Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Meningkatkan Kreasi Kain Flanel Terhadap Perkembangan Kreativitas Siswa SDN Cikuntul 1 Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang
Putri Alifa Cahya;
Ayu Dewi Anggani;
Sulma Aliyatun Marzuqoh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10950
KKN ( Kuliah Kerja Nyata) salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan tiga prinsip yaitu pendidikan, pengajaran dan pengabdian. Kegiatan KKN di Univeraitas Buana Perjuangan Karawang dilaksanakan berbagai desa di Karawang, yaitu di Desa Cikuntul, Kecamatan Tempuran. Berdasarkan hasil observasi dan pelatihan terhadap Desa Cikuntul dan SDN CIKUNTUL 1, maka penelitian ini mengambil judul “ Meningkatkan kreasi kain flanel terhadap perkembangan kreativitas siswa SDN CIKUNTUL 1 di Desa Cikuntul”. Metode yang digunakan adalah observasi, pelatihan dan dokumentasi, berdasarkan pelatihan yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: 1) siswa mengenal dan memahami macam-macam kerajinan. 2) siswa bersedia membuat kerajinan dari kain flanel. Target Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah memfasilitasi kreativitas siswa di SDN CIKUNTUL 1 agar siswa lebih kreatif dalam membuat kerajinan tangan, dapat melatih kefokusan siswa, dan melatih ketelitian siswa. Disamping itu kegiatan ini bisa juga digunakan untuk meningkatkan perkembangan kreativitas siswa dengan kreasi kain flanel yang berada di Desa Cikuntul kepada sekolah SDN CIKUNTUL 1 yang dikunjungi.
Analisis Sarana Dan Prasarana Untuk Memaksimalkan Proses Belajar Mengajar di RA Perguruan Ubudiyah Terpadu Medan
Annisa Hadisti Rahayu;
Dini Rosmana Tanjung;
Khoilula Hanum Tanjung;
Septi Ayu Harahap;
Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10952
Anak adalah calon generasi penerus bangsa dan negara dimana anak haruslah kreatif serta memiliki potensi kemampuan intelektual. Dalam makalah ini akan dibahas lebih dalam mengenai dampak elemen interior di ruang belajar taman kanak-kanak, dimana pada usia tersebut anak-anak banyak menghabiskan waktunya di ruang belajar/kelas mereka. Ruang belajar taman kanak-kanak haruslah penuh keceriaan, tidak membuat anak tertekan, dan meningkatkan kreatifitas anak. Faktor-faktor yang berperan dalam menunjang perkembangan anak di taman kanak-kanak adalah kualitas guru, program kegiatan dan lingkungan fisik. Agar program kegiatan dapat berjalan dengan baik dan perkembangan anak optimal, maka perlu didukung oleh ruang kelas sebagai bagian dari lingkungan fisik, yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak. Adapun tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak elemen interior baik yang positif maupun negatif untuk ruang belajar taman kanak-kanak yang dianalisis apa saja yang harus ditambahkan atau dikurangkan agar dapat membantu mencapai target kurikulum dari setiap sekolah. Tujuan khususnya adalah untuk menciptakan pendidikan yang memberikan rasa aman dan menyenangkan bagi anak usia 4-6 tahun, mengingat taman kanak-kanak merupakan salah satu bentuk awal pendidikan sekolah yang dikenal anak dan dianggap menjadi rumah keduanya. Dalam makalah ini penulis menganalisis elemenelemen interior dalam ruang belajar taman kanak-kanak, yaitu pada lantai, dinding, ceiling, dan furniture. Masalah yang ditemukan ialah kurangnya ruang bagi anak-anak untuk berimajinasi dan desain ruang belajar yang dihubungkan dengan kebutuhan anak atau murid. Dan saran dari penulis ialah ruang kelas taman belajar kanak-kanak yang baik adalah dengan meminimalisir barang-barang atau furniture yang ada dan yang kurang multifungsi. Agar ruangan tersebut memiliki bagian yang dapat memberikan peluang untuk anak-anak berimajinasi kreatif.
Konsep Diri Orang Tua Berprofesi Guru dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik di Masa Pembelajaran Jarak Jauh
Rawit Sartika;
Marlinda Irwanti Poernomo;
Frengki Napitupulu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10953
Ibu berprofesi sebagai guru yang saat ini melakukan pengajaran di rumah harus membagi fisik dan perhatiannya terhadap anaknya di rumah yang juga melakukan pembelajaran secara daring. Hal ini menyebabkan kondisi guru tersebut mengalami dilema dalam melakukan perannya sebagai guru dan ibu di rumah, sehingga perhatian terhadap anak murid teralihkan karena harus mendampingi anak belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diri orang tua berprofesi guru dalam perspektif interaksionisme simbolik di masa pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan fenomenologi dengan paradigma interpretif. Hasil penelitian yakni terjadinya interaksionisme simbolik dalam konsep diri orang tua berprofesi ditinjau dari Mind, Self, and Society.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Bank Jambi Cabang Muaro Bungo
Khairun A. Roni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10954
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan bank jambi cabang muaro bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan kuisioner dan melibatkan Sebagian karyawan bank jambi cabang muaro bungo yang berjumlah 30 responden. Dari hasil temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja karyawan, iklim organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan dan gaya kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan.
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Tentang Pengetahuan Teknologi Informasi Yang Harus Dikuasai Oleh Akuntan (Studi Empiris Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muara Bungo)
Ria oktavia sari;
Sri Wineh;
Ronald N. Girsang
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10955
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan perbedaan persepsi mahasiswa program studi akuntansi Universitas Muara Bungo tentang teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan bedasarkan gender, indeks prestasi komulatif mahasiswa, lulusan sekolah menengah atas dan tenaga kerja. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif statistik bertujuan untuk menguji hipotesis yang akan diteliti. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Ho diterima dan Ha ditolak artinya bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi mahasiswa Akuntansi Universitas Muara Bungo tentang pengetahuan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan berdasarkan gender mahasiswa. 2) Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat perbedaan persepsi mahasiswa Akuntansi Universitas Muara Bungo tentang pengetahuan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan berdasarkan indeks prestasi kumulatif mahasiswa. 3) Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat perbedaan persepsi mahasiswa Akuntansi Universitas Muara Bungo tentang pengetahuan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan berdasarkan lulusan Sekolah Menengah Atas. 4) Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa terdapat perbedaan persepsi mahasiswa Akuntansi Universitas Muara Bungo tentang pengetahuan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh akuntan berdasarkan tenaga kerja.
Penggunaan Media Puzzle Guna Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar
Fatimah Fatimah;
Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10956
Pembelajaran adalah sebuah proses interaktif antara siswa dengan lingkungannya yang dibutuhkan untuk meningkatkan sebuah keterampilan yang bisa mengubah perilaku dan sikap siswa. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan siswa adalah kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis adalah pengantar komprehensif untuk berpikir lebih baik untuk memperoleh, mengembangkan, dan menumbuhkan kemampuan untuk memahami kesimpulan dari suatu argumen. Dengan bantuan media yang menarik dan kreatif, berpikir kritis dapat dikembangkan selama pembelajaran yang menyenangkan. Ada banyak masalah dalam menggunakan lingkungan belajar yang menghambat perkembangan saat ini, seperti: kurangnya kreatifitas guru dalam menciptakan dan menggunakan lingkungan belajar yang hanya ceramah dan menulis di depan serta media visual di dinding sebagai lingkungan belajar. Sumber daya yang memungkinkan siswa untuk berpikir kritis adalah media puzzel, hasil analisis menunjukkan bahwa mereka memiliki pengaruh positif yang signifikan (r=0,594, p<0,01). adanya pengaruh pemakaian media puzzel pada ketarampilan kritis siswa sebesar 0,335.. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle berdampak pada perkembangan kognitif anak. Setelah menggunakan media puzzle terdapat pengaruh yang siginifikan pada perkembangan pengetahuan siswa yaitu sebesar 33,5%
Teknik Emotion Focused Coping Untuk Mengatasi Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Melalui Konseling Individual
Wa Ode Husniah;
Muhammad Iqbal Fauzi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10957
Pada tingkat akhir mahasiswa menghadapi berbagai ketentuan dalam menyelesaikan kuliahnya agar dapat menyandang gelar sarjana. Dalam penyelesaian tugas akhir atau skripsi tersebut tidak tertutup kemungkinan terjadi stress pada diri individu akibat tekanan yang diterima Stress akademik adalah tekanan akibat persepsi subjektif terhadap suatu kondisi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kondisi mahasiswa yang mengalami stres, dan bentuk penanganan konseling individual teknik emotion focused coping, serta mengetahui tingkat stres yang dialami oleh mahasiswa setelah pemberian layanan konseling individual teknik emotion focused coping. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dengan menggunakan tahapan studi kasus dengan subyek penelitian mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Buton. layanan yang digunakan dalam penyelesaian stress akademik yaitu layanan konseling individual dengan teknik Emotion Focused Coping yang dilakukan berdasarkan tahapan teknik Emotion Focused Coping. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual teknik Emotion Focused Coping dapat mengatasi mahasiswa yang mengalami stres akademik.
Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Kreasi Pengetahuan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Animasi 3d
T. Rafli A;
Muhammad Kharizmi;
Surya Wedi;
Deni Dwi Andrian
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10960
Penelitian yang berjudul “efektivitas modul pembelajaran berbasis proyek menggunakan kreasi pengetahuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Animasi 3D” ini dilatarbelakangi oleh masih sangat terbatasnya pembahasan secara sistematis terkait kreasi pengetahuan dalam pendidikan yang diguna fungsikan untuk usaha peningkatan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam materi layout 3D melalui penggunaan modul pembelajaran berbasis proyek menggunakan kreasi pengetahuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 3 Tangerang Selatan dengan sampel penelitian siswa kelas 2 Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan instrumen penelitian berupa tes pemahaman materi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis proyek menggunakan kreasi pengetahuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran layout 3D efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil uji beda rata-rata (uji-t/wilcoxon) prestasi belajar siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian ini, modul pembelajaran berbasis proyek menggunakan kreasi pengetahuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Animasi 3D dengan materi Layout 3D dapat menjadi alternatif modul yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan terutama prestasi belajar siswa dalam materi layout 3D. Oleh karena itu, modul ini dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran Animasi 3D di sekolah SMK. Selanjutnya, strategi ini juga dapat direkomendasikan untuk diterapkan pada semua mata pelajaran di SMK.
Pengaruh Penerapan Manajemen Risiko Bisnis dalam Small Business Development
Suyono Saputra;
Merlin Leona;
Sandy Putra;
Novi Angelina;
Selina Phang;
Evelyn Loo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10961
Perusahaan terbuka di Indonesia yang menerapkan sistem manajemen risiko adalah PT Krakatau Steel Tbk. yang bergerak di bidang industri baja di Indonesia. PT Krakatau Steel Tbk. termasuk dalam industri yang berskala besar, maka dari itu tahapan proses penilaian risiko pada persero ini akan dilakukan menggunakan rasio keuangan. Hasil analisis perhitungan risiko keuangan perusahaan dalam periode 5 tahun terakhir menunjukkan bahwa DOL kurang baik, perhitungan DER, rasio lancar, dan rasio kas tergolong cukup buruk, sedangkan perhitungan DFL dan DAR tergolong cukup baik. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode studi pustaka melalui dokumen, karena menggunakan materi yang bersumber dari internet (baik berasal dari internal maupun eksternal perusahaan).
Perlindungan Hukum terhadap Diskresi Tindakan Medis dalam Kondisi Kedaruratan yang Dianggap sebagai Tindakan Malpraktek Berdasarkan Undang-Undang Praktik Kedokteran
Fayuthika Alifia Kirana Sumeru;
Hanafi Tanawijaya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10964
Diskresi merupakan keleluasaan dalam melakukan tindakan berdasarkan hati nurani. Tak jarang pula diskresi ini banyak terjadi di berbagai profesi salahnya dalam dunia medis. Dokter dalam hal ini memiliki keistimewaan dalam melakukan profesinya, yakni melakukan diskresi. Akan tetapi perlu digaris bawahi bahwa diskresi yang dilakukan oleh dokter tentu dilindungi oleh undang-undang, sehingga dokter bisa melakukan diskresi. Namun diskresi yang dimaksud hanya bisa dilakukan apabila dalam kondisi gawat darurat atau pasien dalam hal ini tidak bisa memberikan persetujuan dalam tindakan medis yang akan dilakukan oleh dokter. Sehingga pada hakikatnya dokter berada di zona abu-abu, meskipun dilindungi oleh undang-undang, tak jarang pula tindakan yang dilakukan secara diskresi menimbulkan kecelakaan hingga terjadinya malpraktek. Malpraktek sendiri paling dihindari dalam dunia medis dikarenakan sebagai aib juga merupakan tindakan yang dijalankan dan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dengan tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah diatur dalam undang-undang. Oleh karenanya tidak bisa sembarang mengatakan bahwa tindakan diskresi sebagai tindakan malpraktek karena sebenarnya tindakan yang dilakukan telah sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh dokter. Maka dari itu diperlukannya perlindungan hukum bagi dokter apabila diskresi yang dilakukan menyebabkan peristiwa yang tidak diharapkan.