cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
Sistem Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (Smk3) Terminal Bahan Bakar Minyak (Bbm) Di Perusahaan X Msjuli, Masjuli
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.15

Abstract

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) NO. 50 tahun 2012 tentang SMK3 maka semua perusahaan wajib menerapkan SMK3 termasuk perusahaan X yang mengelola terminal BBM. Untuk itu perusahaan X patuh pada regulasi yaitu menerapkan SMK3. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa jauh perusaha an x dalam menerapkan SMK3 telah sesuai dengan PP No. 50 diatas. Metode penelitian dilaksanakan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan X telah menerapkan sepenuhnya SMK3 dengan konsisten sesuai kaidah SMK3 yang ada di PP Nomor 50. Kesimpulan bahwa perusahaan X sudah menerapkan SMK3 dan ditunjukkan dengan bukti nyata mendapat hasil gold berdasarkan penilaian korporat perusahaan X.
Simulasi Model Reservoir untuk Pengembangan Lapangan Basement Rekah Alami dengan Distribusi Porositas dan Permeabilitas yang Dikontrol oleh Konektivitas Jaringan Rekahan di Blok J, Lapangan Val, Cekungan Sumatera Selatan Joseph, Rainier Valentino
Jurnal Migasian Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.63

Abstract

Reservoir basement rekah alami, memiliki kondisi dimana keterdapatan hidrokarbon cenderung terletak pada jaringan rekahan dengan skala dimensi yang bervariasi. Tipe reservoir ini memiliki tingkat evaluasi yang lebih rumit dibandingkan dengan reservoir konvensional. Simulasi model geologi pada reservoir basement rekah alami harus memiliki pemahaman tentang karakteristik rekahan; yang terdiri dari tipe, sebaran, kapasitas penyimpanan, dan kelakuan aliran antar pori; dan juga konektivitasnya di dalam reservoir yang terekah. Simulasi tersebut kemudian digunakan sebagai acuan teknis dalam pengembangan lapangan. Dari hasil simulasi tersebut diperoleh skenario pengembangan lapangan menggunakan 9 sumur dengan kontrol laju alir gas sebesar 30 MMSCFD dengan lama waktu produksi 20 tahun. Kumulatif produksi gas hasil pengembangan lapangan sebesar 1.78 TCF dengan recovery factor 72%.
EVALUASI KINERJA UNIT KOAGULASI DAN FLOKULASI WASTE WATER TREATMENT LIMBAH POND C-304 DI LABORATORIUM UNIT SINTESIS Nurhidayah, Nurhidayah; Solikha, Dian Farkhatus
Jurnal Migasian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.9

Abstract

PT DyStar Colours Indonesia, merupakan salah satu pabrik penghasil zat warna tekstil terbesar di Indonesia kapasitas produksi 33 Ton/hari, 1000 Ton/bulan dan 12000 ton/ tahun. Begitupun limbah yang dihasilkan pada semua unit sintesis merupakan penghasil limbah terbanyak yaitu sekitar 9-10 ton/hari, pada unit milling limbah yang dihasilkan sekitar 6ton/hari dan unit draying limbah yang dihasilkan sekitar 5 ton/hari. Limbah Cair Pond C-304 adalah limbah buangan dari semua unit proses, biasanya limbah diberikan kepada pihak ke tiga untuk dilakukan pengolahan limbah oleh perusahaan tersebut, namun saat ini PT DyStar Colours Indonesia berencana membangun unit pengolahan limbah yang bertujuan untuk mengubah air limbah menjadi air prosess.Berkenaan dengan hal tersebut maka diperlukan penelitian skala laboratorium dimana dilakukan lima tahap perlakukan atas sampel limbah pond C-304. Lima tahap perlakuan tersebut meliputi tahap pengenceran sampel, tahap koagulasi, tahap flokulasi, tahap penyaringan, dan tahap adsorbsi. Sampel disiapkan yaitu sampel 1 (100 : 700) dan sampel 2 (100 :800). Dimana pada tahap penyaringan dibedakan dengan mengunakan penyaring berupa Pasir silika GB 1, Pasir silika GB 2, dan karbon aktif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka Pada sampel 1 (100 : 700) dan sampel 2 (100 : 800), adsorben paling efektif adalah karbon aktif, karena nilai pH yang dihasilkan lebih netral, nilai Solid Content dan Conductivity lebih kecil daripada pasir silika GB 1 dan GB 2. Bila dibandingkan penggunaan pasir silika maka lebih efektif dengan menggunakan pasir silika GB 1 karena dilihat dari Solid Content nya yang lebih rendah di banding pasir silika GB 2.
Evaluasi Hydraulic Retention Time (Hrt) Terhadap Removal Chemical Demand (Cod) Dalam Pengolahan Air Lindi Menggunakan Aerobic Fluidized Bed Reactor (AFBR) Prasetyo, Elli
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.28

Abstract

Sampah merupakan masalah utama disetiap kota besar di indonesia. Tumpukan sampah menghasilkan air lindi dengan kandungan organik yang tinggi. Beban organik yang tinggi dan meningkatnya laju alir lindi memerlukan kolam aerasi yang luas untuk mengolah lindi. Salah satu metode pengolahan air lindi yang tepat dan efisien dengan menggunakan proses anaerobik. Anaerobic Fludized Bed Reaktor (AFBR) merupakan salah satu reactor anaerobic dengan efisiensi tinggi. Zeolit digunakan sebagai media imobilisasi bakteri untuk meningkatkan efisiensi pengolahan secara anaerobic pada reactor AFBR. Penyesuaian model kinetika dilakukan pada tahap awal menggunakan data reactor fase batch untuk diaplikasikan pada AFBR fase continyu. Model kinetika untuk mengevaluasi pengaruh Hydraulic Retention Time (HRT) terhadap removal Chemical Oxygen Demand (COD) AFBR dengan zeolit sebagai media imobilisasi. Eksperimen dilakukan dalam tiga fase, yaitu fase batch, fase start-up, dan fase steady state. Fase batch bertujuan untuk menentukan konstanta model kinetika. Fase start-up bertujuan untuk memverifikasi konstanta model yang ditentukan dengan data batch pada AFBR saat masa start up. Fase steady state bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh HRT selama reactor beroperasi. Reaktor AFBR mencapai kondisi steady state tercepat pada HRT 10 dengan removal COD 73,40%. Hal ini membuktikan bahwa mikroorganisme tidak mengalami washout bahkan pada laju beban organik yang lebih tinggi sehingga mikroorganisme dapat menstabilkan populasinya. Data menunjukkan bahwa sCOD effluen (SCODeff) lindi TPA Piyungan mencapai nilai terendah pada kisaran 2.000 – 2.500 mg/L, Produksi biogas mengikuti fluktuasi nilai sCODeff. Pada kondisi steady state, nilai ini tidak dipengaruhi oleh HRT.
INSPECTION OF TEST MAINTENANCE IN PT PJB UBJ OPERATION AND MAINTANANCE PLTU INDRAMAYU Hartono, Kino; Oni, Oni; Salsabiela, Mutiara
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM AKAMIGAS BALONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi adalah salah satu alat kontrol manajemen klasik, namun masih relevan dan diterapkan secara luas dalam upaya menemukan masalah yang dihadapi di lapangan, termasuk untuk memperkirakan besarnya risiko, pengujian adalah alat ukur yang memiliki standar objektif yang dapat dilakukan. digunakan secara luas, dan bisa benar-benar digunakan dan membandingkan keadaan psikologis atau perilaku individu. Pemeliharaan adalah kombinasi dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk menyimpan barang atau memperbaikinya sampai kondisi bias. K3 merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja dengan menerapkan teknologi pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja dapat mencapai ketahanan fisik, tenaga kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi. Dalam pelaksanaan Tugas Akhir yang dilakukan pada 1 Juni 2017 s.d 1 Juli 2017 bertujuan untuk mengetahui pemeriksaan program k3 APAR, prosedur pemeriksaan K3 APAR, pelaksanaan pemeriksaan K3 APAR. APAR adalah perangkat yang dirancang sebagai pertolongan pertama di awal kebakaran. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Tugas Akhir adalah metode wawancara, observasi, dan studiliteratur. Program yang dilaksanakan adalah pemeliharaan apar dalam waktu 1 tahun 2 kali, dengan area transfer tower II, CWWTMBDS, Heavy Equipment, gudang, stepup B, limbah B3, boiler 3, turbin 3, CCB 1, CCB 2, pada minggu 1 (Rabu), minggu 2 (Selasa), minggu ke 3 (Selasa). Prosedur yang digunakan adalah prosedur pemeriksaan APAR dengan dokumen IKE-8.2.3.085 dengan tanggal 10 Maret 2016 dan prosedur pengendalian APAR dengan nomor dokumen IKY8.2-03-8 dengan tanggal publikasi 15 Maret 2013. Pelaksanaan ap3 untuk pencegahan kebakaran dan pengendalian bias dengan cara membuat manajemen kebakaran di perusahaan. Kesimpulannya adalah pemeriksaan K3 APAR yang telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan 04 tahun 1980.
Pencapaian Monitoring Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Di Pt X Pamudo, Bambang Sulistyo; Kameswara, Gilang Mahesa
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.43

Abstract

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) NO. 50 tahun 2012 tentang SMK3 maka semua perusahaan wajib menerapkan SMK3terutama pada industri migas yang memiliki resiko yang besar salah satunya pada pengeboran minyak bumi. Untuk ituPT X menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proses produksi pengeboran. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengatahui tingkat pencapaian penerapan sistem manajemen K3, mengetahui evaluasipenerapan sistem manajemen K3 di PT X. Metodologi pelaksanaan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulandata melalui dokumen, checklist dan observasi. Hasil penelitian ini adalah PT X sudah menerapkan sistem manajemenkeselamatan dan kesehatan kerja dengan baik sebesar 93, 37% masuk ke dalam klasifikasi memuaskan. Kesimpulandari penelitian ini adalah PT X sudah melakukan penerapan SMK3 dengan baik dapat dibuktikan dengan penilaianmendapat klasifikasi memuaskan.
Implementation Of Petroleum Products Tank Truck Transportation Safety Management System Of Company X Handayani, Hanifah
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dengan pengamat Keselamatan Kesehatan Akademisi dan Praktisi dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan untuk Truk Tangki Angkutan Darat di Perusahaan X. Kecelakaan sering terjadi pada saat kegiatan truk tangki. Pada awal 2012 Perusahaan X menerapkan sistem yang disebutkan di atas. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasilnya adalah bahwa pada akhir tahun 2012 Perusahaan X berhasil menerapkan sistem ini. Kesimpulannya, ada satu cara untuk meminimalisir kecelakaan truk tangki tersebut yaitu dengan menerapkan sistem tersebut.
Evaluasi Gradien Tekanan Sumur RDM Lapangan Geothermal Martasari, Rial Dwi; Firdaus, Faizal
Jurnal Migasian Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.64

Abstract

Scaling adalah terbentuknya endapan padat. Masalah yang umum terjadi pada sumur panas bumi khususnya sumur dominasi air atau water dominated sebagaimana terjadi pada sumur panas bumi di Dieng yang dikaji dalam penelitian ini. Scale yang terbentuk pada instalasi produksi sumur panas bumi dapat menyebabkan penurunan produksi sumur, bahkan dapat menyebabkan berhentinya produksi. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan masalah scaling menjadi hal penting yang diperhatikan. Endapan dapat terbentuk karena adanya reaksi kimia oleh pencampuran satu fluida panas bumi dengan fluida panas bumi lain yang berbeda komposisinya atau juga dapat disebabkan oleh perubahan sifat fisik fluida dikarenakan perubahan tekanan dan temperatur yang menyebabkan perubahan kejenuhan zat-zat penyusun fluida panas bumi. Titik kondisi tekanan dan temperatur tertentu dimana fluida panas bumi mulai terjadi penguapan atau mulai terjadi perubahan fasa dari satu fasa menjadi dua fasa, biasa disebut sebagai flash point. Pada inilah zat -zat yang melebihi titik jenuhnya akan mengalami pengendapan. Dengan mengetahui letak kedalaman titik uap atau flash point fluida panas bumi maka dapat diestimasi dimana letak scaling pertama kali terjadi. Letak kedalaman flash point dapat diketahui dengan melakukan penghitungan penurunan tekanan dari well head ke dasar sumur hingga diperoleh kondisi temperatur saturasi fluida, yaitu temperatur dimana mulai terjadi aliran dua fasa. Diantaranya adalah metode Beggs and Brill, metode Horrison-Freeston dan metode Lockhart-Martinelli. Pada studi kali ini korelasi yang digunakan adalah dengan korelasi penurunan tekanan Beggs and Brill yang pada studi-studi sebelumnya dianggap paling valid. Besarnya Gradien tekanan yang terjadi pada sepanjang pipa bawah permukaan sekitar 32.2578 Bar/m.s2, dengan asumsi kondisi sumur vertikal. Sehingga semakin besar tekanan wellhead menunjukkan semakin besar letak flash point. Hal ini disebabkan semakin besar tekanan maka semakin panjang penurunan tekanan hingga sampai pada tekanan saturasinya.
STUDI AWAL PEMILIHAN POLIMER UNTUK DIGUNAKAN PADA INJECTIVITY DENGAN SKALA LABORATORIUM Yasahardja, Yustian; Setiawan, Agung; Prihantini, Agustina
Jurnal Migasian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.11

Abstract

EOR (Enhanched Oil Recovery) merupakan teknik lanjutan untuk mengangkat minyak jika berbagai teknik dasar sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak ekonomis. Ada beberapa macam tipe Enhanched Oil Recovery, tetapi yang saya bahas disini ialah chemical flooding, tepatnya injeksi menggunakan polimer untuk merubah viskositas dan mobilitas dari fluida yang berperan untuk mendorong dan mendesak minyak. Tema yang diambil dalam tugas akhir ini adalah tentang EOR dengan metode injeksi kimia. Prosedur pemilihan polimer ialah uji kompatibilitas, uji viskositas, uji thermal stability, dan kemudian injectivty dengan menggunakan polimer yang terpilih. Polimer yang dipilih adalah polimer B dengan penurunan viskositas yang tidak terlalu signifikan selama 30 hari pengujian thermal stability. Dari ketiga sample A, B dan C, viskositas polimer B yang dipilih untuk injectivity. Setelah polimer B diinjeksi, terdapat pengurangan permeabilitas terhadap core Berea.
Analisis Gas Deliverability Dan Crossflow Pada Multilayer Reservoar Sumur Gas “X” Untuk Pengembangan Lapangan Gas “Y” Octarizka, Dandi; Kasmungin, Sugiatmo; Sitaresmi, Ratnayu
Jurnal Migasian Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.41

Abstract

Lapangan “Y” terletak 40 km ke arah Barat Laut dari Pulau Tarakan, Kalimantan Utara memiliki sumur gas “X” yang dalam uji produksinya dilakukan dari secara commingle. Maka harus dilakukan analisis uji sumur untuk mengetahui kemampuannya dalam memproduksikan gas tersebut (gas deliverability). Metode yang digunakan antara lain Modified Isochronal Tets (konvensional), Metode Laminer-Inertia-Turbulen (LIT) dan Metode Jones-Blount- and Glaze. Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui metode mana yang paling optimum dengan juga laju alir yang terbaik. Parameter yang didapatkan dari hasil uji sumur tersebut kemudian dianalisis sebagai data repesentatif untuk digunakan dalam menganalisis crossflow dari multilayer reservoar. Crossflow adalah keadaan dimana masuknya fluida dari layer satu ke layer lainnya yang diakibatkan adanya perbedaan karakteristik antar layer . Analisa crossflow diuji dengan simulasi produksi tiap layer reservoar dan membandingkan antara jumlah produksi t iap layernya dengan produksi semua layer (commingle).Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Jones -Blount- and Glaze merupakan metode yang paling mendekati dari test point sumur gas “x” dengan nilai AOF terbaik. Kemudian dari analisis crossflow yang dilakukan secara simulasi selama 1 tahun (2019-2020), terdapat gap dari kumulatif produksi gas tiap-tiap layer dengan kumulatif produksi gas secara commingle sebesar + 0.0379 MMSCF, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan nilai permeabilitas horizontal dan tekanan antar layer. Dari analisis sumur “X” tersebut maka dilanjutkan ke pengembangan lapangan gas “Y” dengan simulasi didapatkan RF terbesar 89.38% dari total IGIP23.53 BCF

Page 2 of 16 | Total Record : 153