cover
Contact Name
I Wayan Widiana
Contact Email
hendriklempeh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wayanwidiana85@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Thinking Skills and Creativity Journal
ISSN : 26154692     EISSN : 26156105     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Chemistry Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Thingking Skill and Creativity.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Mathematical Reasoning Ability of Grade IV Elementary School Students on Polygon Materials Ahmad, Gofur; Mandar, Sary Ryky; Joko, Sulianto
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i2.35388

Abstract

Penalaran matematis merupakan salah satu landasan dalam memahami matematika dan merupakan bagian terpenting dalam menggambarkan kesimpulan yang valid tentang ide-ide dan hubungannya. Hanya saja kemampuan penalaran matematis siswa pada satu materi dengan materi lainnya cenderung berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa kelas IV SD pada materi poligon. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tipe non-interaktif. Populasi dalam penelitian ini adalah 240 siswa sekolah dasar. Sampel dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel akhir 40 siswa kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes dengan instrumen penelitian untuk menguji kemampuan penalaran matematis siswa. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis interaktif berdasarkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa adalah 61,90, dengan persentase 62% yang berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, kemampuan penalaran matematis siswa pada materi banyak segi tergolong teori sedang. Sebagian siswa belum memahami konsep materi dari segi banyak, sehingga proses pembelajaran masih memerlukan bimbingan dari guru dan orang tua.
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dan Teams Games Tournament (TGT) Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Palupi, Intan Diyah Retno; Rahayu, Theresia Sri
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33451

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematika sangat penting dikembangkan, untuk itu diperlukan adanya proses pembelajaran matematika yang banyak melibatkan siswa secara aktif khususnya dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keefektivitas model pembelajaran Group Investigatin (GI) dan Teams Games Tournament (TGT) ditinjau dari kemampuan berpikir kritis Matematika. Penelitian yang digunakan adalah kajian meta-analisis, dengan mengumpulkan beberapa artikel serta jurnal yang relevan. Penelitian ini menggunakan beberapa Uji Prasayarat. Untuk menentukan Uji rata-rata penelitian ini menggunakan Uji Ancova untuk mengetahui perbedaan pada model pembelajaran, kemudian dihitung dengan teknik Effect Size berbantuan SPSS 24.00 for Windows. Hasil analisis data diperoleh bahwa Teams Games Tournament lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis Matematika dibandingkan Group Investigation. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil data dengan nilai signifikasi > 0,05, dalam Uji Ancova mendapatkan hasil bahwa nilai posttest model pembelajaran Group Investigation yakni 76,3000 dan 82,2000 untuk model pembelajaran Teams Games Tournament. Kemudian, pada Fhitung diperoleh nilai 10,751 dan untuk  Ftabel diperoleh hasil 3,59, maka Fhitung  > Ftabel dengan nilai 10,751 > 3,59 dan signifikasinya 0,004 < 0,05. Untuk Uji Effect Size diperoleh hasil pada Partial Eta Squared yakni 0,297 dengan nilai Siginifikansi 0,004. Maka dapat dinyatakan dari hasil tersebut, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara model Group Investigation dan model Teams Games Tournament ditinjau dari kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Matematika siswa Sekolah Dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Komik untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa Aprilla, Catherine Riza
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i2.30042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model media pembelajaran Komik untuk meningkatkan ketrampilan pemecahan masalah pada materi bangun datar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau sering disebut Research and Development. Metode penelitian yang digunakan adalah model ASSURE yang terdiri dari enam tahapan, yaitu Analyze Learner; State Standards and Objectives; Select Strategies, Technology, Media, and Materials; Utilize Technology, Media and Materials; Require Learner Parcipation; Evaluate and Revise.Validitas pengembangan media pembelajaran dinilai oleh para ahli menggunakan lembar validasi ahli. Lembar validasi ahli terdiri dari dua macam yaitu uji ahli media dan uji ahli materi. Hasil validasi ahli terkait media pembelajaran yang dikembangkan terbukti valid. Hasil validasi media menunjukkan presentase sebesar 84% sehingga dapat di kategorikan sanggat tinggi sedangkan hasil uji materi menunjukkan presentase sebesar 76,7% segingga dapat di kategorikan tinggi sehingga layak untuk di ujicobakan dengan adanya revisi.
Analysis of Higher Order Thinking Skills in English Lesson Plans Hemas, Made Diana Ayu; Wedhanti, Nyoman Karina; Juniarta, Putu Adi Krisna
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i2.36999

Abstract

Sejalan dengan perkembangan pendidikan abad 21 yang saat ini menekankan pada berpikir kritis, analisis masalah, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan penciptaan sesuatu yang baru. Hal ini menuntut guru untuk menggunakan paradigma baru dalam merancang RPP yang menunjukkan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pelaksanaannya tidak berjalan sesuai rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isi RPP terkait indikator Higher Order Thinking Skill (HOTS). Desain penelitian kualitatif dengan studi dokumen digunakan untuk menganalisis data. Data diperoleh secara kualitatif dengan melakukan observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Higher Order Thinking Skills (HOTS) tidak tercantum dalam keseluruhan RPP tetapi hanya terdapat di beberapa bagian. Aspek terintegrasi HOTS adalah kompetensi dasar dan indikator. Hasil ini berimplikasi pada guru bahasa Inggris untuk mengembangkan penerapan Higher Order Thinking (HOTS) dalam isi RPP.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Laerning dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Matematika SD Afrianingrum, Sayekti Dona; Rahayu, Theresia Sri
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33503

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan siswa dalam pemecahan maslah akibat penggunaan pembelajaran dengan metode ceramah dan pembelajaran dengan pendekatan berpusat kepada siswa, menjadi salah satu alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji perbedaan komparasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Posing terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika Sekolah Dasar dengan menggunakan Meta-Analisis. Dalam penelitian ini langkah pertama yang dilakukan yaitu menentukan masalah. Langkah kedua pencarian data jurnal penelitian diinternet melalui Google Cendekia. Setelah selesai pencarian data, maka peneliti memperoleh 20 jurnal yang sesuai. Langkah ketiga menganalisis data penelitian untuk memperoleh hasil dan kesimpulan yang kuta, dan langkah keempat serta terakhir yaitu laporan hasil penelitian dengan menyampaikan bagian-bagian penting dari hasil penelitian yang telah diperoleh. Uji Prasyarat dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Komparasi, serta uji Independent Sample t Test. Dengan melakukan uji normalitas menggunakan uji Stastistik atau Kolmogorov-Smirnov uji telah berdistribusi normal jika nilai signifikan mempunyai nilai rata-rat diatas 0,05. sehingga memberikan pengaruh tergolong terhadap meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika
Meta Analisis Pengaruh Model Discovery Learning dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik Kelas V SD Mahmudah, Umi
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i2.29721

Abstract

Belum banyaknya dilakukan penelitian meta-analisis mengenai pengaruh model Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas V SD pada muatan pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa artikel Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan mengkaji sepuluh artikel jurnal penelitian lain yang berkaitan dengan pengaruh model Problem Based Learning dan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah artikel pada jurnal pendidikan yang sudah dipublikasikan secara nasional sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar data pengkodean artikel. Penelitian meta-analisis dilakukan dengan mengumpulkan data dengan cara pemberian kode terhadap sepuluh artikel jurnal untuk mencari besar pengaruh (effect size). Berdasarkan lembar data pengkodean artikel, model pembelajaran secara keseluruhan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dengan nilai besar pengaruh effect size 1,65 yang termasuk dalam kategori efek besar. Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran memberikan pengaruh yang lebih efektif dan perlu diterapkan dalam pembelajaran matematika. Model yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis yaitu model Discovery Learning.
Higher Order Thinking Skills (Hots) Instrument Based on Tri Hita Karana on Theme “The Beauty of Diversity in My Country Sariarta, I Wayan; Rati, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i2.38283

Abstract

Rendahnya pemahaman guru terhadap instrumen HOTS sehingga rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen HOTS berbasis Tri Hita Karana pada Tema 7 (Indahnya Keberagaman di Negeriku) kelas IV SD yang valid secara isi, valid secara butir, reliabel, baik dilihat dari aspek daya beda, dan baik dilihat dari aspek tingkat kesukaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan berpedoman pada prosedur model Borg dan Gall. Model Borg and Gall dengan enam tahapan yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal (terbatas), revisi hasil uji lapangan terbatas, dan diseminasi dan implementasi. Instrumen HOTS berbasis Tri Hita Karana berupa tes dengan bentuk pilihan ganda. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 pakar ahli instrumen. Sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kualitas butir soal. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data mengenai instrumen kemampuan HOTS. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis validitas isi, uji validitas butir, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan uji daya beda. Hasil uji validitas isi yang diuji oleh lima pakar instrumen HOTS dinyatakan relevan, rata-rata hasil uji validitas butir instrumen di tiga sekolah dinyatakan valid, rata-rata hasil uji reliabilitas instrumen sebesar 0,931 yang berada pada kriteria sangat tinggi, hasil rata-rata skor tingkat kesukaran butir soal sebesar 0,545 yang berada pada kategori sedang, hasil rata-rata uji daya beda sebesar 0,5 yang berada pada kriteria daya beda baik. Sehingga instrumen HOTS berbasis Tri Hita Karana pada tema 7 (Indahnya Keberagamaan di Negeriku) layak digunakan untuk mengukur kemampuan HOTS siswa dalam memecahkan masalah.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika SD Nugrahani, Puspitaningtyas Sari; Asri Hardini, Agustina Tyas
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33584

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa menjadi masalah yang serius saat ini. Salah satu alasan yang menyebabkan masalah tersebut adalah penggunaan model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian Meta Analisis yang bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis Matematika pada Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil analisis uji Ancova, diperoleh nilai rata-rata model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 82,0290 lebih tinggi jika dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving sebesar 77,1000. Dari hasil perhitungan uji Hipotesis menggunakan uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukkan nilai Signifikasi sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05). Dari hasil uji Ancova menunjukan uji f hitung > f tabel sebesar 3,59 dan f hitung yang diperoleh sebesar 10,805, yaitu 10,885 > 3,59 dan Sig. 0,001 < 0,05 yang menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis Matematika.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATEMATIKA Monaningsih, Sagita Fredrika; Pusari, Wahyu Ratna; Setia W, M. Yusuf
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 3, No 2 (2020): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i2.27935

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi siswa yang merasa kesulitan dalam mengerjakan soal matematika tentang kemampuan pemecahan masalah (materi pengukuran), siswa kurang mampu memahami masalah yang menyebabkan siswa kesulitan mengubah soal cerita kedalam kalimat matematika. Hal tersebut disebabkan oleh karena model pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang efektif.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa SD Negeri 01 Tawangrejo Pati pada pembelajaran matematika setelah diterapkan model Problem Based Learning. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran matematika siswa kelas II di SDN 01 Tawangrejo kabupaten Pati.Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Design dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 01 Tawangrejo Pati yang berjumlah 22 siswa. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas II yaitu 22 siswa dengan menggunakan teknik Nonprobability Sampling berbentuk Sampling Jenuh.Hasil analisis setelah mendapatkan perlakuan menunjukkan bahwa hasil uji ketuntasan rata-rata kemampuan pemecahan masalah diperoleh thitung  = 5,53 dan ttabel = 2,07 jadi thitung>ttabel  maka HO ditolak dan Ha diterima berarti rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas II SDN 01 Tawangrejo Pati mempunyai ketuntasan rata-rata mencapai KKM 75. Pada uji t diperoleh thitung = 7,41 dan ttabel = 2,07, jadi thitung>ttabel maka kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas II SDN 01 Tawangrejo Pati sesudah menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dari sebelum menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning.Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah supaya model pembelajaran Problem Based Learning dapat digunakan sebagai salah satu alternative guru dalam mengajar supaya kemampuan pemecahan masalah siswa lebih baikKata kunci: model Problem Based Learning,Kemampuan Pemecahan Masalah
Model Discovery Learning Berbantuan Media Kreatif Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang; Negara, I Gusti Agung Oka
Thinking Skills and Creativity Journal Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.27277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Discovery Learning perbantuan media kreatif terhadap keterampilan berpikir kritis pada kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V. Berdasarkan observasi pada tanggal 28 Oktober sampai 29 Oktober 2019, informasi yang diperoleh bahwa keterampilan berpikir kritis siswa masih perlu dioptimalkan. Hal ini dilihat dari Penilaian Tengah Semester (PTS) semester ganjil, khususnya muatan IPA dari 248 siswa, sebanyak 50,40% nilai siswa dibawah KKM. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai siswa belum mencapai KKM diantaranya keterampilan berpikir kritis terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa belum optimal. Eksperimen semu dengan desain Non-Equivalent Control group Design digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini yaitu kelas V yang berjumlah 248 siswa dan diperoleh sampel pada kelompok eksperimen yaitu 32 kelas eksperimen dan pada kelas kontrol 35 siswa kelas V. Analisis data menggunakan uji-t dan menggunakan rumus polled varians. Data yang didapat t hitung = 2,159 > t tabel = 1,997, pada taraf signifikasi 5% (dk = 35+32-2 = 65) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan model Discovery Learning perbantuan media kreatif memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis pada kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V.

Page 4 of 15 | Total Record : 150