Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK"
:
11 Documents
clear
PENGEMBANGAN MODEL BERCERITA BERBASIS VAK UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK PADA KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK
Annisa Shofaril Wahidah;
Edi Hendri Mulyana;
Yasbiati Yasbiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (609.299 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.363
Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai kegiatan bercerita yang selama ini dilakukan oleh guru dalam pembelajaran. Berdasarkan lapangan, kegiatan bercerita belum dijadikan sarana pengajaran oleh guru dalam penyampaian tema secara utuh. Kenyataannya kegiatan bercerita hanya digunakan untuk penambah kegiatan diawal atau diakhir saja. Karenanya model pembelajaran yang digunakan guru melalui kegiatan bercerita belum terealisasi dengan baik. Hal ini berdampak pada perkembangan anak yang belum optimal dalam pembelajaran. Sedangkan anak usia dini menaruh minat yang besar terhadap kegiatan bercerita tersebut. Maka peneliti mengembangkan model bercerita sesuai kebutuhan gaya belajar siswa yang dapat memfasilitasi salah satu keterampilan dasar berbahasa anak yaitu kemampuan menyimak. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan panduan pengajaran melalui bercerita kepada guru untuk memfasilitasi perkembangan anak sehingga dapat mencapai hasil belajar yang diharapkan. Dikarenakan kegiatan bercerita ini berorientasi pada kebutuhan modalitas anak, maka peneliti menyusun tahapan bercerita berbasis visual auditori kinestetik (VAK). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Educational Design Research (EDR) model McKenney& Reaves. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, audio dan visual, serta validasi dari ahli. Instrumen divalidasi oleh ahli model pembelajaran anak usia dini dan ahli bahasa dan melalui beberapa revisi sesuai saran validator. Setelah validasi internal dilakukan, selanjutnya penelitian ini melalui tahap validasi eksternal yang dilakukan selama dua kali uji coba di TK Artanita Al-Khairiyah. Secara umum, model bercerita berbasis VAK ini layak digunakan dan menghasilkan produk model bercerita berbasis VAK untuk memfasilitasi kemampuan menyimak anak pada kelompok B taman kanak-kanak.
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPTIF DI KELAS V SDN 002 PASIR SIALANG
Fitria Lestari;
Putri Hana Pebriana
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.419 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.340
Penelitian ini bertujuan dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sekolah Dasar Negeri 002 Pasir Sialang melalui penerapan model pembelajaran bengkel sastra. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis karangan deskriptif yang tidak mencapai nilai KKM yang di tetapkan sekolah yaitu 75.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V tahun pelajaran 2017-2018 dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran bengkel sastra dan keterampilan menulis karangan deskriptif. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum tindakan ketuntasan hasil keterampilan menulis karangan deskriptif siswa hanya mencapai 29,17%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 33,33 %, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 37,50% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 66,67% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 83,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Bengkel Sastra dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskriptif di Kelas V SDN 002 Pasir Sialang.
ANALISIS KETERAMPILAN INTRAPERSONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA KOTA TASIKMALAYA
Maitsa Munifah;
Elan Elan;
Taopik Rahman;
Gilar Gandana
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.37 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.364
Penelitian ini didasari pentingnya keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun sebagai salah satu indikator kesuksesan individu. keterampilan intrapersonal merupakan kemampuan individu dalam memamahmi dirinya sendiri dengan kata lain anak mampu mempercayai diri sendiri, mengetahui kelebihan dan kelemahan diri sendiri, menyadari emosi yang dirasakan, serta proaktif atau bertanggung jawab terhadap pengetahuan, perasaan serta tindakannya. Ketika dilapangan peneliti menemukan deteksi keterampilan intrapersonal namun belum berlandaskan pada teori yang ideal . Dengan demikian peneliti mengambil fokus kajian pada keterampilan Intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, menganalisis, serta mendeskripsikan keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi terstruktur dan catatan lapangan yang terintegrasi dalam observasi terstruktur. Temuan dalam penelitian ini bahwa keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun pada aspek percaya diri berada pada kategori berkembang sesuai harapan mendapat 62 Persen. Kemudian pada aspek penilaian diri berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan mendapat 67 persen. Selanjutnya pada aspek kesadaran emosi anak usia 5-6 tahun berada pada kategori berkembang sesuai harapan dengan persentase 55 persen. pada aspek proaktif atau bertanggung jawab anak usia 5-6 tahun berada dalam kategori berkembang sesuai harapan dan persentase mendapat 60 persen. Dengan demikian persentase keterampilan intrapersonal anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina sebanyak 61 persen hal tersebut termasuk dalam kriteria berkembang sesuai harapan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TEKNIK CARD SORT KELAS V SDTI 030 BATU BELAH
Rosdiana Sri Delfi;
Zulhendri Zulhendri
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.261 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.336
Penelitian ini bertujuan penelitian ini untuk meningkatan keterampilan menulis siswa kelas V SD TI 030 Batu Belah. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 20 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 7 orang, dan siswa perempuan berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi di kelas V SD TI 030 Batu Belah pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 70,05. Selanjutnya dari 20 orang siswa hanya 12 orang yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 60,00%. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 81,05 dari 20 orang siswa terdapat 17 orang siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan model Active Learning teknik Card Sort dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi pada siswa kelas V SDN TI 030 Batu Belah.
PENGEMBANGAN FLASH CARD ANGKA TRILINGUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGENALAN LAMBANG BILANGAN USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK
Tri Astuti;
Elan Elan;
Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.177 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.365
Telah dilakukan penelitian dan pengembangan, yang bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran analisis kebutuhan dalam Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 2) mengetahui rancangan Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 3) mengetahui proses uji coba Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun, 4) mengetahui refleksi dari Pengembangan Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode design based research. Penelitian dilakukan di dua sekolah yaitu TK Cendrawasih 2, dan TK Cendrawasih 1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, angket, expert judgement, dan dokumentasi.Uji coba dilakukan sebanyak dua kali. Uji coba pertama diikuti oleh 10 anak kelompok A TK Cendrawasih 2. Berdasarkan hasil uji coba produk, produk memerlukan beberapa perbaikan. Uji coba kedua diikuti oleh 8 anak kelompok A TK Cendrawasih 1. Berdasarkan hasil uji coba dilakukan refleksi terhadap produk. Hasil refleksi menunjukan nahwa produk dapat digunakan sebagai alternative media pembelajaran, yang memberi kemudahan kepada guru untuk menyampaikan materi mengenai pengenalan lambang bilangan secara variatif melalui Flash Card yang dipadukan dengan unsur-unsur kearifan lokal. Produk akhir berupa Flash Card Angka Trilingual Berbasis Kearifan Lokal untuk Pengenalan Lambang Bilangan Usia 4-5 Tahun di Taman Kanak-kanak.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Gustina Gustina
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (671.47 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.337
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi puisi di kelas III SDN TI 030 Batu Belah. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Experiential Learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi dengan menggunakan Experiential Learning. pada siswa kelas III SDN TI 030 Batu Belah. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Subjek penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 25 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 15 orang, dan siswa perempuan berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi di kelas III SDN TI 030 Batu Belah pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 60,00. Selanjutnya dari 25 orang siswa hanya 14 orang yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 56% dan yang tidak tuntas 11 orang. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 78,80 dari 25 orang siswa terdapat 23 orang siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 92% dan yang tidak tuntas 2 orang. Indikator penilaian Experiential Learning diksi tema dan amanat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Experiential Learning. dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa pada mata p
EMPATI SEBAGAI DASAR KEPRIBADIAN KONSELOR
Rizki Amalia
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (75.821 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.350
Empati merupakan kemampuan untuk memahami apa yang orang lain rasakan dan pikirkan yang merupakan keterampilan penting dalam proses konseling. Empati sebagai dasar dari kepribadian konselor. dalam membina kepribadian konselor agar mampu berkomunikasi dengan klien dan dapat merasakan apa yang dirasakan klien. Konselor harus dapat merasakan apa yang dirasakan, dipikirkan, dan dialami klien sehingga konselor dapat memasuki dunia klien dan memahami permasalahan klien.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Demi Warny Dery;
Kasman Edi Putra
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.456 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.338
Penelitian ini bertujuan dapat meningkat keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III Sekolah Dasar Negeri 015 Tandun melalui penerapan model kooperatif tipe Think Talk Write. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis karangan narasi yang tidak mencapai nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III tahun ajaran 2018-2019 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dan keterampilan menulis karangan narasi. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu: perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum tindakan ketuntasan hasil keterampilan menulis karangan siswa hanya mencapai 25%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 30%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 45% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 70% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Pada Siswa Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN ANAK PADA KELOMPOK B
Cucu Mulyati;
Dindin Abdul Muiz;
Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.281 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.362
Learning media are the most important part of implementing school learning. A preliminary study in group B of the Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II found that the use of learning media was used when needed. More practical media used aremarkers whiteboard and blackboardand magazines to convey information related to the concept of numbers. Whereas for early childhood more media is needed which can be used directly to practice concentration and provide new experiences for children. The results of identification and analysis of the problem, researchers followed up by designing flannel board media as a solution in facilitating the ability of the concept of child numbers in group B. In this study using the method of Design Based Research (DBR) developed by Reeves to design, develop, and test feasibility a product to overcome problems in learning. The product is designed using the main ingredients of brown duplex and flannel cloth. The research subjects were teachers and children in group B of Cendrawasih I Kindergarten and TK Cendrawasih II. Data collection is done by interviews, expert validation, teacher assessment, observation of child treatment during product use, and documentation. The product design was declared feasible by the expert validator, then revised according to suggestions and carried out the implementation of the school where the research was conducted. Product implementation was carried out in group B of Cendrawasih I Kindergarten and Group B of TK Cendrawasih II. In general, the product is declared feasible to be used as a learning medium about the concept of numbers based on the teacher's assessment and observations of the child's treatment of the product. Reflections on product development, namely to produce flannel board media to facilitate the ability to conceptualize child numbers in group B.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) SISWA SEKOLAH DASAR
Nurul Nofriani;
Yusnira Yusnira
Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2019): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.193 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.339
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA. Hal ini didasarkan pada jumlah siswa yang hasil belajarnya dibawah Kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75, dari 26 orang siswa 10 orang siswa yang mendapat nilai baik atau diatas KKM, dan 16 orang siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini merupakan tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi peristiwa alam dengan penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) pada siswa kelas Va SDN 001 Salo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2016, subjek penelitian ini adalah siswa kelas Va SDN 001 Salo yang berjumlah 26 orang siswa yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuntasan sebelum tindakan hanya mencapai 38,46%, siklus I meningkat menjadi 73,08% dan siklus II meningkat lagi menjadi 92,31%. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi peristiwa alam pada siswa kelas Va SDN 001 Salo.