cover
Contact Name
I.G.A.AG Dewi Sucitawathi P
Contact Email
iga_dewi@undiknas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iga_dewi@undiknas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial
ISSN : 25973657     EISSN : 25812424     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Nasional, dengan terbitan berkala tiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial memuat artikel Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dari cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain).
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN INDIHOME PT.TELKOM KOTA BENGKULU alimansyah alimansyah; lipneldi lipneldi; fernanda dian
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.363 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i2.198

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Indihome PT.Telkom Kota Bengkulu” Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana tingkat kepuasan pelanggan Indihome PT.Telkom Kota Bengkulu yang dilakukan oleh PT.Telkom Kota Bengkulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survey dimana pengumpulan datanya menggunakan kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi guna untuk memperoleh data-data yang diperlukan untuk mengkaji penelitian. Responden penelitian ini yaitu sebanyak 77 responden yaitu pelanggan Indihome. Hasil penelitian analisis tingkat kepuasan pelanggan PT.Telkom Kota Bengkulu ini menggunakan 3 indikator yaitu kualitas pelayanan, aksesbilitas, dan kualitas produk. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk indikator kualitas pelayanan, untuk kualitas pelayanan yang diberikan oleh PT.Telkom sudah bisa dikatakan baik, karena pelayanan yang diberikan kepada pelanggan sudah dapat membuat puas pelanggan. Indikator yang kedua yaitu aksesbilitas sebagian besar pelanggan mengatakan jaringan internet masih sering gangguan. Dan indikator yang ketiga yaitu kualitas produk, kualitas produk sudah dikatakan baik, karena PT.Telkom sudah memberikan yang ditawarkan sesuai dengan kenyataannya itu memang bagus. Dari beberapa temuan diatas maka peneliti menyimpulkan bahwa kepuasan pelanggan sudah baik karena sesuai dengan permintaan pelanggan, dan pelanggan sudah puas dalam pelayanan dan produk yang diberikan oleh PT.Telkom Kota Bengkulu.Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Indihome, Kualitas Pelayanan, Kualitas produk
REPRESENTASI BUDAYA DALAM IKLAN (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM IKLAN KUKU BIMA ENER-G) VERSI NUSA TENGGARA TIMUR Elves Jose Zulmiro
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.711 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i1.131

Abstract

ABSTRACTKuku Bima Ener-G advertising on East Nusa Tenggara version is narrate life, and culture of East Nusa Tenggara people starting from living as farmer, weaving, culture of everyday life and pasola of society which not yet influenced by modern life and also authenticity of typical culture and unique which have to remain to be taken care of and preserve by router generation. This research is done through every scene in adverstiment of Kuku Bima Ener-G East Nusa Tenggara version. Method in this research is descriptive qualitative method, that’s because this research aim to know in detail somethings or causes influencing something. The result of this research found that denotation meaning at all checked adverstimenet of Kuku Bima Ener-G East Nusa Tenggara version scene to be concluded that denotation meaning given by the picture to us is about culture which still very jell situation in life of East Nusa Tenggara society, as a whole because living system which still traditional, and the culture system in the field of art, used by technology and equipments still very simple and also religion system had by still stick at late one who have passed away. From myth data analysis, the entire adverstimenet of Kuku Bima Ener-G Nusa Tenggara Timur version scene can be concluded that culture shall be expressed in everyday life such as gotong royong, farming, social life with each other and people’s life after death.Keywords : Culture Representation, Advertisement, Roland Barthes Semiotic
STRATEGI KEHUMASAN PEMPROV BALI DALAM MENGATASI ISU PENJUALAN DAGING ANJING DI BALI nirmala noviyanthi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.491 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i1.355

Abstract

ABSTRACTReputation is the important thing to keep in every company. The good or a bad of company’s reputation depends on how the management in that company especially how the public relation’s performance in facing every crisis. Crisis has unexpectedly character and would be worst if it can’t take seriously. One of the crisis that happens in Bali’s government is about the dog-meat trading issue, which is this have been pubished in some foreign media. With this crisis, researcher wanted to research about the strategy in prublic relation’s government in facing this crisis according to method of public relation’s crisis management by Lazarsfeld and Reitz.In this reseacrh, researcher tried to connected the strategy that have been public relations of Bali’s government did with the six steps according to Lazarsfeld and Reitz’s method. The result of this research is The public relation of Bali province government could apply the strategy which have been planned appropriate with method of public relation’s crisis management that be reference of researcher, therefore the result that expected could be achieved by the implementation of that strategy.Keywords : public relation’s crisis management, strategy of public relation.
KEKERASAN PADA REMAJA PEREMPUAN DALAM MASA PACARAN (Dating Violence) DI KOTA DENPASAR DALAM PERSPEKTIF ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK putri ekaresty haes
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.063 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i2.202

Abstract

ABSTRAKKekerasan dalam masa pacaran (dating violence) adalah perilaku atau tindakan seseorang yang dapat digolongkan sebagai tindakan kekerasan dalam percintaan atau pacaran bila salah satu pihak merasa terpaksa, tersinggung dan disakiti dengan apa yang telah dilakukan pasangannya dan yang menjadi korban kebanyakan adalah remaja perempuan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan yang dialami remaja dalam masa pacaran, untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan yang dialami dan menganalisis kekerasan tersebut dalam persepktif interaksi simbolik. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini adalah Kekerasan dalam masa pacaran ini merupakan sebuah sirklus yang dilakukan oleh para pelaku, dimana pelaku sering melihat perlakuan kasar dan mendapatkan perlakuan kasar dari keluarga, lingkungan sosial. Perlakuan kasar yang pelaku alami dalam hidupnya di maknai dan ditapsirkan sebagai hal yang biasa, begitu juga pada diri korban, bentuk kekerasan yang mereka alami adalah hal yang wajar karena pasangan mereka sangat mencintai sehingga sering mereka memaknai kekerasan sebagai hal yang biasa dan wajar.Keynote : kekerasan pada perempuan, masa pacaran, interaksi simbolik, remaja
KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KELOMPOK MAHASISWA MENGENAI GAYA PSYCHEDELIC DI BALI Nuning Indah Pratiwi; Kadek Adyatna Wedananta
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.036 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i1.1732

Abstract

Istilah Psychedelic sendiri berarti suatu keadaan kejiwaan dimana orang mengalami halusinasi dan hilang kesadaran akibat pengaruh dari luar, contohnya obat-obatan, alkohol. Pada era ’60an, para seniman menggunakan bantuan obat-obatan agar mencapai keadaan psychedelic, sehingga karya seni yang tercipta dinamakan Seni Psychedelic. Arti psychedelic secara keseluruhan adalah sebuah hal/sifat yang berkaitan tentang mewujudkan pola-pikir, menerjemahkan jiwa. Psychedelic ialah kemampuan manusia memvisualisasikan hal-hal yang ada di pikiran menjadi vision (penglihatan), yang akan terasa sangat nyata (efek halusinasi). Pengalaman psychedelic sering dibandingkan dengan bentuk kesadaran seperti trance (keadaan tidak sadar diri), meditasi, yoga, dan bermimpi. Komunikasi adalah istilah yang begitu popular saat ini, di mana ada pertukaran pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media sehingga mendapatkan umpan balik. Media massa, buku, kelompok diskusi, pelatihan, lokarnya, seminar, dan sebagainya membahas komunikasi. Manusia modern diberondong oleh pesan- pesan komunikasi dari berbagai jurusan, baik secara terang-terangan, ataupun secara halus, baik secara verbal ataupun non verbal. Manusia berkumpul dan membentuk komunikasi kelompok dapat diartikan sebagai sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang sama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka menjadi salah satu bagian dari kelompok tersebut. Contoh: tetangga, keluarga, kawan-kawan dekat, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah, atau suatu komite untuk mengambil suatu keputusan, komunikasi ini dengan sendirinya melibatkan komunikasi interpersonal (antar pribadi).Kata Kunci: Gaya Psychedelic, Komunikasi Kelompok, Mahasiswa
PENDUDUK PRIBUMI, PARIWISATA DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA NEMBERALA KABUPATEN ROTE NDAO frit elisa yonce
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.408 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i1.137

Abstract

ABSTRACTNemberala village located on the west coast of the island of Rote is a leading tourist area in Rote Ndao regency, East Nusa Tenggara province. Kabutan located at the southern tip of Indonesia is a new district carved out of Kupang district in 2002. Local Government Support to the development of this tourist area is absolutely necessary in the structuring of the region either short, medium and long conceptual. Since the area is known as one of the Tourism Destination Region (DTW) for potential sala surfing being one of the best in the world, tourism in the village looks more bergeliat Nemberala. Almost every day brings a lot of tourists that come and go in the village which has a pretty long beach with white sand is dazzling. Stretching the development of tourism industry in the village Nemberala can also be seen from the increasing number of foreign and local investors who have and are building support facilities, such as hotels and home stay that much built around the coastal area Nemberala.The problems raised in this study are: (1) how to make optimum use of the potential tourist attraction located in the tourist area Nemberala Beach Area; (2) how the benefits derived by indigenous communities in the development and keterlibatanya Nemberala Beach tourist area on an ongoing basis; and (3) how the stages in building Nemberala Beach tourist area. While the purpose of the implementation of this research are: (1) to identify potential tourist attraction Nemberala Coast and its management are best benefits for people in the tourist area around Nemberala; (2) to assess the extent to which local people have participated actively in the development of tourist areas Nemberala Beach; (3) know what the most appropriate strategy in the development of Nemberala Beach tourist area on an ongoing basis.The data used in this study is the combined data between qualitative and quantitative sample was taken purposively. Data have been collected and analyzed by descriptive qualitative SWOT analysis. Results of analysis addressing that beach tourist area Nemberala has various tourism potential should be developed as a tourist destination areas (DTW) and has met four (4) an important component in the tourism industry with a term of four 4A, the attraction (tourist attraction), accessibility (access to tourist areas), amenities (facilities and travel services), ancillary (institutional and human resources will support tourism), by way of implementing several strategies such as strategic SWOT SO, ST, WO and WT. It is hoped that this research will be able to make a positive contribution in planning development strategies Nemberala Coast tourist area in the future, the economic impact for the indigenous communities in a sustainable manner.Keywords: Sustainable Tourism, Community-Based Tourism
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM SOSIALISASI LITERASI MEDIA DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI (DISKOMINFO) PROVINSI BALI diana rosita; nuning indah pratiwi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.97 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i1.1778

Abstract

The ability to know about the media, ranging from how we use it well and the portion would be a must for media users. The development of media is now increasing, especially social media. Media social is often used from various societies. In related to this, must have to know the restrictions in media and also important for us in receiving the information or news provided by media itself. With the easy information obtained from the media, users are reluctant to sort the information before being disseminated to other parties. The news spread out unnoticed this is what is called a hoax. To follow up the matter, the Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province held an activity called media literacy. In this research, the researcher tries to link the strategy that has been done by the Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province with six steps offered by Philip Lesly in his communication strategy which consists of, analysis & research, policy formulation, program implementation planning, communication activities, feedback, evaluation and adjustment. The Office of Communication and Information (DISKOMINFO) of Bali Province is able to implement the strategy that has been planned in accordance with the model of communication strategy that is the reference of the researcher so that the expected results can be achieved through the implementation of the strategy.KEYWOARDS : Communication Strategy of Philip Lesly, Media Literacy
PERAN DESA ADAT (PAKRAMAN) DALAM PELESTARIAN BAHASA DAN SASTRA DALAM KERANGKA PENGUATAN KEBUDAYAAN BALI i nyoman budiana; tini rusmini gorda
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.004 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i2.197

Abstract

ABSTRAKKeberadaan desa adat (pakraman) di Bali sebagai desa yang memiliki hak otonom dalam mengurus kepentingan desanya masing-masing memiliki karakteristik yang sangat unik. Keunikan tersebut tidak hanya dilihat dari sistem pemerintahan tradisionalnya, tetapi masing-masing desa adat tersebut memiliki adat kebiasaan, kebudayaan, dialek bahasa termasuk seni serta prosesi ritual keagamaan yang diyakininya juga menunjukkan perbedaan antara satu desa dengan yang lainnya. Sekalipun demikian halnya, secara universal segala aktivitas berkebudayaan dan berkeagamaan yang dilakukan dapat dipandang sebagai pengewantahan dari ajaran agama Hindu yang dianutnya serta dijiwai oleh falsafah Tri Hita Karana.Berbagai peran telah diberikan kepada desa adat tersebut, karena dalam realitasnya hingga saat ini sejumlah aktivitas pembangunan nasional selalu melibatkan keberadaannya baik pembangunan yang bersifat fisik maupun non fisik, dengan hasil yang sangat membanggakan. Sebagai bukti perlu dikemukakan beberapa contoh di antaranya, pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup berbasis desa adat, pembangunan keluarga yang bahagia dan sejahtera berbasis desa adat serta penanggulangan kenakalan remaja dan kejahatan narkotika pun berbasis desa adat. Di samping itu dalam kerangka penguatan kebudayaan melalui kegiatan pelestarian bahasa dan sastra juga telah dilakukan secara berkesinambungan, baik kegiatan dalam bidang sastra daerah maupun sastra nasional.Dalam pelestarian bahasa dan sastra Bali, desa adat telah membangun suatu sistem penghayatan sastra melalui seni makekidung, makekawin, macepat yang sering dikenal dengan kegiatan Utsawa Dharma Gita, lomba penulisan sastra Bali dalam lontar, puisi dan sastra serta menuangkan pelajaran bahasa daerah Bali dalam setiap kurikulum kegiatan pasraman baik untuk tingkat anak-anak, remaja dan dewasa. Keseluruhan aktivitas tersebut bermuara kepada penguatan budaya daerah dan sekaligus mengarah kepada penguatan budaya nasional, karena budaya nasional adalah merupakan puncak-puncak dari budaya daerah.Kata kunci : desa adat, bahasa dan sastra, pelestarian dan kebudayaan.
ANALISIS FILM COCO DALAM TEORI SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Alisha Husaina; Putri Ekaresty Haes; Nuning Indah Pratiwi; Putu Ratna Juwita
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2827.354 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1706

Abstract

Film merupakan sekumpulan peristiwa yang terjadi pada kehidupan manusia yang unik dan dituangkan kedalam layar. Tanda yang dihasilkan manusia dijadikan sebuah visual yang dapat dilihat dari berbagai perspektif dan memberikan sebuah pesan tersendiri bagi setiap individu. Studi perfilman boleh dikatakan bidang studi yang relatif baru dan tidak sebanding dengan proses evolusi teknologinya. Semiotika merupakan suatu studi ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda dalam suatu konteks skenario, gambar, teks, dan adegan di film menjadi sesuatu yang dapat dimaknai. Memaknai berarti bahwa obyek-obyek tidak hanya membawa informasi, dalam hal ini obyek-obyek itu hendak berkomunikasi, tetapi juga mengkonstitusi sistem terstruktur dari tanda yang digunakan dalam film tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Festival El Dias Los Muertos pada Film Coco dengan Teori Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan Semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi dan juga Mitos. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Festival El Dias Los Muertos pada film Coco makna mitos membuktikan bahwa animasi ini memiliki pesan edukasi yang unik dan baru karena diangkat dari sebuah budaya Meksiko yang dikemas ringan untuk dikonsumsi oleh masyarakat.Kata Kunci:Film, Festival El Dias Los Muertos, Semiotika
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGANI KELUHAN PENUMPANG BANDARA INTERNATIONAL I GUSTI NGURAH RAI kalih tasya larasati; putri wedasari
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.442 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i1.133

Abstract

ABSTRACTResearch was conducted to describe the form of strategies used by public relations PT (PERSERO) Angkasa Pura I branch I Gusti Ngurah Rai International Airport in handling passenger complaints. Chossing I Gusti Ngurah Rai International Airport especially I Gusti Ngurah Rai International Airport is the busiest airport in Indonesia, Airport which is the main gate of entry and exit of foreign and domestic tourists to Bali , and because it is located on the Bali Island , that is tourism Island. This research uses type of qualitative descriptive research. Informants research selected accidental. Data collected through literature study, documentations, observation, depth interviews. Methods of data analysis using the data analysis model of Miles and Huberman. Technical examination of the validity data using triangulation techniques. Results of research show that public relations of PT (PERSERO) Angkasa Pura I branch I Gusti Ngurah Rai International Airport using strategy in handling passenger complaints by customer mobile, internal strategy, coordination strategy, and we care strategy. And strategies offered by Theory Image Restorations used by public relations PT (PERSERO) Angkasa Pura I branch I Gusti Ngurah Rai International Airport is mortification and corrective action strategies.Keywords: Public Relations Strategy and Passenger Complaints

Page 2 of 29 | Total Record : 282