cover
Contact Name
Adie Wahyudi Oktavia Gama
Contact Email
adiewahyudi@undiknas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
adiewahyudi@undiknas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis
ISSN : 25282093     EISSN : 25281216     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis (dengan e-issn 2528-1216 dan p-issn 2528-2093) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasional. Jurnal ini terbit berkala setiap bulan Juni dan Desember. Jurnal ini diterbitkan dengan maksud utama mendiseminasi artikel ilmiah baik berupa hasil penelitian maupun telaah literatur (setara dengan hasil penelitian) dibidang akuntansi, bisnis, keuangan dan ilmu ekonomi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis menerima artikel (yang tidak dipublikasikan dalam jurnal lain) dengan ruang lingkup: Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Perhotelan, Perpajakanan, Auditing serta Sistem Informasi Akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
The Role of Microfinance Institutions in Supporting Financial Inclusion and Economic Empowerment in Indonesia Adiguna, Patria; Kusnaedi, Ujang; Hakim, Rahman
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i2.6024

Abstract

This research aims to examine the role of Microfinance Institutions (MFIs) in supporting financial inclusion and community economic empowerment, especially for the poor and micro-entrepreneurs in Indonesia. Using a normative juridical approach, this research analyzes the regulations and operations of MFIs based on Law No. 1 Year 2013 on MFIs as well as secondary data from literature and interviews with relevant practitioners. The research was conducted for three months, from June to August 2024, focusing on MFI regulations, operations, and challenges in Indonesia. Data were collected through literature study, legal document analysis, and in-depth interviews with 20 respondents located in the West Jakarta area, including MFI managers, micro business actors, and academics. The results show that MFIs play an important role in providing microfinance, savings, and business advisory services that support economic empowerment and community welfare improvement. However, regulation implementation still faces challenges, including policy harmonization between central and local governments, limited capital, and low financial literacy of customers. In addition, competition with modern financial institutions is also an obstacle to the sustainability of MFIs. This study recommends strengthening regulations, harmonizing policies, and increasing the operational capacity of MFIs through technical support, training, and capital incentives. Financial literacy also needs to be improved so that people can optimally utilize microfinance services. Thus, MFIs can be a more effective instrument in supporting sustainable economic development and financial inclusion in Indonesia.
Financial Determinants of Tax Avoidance: The Moderating Role of Firm Size Ilmi, Ainun Analisa; Wafiroh, Novi Lailiyul
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6110

Abstract

This study aims to examine the effect of profitability, capital intensity, and leverage on tax avoidance with company size as a moderating variable in food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) survived 2019-2023. The research method used is panel data regression with a quantitative approach using Eviews 12 software. The results showed that profitability has a negative and significat effect on tax avoidance, which means that increasing profitability reduces the level of tax avoidance. Capital intensity has a significant effect on tax avoidance, where companies with high fixed asstes tend to avoid taxes through asset depreciation. However, leverage does not have a significant effect on tax avoidance, indicating that the use of debt by companies is more focused on operational funding than tax avoidance strategies. In a moderating role, company size does not strengthen the relationship between profitability and tax avoidance or leverage and tax avoidance. However, company size is able to strengthen the relationship between capital intensity and tax avoidance, indicating that companies with large assets are better able to optimize tax strategies. These findings provide insights for regulators in understanding the factors that influence tax avoidance and its implications fot tax policy. The limitations of this study only use manufacturing companies in the food and beverage sector.
Analisis Efisiensi Kinerja Keuangan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Kota Bandung Tahun 2019-2023 Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) Jannah, Sabila Robbani Raudhatul; Yulianti, Lina; Effendi, Ridwan
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6273

Abstract

Pengelolaan dana zakat yang efisien menjadi kunci bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam memastikan bahwa dana yang terkumpul dapat tersalurkan secara optimal kepada mereka yang membutuhkan. Namun, dalam praktiknya, tidak semua lembaga zakat mampu mencapai efisiensi yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi keuangan LAZ di Kota Bandung, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan inefisiensi, serta menentukan lembaga mana yang dapat dijadikan contoh atau benchmark bagi lembaga lainnya. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dengan dukungan analisis Slack Movement terhadap 25 unit pengamatan dari lima lembaga zakat selama periode 2019–2023. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya sebagian unit yang berada pada kondisi efisien penuh, dengan skor tertinggi 1.000 dan terendah 0.206. Rumah Zakat Indonesia secara konsisten menunjukkan kinerja efisien di hampir seluruh tahun, sementara Panti Yatim Indonesia Al Fajr dan Semai Sinergi Umat mengalami inefisiensi berulang yang signifikan, terutama akibat tingginya beban biaya dan rendahnya output penghimpunan. Rumah Amal dan Al-Hilal menunjukkan efisiensi yang fluktuatif, dengan beberapa tahun mengalami inefisiensi ringan. Rekomendasi perbaikan meliputi pengurangan beban biaya pada variabel input tertentu dan peningkatan output distribusi untuk mencapai efisiensi optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen keuangan yang efektif serta alokasi sumber daya yang tepat guna meningkatkan akuntabilitas dan produktivitas lembaga amil zakat dalam menjalankan fungsi sosial ekonomi secara berkelanjutan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis dalam pengelolaan zakat di masa mendatang.
Determinan Green Banking Disclosure pada Perbankan di Bursa Efek Indonesia Rina, Stevania Livia; Lindrawati, Lindrawati
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i2.6335

Abstract

Aktivitas perusahaan dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan. Masalah lingkungan menjadi perhatian bagi perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pertanggungjawaban akan kondisi lingkungan perlu adanya penanganan dari berbagai sektor perusahaan, khususnya sektor perbankan sebagai penyedia dana. Dalam menanggulangi masalah lingkungan dan meminimalisir dampak lingkungan, perbankan diharapkan dapat melakukan praktik green banking. Green banking yang dilakukan diperlukan green banking disclosure untuk memenuhi kebutuhan informasi pemangku kepentingan, agar mengetahui tanggung jawab sosial perbankan. Penelitian bertujuan menganalisis dampak ukuran dewan komisaris, komisaris independen, kepemilikan institusional, serta gender diversity pada green banking disclosure. Obyek penelitian ialah perbankan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan data berupa laporan tahunan. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Penelitian menunjukkan hasil bahwa ukuran dewan komisaris dan kepemilikan institusional memiliki dampak positif pada green banking disclosure, komisaris independen memiliki dampak negatif pada green banking disclosure, dan gender diversity tidak memiliki pengaruh pada green banking disclosure.
Analisis Hubungan Sistem Informasi Akuntansi, Literasi Keuangan, dan Risk Tolerance terhadap Keputusan Investasi Reksa Dana Mahasiswa Rahmayuni, Ni Putu Ariyaniati; Sinarwati, Ni Kadek
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem informasi akuntansi, literasi keuangan, dan risk tolerance terhadap keputusan investasi reksa dana. Penelitian ini secara khusus berfokus pada mahasiswa yang terdaftar di Jurusan Ekonomi dan Akuntansi di Universitas Pendidikan Ganesha. Dengan menganalisis faktor-faktor ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi perilaku investasi di antara para mahasiswa tersebut. Fenomena rendahnya partisipasi mahasiswa dalam investasi reksa dana di tengah transformasi digital menjadi latar belakang utama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 52 responden. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda disertai dengan berbagai uji statistik. Penelitian ini menemukan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi keputusan investasi reksa dana sebesar 38,8%. Di antara variabel-variabel tersebut, hanya literasi keuangan yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Signifikansi literasi keuangan ditunjukkan dengan nilai p-value sebesar 0,002. Sebaliknya, sistem informasi akuntansi dan toleransi risiko tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa literasi keuangan muncul sebagai faktor dominan yang mendorong mahasiswa untuk membuat keputusan investasi yang akurat dan tepat. Temuan ini menunjukkan terbatasnya penggunaan sistem informasi akuntansi di kalangan mahasiswa, terutama karena kurangnya pemahaman dan pelatihan praktis. Selain itu, tingkat toleransi risiko yang tinggi belum menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan investasi, karena mahasiswa cenderung mengutamakan keamanan dan kejelasan. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan literasi keuangan harus disertai dengan penguatan pemahaman tentang teknologi keuangan dan strategi manajemen risiko. Studi ini memberikan landasan bagi pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan investasi di perguruan tinggi.
A Glimpse Sight of Balinese Millennials Worker: Work-Life Balance – Culture Perspective Pradnyawati, Ni Putu Manik Indah; Eunhye, Seong; Pidada, Ida Ayu Iswari
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i2.6364

Abstract

The research is conducted by Qualitative method which aims to identify the importance of work-life balance to millennial moms and also investigate the impact of work from home on the work-life balance of millennial moms. Working from home has now become a habit for Indonesian people, including in Bali, carried out by various generations including millennial women in Bali. Based on the phenomenon of this research the author researches Denpasar, Bali. The object of this research is millennial moms work who experience working from home at a regionally owned enterprise. The phenomenology approach by Creswell is used. The result shows almost all of the dimensions in work from home refer to millennial moms' work-life balance, based on interview results, the dimensions of work interference with personal life, personal life interference with work are related to a flexible work environment, stress disorders, and separation of home and office work, while personal life enhancement of work is related to health and balance and work enhancement of personal life related to high creativity and productivity. The mileage does not pose a problem because the informant is located in Denpasar and is close to the office area. Local regulations that affect the millennial moms' work-life balance in the previous study were not found in the current study. Time management takes part in maintaining the work-life balance of millennial moms when work from home exists. The novelty of the current research is focuses on the millennial mom's generation.
CEO Turnover and Earnings Management: Can Board Gender Diversity Restraining Earnings Management? Dwijayanti, S, Patricia Febrina; Wijaya, Hendra
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i2.6413

Abstract

This study investigates at how CEO turnover affects earnings management. Additionally, this study examines at gender diversity as a moderator of the effect of CEO turnover on earnings management. In this study, it is expected that gender diversity will lessen agency conflicts that arise during CEO change. The study sample consists of non-financial companies that were listed on the Indonesia Stock Exchange between 2015 and 2019. The total sample in this study is 1336 observations. Earnings management measured using three measurements model namely Modified Jones, Kothari, and Rahman and Shahrur. Multiple regression analysis was used for analyzing the study’s data. This study’s findings show that the management of earnings is unaffected by CEO turnover and gender diversity has no moderating influence on the impact of CEO turnover on earnings management.
Nilai-nilai Sapta Bayu sebagai Katalisator Good Governance: Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pengempon Pura di Bali Nida, Desak Rurik Pradnya Paramitha; Yoga, I Gusti Agung Prama
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6926

Abstract

Prinsip good governance menjadi fondasi utama dalam pengelolaan institusi sosial termasuk Pura sebagai wadah spiritual. Mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas pengelolaan sumber daya. Namun, penerapannya sering menghadapi tantangan dalam adaptasi nilai budaya setempat. Nilai-nilai kepemimpinan Sapta Bayu yang diwariskan Sri Ksari Warmadewa, diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif, terpercaya, dan berkelanjutan. Tata kelola Pura masih menghadapi tantangan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas. Pengelolaan sektor publik dapat lebih selaras bila implementasinya memperhatikan budaya dan nilai masyarakat lokal dalam menciptakan pemerintahan yang lebih inklusif dan responsif. Integrasi Sapta Bayu, dapat memberikan Solusi berbasis budaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Pura. Penelitian bertujuan mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Sapta Bayu dapat diintegrasikan dengan prinsip good governance dalam mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasi tata kelola. Serta menengahi kesenjangan antara nilai budaya dan sistem administrasi modern. Integrasi Sapta Bayu, diharapkan menjadi harmonisasi antara regulasi formal dan praktik akuntansi sosial berbasis budaya. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sektor publik dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif naratif studi kasus di Bali, data bersumber dari wawancara mendalam dan observasi lapangan. Kesimpulanya pengelolaan pura di Bali dinilai cukup baik, meski ada tantangan transparansi dan partisipasi masyarakat. Akuntabilitas pengelolaan pura sangat bergantung pada bentuk sistem: sistem internal oleh pengempon atau akuntabilitas sosial untuk pura yang didanai masyarakat. Masyarakat menginginkan integrasi manajemen modern dengan nilai adat seperti Sapta Bayu, yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hal ini menekankan pentingnya kejujuran, kebenaran, kemitraan, dan pengelolaan ekonomi yang adil dalam mewujudkan good governance di pura. The research aims to explore how the values of Sapta Bayu can be integrated with the principles of good governance in identifying challenges and opportunities that arise in the implementation of governance. As well as mediating the gap between cultural values and the modern administrative system. The integration of Sapta Bayu is expected to be a harmonization between formal regulations and culture-based social accounting practices. Lack of transparency and accountability in public sector management can lead to public distrust. Using a qualitative narrative approach of a case study in Bali, the data was sourced from in-depth interviews and field observations. In conclusion, the management of temples in Bali is considered quite good, despite the challenges of transparency and community participation. The accountability of temple management is highly dependent on the form of the system: an internal system by the owner or social accountability for a community-funded temple. The community wants the integration of modern management with traditional values such as Sapta Bayu, which demands transparency, accountability, and public participation. This emphasizes the importance of honesty, truth, partnership, and fair economic management in realizing good governance in the temple.
Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Pengelolaan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Buleleng Ariyana, I Komang; Martadinata, I Putu Hendra
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam pengelolaan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Buleleng, khususnya untuk sektor penerima upah. Fokus penelitian diarahkan pada efektivitas SIA dalam mendukung proses administrasi klaim, identifikasi permasalahan yang terjadi di lapangan, serta solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIA di BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan klaim JHT, namun masih terdapat kendala seperti ketidaksesuaian data, kurangnya pemahaman peserta terhadap prosedur klaim, serta gangguan teknis pada sistem digital. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan infrastruktur digital, peningkatan pelatihan bagi peserta, dan optimalisasi sistem verifikasi data untuk mempercepat proses klaim dan meningkatkan kualitas layanan.
Analisis Balance Scorecard Terhadap Kinerja Perusahaan di Rumah Sakit ST. Carolus Borromeus Kota Kupang Oktariyana, Made Denny; Munawar, Munawar; Reinamah, Clara Margilina
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v10i1.6712

Abstract

Balanced Scorecard (BSC) merupakan alat manajemen strategis yang digunakan untuk memperbaiki sistem pengukuran kinerja dengan pendekatan yang komprehensif melalui empat perspektif utama: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan menggunakan pendekatan BSC dengan mengukur indikator spesifik pada masing-masing perspektif. Perspektif keuangan dianalisis melalui Profit Margin dan Return on Investment (ROI), sementara perspektif proses bisnis internal dievaluasi menggunakan rasio BOR, AvLOS, BTO, TOI, dan NDR. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dianalisis melalui data retensi dan pelatihan karyawan, serta kepuasan pegawai yang diuji menggunakan analisis statistik dengan uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan berhasil memenuhi 9 dari 11 indikator yang ditetapkan, menunjukkan bahwa kinerja secara keseluruhan tergolong baik. Temuan juga mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan memiliki peran krusial dalam memengaruhi keberlanjutan dan profitabilitas perusahaan melalui dorongan peningkatan layanan dan pengembangan sumber daya manusia.