penyuluhan melalui media leaflet adalah 97.46 yang artinya terjadi peningkatan rerata nilai sebelum dan sesudah pemberian leaflet. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon,diperoleh nilai z-score sebesar 4.793 dengan nilai p value sebesar 0.000 yang artinya p<0.005 yang berarti Ada Pengaruh Peggunaan media leaflet terhadap Sikap pedagang tentang Covid-19. Oleh karena itu direkomendasikan Puskesmas Oesapa agar lebih meningkatkan frekuensi kunjungan pemberian edukasi kesehatan kepada pedagang pasar tradisional di Kelurahan Oesapa.
GAMBARAN HYGIENE SANITASI DI KAWASAN “P” Pipit Marfiana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2021): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v6i3.182

Abstract

Hygiene sanitasi merupakan upaya pengendalian faktor resiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi. Berdasarkan data Tempat Pengolahan Makanan Menurut Kemenkes RI (2018) Tempat Pengolahan Makanan (TPM) memiliki potensi yang cukup besar untuk menimbulkan gangguan kesehatan atau penyakit bahkan keracunan akibat dari makanan yang dihasilkannya. TPM adalah usaha pengolahan makanan yang meliputi jasa boga atau katering, rumah makan dan restoran, depot air minum, kantin, makanan jajanan. Persentase TPM yang memenuhi syarat kesehatan secara nasional pada tahun 2018 adalah 26,41%, tahun 2017 adalah 18,04%. Namun capaian ini belum memenuhi target Renstra Kementerian Kesehatan RI 2018 untuk Tempat Pengolahan Makanan memenuhi syarat kesehatan yaitu sebesar 26%. Sedangkan di Jawa Barat Tempat Pengolahan Makanan yang memenuhi syarat tahun 2018 19,69%, tahun 2017 14,71%. Sementara Puskesmas pun tidak memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan sampel. Untuk sistem pelaporan kegiatan yang sudah berbasis elektronik (internet) masih belum optimal terkait penurunan koneksi jaringan pada sistem monev elektronik Tempat Pengolahan Makanan, yang berdampak pada penurunan semangat sanitarian dalam menginput hasil IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan) Tempat Pengolahan Makanan yang terdapat di wilayah kerja mereka pada aplikasi tersebut. Tujuan Penelitan ini untuk mengetahui Gambaran hygiene sanitasi pada pedagang makanan di Kawasan “P”. Metode Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengambilan berdasarkan wawancara 72 pedagang Kawasan “P”. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Hygiene Sanitasi di Kawasan “P” sudah dilaksanakan sehingga dapat menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, tertib dan teratur. Namun adanya kekurangan hygiene, sanitasi dan pengetahuan perlu adanya evaluasi serta peningkatan dalam Gambaran Hygiene Sanitasi di Kawasan “P”.
Faktor Berhubungan Perilaku Pencegahan dan Penularan COVID-19 Pada Mahasiswa Di Rumah Kost Sekitar Kampus UNDANA. Ribka Limbu; Luh Putu Ruliati; Anna H. Talahatu; Dominirsep O. Dodo
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v7i1.183

Abstract

Pendahuluan: Coronavirus desease (COVID-19) adalah penyakit menular disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan Coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia sehingga banyak pihak yang tidak tahu dan tidak mengerti cara pencegahan dan penanggulangannya. COVID-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Penerapan perilaku pencegahan harus terus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Idealnya mahasiswa menjadi panutan yang baik bagi masyarakat berdasarkan pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan COVID-19. Penelitian bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan dan penularan COVID-19 pada mahasiswa yang tinggal di rumah kost sekitar Kampus Universitas Nusa Cendana. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi semua mahasiswa yang tinggal di rumah kost sekitar kampus Universitas Nusa Cendana berjumlah 995. Sampel sebagian dari populasi berjumlah 90 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Pengumpulan data dengan wawancara langsung responden menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan Uji Chi-Square dan disajikan dalam tabel yang disertai dengan narasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan dan penularan COVID-19 pada mahasiswa dengan nilai signifikansi p value=0,000 (p<0,05) dan pvalue=0,000 (p<0,05). Ketersediaan sarana PHBS dan Peran pemilik kost tidak ada hubungan dengan perilaku pencegahan dan penularan COVID-19 pada mahasiswa dengan nilai signifikansi p value=0,186 (p>0,05) dan p value=0,465 (p>0,05). Simpulan: Simpulan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan dan penularan COVID-19 pada mahasiswa yang tinggal di rumah kost sekitar Kampus Universitas Nusa Cendana, sedangkan faktor ketersediaan sarana PHBS dan peran pemilik rumah kos tidak ada hubungan yang signifikan.