cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
ANALISIS PEMBERIAN TINDAKAN RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN PRE OPRASI HIL (HERNIA INGUINALIS) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD WANGAYA Ayu Trisnayanti, Gusti komang; Gede Budi Widiarta; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2008

Abstract

Pendahuluan: Hernia inguinalis didefinisikan sebagai penonjolan organ abdomen atau jaringan adiposa preperotoneal melalui kanalis inguinalis. Hernia tipe ini yang paling umum terjadi dan muncul sebagai tonjolan di selangkangan atau skrotum dan sering terjadi pada lakilaki, berdasarkan laporan di Amerika Serikat, insidensi kumulatif hernia inguinalis di rumah sakit adalah 3,9% untuk laki-laki dan 2,1% untuk perempuan. Hernia inguinalis dapat diderita oleh semua umur, tetapi angka kejadian hernia inguinalis meningkat dengan bertambahnya umur dan terdapat distribusi bimodal (dua modus) untuk usia yaitu dengan puncaknya pada usia 1 tahun dan pada usia rata-rata 40 tahun. Tujuan Umum: untuk menjelaskan Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Relaksasi Napas Dalam pada Pasien Fre Oprasi HIL (Hernia Inguinalis Lateral) dengan Masalah Keperawatan Ansietas. Metode : Metode yang digunakan dalam Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada klien dengan HIL (Hernia inguinalis Lateral) pre Operasi di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD Wangaya. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil Asuhan Keperawatan: Tindakan pemberian relaksasi nafas dalam dapat mengurangi rasa cemas yang dirasakan pada pasien HIL (Hernia inguinalis Lateral). Rekomendasi : Diharapkan dapat menjadi kajian dalam memberikan informasi untuk mengoptimalkan pemberian asuhan keperawatan Kata Kunci : Hernia inguinalis, ansietas, relaksasi napas dalam
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN LANSIA HIPERTENSI DENGAN TERAPI INOVASI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT DAN JAHE DI DESA SINABUN Aris Wiraprasatya, I Gusti Putu
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2009

Abstract

Seiring bertambahnya usia, risiko seseorang mengalami penyakit kardiovaskular juga cenderung meningkat. Salah satu kondisi kardiovaskular yang umum dan menjadi perhatian utama dalam dunia kesehatan adalah hipertensi. Memasuki usia 40 tahun ke atas, kerja jantung menjadi lebih berat dalam memompa darah karena elastisitas pembuluh darah menurun, menyebabkan pembuluh menjadi lebih kaku dan keras. Tekanan darah tinggi merupakan penyakit tidak menular yang menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara dan menjadi salah satu penyebab utama kematian secara global.. Penelitian studi kasus merupakan penelitian yang mengeksplorasi serta mengevaluasi pelaksanaan asuhan keperawatan pada lansia penderita hipertensi melalui terapi inovatif berupa rendaman kaki menggunakan air hangat yang dicampur jahe di Desa Sinabun. Setelah dilakukan intervensi, klien (Tn. B) menunjukkan perkembangan positif. Klien menyatakan telah memahami penjelasan yang diberikan oleh perawat dan berkomitmen untuk rutin melakukan kontrol kesehatan. Tekanan darahnya menurun, tubuh terasa lebih rileks, serta keluhan sakit kepala dan rasa berat di tengkuk mulai mereda. Secara umum, klien tampak memahami kondisinya, tidak lagi terlihat bingung, tampak lebih tenang, dan mulai menerapkan saran-saran yang diberikan oleh perawat. Tekanan Darah (TD): 130/90 mmHg, Nadi (N): 89 kali/menit, Frekuensi Napas (RR): 20 kali/menit, Suhu (S): 36,3°C dengan masalah telah teratasi dan planning: lanjutkan intervensi yang telah diberikan dan pertahankan kondisi klien yang sudah membaik., dorong klien untuk tetap melanjutkan pengobatan ke fasilitas pelayanan Kesehatan, anjurkan klien untuk terus menjaga kesehatan secara mandiri. Sarankan untuk rutin melakukan terapi rendam kaki menggunakan air hangat dan jahe. Kata kunci : Hipertensi, Rendam Kaki, Air Hangat Jahe
ANALISA ASUHAN KEPERAWATAN PADA PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA POST OPERASI APENDIKSITIS DI RUANG IBS RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Monica maharani, Ni made Ayu Ari; Gede Budi Widiarta; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2011

Abstract

Apendiksitis adalah masalah yang terjadi pada organ apendiks yang disebabkan karena gangguan pola makan sehingga menyebabkan sumbatan serta inflamasi pada organ appendiks. Masalah ini bisa diatasi dengan operasi. Gangguan nyeri post operasi yang dirasakan dapat mengganggu kenyaman sehingga diberikan terapi intervensi inovasi relaksasi benson. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi benson untuk pengurangan intensitas nyeri pada klien post operasi. Adapun penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah 1 pasien dengan mengindentifikasikan masalah klien dan diberikan terapi inovasi yang sesuai. Sehingga terapi ini dapat dinyatakan efektif untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien post apendiktomi.
GAMBARAN SELF-EFFICACY PENGOBATAN PASIEN PASKA STROKE DI RSUD UMAR WIRAHADIKUSUMAH Nur Fitriani; Sri Hartati Pratiwi; Hesti Platini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2015

Abstract

Efikasi diri merupakan faktor dalam diri pasien yang dapat mempengaruhi kepatuhan dalam menjalankan pengobatan. Semakin tinggi efikasi diri , maka pasien cenderung lebih patuh sedangkan efikasi diri yang rendah dapat memperlambat proses pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui efikasi diri pengobatan pasien paska stroke. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 69 pasien paska stroke rawat jalan di poli saraf dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner Self-Efficacy for Appropriate Medication use Scale (SEAMS). Hasil pada penelitian ini adalah sebagian besar pasien paska stroke memiliki efisiensi pengobatan yang tinggi (62,3%). Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pasien paska stroke merasa yakin bahwa dirinya mampu menjalani pengobatannya. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan perlu memberikan perhatian pada pasien dengan efikasi diri yang rendah. Kata kunci: Pengobatan, Self-Efficacy, Stroke
Karakteristik dan Gambaran Perilaku Seksual Berisiko Pada Supir Ojek Online di Kota Surabaya Mellyanawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2025

Abstract

Penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seks tanpa kondom. Tuntutan pekerjaan, kelelahan, kesepian, dan stres kerja dapat menyebabkan pengemudi ojek online rentan melakukan perilaku seksual berisiko di luar rumah dengan pasangan selain istri sah. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan gambaran perilaku seksual berisiko pada ojek online di kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Subyek penelitian adalah 50 orang yang bekerja sebagai supir ojek online yang tersebar di lima wilayah kota surabaya dan diambil dengan metode accidental sampling. Penelitian menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup. Kuesioner berisikan pertanyaan tipe close-ended multiple choice. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif menggunakan software statistik JAMOVI. Hasil penelitian didapatkan rerata umur 38,02 tahun, telah menikah (84%), status pendidikan terakhir SMA/ SMK (76%), bekerja sebagai supir ojek online lebih dari 5 tahun (40%) dengan status pekerjaan tetap (74%), dan pendapatan 1-3 juta (62%). Responden pertama kali berhubungan seksual pada usia 15 tahun dan paling lambat di usia 34 tahun. Sebagian besar responden tidak melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan (94%), tidak berhubungan seks dengan pasangan tidak tetap (bukan pekerja seks) (94%) dan tidak menggunakan kondom (82%), tidak berhubungan seksual dengan pekerja seks (100%), tidak melakukan hubungan seks dengan sesama jenis (98%), tidak melakukan seks oral (74%) dan seks anal (100%), tidak mengalami penyakit menular seksual dalam 1 bulan terakhir (100%). Edukasi pencegahan penyakit infeksi menular seksual perlu diberikan kepada setiap orang yang akan mendaftar atau telah bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Kunjungan Pasien Sebelum dan Semasa Pandemi di Puskesmas Penajam dan Puskesmas Babulu Usman, Aulia Nanda Fadia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2033

Abstract

World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2020 mengejutkan dunia dengan laporan mengenai kejadian infeksi berat yang saat ini diketahui penyebabnya adalah corona virus. Infeksi ini pertama kali terjadi di suatu wilayah di Cina. Sejak kasus pertamannya, virus ini menyebar dengan cepat hingga terjadi pandemi di seluruh dunia. Indonesia adalah salah satu negara yang pernah menduduki peringkat tinggi sebagai negara dengan salah satu kasus infeksi paling banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kunjungan pasien sebelum dan semasa pandemi di Puskesmas Penajam dan Puskesmas Babulu, Penajam Paser Utara. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif, dengan mengumpulkan data sekunder yaitu data rekam medis bulan maret-desember tahun 2019 dan 2020. Data rekam medis didapatkan dari Puskesmas Penajam dan Puskesmas Babulu, Penajam Paser Utara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat penurunan jumlah kunjungan pasien di kedua puskesmas didominasi oleh kategori jenis kelamin perempuan dan kategori usia 5-11 tahun baik sebelum dan saat pandemi. Perbedaan signifikan yang didapatkan pada kedua waktu dan keadaan yang berbeda tersebut adalah penurunan jumlah dari kunjungan pasien. Penurunan jumlah kunjungan pasien yang signifikan menunjukkan adanya dampak nyata pandemi terhadap akses pelayanan kesehatan dasar di tingkat puskesmas. Kata kunci: Kunjungan pasien, Pandemi, Covid-19
Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan Karies dan Menyikat Gigi Anak Prasekolah Laurensia Oktavia Ramadhan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2034

Abstract

Karies merupakan salah satu masalah gigi dan mulut yang sering dijumpai pada anak. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan tindakan menyikat gigi secara teratur, memperhatikan pola makan, dan kunjungan ke dokter gigi. Pengetahuan ibu sangat berperan dalam mendasari terbentuknya perilaku kesehatan gigi dan mulut anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pencegahan karies dan tindakan menyikat gigi pada anak usia prasekolah di TK Annisa Kabupaten Berau. Penelitian deskriptif observasional cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dari anak didik TK Annisa Kabupaten Berau sebanyak 113 responden (total sampling). Pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Ibu berpengetahuan tinggi sebanyak 70,8% dan berpengetahuan rendah sejumlah 8%. Tindakan anak menyikat gigi dengan baik sebanyak 61,9% dan tindakan menyikat gigi anak kurang baik sejumlah 10,6%. Pengetahuan ibu berdasarkan usia dengan kategori tinggi dihasilkan pada kelompok 36-45 tahun (42,5%). Pengetahuan berdasarkan tingkat pendidikan dengan kategori tinggi terbanyak dihasilkan pada ibu berpendidikan perguruan tinggi (35,4%). Pengetahuan ibu berdasarkan usia dengan kategori tinggi dihasilkan pada kelompok 36-45 tahun (42,5%). Pengetahuan berdasarkan tingkat pendidikan dengan kategori tinggi terbanyak dihasilkan pada ibu berpendidikan perguruan tinggi (35,4%). Kelompok ibu di TK Annisa Kabupaten Berau rata-rata memiliki pengetahuan pencegahan karies kategori tinggi dan tindakan menyikat gigi anak kategori baik. Kata kunci: Pengetahuan, menyikat gigi, pencegahan, gigi berlubang, karies.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TENTANG UNMET NEED TERHADAP PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI yuni, sriwahyunilubis
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2044

Abstract

The ever-increasing population is a big problem for countries in the world, especially developing countries. The family planning program is one of the most important national development programs in order to realize a prosperous Indonesian family. The purpose of this study is to determine the influence of counseling using video media about Unmet Need on husbands' knowledge and support in the work area of the Panyabungan Jae Health Center. The type of research used is quasi-experimental research with a pretest-posttest design involving two groups, namely the experimental group and the control group. The population in this study is all husbands of couples of childbearing age who do not have birth control (Unmet Need) in the working area of the Panyabungan Jae Health Center as many as 2095 people, with a sample of 86 people, 43 control groups and 43 experimental groups using the Purposive Sampling technique There is a difference between the knowledge and support of the husband in the control group pretest and posttest with a p value of 0,002, which means there is an effect of counselling using the lecture method about Unmet Need. There was a difference between the knowledge and support of the husband of the pretest and posttest experimental groups with a p value of 0.001, which means that there was an effect of counseling using video media about Unmet Need. It is recommended to health workers to use the results of this research as input for efforts to improve the quality of services to the community, especially those related to Unmet Need.
PENGARUH UNSAFE ACTION TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. HATNI Desy Novita Anggraeni; Nugrahadi Dwi Pasca Budiono
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2046

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan industri, terutama pada bagian produksi yang memiliki risiko tinggi. Salah satu penyebab utama kecelakaan kerja adalah Unsafe Action atau tindakan tidak aman yang dilakukan oleh pekerja. Fenomena ini terjadi pula di PT. HATNI, sebuah pabrik pengolahan hasil laut, yang mencatat peningkatan kecelakaan kerja dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Unsafe Action terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. HATNI. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan selama tiga bulan. Sampel sebanyak 52 pekerja diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square untuk mengetahui hubungan antara Unsafe Action dengan kejadian kecelakaan kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa 76,9% responden mengalami kecelakaan kerja, di mana 44,2% di antaranya disebabkan oleh tindakan ceroboh, serta 15,4% karena bekerja dalam kondisi fisik yang buruk. Jenis kecelakaan yang dominan adalah terpeleset (32,7%) dan tersayat/tertusuk (25%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Unsafe Action dan kecelakaan kerja (p = 0,20). Kesimpulanya Tindakan Unsafe Action terbukti berpengaruh terhadap tingginya angka kecelakaan kerja di bagian produksi PT. HATNI.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN UNTUK MENCEGAH MASALAH HIPERTERMIA PADA ANAK YANG MENGALAMI KEJANG DEMAM DENGAN KOMBINASI WATER TEPID SPONGE DAN PEMBERIAN OBAT ANTIPIRETIK DI RUANG KASWARI RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Yenni Mahardani, Komang
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2047

Abstract

ABSTRAK Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal lebih dari, 38° C) akibat suatu proses ekstra kranial, biasanya terjadi antara umur 3 bulan dan 5 tahun. Water tepid sponge proses kompres hangat yang diberikan kepada pasien yang sedang demam tinggi tujuannya uintuk menurunkan suhu tubuh yang meningkat. Penelitian ini memilik tujuan untuk Mencegah Masalah Hipertemia Pada Anak yang Mengalamni Kejang Deman Dengan Kombinasi Water Tepid Sponge Dan Pemberian Obat Antipiretik Di Ruang Kaswari RSUD Wangaya Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan studi kasus dengan jumlah sampel 1 pasien. Dari hasil implementasi yang dilakukan kepada pasien dengan 3-4 kali peetemuan dan diberikan implementasi selama 10 menit didapatkan penurunan suhu tubuh pada anak setelah diberikan kompres dengan kompres Water tepid sponge. Intervensi yang diberikan pada masalah Hipertemia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam adalah memonitor suhu tubuh dan memberikan obat oral serta melakukan kompres hangat. Kata kunci : Hipertemia, Water tepid sponge. ABSTRACT Sever seizures are the seizure rise that occurred in the rise in body temperature (more than 38 ° C), as a crucial process, usually occurs between the age of 3 months and 5 years. Water Tepid Sponge The warm compress process given to the patient who is high heavy the objective to lower the rising body temperature. This study has a purpose to prevent hypertemia problems in children who experienced deman seizures with a combination of waterproof sponge and antipyxic drug delivery in the Kaswari RSud Wangaya River Wardyer City. This research uses descriptive analytical research design using case studies with sample 1 patient. From the implementation results made to the patient with 3-4 times the patient and was given 10 minutes implementation obtained a decrease in body temperature in children after given compresses with compresses water tepid sponge. The intervention given to the issue of hypertemia in children who experienced fever seems is monitoring body temperature and delivering oral medicine and compressing warm. Keyword : Hipertemia, Water Tepid Sponge.