cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris Melalui Media Flash Card Di Sekolah Dasar Miftahul Jannah; Ujang Jamaludin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hasil belajar siswa dalam penguasaan kosakata bahasa inggris melalui media flash card. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Unggulan Tahfizh Assabilillah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lembar observasi dan kuesioner untuk mengumpulkan data yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan persentase. Hasil analisis data observasi menunjukkan bahwa media flash card yang digunakan dalam pengajaran kosa kata membuat siswa lebih aktif dan kelas menjadi menyenangkan. Media flashcard dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam penguasaan kosakata bahasa Inggris . Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil evaluasi sebelum mengunakan media flash nilai rata-rata yang diperoleh 73 dan hasil ketuntasan klasikal sebanyak 44 %, dan hasil evaluasi setelah mengunakan media flash nilai rata-rata yang diperoleh 76 dan hasil ketuntasan klasikal sebanyak 69 %.
Strategi Pembelajaran Diferensiasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Ilham Farid; Reka Yulianti; Amin Hasan; Tatu Hilaiyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10212

Abstract

Strategi pembelajaran diferensiasi adalah suatu upaya untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas dengan memenuhi kebutuhan belajar unik setiap individu peserta didik. Penyesuaian yang dimaksud berkaitan dengan minat peserta didik, profil belajar, dan kesiapan untuk mencapai hasil belajar peserta didik yang lebih baik. Berdasarkan temuan hasil kajian literatur yang kami dapatkan, kami menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi dapat membantu peserta didik untuk memenuhi kebutuhan belajarnya sehingga membantu untuk mendapatkan capaian hasil belajar yang maksimal, karena produk yang dihasilkannya relevan dengan minat belajarnya sendiri. Semua kebutuhan belajar peserta didik dipenuhi melalui kegiatan pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda berdasarkan minat atau profil belajar yang mereka miliki. Selanjutnya, penulis menemukan tiga (3) komponen strategi pembelajaran diferensiasi, yaitu konten, proses, dan produk. Proses strategi pembelajaran diferensiasi juga dapat memberikan ruang yang luas kepada peserta didik untuk mendemostrasikan apa yang telah mereka pelajari, sehingga penerapan strategi pembelajaran diferensiasi secara tidak langsung mendorong kreativitas peserta didik. Lebih lanjut, karena kreativitas akan terus berkembang, maka pembelajaran diferensiasi menjadi strategi yang sangat dianjurkan untuk digunakan dalam pembelajaran di dalam kelas untuk memudahkan pencapaian tujuan pembelajaran karena kebutuhan belajar peserta didik terpenuhi sesuai dengan minat, kesiapan dan profil belajar peserta didik.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Benime Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas X Otomatisasi Tataniaga Kelola Perkantoran Rita Gustiyanti; Zulkifli N Zulkifli N; Handy Ferdiansyah; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10213

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan aplikasi terhadap hasil belajar siswa kelas X Otomatisasi Tataniaga Kelola Perkantoran 1 pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini terdiri dari 2 variabel. variabel bebas yaitu pengaruh penggunaan Benime (x) dan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa kelas X Otomatisasi Tataniaga Kelola Perkantoran 1 (y). Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 2 Sidrap. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes yang kemudian dianalisa menggunakan rumus mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap media pembelajaran Benime terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia SMKN 2 Sidrap dengan hasil nilai rata-rata lebih tinggi daripada siswa yang belajar tanpa menggunakan Benime. Hasil tersebut diperoleh dari penilaian dari siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar media pembelajaran hendaknya dimanfaatkan secara maksimal dalam proses pembelajaran.
Tanggapan Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan terhadap Penggunaan Google Classroom sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Belajar Arie Sumartini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10223

Abstract

Dimana e-learning memiliki beberapa persyaratan, seperti adanya: (a) lembaga yang menyelenggarakan dan mengelola kegiatan e-learning, (b) sikap positif dari peserta didik dan tenaga kependidikan terhadap teknologi komputer dan internet, (c) rancangan sistem pembelajaran yang dapat dipelajari dan diketahui oleh setiap peserta belajar, (d) sistem evaluasi terhadap kemajuan atau perkembangan belajar peserta belajar, dan (e) mekanisme umpan balik yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara (Hartanto, 2016) Sejak revolusi 4.0 dan terjadinya wabah COVID 19 dunia pendidikan sangat dituntut untuk dapat bertransformasi dari sistem pembelajaran tatap muka ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh. Guru memiliki keleluasaan waktu untuk membagikan kajian keilmuan dan memberikan tugas mandiri kepada siswa selain itu, guru juga dapat membuka ruang diskusi bagi para siswa secara online (Putri & Dewi, 2019) Kemandirian belajar merupakan kesiapan dari individu yang mau dan mampu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan pihak lain dalam hal penentuan tujuan belajar, metoda belajar, dan evaluasi hasil belajar. Menurut (Mujiman 2005 dalam (Aliyyah & Djuanda, 2020) Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, SMK Negeri 1 Ketapang kelas XII sebanyak 36 responden. Presentase kemandirian belajar peserta didik kelas xii jurusan teknik komputer dan jaringan terhadap penggunaan google classroom untuk indikator tidak tergantung pada orang lain sebesar 48,61 % .Presentase kemandirian belajar peserta didik kelas xii jurusan teknik komputer dan jaringan terhadap penggunaan google classroom untuk indikator percaya diri sebesar 57,99 % .Presentase kemandirian belajar peserta didik kelas xii jurusan teknik komputer dan jaringan terhadap penggunaan google classroom untuk indikator disiplin sebesar 49,31 % .Presentase kemandirian belajar peserta didik kelas xii jurusan teknik komputer dan jaringan terhadap penggunaan google classroom untuk indikator berinisiatif sebesar 49,07 % .Presentase kemandirian belajar peserta didik kelas xii jurusan teknik komputer dan jaringan terhadap penggunaan google classroom untuk indikator kontrol diri sebesar 42,71 % . Dapat disimpulkan kemandirian belajar peserta didik adalah kurang pada indikator tidak tergantung orang lain, disiplin, tanggung jawab, berinisiatif dan kontrol diri ini terbukti hanya indikator percaya diri saja yang memiliki kategori baik. Pemanfaatan aplikasi dirasa kurang mendukung karena ada beberapa tugas tagihan tidak diketahui sudah atau belum dikumpulkan atau tidak ada sistem yang menahan siswa untuk tidak dapat melanjutkan ke materi berikutnya jika ada tugas yang belum dikerjakan. Inilah salah satu turunnya presentase kemandirian belajar. Hingga didapat nilai positif untuk pengembangan aplikasi kedepan agar dapat menaikkan angka presentase kemandirian belajar.
Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Baru di MTS Muhammadiyah Simpang Tiga M.Ridho Nila Syukrain; Sufyarma Marsidin; Sulastri Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10224

Abstract

MTs Muhammadiyah Simpang Tiga masih memiliki jumlah peserta didik yang sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi madrasah dalam meningkatkan jumlah peserta didik di MTs Muhammadiyah Simpang Tiga. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa MTs Muhammadiyah Simpang Tiga telah melakukan strategi untuk meningkatkan jumlah peserta didik dengan menggunakan dua strategi, yaitu: strategi interen madrasah dan strategi eksteren madrasah. Adapun langkah yang dilakukan dalam strategi interen madrasah, yaitu: 1) Meningkatkan kualitas peserta didik, dalam bentuk upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menerapkan nilai-nilai Islam, memprioritaskan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK); 2) Memperbaiki sarana prasarana madrasah, diantaranya melakukan renovasi ruangan, pengecetan, pembuatan taman, yang pada prinsipnya menjadikan penampilan sekolah menjadi lebih menarik. Sedangkan strategi eksteren madrasah, dilakukan dengan langkah sebagai berikut: 1)Sosialisai dengan perangkat pemerintah sekita, adapun kegiatannya yaitu MTs Muhammadiyah Simpang Tiga melakukan sosialisai dengan perangkat pemerintah memperkenalkan program unggulan dan sekolah gratis. dan 2) Pembuatan Brosur dan spanduk, brosur dan spanduk yang dibuat oleh MTs Muhammadiyah Simpang Tiga memuat beberapa infromasi seperti, syarat pendaftaran, visi-misi madrasah, kegiatan yang dilaksanakan, prestasi yang sudah diraih, sarana prasarana yang dimiliki, dan tenaga pendidik.3). sistem jemput bola yaitu mencari calon peserta didik yang putus sekolah dan mengajak untuk ikut program gratis sekolah di MTs Muhammadiyah Simpang Tiga.
Implementasi dan Analisis Performansi Protokol Routing Jaringan Ad-Hoc Multinode untuk Sistem Komunikasi Kapal Laut Mukminatun Ardaisi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10225

Abstract

Dunia kelautan dan maritime sangat membutuhkan sistem pemantau dan navigasi kapal untuk memberikan informasi mengenai posisi kapal, keadaan laut, atau informasi lain yang diperlukan. Informasi ini diharapkan mampu diterima oleh penerima secara cepat dan akurat, serta menggunakan biaya yang tidak mahal. Quality of service (QoS) pada jaringan ad hoc dipengaruhi oleh kinerja protokol routing. Sebuah protokol routing untuk jaringan wireless ad hoc sangat diperlukan pada proses komunikasi kapal laut antara beberapa node, untuk mengirimkan paket data melalui satu atau beberapa node menuju alamat tujuan dimana topologi jaringan selalu berubah. Agar dapat dilakukan routing, masing-masing node harus mengupdate tabel routingnya. Hal ini akan menimbulkan permasalahan ketika protokol routing diterapkan pada jaringan sistem komunikasi kapal laut dengan user yang banyak. Selain itu, sistem komunikasi kapal laut yang menggunakan kanal VHF memiliki jumlah kanal terbatas dan bitrate yang rendah(1200 bps). Dari hasil pengujian didapatkan bahwa protokol routing yang dibangun dapat mencari beberapa rute alternatif untuk mengatasi masalah ketika terjadi rute yang rusak sehingga node pengirim tidak perlu membangun rute mulai dari awal lagi dan nilai delay pengiriman paket data sangat bervariasi dikarenakan nilai delay sangat bergantung pada nilai hasil random sehingga dapat disimpulkan skema yang dibangun dapat mengurangi tabrakan data ketika masing-masing node sama-sama mendeteksi bahwa kondisi kanal sedang kosong.
Pendekatan Edutainment dalam Pembelajaran PAI di Paket C Alimas'adi Alimas'adi; Anto Supriyanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10226

Abstract

Gejala adanya siswa yang kurang senang menerima pelajaran PAI dari guru tidak harus terjadi. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong anak didik untuk senang dan bergairah belajar. Perlu diterapkan pendekatan edutainment yang merupakan inovasi baru dalam pembelajaran dengan menyelipkan humor dan permainan (game) ke dalam proses pembelajaran. Penerapan edutainment pada pembelajaran PAI Paket C Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dapat dilakukan dengan bentuk yaitu discovery inquiry, quantum learning dan active learning. Penerapan pendekatan ini memanfaatkan media yang sesuai dengan materi untuk mendukung proses belajar dan dilakukan dengan CTL dan berprinsip pada keaktifan peserta didik, evaluasinyapun ditentukan pada proses dan kemampuan siswa dalam memahami materi penerapan pendekatan edutainment berperan bagi keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran pembelajaran PAI Paket C PKBM adalah pembelajaran ini mengarahkan pada keaktifan siswa student centered sehingga siswa mengalami sendiri pembelajaran yang dilakukan, guru hanya menjadi motivator yang berusaha menjadi partner siswa dalam meningkatkan keaktifannya, menciptakan kondisi kelas yang mengerahkan semua potensi siswa.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Energi pada PT Indika Energy Tbk dan PT Bukit Asam Tbk Tahun 2019-2021 Andyk Probo Prasetya; Siti Nur Manggarsari; Wahyudian Paturosa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan tahun 2019-2021 dari Perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI yaitu PT Indika Energy Tbk dan PT Bukit Asam Tbk dengan menggunakan analisa rasio keuangan diantaranya rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian field research dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perbandingan mengenai unjuk kinerja keuangan, dengan mengolah data - data laporan keuangan perusahaan tersebut dari tahun 2019 sampai dengan 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi berupa laporan keuangan tahun 2019 sampai dengan 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis rasio likuiditas menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Bukit Asam Tbk lebih baik jika dibandingkan dengan PT Indika Energy Tbk. Kemudian berdasarkan hasil analisis rasio solvabilitas menunjukkan bahwa kinerja keuangan dari PT Indika Energy Tbk lebih baik daripada PT Bukit Asam Tbk. Sedangkan menurut hasil perhitungan dari rasio profitabilitas juga menunjukkan bahwa kinerja keuangan dari PT Indika Energy Tbk lebih baik daripada PT Bukit Asam Tbk.
Implementasi Nilai- Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di SDN 1 Pule Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2022/2023 Dwi Widayanti; Fetty Ernawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10228

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini masih belum dipahaminya tentang moderasi beragama bagi para siswa, sehingga tujuan penelitian ini untuk menganalisis : 1) Kebijakan sekolah dalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada pembelajaran PAI Di SDN 1 Pule. 2) Implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule. 3) Kerjasama yang dilakukan sekolah dalam melakukan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. Bertempat di SDN 1 Pule, mulai bulan Juli – November 2022. Subyek dalam penelitian ini adalah Guru PAI, sedangkan informan adalah Kepala Sekolah, Guru Agama Kristen, Guru kelas V dan VI. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif dari Miles and Huberman, dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kebijakan sekolah dalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama memberikan pengarahan, pemahaman tersendiri tentang nilai-nilai moderasi beragama, dan menekankan kepada para guru pendidikan agama, baik Guru PAI maupun Guru PAK, untuk dapat sebagai contoh dalam bersikap moderat pada penganut agama yang ada pada sekolah tersebut. (2) Implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di lakukan dengan : (a) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI yang diawali dengan pembuatan RPP, prota, promes, silabus, materi ajar sebagai perangkat administrasi. Dalam penyusunan perencanaan tersebut, di SDN Pule 1 selalu diawali dengan diskusi tentang implementasi nilai moderasi beragama dengan para guru lain, untuk menyamakan persepsi antara guru PAK dan guru PAI. (b) Tahap pelaksanaan implementasi nilai moderasi beragama dilaksanakan secara bersama oleh semua komponen sekolah, antara guru PAI, guru PAK dan guru mapel lainnya, agar siswa dapat memahami tentang moderasi beragama. (3) Kerjasama yang dilakukan sekolah dalam melaksanakan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule adalah dengan cara : Memberikan pengertian kepada masyarakat sekitar tentang fungsi sekolah melaksanakan pengabdian masyarakat sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara guru dan siswa, guru dan masyarakat, serta sekolah dan masyarakat. Hal ini disampaikan sekolah melalui para guru, terutama guru PAI dan PAK, pada setiap ada kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat sekitar.
Peran Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di Sekolah Dasar Salmiyanti Salmiyanti; Darmansyah Darmansyah; Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10230

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuanedan teknologi (IPTEK) diera globalisasi mengalami perkembangan pesat dari waktu ke waktu. Peristiwa ini telah menimbulkan kompetisi di segala bidang dalam kehidupan manusia, dan bidang pendidikan salah satunya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitianeliteratur. Temuan dari penelitian literaturimenunjukkan bahwa peran mediaipembelajaran berbasis TIK dalam merancang pembelajaran melalui berbagai pengemasan dan penyebaran informasi mempermudah guru dengan berbagai penciptaan media. Pada saat yang sama, siswa dapat secara fleksibel mengakses pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui kondisi yang dirancang dan membiarkan siswa mengeksplorasi pengetahuan tambahan sebagai pengayaan. Peran TIKisebagai sumber dan pendukung pembelajran melalui penggunaan perangkat komputasi sebagai sumber pendukung inovasi pembelajaran. Pemanfaatan sumber dan media diharapkan dapat merangsang pikiran, perasaan, minat dan perhatian siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, proses pembelajran akan lebih efektifikarena TIK sebagai sumber dan media pembelajaran membantu mengatasi hambatan dalam proses komunikasiiantara guru dan siswa