cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Analisis Faktor Penyebab Dismenorea Pada Siswi di Asrama Puteri Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado Gusti Ayu irtawati; Martha Debora Korompis; Juwita Rahayu Betrang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 5 No 2 (2018): Edisi Januari - Juni 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v5i2.838

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea adalah keluhan yang sering dialami perempuan pada bagian perut bawah. Dismenorea dapat dibagi menjadi dua yaitu dismenorea primer dan sekunder. Dismenorea primer adalah nyeri haid yang dirasakan tanpa adanya kelainan pada alat reproduksi. Dismenorea sekunder adalah nyeri haid yang berhubungan dengan berbagai keadaan patologis di organ genitalia. Menurut data dari World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenorea. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara usia menarke, status gizi, dan siklus haid dengan dismenorea pada siswi di Asrama Puteri Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado. Metode: Jenis penelitian yang digunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan metode cross sectional yang dilakukan kepada 75 responden. Hasil : Hasil penelitian, didapatkan 44 responden (59%) yang usia menarke ≥ 12 tahun mengalami dismenorea dengan nilai p=0,084, 36 responden (48%) yang status gizi normal mengalami dismenorea dengan nilaip=0,019, dan 57 responden (76%) yang siklus haid normal mengalami dismenorea dengan nilaip=0,022. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa usia menarke tidak ada hubungan dengan dismenorea, sedangkan status gizi dan siklus haid memiliki hubungan terhadap dismenorea pada siswi di Asrama Puteri Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado karena nilai p-value <ɑ-value (0,05).
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Fredrika N Losu; Femmy Keintjem; Sridayanti Binambuni
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 5 No 2 (2018): Edisi Januari - Juni 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v5i2.839

Abstract

Latar Belakang: Robekan perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir, baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan persalinan. Robekan perineum terjadi pada hampir semua primipara. Perdarahan pasca persalinan dengan uterus yang berkontraksi baik biasanya disebabkan oleh robekan serviks atau vagina. Tujuan: mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado Metode: Jenis penelitian menggunakan observasional analitik. Penelitian ini dilakukan pada ibu nifas dengan luka perineum, dan teknik pengambikan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Hasil: Analisis uji chi square, diperoleh nilai Exact Sig. (2-sided) sebesar 0.021 menunjukkan hasil signifikan lebih kecil dari 0.05 (0.021<0,05 ). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu nifas tentang perawatan luka perineum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
Pemanfaatan Jambu Biji Merah dan Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Atik Purwandari; Freike Lumy; Anggreani Dalema
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.654

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2017 terdapat 961 (100%) ibu hamil dan 154 (16%) diantaranya mengalami anemia, sedangkan pada tahun 2018 terdapat 179 ibu hamil dan yang mengalami anemia 26 (14,5%) ibu hamil. Pada bulan Januari-Februari 2019 terdapat 314 ibu hamil dan yang mengalami anemia yaitu sebanyak 30 ibu hamil (22,3%). Data menujukkan ada peningkatan kasus anemia ibu hamil di Puskesmas Tuminting. Tujuan: Mengetahui Perbedaan Pemanfaatan Jambu Biji Merah dan Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Ibu hamil di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Metode: Metode penelitian yang di gunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan pretest dan posttest control group design. Ibu hamil yang dijadikan sebagai sampel yaitu 22 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data terdiri dari lembar observasi pemberian jus jambu biji merah dan pisang ambon, lembar observasi kadar haemoglobin dan alat pemeriksaan haemoglobin. Data kemudian di analisis dengan Independent Sampel T-test. Hasil Penelitian: Menggunakan Uji Paired Sampel T-test nilai mean pada kelompok perlakuan pretest 9,1 dan posttets 9,5dan pada kelompok kontrol pretest 8,7 dan posttest 8,9. Nilai p- Value= 0,001<0,05 Kesimpulan: Ada pengaruh perbedaan pemanfaatan jambu biji merah dan pisang ambon terhadap peningkatan kadar haemoglobin ibu hamil di puskesmas Tuminting kota Manado.
Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-60 Bulan Mayang Chyntaka; Nanda Yansih Putri
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey menggunakan pendekatan crosssectional. Populasi ibu-ibu yang mempunyai balita usia 24-60 bulan di Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu yang berjumlah 435 orang dengan pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling berjumlah 66 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa hampir seluruhnya (90,6%) responden mempunyai riwayat pemberian ASI Eksklusif, lebih dari setengahnya(63,6%) balita usia 24-60 bulan tidak mengalami kejadian stunting. Dari analisis bivariat diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting diDesa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu.
Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Percepatan Persalinan pada Ibu Primipara di RSUD Selebesolu Kota Sorong Cory Situmorang; Fredrika Nancy Losu; Dian pratiwi Pratiwi
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.887

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran janin, plasenta, dan selaputnya dari dalam rahim seorang wanita melalui panggul, vagina, dan introitus vagina atau lubang luar vagina, yang terjadi pada usia kehamilan yang cukup yaitu, 37 minggu atau lebih (Fauziah, 2015). Percepatan persalinan merupakan lamanya proses persalinan yang dimulai dari lahirnya bayi sampai dengan lahirnya plasenta. Salah satu cara yang berpengaruh terhadap percepatan persalinan pada ibu primipara yaitu Pemberian Aromaterapi Lavender. Tujuan: mengetahui pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Percepatan Persalinan pada Ibu Primipara di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Hasil: Hasil penelitian pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada Kala I diberikan Aromaterapi Lavender terhadap percepatan persalinan pada ibu primipara dan uji statistic dengan Mann Whitney maka didapatkan ha diterima dimana nilai P value 0,016< 0,05, Analisa data dan hasil penelitian kelompok intervensi dan kelompok control pada Kala II diberikan Aromaterapi Lavender terhadap percepatan persalinan pada ibu primipara dan kemudian dilakukan uji statistic dengan Mann Whitney maka didapatkan ha diterima dimana nilai P value 0,030< 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap percepatan persalinan pada ibu primipara di RSUD Kota Sorong. Penelitian ini dapat menjadi masukkan bagi rumah sakit untuk menerapkan pemberian aromaterapi lavender pada pasien bersalin.
Pijat Bayi Berpengaruh Terhadap Kuantitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan Endah Yulianingsih; Puspita Sukmawaty Rasyid
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.1089

Abstract

Latar Belakang : Terdapat 47 orang bayi di Puskesmas Suwawa Selatan. Dan ditemukan bahwa ibu tidak mengetahui tentang pentingnya pijat bayi dan keluhan oleh orangtua bayi, bahwa bayi mereka sering terbangun pada malam hari dan total jumlah tidur perhari kurang dari 15 jam. Tidur berperan penting bagi perkembangan bayi dimana terjadi perbaikan sel-sel otak dan kurang lebih 75% hormon tubuh diproduksi. Menurut beberapa penelitian, pijat bayi secara rutin akan membantu tumbuh kembang fisik, emosi dan pertahanan kesehatannya. Tujuan : Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap kuantitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian: jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif Pre Ekperimen Design dengan rancangan One Group Pretes-Posttest Design. Sampel: Sampel dalam penelitian ini adalah semua bayi usia 3-6 bulan sebanyak 30 orang di wilayah kerja Puskesmas Suwawa. Hasil penelitian: hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kuantitas tidur bayi sesudah dilakukan pemijatan (15,87 jam/hari) lebih tinggi daripada sebelum pemijatan (13,33 jam/hari). Hasil analisis data didapatkan nilai p value = 0,000, karena nilai atau p value 0,000 < 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh pijat bayi terhadap kuantitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Suwawa.
Pengaruh Buah Pepaya Terhadap Nafsu Makan Anak 2-5 Tahun Nancy Olii; Rabia Zakaria; Bun Yamin Badjuka
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 1 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i1.1128

Abstract

Latar Belakang: Data GHI (Global Hunger Index) yang menyatakan bahwa Indonesia tergolong negara yang termasuk kategori serius atau berada dibawah level mengkawatirkan dalam jumlah penderita gizi buruk. Jumlah penderita gizi buruk seperti gunung es, kasus yang muncul kepermukaan sedikit. Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampun mempercepat proses pencernaan protein. Papain dapat membantu mewujudkan proses pencernaan makanan yang lebih baik, dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan. Buah pepaya juga kaya akan vitamin B kompleks yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh, merangsang hipotalamus untuk meningkatkan nafsu makan dan menyokong pertumbuhan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh buah pepaya terhadap nafsu makan anak berumur 2-5 Tahun di PAUD Moheingo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo.. Metode: Jenis Penelitian yaitu pre experimen yang bersifat One Group Pre Test-Post Test Design. Populasi adalah balita yang berada di PAUD Moheingo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, dengan sampel 28 responden.. Hasil: Setelah dilakukan pemberian buah pepaya terdapat perbedaan mean sebesar 0.61 dengan standar deviasi 0.497. Hasil analisis statistik menunjukkan pemberian buah pepaya berpengaruh terhadap peningkatan nafsu makan pada anak 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Kesimpulan: Buah Pepaya yang diberikan 100 gr setiap hari selama 14 hari dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan nafsu makan anak 2-5 tahun.
Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Faktor Risiko Kardiometabolik (Kadar Glukosa Darah) Pada Wanita Usia Reproduktif Wahyuni Wahyuni; Martha Debora Korompis
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1131

Abstract

Kardiometabolik merupakan sekumpulan kelainan metabolisme yang ditandai dengan lima kriteria yaitu obesitas abdominal, peningkatan kadar trigliserida, penurunan HDL-kolesterol, peningkatan kadar glukosa darah puasa, dan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap faktor risiko kardiometabolik (kadar glukosa darah) pada wanita usia reproduktif di coastal area. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest dan posttest. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Sampel sebanyak 117 orang wanita usia reproduktif yang terdiri atas 61 coastal area dan 56 noncoastal area. Dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar glukosa darah dengan menggunakan alat spektrofotometer sebelum dan setelah responden melakukan latihan fisik. Perbandingan kadar glukosa darah antara sampel yang berdomisili di coastal area dan non coastal area hanya dilakukan sebelum latihan fisik. Latihan fisik berupa senam aerobik 3 kali dalam seminggu selama 8 minggu dengan durasi 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kategori kadar glukosa sebelum dan setelah latihan fisik (kategori normal dari 101 orang menjadi 115 orang, kategori rendah dari 10 orang manjadi tidak ada, dan kategori tinggi dari 6 orang menjadi 2 orang, dengan nilai p= 0.002). Terdapat penurunan yang signifikan pada kadar glukosa darah setelah melakukan latihan fisik (88.00 mg/dL ± 13.22 menjadi 82.00 mg/dL ± 10.09, nilai p < 0.001). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar glukosa berdasarkan domisili responden (nilai p =0.195). Dengan demikian, latihan fisik dapat menurunkan kadar glukosa darah, sedangkan domisili coastal dan non coastal tidak berpengaruh terhadap kadar glukosa darah.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea Gusti Ayu Tirtawati; Atik Purwandari; Nur Hidayah Yusuf
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1135

Abstract

ABSTRAK Sectio caesarea(SC)adalah suatu proses persalinan buatan yang dilakukan melalui pembedahan dengan cara melakukan insisi pada dinding perut dan dinding rahim ibu. Persalinan secara SCmemberikan dampak bagi ibu dan bayi, nyeri yang hilang timbul akibat pembedahan pada dinding abdomen dan dinding rahim yang tidak hilang hanya dalam satu hari itu memberi dampak seperti mobilisasi terbatas, bounding attachment (ikatan kasih sayang) terganggu atau tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea Di Irina D RSUP Prof DR. R. D Kandou Manado. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Design yang di lakukan dengan memberikan percobaan atau perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang artinya terdapat dua kelompok yang digunakan untuk penelitian, yaitu kelompok eksperimen (yang di beri perlakuan) ,kelompok kontrol (yang tidak di beri perlakuan), dan tidak di pilih secara random. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah tehnik Purposive Sampling yaitu pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian atau dengan pertimbangan tertentu.Besarnya sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, kelompok kontrol sebanyak 15 responden dan kelompok intervensi sebanyak 15 responden.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah uji One Way Anova. Hasil analisis data secara statistik memperoleh nilai rata-rata mean pada kelompok kontrol sebelum = 5,87 dan sesudah= 5,67, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 5,87, dan sesudah= 4.47. Standar Deviasi pada kelompok kontrol sebelum= 1.187 dan sesudah= 1.175, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 1.302 dan sesudah= 1.457. Hasil analisis data membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara intensitas nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender dan setelah diberikan aromaterapi lavender, yang memperoleh nilai F= 4.115 dan p-value= 0,010 (p value=<0,05).
Analisis Kualitatif Budaya Minahasa Dalam Perkawinan Dini Dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Keluarga Ellen Pesak; Jon Welliam Tangka; . Bongakaraeng
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1142

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Perkembangan di era globalisasi sekarang ini, masyarakat menghadapi berbagai macam permasalahan timbulnya berbagai macam bentuk kenakalan remaja. Implikasi Pernikahan Dini bagi kehidupan keluarga diantaranya pada pengasuhan dan pendidikan anak yang tidak maksimal, sehingga terjadi perkawinan dini. Tujuan : Menjelaskan resiko terjadi perkawinan dini, dan dampak terjadi perkawinan dini pada kehidupan keluarga dan masyarakat pada remaja diusia 16 tahun ke bawah untuk wanita dan dibawah usia 19 tahun untuk remaja pria. Metode :Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif, yaitu Informan utama adalah 8 orang, terdiri dari 4 remaja umur 11 tahun bagi remaja perempuan, dibawah 18 tahun bagi remaja laki-laki, sedangkan Informan triangulasi adalah 4 orang terdiri dari 2 orang Kepala Kelurahan, 1 Kepala Kecamatan, 1 orangtua remaja. Hasil : Menunjukkan bahwa Perkawinan Dini dalam budaya orang Minahasa dampaknya kurang baik jika terjadi perkawinan dini ,dampak terhadap Kehidupan Keluarga dan masyarakat jika terjadi perkawinan dini remaja dan orangtua, serta masyarakat akan tidak bisa bersosialisasi hidup rukun dan damai Budaya orang Minahasa tidak mengijinkan remaja menikah dibawah umur perkawinan. Kesimpulan : Terjadi Perkawinan dini karena kurangnya perhatian, motivasi dan pengasuhan kasih sayang orangtua terhadap remaja, masyarakat kurang memperhatikan kenakalan anak remaja saat bergaul pada masa pubertas. Kata Kunci : Perkawinan Dini, Budaya Minahasa, Kecamatan Paal 2

Page 10 of 19 | Total Record : 189