cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
PERHITUNGAN LAJU ALIRAN CAIRAN PADA SUMUR PANAS BUMI DENGAN METODE ORIFICE PLATE PADA SUMUR “HCE-XY” LAPANGAN “Z” Andika, Rahmat Tri; Martasari, Rial Dwi; Arifiyanto, Dwi
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM AKAMIGAS BALONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan laju aliran cairan sumur panas bumi merupakan perhitungan yang dilakukan untuk mengetahui banyaknya uap yang dapat diproduksikan dalam satu hari dan berapa besar potensi energi listrik yang dihasilkan. Perhitungan laju aliran dapat dihitung menggunakan metode yang sama dengan uji produksi dengan metode orifice plate menggunakan orifice meter yang melakukan perhitungan laju alir massa uap dan laju alir massa air dari produksi uap panas bumi. Pengukuran laju alir massa uap dan laju alir massa air dilakukan pada orifice meter dimana uap akan masuk melalui lubang kecil di dalam pipa produksi dan penempatannya sebelum uap panas bumi masuk menuju separator. Berdasarkan metode orifice plate, perhitungan laju alir massa uap dan air menggunakan orifice meter pada Sumur “HCE-XY” Lapangan “Z” dari tanggal 6 Januari 2017 sampai dengan 19 Januari 2017 didapat nilai rata rata laju alir massa uap (MVapour) sebesar 9,316 ton/jam, laju alir massa air (MBrine) sebesar 15,447 ton/jam, laju alir massa total (MTotal) sebesar 24,763 ton/jam, fraksi vapour sebesar 37,6%, fraksi brine sebesar 62,4%, flowing enthalpy sebesar 1548 kj/kg, Potensi Sumur total/gross (QTotal) didapat sebesar 10,648 MW, Potensi vapour/neto pada sumur (QVapour) sebesar 4,0057 MW dan harga power generated sebesar 1,203 MWe.
Analisis Pengaruh Variasi Jangkauan Amperemeter Heles Cr 52 Pada Pengukuran Arus Listrik Giyatno, Dhanis Woro
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.39

Abstract

Program Studi Diploma III Teknologi Listrik merupakan salah satu institusi pendidikan vokasional yang menekankan pada penguasaan keterampilan untuk penyelesaian masalah operasi dan pemeliharaan sistem tenaga listrik. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh lulusannya adalah penguasaan karakteristik alat ukur sehingga dapat mendapatkan hasil pengukuran sebagai landasan valid pengambilan keputusan. Di sisi lain, terdapat keterbatasan dana pembelian alat. Oleh karena itu, praktikum dilaksanakan dengan alat dengan kualitas menengah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jangkauan amperemeter tipe Heles CR 52 pada pengukuran arus listrik. Jenis amperemeter tersebut banyak digunakan di berbagai praktikum karena harganya yang relatif murah dan tersedia banyak di pasaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan amperemeter dengan jangkauan 0-1A, 0-2A, dan 0-5A untuk mengukur arus listrik yang mengalir pada 5 variasi beban dengan arus listrik maksimal 5A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengukuran akan semakin valid apabila digunakan amperemeter dengan jangkauan yang mendekati nilai teoritisnya. Pengukuran arus listrik dengan menggunakan jangkauan arus listrik yang relatif lebih jauh dari nilai teoritisnya akan menyebabkan hasil pengukuran kurang valid. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya sensitifitas amperemeter.
Sistem Penerapan Amdal Di Lng Receiving Terminal Perusahaan X Masjuli, Masjuli
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.17

Abstract

Perusahaan X akan membangun Terminal LNG dan Pelabuhan khusus, dan sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), perusahaan X diharuskan menyusun AMDAL Terpadu, untuk mewujudkan dokumen AMDAL Terpadu, perusahaan X meminta bantuan Konsultan AMDAL. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan X menyusun AMDAL sesuai kaidah penyusunan AMDAL. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMDAL terpadu telah tersusun selama 12 bulan. Evaluasi hasil AMDAL terpadu perlu tambahan studi di bidang air buangan yang suhunya -3°C serta bahan kimia lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini AMDAL terpadu telah tersusun namun perlu kajian lagi tentang air buangan yang suhunya di bawah 0°C serta ada bahan kimianya.
Pengaruh Konsentrasi Pelarut Dan Nisbah Bahan Baku Dengan Pelarut Terhadap Ekstraksi Kunyit Putih (Curcuma Zedoria (Christm Roscoe)) Wati, Ida; M, Maya Ramadianti; Andini, Zahra; A, Raden Fasya
Jurnal Migasian Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.65

Abstract

Indonesia merupakan Negara terbesar setelah Brazil yang kaya akan tanaman obat, kaya keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia dengan lebih dari 30 ribu spesies tanaman berkhasiat sekitar 180 spesies diantaranya yang telah dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional oleh industri obat tradisional Indonesia. Kunyit putih (Curcuma zedoaria(Christm.)Roscoe) merupakan salah satu tanaman berkhasiat dapat diolah menjadi pengobatan herbal memiliki kandungan kurkuminoid. Kurkuminoid yang terdapat pada kunyit putih dapat diperoleh dengan proses ekstraksi metode sokletasi. Penelitian ini bertujuan untuk menetukan faktor-faktor yang paling berpengaruh pada proses ekstraksi kurkuminoid yaitu konsentrasi pelarut, nisbah kunyit putih dengan pelarut dan lama waktu ekstraksi. Kunyit Putih diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%, dengan perbandingan nisbah bahan baku dengan pelarut 1:6 dan 1:8. Rimpang kunyit putih diekstrak dengan variasi selama 5, 9, 13 dan 17 jam. Parameter yang akan diteliti antara lain %yield, kadar kurkuminoid , konentrasi kurkumin dan uji metabolit sekunder. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh yield terbesar 12,56 % waktu 13 jam, konsentrasi terbesar 0,3290 ppm pada waktu 17 jam dengan pelarut etanol 1:8 konsentrasi 96%. Faktor paling berpengaruh terhadap perolehan yield interaksi antara konsentrasi dengan nisbah bahan baku dan produk pada konsentrasi 70% dan nisbah bahan baku pelarut 1:6. Faktor berpengaruh nyata terhadap perolehan konsentrasi kurkumin waktu ekstraksi dengan lama ekstraksi 17 jam. Senyawa metabolit sekunder dalam kunyit putih mengandung flavonoid.
ANALISA KINERJA DESALTER PADA CRUDE DISTILLATION UNIT Musyarofah, Suci; Ibrahim, Puji Astuti; Putra, Aldano Bridaga
Jurnal Migasian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.12

Abstract

Crude Distilation Unit (CDU) merupakan unit penting sebelum crude masuk kedalam kolom distilasi maka terlebih dahulu melalui proses desalting di desalter. Desalter merupakan unit yang dioperasikan untuk membersihkan crude oil dari kontaminan seperti, garam-garam mineral, ion-ion terlarut dan solid yang terikut pada saat pengeboran minyak. Kadungan pengotor yang terdapat pada crude oil dapat menyebabkan terjadinya korosi, pemampatan pipa dan lain sebagainya. Jika kadar garam sebagai pengotor melebihi 4ptb (jumlah minimum kadar garam dalam crude) maka crude tidak dapat lanjut ke proses berikutnya di karenakan akan merusak proses. Efisiensi kinerja desalter selama 30 hari menghasilkan angka terbaik, pada tanggal 10 april 2017 yaitu 94,153%. Hal tersebut disebabkan karena pengaruh temperatur, spesific grafity dan density yang baik sehingga hasil efisiensinya optimal
Uji Laboratorium Mekanika Batuan Menggunakan Metode Unconfined Compressive Strength (Ucs) Pada Batuan Inti (Core) Batu Pasir Rahman, Arief; Muhyiddin, Fajar Nugraha
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.44

Abstract

Elastisitas (modulus Young) batuan adalah suatu sifat mekanik yang menggambarkan seberapa besar nilai yang dimiliki suatu batuan untuk bertahan sebelum terjadinya deformasi. Poisson’s ratio merupakan nilai perbandingan antara regangan aksial dan elastisitas yang dimiliki batuan yang mampu menggambarkan litologi batuan dalam formasi. Metode Unconfined Compressive Strength (UCS) yaitu salah satu metode pengujian mekanika batuan dengan cara menekan batuan dari satu arah (horisontal) hingga batuan mengalami keruntuhan atau fracture. Metode ini dilakukan dalam desain Hydraulic Fracturing. Sampel yang digunakan yaitu sampel batuan inti batu pasir dengan syarat panjang (L)/ diameter (D) = 2. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan dari hasil pembacaan data perubahan panjang (ΔL) dan diameter (ΔD), dan tegangan (σ), untuk mendapatkan nilai dari tiap sampel, yaitu: ɛlateral, ɛaksial, ɛvolumetrik, Poisson’s Ratio, Young’s Modulus. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengolahan data, didapatkan nilai tegangan UCS rata-rata yaitu 7,71 Mpa, dan Tegangan elastisitas rata-rata yaitu 6,23 Mpa. Sedangkan nilai Modulus Young rata-rata yaitu 1,15 Gpa, dan Poisson’s Ratio yaitu 0,24. Jenis litologi dari 6 sampel batuan secara keseluruhan dapat diinterpretasikan sebagai Soft Sandstone.
ANALISA RISIKO BAHAYA DAN PENANGGULANGAN RISIKO GEDUNG DI PT ANGKASA PURA II (PERSERO) KANTOR CABANG UTAMA TANGERANG Frinanda, Rilo Amaula; Hadipranoto, Ichsan; Salsabiela, Mutiara
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM AKAMIGAS BALONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Angkasa Pura II (Persero) memiliki cukup banyak potensi bahaya, sehingga perlu dilakukan Analisis resiko bahaya dan penanggulangan risiko terhadap sistem dan setiap pekerjaan yang ada. Dimana kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui program, prosedur, dan implementasi dari analisa risikodan penanggulangannya di PT Angkasa Pura II (Persero). Analisa risiko merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui apa saja pekerjaan yang memiliki tingkat risiko yang tinggi. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan, serta dokumentasi. Kegiatan ini dilakukan di PT Angkasa Pura II (Persero) selama 2 minggu dimulai pada tanggal 23 Mei 2017 Sampai dengan 6 Juni 2017. PT. Angkasa Pura II (Persero) merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah Indonesia Barat. Program analisa risiko di terapkan dengan melakukan risk assesment, monitoring mitigasi dan realisasi risk assesment, dan risk champion agent training. Prosedur analisa risiko sendiri mengacu pada pedoman kebijkan manajemen risiko dengan nomor dokumen PKMR.01/2013 yang mengacu pada ISO 31000:2009, risk assesment dilakukan menggunakan metode kertas kerja risk assesment yang tercantum dalam nomor dokumen KKRA.01/2013, Implementasi program dan prosedur di lapangan berjalan sesuai dengan metode yang digunakan oleh perusahaan. Kesimpulan penerapan analisa risiko dan penanggulangannya di PT Angkasa Pura II (Persero) meliputi aspek yang ada dalam Program, Prosedur dan Implementasi.
Aplikasi Penggunaan Well Head Compressor Pada Sumur X Untuk Mengatasi Problem Liquid Loading Nugroho, Nurkhozin Adhi; Fathaddin, Muh Taufiq; Mardiana, Dwi Atty
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.42

Abstract

Sumur “X” mengalami problem liquid loading dikarenakan laju alir gas kurang dari critical velocity oleh karena itu dilakukan metode delikuifikasi dengan menggunakan well head compressor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi terjadi liquid loading pada sumur gas, menghitung critical velocity loading, melakukan analisis nodal pada sumur “X” dan membuat kurva IPR, menganalisa sensitivitas nilai Pwh dan water gas ratio terhadap laju produksi pada aplikasi well head compressor, melakukan analisa teknis dan ekonomi penggunaan well head compressor. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah identifikasi liquid loading dengan laju alir kritis (critical velocity) menggunakan metode Coleman, membuat model sumur dengan bantuan perangkat lunak PROSPER, aplikasi metode well head compressor dengan sensitivitas beberapa Pwh dengan bantuan perangkat lunak PROSPER, evaluasi laju produksi beberapa Pwh asumsi terhadap laju alir kritis, menganalisa sensitivitas nilai Pwh dan water gas ratio (WGR) terhadap laju produksi pada aplikasi well head compressor dan melakukan analisa teknis dan ekonomi penggunaan well head compressor pada sumur X. Dari hasil perhitungan Pwh kondisi existing di dapatkan nilai laju alir loading berdasarkan metode Coleman sebesar 0,276 MMSCFD dan nilai critical velocity loading sebesar 34,061 ft/sec. Dengan bantuan software PROSPER 11.5 terbentuk kurva IPR yang menghasilkan nilai absolute open flow (AOF) sebesar 1,178 MMSCFD. Pada simulasi tekanan Pwh sebsar 10 Psig menghasilkan nilai laju alir gas sebesar 0,213 MMSCFD dan laju alir kritis loading sebesar 0,205 MMSCFD. Nilai NPV pada opsi beli sebesar 0,18 dan pada opsi sewa sebesar 0,24, nilai IRR pada opsi beli sebesar 8,07 % dan pada opsi sewa nilai IRR lebih dari 100%, nilai POT pada opsi beli sebesar 10 bulan dan pada opsi sewa sebesar 1 bulan. Opsi sewa lebih di pilih karena lebih baik nilai parameter NPV, IRR dan POT. Dari hasil simulasi dengan software PROSPER penggunaan well head compressor dapat di gunakan untuk mengatasi problem liquid loading pada sumur X yaitu pada P suction 10 Psig atau lebih kecil tidak akan terjadi liquid loading. Dari sensitivitas nilai Pwh dan WGR terhadap laju produksi gas dapat terlihat dari laju produksi yang dihasilkan, semakin kecil nilai Pwh dan WGR maka laju produksi akan semakin besar.
Penanggulangan Shale Problem Dengan Menggunakan Jenis Lumpur Dif (Drill In Fluid) Rahman, Arief; Pratama, Ganang Raditya
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.18

Abstract

Shale Problem merupakan permasalahan yang timbul dalam proses pengeboran, yaitu sloughing shale dan swelling clay. Untuk meminimalisir terjadi shale problem, diujicobakan lumpur DIF (Drill-in Fluid). Lumpur DIF merupakan lumpur berbahan dasar air (water base mud) yang tidak menggunakan material pemberat barit atau barium sulfat (BaSO4), namun menggunakan kalsium karbonat (CaCO₃), sehingga memiliki keunggulan membentuk cake yang kuat untuk menahan dinding lubang bor namun mudah diruntuhkan oleh asam. Penelitian ini adalah ujicoba skala laboratorium yang bertujuan untuk menanggulangi shale problem menggunakan metode erosion shale test dan pengukuran linear swelling. Bahan yang digunakan adalah sampel lumpur berbahan dasar air, MS -DIF 2% KCL, MS-DIF 2% KCL, dan KCL Polymer, dan beberapa sampel cutting. Metode shale erosion diterapkan pada sampel cutting shale yang dicampur dengan empat sampel lumpur tersebut. Hasilnya, sampel cutting yang masih tertahan setelah proses hot rolled dengan air murni adalah sebesar 1.30 gram, dengan lumpur MS-DIF 2% KCL sebesar 8.76 gram, dengan lumpur MS-DIF 4% KCL sebesar 19.28 gram, sedangkan dengan sampel lumpur KCL Polymer sebesar 9.28 gram. Metode Linear Swelling mengukur cutting shale yg sudah dikompaksikan lalu dicampur dengan empat sampel lumpur tersebut. Hasilnya, shale dengan air murni mengakibatkan swelling sebesar 19.65%, MS-DIF 2% KCL mengakibatkan swelling sebesar 12.33%, MS-DIF 4% KCL mengakibatkan swelling sebesar 11.60%, dan KCL Polymer mengakibatkan swelling sebesar 10.82%. Berdasarkan uji laboratorium tersebut, tingkat reaktifitas shale pada erosion test lumpur MS-DIF 4% KCL menunjukkan hasil terbaik, namun untuk pengujian linear swelling, lumpur KCL Polymer sedikit lebih baik dibanding MS-DIF 4% KCL dengan sedikit selisih 0.78%.
Analisa Kualitatif Dan Kuantitatif Sampel Laws-02 Dan SF-02 Menggunakan Metode GC-MS Solikha, Dian Farkhatus; Ramadhan, Rifqi
Jurnal Migasian Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.66

Abstract

Low Aromatic White Spirit-02 (LAWS-02) dan Smooth Fluida-02 (SF-02) merupakan produk yang dihasilkan dari fraksi ringan non-bbm yang digunakan sebagai pelarut dan bahan kimia khusus (special chemical). Analisa LAWS-02 dan SF-02 menggunakan GC-MS dilakukan untuk mengetahui secara kualitatif dan kuantitatif kandungan dari senyawa LAWS-02 dan SF-02 tersebut. Hasil uji kandungan dari senyawa LAWS-02 dan SF-02 harus diperoleh data yang on-spec atau sesuai data standar. Melalui pengujian sampel LAWS-02 menggunakan GC-MS dapat diketahui kandungan komponen senyawa terbesar yaitu Dekana (C10) sebesar 315116,3357 ppm. Sedangkan dari sampel SF 02 yang diuji dapat diketahui kandungan komponen senyawa terbesar yaitu Dodekana (C12) sebesar 107647,4950 ppm. Berdasarkan data yang didapat maka LAWS-02 sesuai dengan fraksi asal yaitu fraksi kerosin (C10-C14). Adapun SF-02 juga sesuai dengan fraksi asal yaitu fraksi heavy gas oil (C16-C28).

Page 3 of 16 | Total Record : 153