cover
Contact Name
Widia Ardias
Contact Email
wee2d.ardias@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltajdid@uinib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid
ISSN : 14102617     EISSN : 2685466X     DOI : -
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sebagai media informasi dan forum pembahasan kajian tentang ilmu ushuluddin yang terkait dalam empat aspek bidang keilmuan yakni, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi Agama-Agama, Ilmu Al-quran dan Tafsir (Tafsir Hadis), Psikologi Islam. Majalah ini berisi kumpulan tulisan ringkas hasil penelitian, hipotesa, survey dan karya akademik lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
Persepsi Masyarakat Terhadap Penerapan Prinsip Aneka (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu Dan Anti Korupsi) Oleh Aparatur Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok vina sri wahyuni
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.786

Abstract

                                                       ABSTRAKFokus penelitian ini yaitu seberapa tinggi tingkat penerapan prinsip ANEKA oleh Aparatur Nagari Jawi-Jawi. Selanjutnya penulis ingin mengetahui   persepsi masyarakat terhadap penerapan prinsip ANEKA oleh Aparatur Nagari Jawi-Jawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap penerapan prinsip ANEKA oleh Aparatur Nagari Jawi-Jawi. Serta seberapa tinggi tingkat penerapan prinsip ANEKA oleh Aparatur Nagari Jawi-Jawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif  dengan tipe kuantitatif  deskriptif,  sampel dalam penelitian ini memakai rumus Slovin yaitu 96 orang warga masyarakarakat kenagarian Jawi-Jawi , yang terdiri dari 66 orang perempuan dan 41 orang laki-laki masyarakat Nagari Jawi-Jawi. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Random sampling serta pengumpulan data dengan mengguakan skala Psikologi memakai bentu skala Likert berupa kusioner dengan pernyataan 123 item.Berdasarkan penerapan prinsip ANEKA tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip ANEKA oleh aparatur nagari jawi-jawi yang paling baik diterapkan yaitu prinsip komitmen mutu dengan persentase 97,91, sedangkan yang paling terendah dan harus ditingkatkan lagi yaitu prinsip nasionalisme dengan jumlah persentase 48,95. Kemudian tingkat persepsi masyarakat terhadap penerapan prinsip ANEKA oleh aparatur nagari jawi-jawi kecamatan gunung talang kabupaten solok termasuk dalam kategori rendah yaitu 77,08% dengan jumlah maksimum responden 74 orang. Kata Kunci : Persepsi masyarakat, prinsip ANEKA (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, anti korupsi), aparatur nagari.
SOCIAL MEDIA AND FAMILY DIVORCES Reza Fahmi
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.887

Abstract

As a Facebook friendship site it is often misused as a case; spread hoax news , deliver hate speech and so on. Furthermore, the purpose of this study are: (1) To get an idea of the characteristics of Facebook social media users in the middle class in the city of Padang. (2) Obtaining a picture of divorce that occurs in the middle class society in the city of Padang. (3) Proving the relationship between the use of Facebook and divorce in middle class families in the city of Padang. The population in the study was 368 people. While the study sample was 191 people. This study uses a quantitative descriptiveapproach . The technique of collecting data through psychological scales and interviews. Sampling technique using simple random sampling . Data analysis techniques using the Pearson correlation. The results of the study found that r count = 3.86 <r table 5.92, which means there is no relationship between the use of facebook and divorce in the family in the middle social class in the city of Padang.
AUTARKEIA PENDIDIKAN DEMOKRASI DI INDONESIA (AUTARKEIA OF DEMCRATIC EDUCATION IN INDONESIA) Putra, Surya Desismansyah Eka
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.1083

Abstract

Tulisan ini berupaya untuk membahas dan menelusuri persepsi demokrasi sebagai kesepakatan ideal pemerintahan Indonesia. Konsekuensi moralnya adalah demokrasi harus mampu menyediakan ruang publik bagi mereka yang tak dihitung (the wrong) untuk mendefinisikan demokrasi secara mandiri dan tanpa diabaikan kaum mayoritas. Supaya demokrasi mampu mendistribusikan keadilan dan bukan merupakan tirani mayoritanisme. Metode penulisan yang dipakai dalam artikel ini adalah studi literatur dengan menggunakan pisau analisis Michel Foucault tentang arkeologi pengetahuan. Hasilnya diharapkan mumpuni untuk menjawab a) diskursus atau disensus yang semestinya dipakai untuk mendefiniskan demokrasi, dan b) mencari model autarkeia (kemandirian) yang tepat bagi pendidikan demokrasi di Indonesia.
EFEKTIVITAS WORKSHOP EMPLOYABILITY PROGRAM TERHADAP PENINGKATAN SKILL KESIAPAN KERJA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Hakim, Luqmanul; Ardias, Widia Sri
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelaksanaan Employability Program terhadap tingkat kesiapan kerja calon lulusan perguruan tinggi. Teknik pemilihan subjek dilakukan dengan purposive sampling yang terdiri dari 33 orang mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Psikologi dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Two-Group Pre test – Past test Design yang berarti subjek penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dinilai kondisi kesiapan kerjanya sebelum (pre test) dan sesudah (post test) diberikan perlakukan (employability program). Uji hipotesis dilakukan melalui uji statistik Pair-sample-T-test dengan menggunakan aplikasi SPSS. Penelitian ini membuktikan bahwa Employability Program secara signifikan meningkatkan kesiapan kerja subjek (p < 0,05) baik secara skill maupun pengetahuan. Employability program terbukti dibutuhkan oleh mahasiswa tingkat akhir sehingga lebih siap untuk memasuki dunia kerja.
KONTEKSTUALITAS KORUPSI DALAM ALQURAN Muhamad Rezi; Sefri Auliya
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.963

Abstract

One of the most complex problems for the Indonesian people today is corruption. Seeing the phenomenons of corruptions, the author considers the need to look back in full at the Qoran, especially in the verses that are conditional with the message of anti-corruption so that it is expected that there is a comprehensive and clear picture that Islam always appears in a strong position as a force to eradicate corruption. The main problem or problem, namely: How is the interpretation of the Qur'anic verses that speak related to the problem of corruption in the present context and how to eradicate it. There is no direct text that talks about the specifications of corruption and other similar dirty practices. In the Quran, corruption is understood through the word ghalla or ghulul, which means the misappropriation of spoils of war in the letter Ali Imran verse 161, besides that it can also be understood through statements about the prohibition of consuming the property of others in an illegal way, in a contemporary context, both verses understood as an argument about corruption.
PENERIMAAN DIRI PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DITINJAU DARI ASERTIVITAS Dewinda, Herio Rizki; Affarhouk, Bradha
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.1085

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif yang bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara asertivitas dengan penerimaan diri pada ibu yang memiliki anak Tunagrahita. Penelitian ini dilakukan pada 36 orang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Painan. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala asertivitas dan skala penerimaan diri. Hasil penelitian menujukkan ada hubungan antara asertivitas dengan penerimaan diri pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Asertifitas memiliki korelasi positif secara signifikan dengan penerimaan dirir = 0,562 dengan nilai p = 0,000. Adapun sumbangan efektif dari variabel asertivitas terhadap penerimaan diri sebesar 32 % dan  68% lagi dipengaruhi oleh faktor lain.
NORMA KEBEBASAN BERAGAMA DALAM PANDANGAN ISLAM DAN KRISTEN Tri Yuliana Wijayanti
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.1164

Abstract

Kebebasan beragama merupakan hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak ia lahir. setiap manusia bebas memilih agama sesuai dengan apa yang ia yakini tanpa ada hambatan maupun paksaan oleh pihak manapun. Penelitian ini akan mengupas tentang norma-norma dalam perwujudan kebebasan beragama dalam pandangan agama Islam dan Kristen. Adapun agama Kristen yang dimaksud dalam tulisan ini adalah agama Katolik dan Protestan. Religious freedom is a right inherent in every human being since he was born. Every human being is free to choose religion according to what he believes without any obstacles or coercion by any party. This research will explore the norms in the realization of religious freedom in the view of Islam and Christianity. The Christian religion referred to in this paper is Catholic and Protestan.
REKONSTRUKSI MAQÂSHID AL-SYARÎ’AH SEBAGAI METODOLOGI TAFSIR KONTEMPORER Faizin Faizin
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 22, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v22i2.1086

Abstract

Tulisan ini membahas tentang rekonstruksi maqâshid al-syarî’ah  oleh Jasser Auda sebagai metodologi tafsir  dalam pembacaan isu-isu kontemporer. Hal ini berangkat dari pembacaan teks al-Quran yang dinilai masih berada pada dimensi teosentris-normatif atau ideologis-oportunis (N. H. Zaid 2012). Akibatnya keilmuan tafsir mengalami status quo, vis to vis isu-isu kontemporer. Untuk mengetengahi masalah ini temuan Jasser Auda  tentang rekonstruksi maqâshid al-syarî’ah patut diterima. Mengingat upaya yang ia lakukan terbilang konstruktif, menarik, baru, dan yang terpenting applicable terhadap isu-isu kontemporer. Pendekatan kualitatif, analisis derskriptif-eksploitatif dilakukan dalam menganalisa pendekatan sistem oleh Jasser Auda untuk tujuan pencarian paradigma tafsir kontemporer. Penelitian ini menemukan adanya fleksibilitas maqâshid al-syari'ah dalam melihat dimensi-dimensi penafsiran al-Quran. Paradigma tafsir yang diusulkan selaras dengan enam fitur dalam teori sistem, yakni: mengandalkan sisi kognisi penafsir, dilakukan secara komprehensif, terbuka terhadap berbagai ide, gagasan, dan perkembangan ilmu pengetahuan, memiliki interelasi yang saling mempengaruhi, menawarkan penafsiran multidimensi, serta mengacu pada tujuan yang sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai moral. Implementasi paradigma ini pada isu-isu kontemporer mengarahkan sumber daya manusia untuk produktif melakukan penjagaan, pelestarian, pengembangan serta pemuliaan terhadap hak-hak.

Page 1 of 1 | Total Record : 8