cover
Contact Name
I.G.A.AG Dewi Sucitawathi P
Contact Email
iga_dewi@undiknas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iga_dewi@undiknas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial
ISSN : 25973657     EISSN : 25812424     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Nasional, dengan terbitan berkala tiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial memuat artikel Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dari cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain).
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
KOMODIFIKASI KONTEN VISUAL PEMAIN DIASPORA DI AKUN INSTAGRAM @TIMNASINDONESIA: (Analisis Semiotika Roland Barthes) Melano, Fiqie Lavani; Abdullah, Nisa Nurmauliddiana; Adim, Adrio Kusmareza
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v8i2.5257

Abstract

Dalam era digital, media sosial, khususnya Instagram, menjadi alat komunikasi penting bagi organisasi olahraga termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Penelitian ini menganalisis komodifikasi pemain diaspora di akun Instagram resmi @timnasindonesia melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokusnya adalah pada konten visual yang menampilkan pemain diaspora setelah pertandingan melawan Filipina, di mana logo sponsor seperti Bank Mandiri sering terlihat. Metode kualitatif digunakan untuk mengkaji makna denotatif dan konotatif dari elemen visual dalam konten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemain diaspora dikomodifikasi sebagai produk komersial dengan nilai ekonomis dan simbolis. Konten visual yang menampilkan logo sponsor dan teks yang mendukung menciptakan narasi yang menekankan dukungan finansial dan prestasi nasional, memperkuat citra pemain sebagai ikon nasional dan duta merek. Penelitian ini juga menyoroti adanya pergeseran fungsi akun Instagram PSSI dari sekadar memberikan informasi netral menjadi platform komersial yang mengintegrasikan kepentingan bisnis. Dominasi konten yang menampilkan pemain diaspora dibandingkan pemain lokal menunjukkan adanya prioritas komersial, yang mengaburkan representasi adil dari pemain lokal. Temuan ini sejalan dengan teori komodifikasi Vincent Mosco, mengindikasikan bahwa nilai informasi diubah menjadi alat pemasaran untuk tujuan komersial, mengubah cara audiens berinteraksi dengan konten dan mengalihkan fokus dari informasi murni menjadi promosi komersial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang strategi komunikasi visual PSSI dan dampaknya terhadap persepsi publik serta nilai komersial konten.
KERJA SAMA CHINA-UNI EROPA MELALUI CHINA-EUROPEAN UNION EMISSION TRADING SYSTEM PROJECT DALAM MENGURANGI EMISI KARBON DI CHINA TAHUN 2014-2021 Ardi Sambodo, Rafii; Satrio, Jati
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v8i2.5445

Abstract

Pasar karbon di China merupakan langkah baru dalam mengurangi emisi CO2 dan mencegah perubahan iklim. China menerapkan pasar karbon melalui Emission Trading System (ETS) sebagai mekanisme pengurangan emisi dengan biaya rendah. Dalam pembangunan skema pasar karbon di China ini bekerja sama dengan Uni Eropa sebagai partner utama untuk kemudian memaksimalkan pasar karbon serta untuk memperluas pasar karbon diantara keduanya. Penelitian ini menganalisis implementasi kerja sama China-Uni Eropa melalui China-EU ETS Project tahun 2014-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada kerja sama internasional dan konsep pasar karbon. Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa China memerlukan kerja sama dengan Uni Eropa dalam mengurangi emisi karbon. Kemudian, dilanjutkan dengan bentuk kerja sama melalui China-EU ETS Project periode 2014-2021sehingga mencapai hasil kerja sama melalui China-EU ETS Project periode 2014-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama China-Uni Eropa tekait China-EU ETS dilakukan melalui 2 fase, dengan fase pertama yang tidak mencapai hasil yang maksimal. Kemudian dilanjutkan kerja sama fase kedua mencakup mempercepat keseluruhan perencanaan pasar karbon nasional. Dalam kerja sama ini, Uni Eropa memberikan bantuan kepada China dalam bentuk program dan kebijakan melalui lembaga-lembaga independen Uni Eropa yang bekerja sama dengan pemerintah China. Kemudian kerja sama dihadapkan oleh sejumlah tantangan yang berdampak pada relevansi sistem perdagangan emisi (ETS) yang sedang dibangun, meliputi perbedaan politik dan budaya, perubahan preferensi CCD di NDRC dari (Training of Trainers) ke pelatihan langsung, peralihan tanggung jawab pemerintah China dalam isu perubahan iklim (termasuk ETS) dipindahkan dari NDRC ke MEE, serta pandemi COVID-19 yang berdampak besar pada proyek China-EU ETS. Meskipun terdapat tantangan, kerja sama ini berhasil dalam mengembangkan pasar karbon di China secara nasional dan memperkuat komitmen kedua pihak dalam mitigasi perubahan iklim. Kerja sama ini membuktikan kesuksesan dalam mengurangi emisi karbon untuk industrinya, namun untuk emisi karbon secara keseluruhan di China masih cukup tinggi.