Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Kesiapan Guru terhadap Pembelajaran Berbasis Teknologi
Ermi Wahyuni;
Dian Hidayati;
Romanto Romanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10231
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru terkait implementasi kesiapan pendidik dalam proses pembelajaran berbasis digital, dimana generasi yang dihadapi adalah generasi milenial yang terbiasa dengan penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Metode ini digunakan untuk mencari jawaban dari pertanyaan penelitian dengan menggunakan pencarian literatur. Dalam pengumpulan data menggunakan buku, artikel maupun literatur-literatur lainnya baik skala nasional maupun internasional. Metode yang digunakan adalah content analysis atau analisis isi jurnal. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi memiliki efektivitas, efisiensi dan daya tarik yang mampu menarik siswa dalam proses pembelajaran dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Pembelajaran berbasis teknologi ini pada umumnya menggunakan media internet dengan memanfaatkan berbagai aplikasi seperti Whatsapp, Google Classroom, Zoom cloud meeting, Edmodo, Google drive, Moodle dan lain lain. Namun para guru banyak yang masih gagap dalam penggunaan teknologi tersebut. Oleh sebab itu perlu berbagai upaya dalam meningkatkan kompetensi guru agar memiliki kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara guru dan peserta didik.
Sanksi Delik Pembunuhan menurut Hukum Islam dan Hukum Positif (Studi Putusan Pengadilan Negeri Wonosari no.05/PID.b/2013.Pn.WNS)
Pambuka Agung Nugroho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10232
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses penetapan sanksi pidana pada pelaku pembunuhan di Pengadilan Negeri Wonosari dan bagaimana putusan hukum pengadilan tersebut dalam perspektif hukum Islam. Selain itu penelitian ini juga untuk mengetahui dasar putusan hakim serta bagaimana keefektivitasan hukuman pada pelaku tindak pidana pembunuhan. Subjek penelitian ini adalah institusi Pengadilan Negeri Wonosari, sedangkan objek penelitiannya adalah proses penetapan sanksi dan pertimbangan dasar penetapan hukum yang digunakan Hakim dalam menentukan putusan hukum nomor 05/Pid.B/2013/PN.Wns. Metode yang digunakan dalam menyampaikan hasil penelitian adalah deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Dalam putusan hukum Pengadilan Wonosari Nomor 05/Pid.B/2013/PN.Wns. tersebut telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku atau sesuai dengan hukum positif. Seperti ketentuan KUHP pada pasal 338 tentang pembunuhan dan pasal 354 ayat 2 tentang pelukaan berat kepada orang lain yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Jika ditinjau dalam hukum Islam pembunuhan tersebut tergolong pada pembunuhan sengaja dan dikenai hukuman qisas. Akan tetapi jika dilihat dari tahapan-tahapan penetapan sanksi pada pembunuhan, hukum Islam dan hukum positif cenderung sama dalam tahap penentuan hukuman, serta tujuan hukuman dalam hukum Islam dan hukum positif juga cenderung sama. Yang membedakan adalah jenis hukuman yang diterima oleh pelaku pembunuhan. Menurut penyusun putusan hakim dalam kasus ini tidak menyimpang pada tujuan dan substansi dari hukuman menurut hukum Islam itu sendiri, Hal ini diperkuat dengan perubahan hukum pada hukum qisas itu sendiri yang semula pada masa jahiliah tidak hanya dibalaskan kepada seseorang yang membunuh saja yang dibunuh, kemudian hukum Islam melakukan pembatasan dengan hanya membunuh orang yang membunuh saja dan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab tidak melakukan qishash terhadap jarimah yang diancam qishash karena musim paceklik dan sekarang untuk kasus pembunuhan di indonesia ada undang-undang (KUHP) yang dijadikan acuan hukum pidana oleh Negara, sehingga hakim tidak salah jika dalam putusannya menetapkan hukuman 9 (sembilan) tahun penjara terhadap terdakwa kasus pembunuhan sepanjang putusan tersebut bersifat adil dan maslahah bagi umat atau masyarakat.
Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Multikultural
Suryawan Bagus Handoko;
Cecep Sumarna;
Abdul Rozak
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10233
Berbicara mengenai pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks Pendidikan multikultural dipandang sangat penting memberikan porsi Pendidikan multikultural sebagai wacana dalam sistem pendidikan di Indonesia terutama agar peserta didik memiliki kepekaan dalam menghadapi gejala-gejala dan masalah-masalah sosial yang berakar pada perbedaan karena suku, ras, strata sosial, agama dan tata nilai yang terjadi pada lingkungan masyarakatnya. Hal ini dapat diimplementasikan baik pada substansi maupun model pembelajaran yang mengakui dan menghormati keanekaragaman budaya. Dalam penelitian ini, melalui kajian pustaka/library research penulis akan mengeksplorasi bagaimana orientasi pembelajaran PAI dalam pendidikan yang multikultural dan bagaimana kajian serta pengembangan pembelajaran PAI berbasis multikultur. Studi ini memberikan kontribusi terhadap diskusi mengenai bagaimana seharusnya pendidikan Islam memposisikan diri dalam perubahan zaman termasuk dalam menghadapi problem yang terdiri atas keberagaman individu dari berbagai macam suku, bangsa, budaya, agama, dan ras. Adanya artikel ini diharapkan dapat menjadi kajian mendasar lebih mudah dipahami sebagai cara pandang atas perbedaan yang dijumpai di masyarakat. Oleh karenanya, guru sebagai mitra dalam belajar harus mampu mendesain dan mengembangkan kegiatan pembelajaran sehingga siswa memperoleh informasi lebih banyak dibanding waktu yang disediakan.
Konsep Pengembangan Sumber Belajar
Suryawan Bagus Handoko;
Sumanta Sumanta;
Karman Karman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10234
Guru sebagai ujung tombak dalam penyampaian amanah pendidikan, selayaknya mampu mengembangkan materi dengan menggunakan sumber belajar semaksimal mungkin menyesuaikan segala bentuk kebutuhan dan tuntutan pendidikan. Di saat sekarang konsep tentang bahan ajar mulai berkembang dan mampu menyesuaikan keadaan/zaman. Melalui konsep pengembangan sumber belajar inilah yang akan mengantarkan kita untuk lebih memahami secara luas pengertian, tujuan, serta manfaat dari sumber belajar. Aspek tersebut sangat mendukung keberhasilan dalam proses pembelajaran dan ketergantungan akan kebutuhan terhadap sumber belajar tidak dapat dinafikan karena konsep sumber belajar merupakan seperangkat materi/substansi pembelajaran (teaching material) yang disusun secara sistematis, mencerminkan kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini, melalui metode kualitatif akan dipaparkan bagaimana konsep pengembangan sumber belajar yang meliputi bukan hanya komponen pengajaran yang dirancang berupa sumber belajar/pengajaran yang umumnya diisi dengan buku-buku rujukan saja (baik yang bersifat diwajibkan maupun tidak diwajibkan), melainkan manusia, lingkungan, media massa, dan media pembelajaran lainnya untuk mendukung memaksimalkan penguasaan materi dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan Hotel Syariah
Ayu Purnama Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10235
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dimensi Bukti fisik (Tangible), Kehandalan (Resnponsibility), Daya Tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance) dan Empati (Emphaty) secara bersama-sama terhadap kepuasan pelanggan Hotel Bukit Uhud Syariah, mengetahui pengaruh dimensi bukti fisik (Tangible) terhadap kepuasan pelanggan hotel Bukit Uhud Syariah , mengetahui pengaruh dimensi Kehandalan (Resnponsibility) terhadap kepuasan pelanggan hotel Bukit Uhud Syariah , mengetahui pengaruh dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) terhadap kepuasan pelanggan hotel Bukit Uhud Syariah , mengetahui pengaruh dimensi Jaminan (Assurance) terhadap kepuasan pelanggan hotel Bukit Uhud Syariah ,dan mengetahui pengaruh dimensi Empati (Emphaty) terhadap kepuasan pelanggan hotel Bukit Uhud Syariah. Jenis penilitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini sampel yang diambil adalah sebagian dari pelanggan yang menginap di Hotel Bukit Uhud Syariah Yogyakarta. Jumlah sampel pada penelitian ini yang di ambil 150 responden. Metode pengambilan sampel ini adalah purposive sampling. Metode analisis data menggunakan deksriptif dan analisis linear berganda.
Peran Psikologi Manajemen dalam Membangun Lingkungan Kerja yang Kondusif di Sekolah
Yoga Amarta;
Sufyarma Marsidin;
Sulastri Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10239
Psikologi manajemen adalah sebuah studi manajemen yang menggunakan pendekatan psikologis dalam memahami karakter setiap manusia dalam organisasi. Faktor psikologis akan berpengaruh terhadap Kinerja, pola komunikasi dan interaksi setiap individu di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran psikologi manajeman dalam membangun lingkungan kerja yang kondusif disekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dari berbagai macam buku, artikel, dan laporan penelitian. Hasil dari studi kepustakaan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Lingkungan kerja yang kondusif hanya dapat dibentuk melalui praktek kepemimpinan yang baik. Praktek kepemimpinan yang baik dapat dilihat dari bagaimana pemimpin mengelola pola komunikasi dan interaksi dalam memenuhi kebutuhan dan harapan setiap individu. Pemenuhan kebutuhan dan harapan tersebut dapat diimplementasikan melalui adanya keadilan dan pendekatan kemanusiaan bagi semua anggota, adanya jenjang karir yang jelas, reward terhadap prestasi kerja, adanya program pengembangan kualitas mutu, adanya penilaian kerja yang objektif serta adanya tindak lanjut dari hasil evaluasi kerja. Seorang pemimpin tidak akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif jika tidak mendapat kepercayaan dan loyalitas dari anggotanya. Kepercayaan hanya akan diperoleh ketika pemimpin menunjukkan kepedulian terhadap semua anggota, mau menerima masukan dan saran serta mau saling berbagi pengalaman dengan anggotanya.
Studi Literatur: Supervisi Akademik oleh Kepala Sekolah Guna Meningkatkan Profesionalisme Guru
Oktaviani Oktaviani;
Sufyarma Marsidin;
Sulastri Sulastri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10240
Supervisi akademik oleh kepala sekolah untuk membantu pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran sekaligus memotivasi dan membantu guru untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya dalam proses belajar mengajar. Masih banyak guru yang menemukan kesulitan dalam mengajar dan dan masih ditemukannya pelaksanaan supervisi oleh kepala sekolah belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supervisi akademik guna meningkatkan profesionalisme guru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan fokus analisis implementasi supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru. Literatur yang digunakan adalah berupa beberapa hasil penelitian sebelumnya, yang kemudian di analisis. Hasilnya mengemukakan bahwa banyak guru yang kenyataannya mengalami kesulitan dengan masalah akademik, dan sudah adanya penerapan supervisi akademik guna meningkatkan profesionalime guru, namun tetap harus dilakukan secara berkesinambungan dan supervisor secara tanggap dapat membantu masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. Sebagaimana program supervisi akademik hadir dan dirasakan guru guna menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi guru di kelas.
Penerapan Layanan Penguasaan Konten Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII di MTs N 5 Kota Jambi
Reanina Agustina;
Nelyahardi Gutji;
Fellicia Ayu Sekonda;
Nur Hasanah Harahap
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10241
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penerapan layanan penguasaan konten untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII di MTs N 5 Kota Jambi. Pada penelitian ini peneliti membatasi permasalahan penerapan layanan penguasaan konten untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII di MTs Negeri 5 Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Layanan (PTL) dengan penerapan layanan penguasaan konten. Subjek dalam penelitian tindakan layanan ini adalah siswa kelas VIII B di MTs N 5 Kota Jambi yang berjumlah 33 orang siswa, yang diambil berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru pembimbing yang mengajar di MTs N 5 Kota Jambi. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi/pengamatan, wawancara, dan angket/instrumen. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan masing-masing siklus dilakukan sebanyak 2 tindakan. Didapatkan hasil dari penelitian yang dilakukan, mendapatkan hasil yang terbaik pada siklus ketiga pada tindakan ke II dengan presentase 90% dengan hasil observasi 31 (sangat baik) untuk peneliti dan 30 (sangat baik) untuk hasil observasi siswa dapat dikategorikan tinggi, diperkuat dengan hasil observasi kolaborator, dan pengamatan langsung dari peneliti kepada siswa yang telah mampu meningkatkan motivasi belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa telah mengalami peningkatan dengan diadakanya pelaksanaan layanan penguasaan konten.
Studi Literature Riview Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berbasis Konstruktivisme di Sekolah Menegah Kejuruan
Hadid Putri B. Zurna;
Alyya Riska Ramadina;
Fatihaturahmi Fatihaturahmi;
Nizwardi Jalinus;
Rijal Abdullah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10242
Teori belajar konstruktivisme adalah sebuah teori yang memberikan kebebasan terhadap manusia yang ingin belajar atau mencari kebutuhannya dengan kemampuan menemukan keinginan atau kebutuhannya tersebut dengan bantuan orang lain, sehingga teori ini memberikan keaktifan terhadap manusia untuk belajar menemukan sendiri kompetensi, pengetahuan, atau teknologi dan hal lain yang diperlukan guna mengembangkan dirinya sendiri. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah untuk mempelajari bagaimana pengaruh penerapan pembelajar kontruktivisme disekolah menengah kejuruan . Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah dengan Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang diulas didapatkan dari beberapa sumber yaitu, Science Direct, Google Scholar yang membahas mengenaibelajar kontruktivisme. Penelitian diawali dengan pengumpulan kajian pustaka yang berhubungan dengan subjek riset. Setelah dilakukan pengkajian terhadap 8 artikel yang sudah didapatkan, hasil penerapan pembelajar kontruktivisme menunjukkan dapat membangun keterampilan dan kompetensi siswa SMK.
Perancangan Game Puzzle ‘Finding Kalimaya’
Agung Ridwanto;
Rinawati Ciptaningrum
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10243
Batu akik adalah jenis batu permata dengan warna dan motif yang indah yang berasal dari campuran mineral alami dengan komposisi kimia alami yang berbeda. Perhiasan batu akik menjadi barang berharga karena memiliki harga jual dan diminati oleh masyarakat. Indonesia memiliki banyak batu akik yang tersebar di seluruh nusantara, salah satunya adalah batu akik yang menjadi ciri khas daerah Banten yaitu batu akik Kalimaya. Batu akik Kalimaya memiliki beberapa jenis seperti opal hitam dan kristal Kalimaya, dan masih banyak lagi. Tren batu akik hanya berlangsung selama satu tahun dan permintaan mulai menurun. Hal ini mendorong perlunya membuat media game yang dapat memperkenalkan kembali batu akik sebagai konten lokal. Game ini menjadikan black opal dan perhiasan batu akik kristal Kalimaya sebagai tujuan game, sehingga game ini disebut Finding Kalimaya. Oleh karena itu, game Finding Kalimaya dirancang untuk menjadi game dengan tujuan memvisualisasikan perhiasan batu akik di media game. Dalam proses pembuatan game Finding Kalimaya dibuat dengan framework OCR atau Objective, Challenge, dan Reward. Berdasarkan hasil pengujian sebanyak 31 orang secara acak, sebanyak 22 orang (71%) tidak mengetahui bahwa batu akik Kalimaya berasal dari Banten dan 28 orang (90,3) tertarik jika ada permainan tentang batu akik. Secara keseluruhan 29 orang (93,5%) mengemas kandungan perhiasan batu akik Kalimaya cukup baik dalam hal mendongeng, tingkat, dan lingkungan.