cover
Contact Name
I.G.A.AG Dewi Sucitawathi P
Contact Email
iga_dewi@undiknas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iga_dewi@undiknas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial
ISSN : 25973657     EISSN : 25812424     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Nasional, dengan terbitan berkala tiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial memuat artikel Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dari cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain).
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
ANALISIS FENOMENOLOGI BUDAYA K-POP DIKALANGAN MAHASISWA UNDIKNAS DENPASAR maria melinda
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.486 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i1.357

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the K-pop cultural phenomenon that occurred among Undiknas University Denpasar students. As well as analyzing the form of assimilation and the communication effect that is caused by the existence of K-pop culture in the middle of student association. This type of research is a qualitative descriptive describing the experience of students who directly feel what kind of a k- pop culture. Data source used is primary and secondary data source. In the selection of informants, the research used perposive sampling technique, the informants chosen were Undiknas students themselves. Data collection techniques used literature study techniques, observation, and interviews.This study uses Phenomenology Theory as the main theory that assess an event through real experience or experience experienced individually. The informants gave their opinions and judged what kind of a k-pop culture, after they experienced themselves as fans of K-pop culture. In addition, the informants realized there were some changes from within the self, attitude, and habits that started following Koreans. Assimilation Theory is also used in studying the changes that are particularly related to the culture and effects that arise namely the cognitive effects, affective effects, and conative effects of Korean dramas, music and products that are loved by students who love K-pop culture.Keywords: K-pop Culture Phenomenon, Cultural Blending, Phenomenology Theory.
REFORMASI BIROKRASI DAERAH DI BALI (SEKEDAR WACANA RETORIKA ATAUKAH REALITA) yulyana dewi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.825 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i2.203

Abstract

ABSTRAKSetelah lebih dari satu dekade usia reformasi birokrasi di Indonesia saat ini, ternyata masih dianggap kurang profesional. Masih banyak kasus yang semakin mencoreng kredibilitas birikrasi di Indonesia. Mulai dari kasus korupsi, mafia pajak, runtuhnya idealisme terhadap NKRI dan berbelit-belitnya birokrasi di Indonesia yang menuai kecaman. Tingginya keluhan masyarakat terhadap kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan publik di Indonesia saat ini. Reformasi birokrasi sesungguhnya adalah upaya perubahan birokrasi melalui penanaman nilai-nilai paradigma baru sehingga birokrasi menjadi lebih kompeten dan profesional. Reformasi birokrasi di Indonesia telah bergulir secara masif sejak tahun 1999. Reformasi birokrasi juga mencakup birokrasi di daerah seperti di Bali. Tetapi berbagai fenomena menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di Bali masih terlihat sebagai retorika dibandingkan sebagai sebuah praktek yang berdampak luas bagi peningkatan profesionalitas birokrasi.Kata Kunci : Reformasi Birokrasi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BADUNG Windi Dwi Arista; Wayan Suderana
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.461 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i1.1733

Abstract

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memberlakukan Kartu Identitas Anak (KIA) yang di harapkan menjadi Kartu Identitas bagi anak. KIA wajib dimiliki setiap anak.Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 2 Tahun2016. Tujuan KIA untuk meningkatkan Pendataan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Konstitusional Warga Negara. Data yang di gunakan merupakan data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Hasil Penelitian dan Pembahasan Kebijakan KIA terutama dari segi tata pelaksanaannya serta hasil yang dapat di laksanakan dan diterima masyarakat. Secara fisik hasil pelaksanaan KIA telah dirasakan dengan baik dan pendistribusiannya telah merata dirasakan oleh semua golongan atau lapisan masyarakat, Namun masih banyak masyarakat yang belum mengerti akan fungsi dan manfaat KIA.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kartu Identitas Anak (KIA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
STRATEGI IKATAN MOTOR BESAR INDONESIA (IMBI) PENGURUS DAERAH (PENGDA) BALI DALAM MENINGKATKAN CITRA MOTOR BESAR MELALUI KEGIATAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) dwi krisna; dewa rejana
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.209 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i1.138

Abstract

ABSTRACTIn the corporate context, an activity known as the manifestation of corporate social responsibility. This includes how the commitment of a company or organization to contribute to the development of the environment in which it established. In addition to meeting moral ethics, the implementation of social responsibility also has an impact on improving the image of the organization. Image is not the most important thing, but it was included on the ultimate goal for an organization. Related to this, the image is considered important as it will be a determinant of how the social environment provides an assessment of the organization and its members. Nevertheless to non-profit organizations such as the Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI), whose image was tarnished several times due to the arrogance of irresponsible motorists, most of whom were not members of the organization. This study examines how the efforts done by the Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI), especially on the Bali regional authorities, in order to get closer to the community, enhance the positive image that already exists as an officially recognized organization for big bikes in Indonesia, as well as reducing the public's negative perception of the big bikers. This effort is done by Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali regional authorities through corporate social responsibility (CSR) activities. This research uses descriptive qualitative approach. With analysis using communication planning scheme initiated by Philip Lesly, the result of this research shows that the Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali regional authorities has been able to obtain the expected image, which is a better or more pleasant image than the existing image. The study also found that there are no significant obstacles to the Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali regional authorities in the implementation of corporate social responsibility (CSR) activities.Keywords: Strategy, Corporate Social Responsibility, Image, Big Bike
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN WISATA ALAM TUKAD BINDU DI KOTA DENPASAR Putu Ratna Juwita
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.471 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1690

Abstract

Kota Denpasar sebagai ibu kota Bali yang terkenal akan pariwisata tentunya harus mampu berinovasi dan memiliki kreativitas dalam meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional. Tujuan wisata baru tentu harus memiliki keunikan tersendiri. Salah satu atraksi baru yang terkenal di kota Denpasar adalah Tukad Bindu yang kira-kira 1 kilometer panjangnya. Penerapan pariwisata berbasis komunitas telah memungkinkan masyarakat sebagai pelaku pariwisata untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pariwisata itu sendiri. Didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, baik Pemerintah, Universitas dan sektor swasta, tentunya akan semakin memuluskan jalan bagi keberhasilan tujuan wisata ini.Kata Kunci: Tujuan Wisata, Wisata Berbasis Masyarakat, Analisis SWOT
ANALISA STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE DAN OFFLINE PADA INDUSTRI PERHOTELAN DI BALI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN WISATAWAN EROPA ayu astuti
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.106 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i1.351

Abstract

ABSTRACTBali is a renowned travel destination that is visited by travelers from all over the world. European travelers, particularly, has been one of the largest share markets that visit and spend their holiday in Bali since a long time ago. Marketing communication campaigns are executed by practitioners in hospitality industry to grab European market share, through not only traditional media, but also digital or online media, to increase room nights as well as revenue. This study focuses to identify the effectiveness of online and offline Integrated Marketing Communication strategy towards the buying decision of European travelers, including their behavior in the process of decision-making. Do the marketing communication strategies through traditional media influence them in choosing a hotel, or does the tendency of using new technology make the online media play more roles in decision-making? Knowing which media is effective, it is beneficial to the companies in hospitality industry in Bali to understand the behavior of the clients’ decision-making and to push their marketing communication campaigns through the right medium that influences their clients’ buying decision.Keywords :Integrated Marketing Communication, , European Tourist Consumer Behavior, Travel Agent , Online Travel Agent .Purchase Decision
ANALISIS SWOT ( STRENGTH, WEAKNES, OPPORTUNITY, THREATS) TERHADAP KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PROVINSI BALI Yulius Habita Nggini
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.27 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i1.1739

Abstract

Pariwisata adalah sektor industri yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itu penegemngan pariwisata harus di perhatiakan karena ini adalah sangat yang menentukan arah dan masa depan pariwisata bagi masyarakat. oleh karena itu peneliti sanagat tertarik sekali untuk melihat kebijakan pengembangan pariwisata bali. karena bali mempunyai budaya yang sanagt kuat dan keramatamahannya masyarakat bali. masyarakat yang berbudaya dan alam yang indah. Seperti halnya Bali, dengan keunikan budaya dan panorama alamnya yang indah senantiasa menjadi pesona dan daya tarik bagi wisatawan. Bali terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia, tak heran pulau ini menjadi tempat perpelancongan wisatawan mancanegara sehingga peranannya dalam industri pariwisata tidak perlu dipertayakan lagi.Pariwisata Adalah leading sektor yang menadi fokus utama dalam pembangunan oleh karena itu pariwisata harus mempunyai kebijakan pengembangan yang jelas. Bahkan pada beberapa daerah menunjukkan bahwa industri pariwisata mampu mendongkrak daerah tersebut dari keterbelakangan menjadi sumber pendapatan utama. Provinsi Bali pada dasarnya memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata rekreatif. Persoalan yang timbul apakah Kebijakan Pengembangan Pariwisata Provinsi Bali dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang dengan tetap menjaga pelestarian alam dan lingkungan hidup serta budaya masyarakat setempat. Dengan demikian maka Swot (Strength Weaknes Opportunity Threats) Terhadap Kebijakan Pengembangan PariwisataProvinsi Bali berorientasi pada upaya melibatkan masyarakat, yang pada akhirnya dapat mewujudkan pengembangan pariwisata yang mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat. Dalam kebijakan pengembangan pariwisata mempunyai empat bidang yang menjadi analis Swot (Strength Weaknes Opportunity Threats) yakni seperti a). Kebijakan Pengembangan Destinasi Pariwisata, b). Kebijakan Pengembangan Pemasaran Pariwisata, c). Kebijakan Sumber Daya Pariwisata, d). Kebijakan Promosi Pariwisata untuk dijadikan suatu arah pembangunan bali yang berkelanjutan dan berdaya saing.Kata Kunci: Kebijakan Pariwisata, Swot (Strength Weaknes Opportunity Threats)
MEKSIKO DAN MIKTA leonard hutabarat
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.055 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i2.199

Abstract

AbstractThis article argues that MIKTA (Mexico, Indonesia, South Korea, Turkey, and Australia) are middle, regional, and constructive powers that can serve as providers of global governance in the international system. It argues that in order for MIKTA countries to serve as middle, regional, and constructive powers, they need to consolidate the support of all relevant State and non-State actors in their countries, allowing MIKTA to become a relevant mechanism to promote and generate public goods in the international system, specially global governance. Mexico is the second largest economy in Latin America. Mexico is today an actor with global responsibility and obligatory reference. A country with that weight must play in new boards and MIKTA, constituting and innovative alliance with key non-traditional partners, is a strategic space to expand the scope of Mexican foreign policy.  Keywords : MIKTA, middle powers, foreign policy, Mexico 
REALITAS KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI BALI Yustina Agninoy Jarut; Wayan Widhiastini; Wayan Joniarta; Wayan Suderana
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.093 KB) | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1707

Abstract

KPU Provinsi Bali sebagai lembaga yang bersifat vertikal, senantiasa berusaha membangun budaya organisasi agar kinerja pegawainya dapat berkembang dengan baik. Sebagai lembaga yang bersifat vertikal dimana seluruh program dan anggarannya sangat tergantung dari KPU-RI sebagai atasannya. Pada titik inilah KPU Provinsi Bali seringkali menghadapi masalah dalam rangka membangun budaya organisasi yang bisa sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawainya. Adapun  tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Realitas Kepemimpinan, Budaya Organisasi dan  Kinerja Pegawai Pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kualitatif, Sumber data yang digunakan dari penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang mana informan yang dalam penelitian ini adalah Komisioner, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Pegawai KPU Provinsi Bali. Dalam teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik pemeriksaan keabsahan data adalah triangulasi (sumber dan metode). Dalam hasil penelitian diperoleh penelitian ini dianalisis dari teori kepemimpinan, teori budaya organisasi  dan teori kinerja yaitu dilihat dari nilai-nilai yang dimiliki pimpinan, fungsi budaya organisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kepemimpinan, budaya organisasi dan kinerja pegawai KPU Provinsi Bali sudah optimal dan saran dari penelitian ini yaitu  diharapkan KPU Provinsi Bali lebih meningkatkna lagi kepemimpinan dan budaya organisasi yang sudah ada di KPU Provinsi Bali agar Kinerja Pegawai semakin meningkat.Kata Kunci: Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kinerja 
PARTISIPASI POLITIK PEREMPUAN DAN DISKRIMINASI MEDIA dewi sucitawathi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.622 KB) | DOI: 10.38043/jids.v1i1.191

Abstract

ABSTRACTThe existence of women is always overshadowed by the domination of men. These conditions have made women always in second position in social life, economy, education and politics. So far we know that the minimum level of women's participation in politics is due to a strong patriarchal culture, but the media plays an important role especially in providing space and opportunities for women to have the same opportunities as men. Media during this time was often made a product news hoax (hoax) against the performance of women politicians. And the media itself sometimes forgets that women's opinions are sometimes needed when taking policy. Discriminatory conditions as mentioned above are not only experienced in our country, but also experienced by several countries around the world. Discriminative acts experienced by Indonesian women one of them interviews that only focused on the ability of men to answer questions, as well as media substance that seemed biased.Keywords: Media Abuse, Stereotype Gender, Impromptu Candidate

Page 3 of 29 | Total Record : 282