cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
Evaluasi Sumur Injeksi Pada Lapangan Panas Bumi Hululais, Bengkulu Mahendra Putra, Riza Andhika; Bimantoro, Febiasto; Gurada Capah, Ade Indra; Julianto, Cahyadi
Jurnal Migasian Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.134

Abstract

Lapangan panasbumi Hululais terletak di Bengkulu yang dioperasikan oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) memasuki tahap pengembangan dengan 10 cluster dan 21 sumur, terdiri dari 16 sumur produksi dan 5 sumur re-injeksi untuk pembangkit 2x55 MW. Reservoir Hululais bertipe dominasi air dengan temperatur 250oC sampai 280oC memerlukan evaluasi kapasitas injeksi kelima sumur injeksi untuk memenuhi pembuangan seluruh air brine hasil dari separator dan cooling tower. Kapasitas injeksi dari perhitungan analisa nodal (Brown,1984) diperoleh kapasitas injeksi aktual total dari ke lima sumur injeksi dengan suhu air brine 170.9 oC adalah sebesar 318,4 kg/s, total air brine dari separator 746,3 kg/s, dan air brine yang tidak terinjeksikan sebesar 427.9 kg/s. Pada tahun 2018 dilakukan pengkajian akibat adanya penurunan kapasitas injeksi secara drastis yaitu sumur HLS-1 mengalami penurunan yang cukup besar yaitu sekitar 28.4 kg/s dari produksi awal yang sebesar 52 Kg/s, sedangkan sumur HLS-2 sekitar 37.8 kg/s dari produksi awal yang sebesar 77 kg/s, dan sumur HLS-3 sekitar 118.8 kg/s dari produksi awal yang sebesar 148 kg/s. Kemudian dilakukan analisa diperoleh nilai calcite scaling index sebesar 1.32 (SI>0) yang menunjukkan bahwa ada kecenderungan untuk terbentuk scaling yang dapat ditanggulangi dengan hydrofrac pada pada sumur HLS-1, HLS-2, dan HLS-3. Hydrofrac yang dilakukan mengakibatkan peningkatan nilai permeabilitas sebesar 50% sehingga nilai injectivity index meningkat. Dalam mengatasi sisa air brine dilakukan dengan injeksi dingin dengan suhu air brine 94.5oC, maka didapatkan hasil rekomendasi sebesar 777.5 kg/s.
Implementation Of Petroleum Products Tank Truck Transportation Safety Management System Of Company X Hanifah Handayani
Jurnal Migasian Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dengan pengamat Keselamatan Kesehatan Akademisi dan Praktisi dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan untuk Truk Tangki Angkutan Darat di Perusahaan X. Kecelakaan sering terjadi pada saat kegiatan truk tangki. Pada awal 2012 Perusahaan X menerapkan sistem yang disebutkan di atas. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasilnya adalah bahwa pada akhir tahun 2012 Perusahaan X berhasil menerapkan sistem ini. Kesimpulannya, ada satu cara untuk meminimalisir kecelakaan truk tangki tersebut yaitu dengan menerapkan sistem tersebut.
Strategi Perawatan Mesin Pneumix Catalyst Injection Dengan Konsep Total Productive Maintenance Adrian Indarti; Hari Purnomo; Imam Djati Widodo
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.61

Abstract

Salah satu permasalahan yang terjadi pada mesin pneumix catalyst injection adalah terhambatnya proses injeksi yang diakibatkan mesin yang tiba -tiba tidak dapat berfungsi dan harus dilakukan kalibrasi, setting sequence atau kegiatan perawatan untuk perbaikan maupun penggantian komponen mesin. Downtime mesin yang besar berdampak pada produktivitas kegiatan produksi dan jumlah serta kualitas produk. Untuk dapat meningkatkan produktivitas maka dilakukan analisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) menggunakan perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Langkah yang dilakukan yaitu melakukan pengukuran OEE serta mengetahui faktor terbesar yang mempengaruhi dengan perhitungan six big losses. Selanjutnya mencari penyebab permasalahan dengan fishbone diagram dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas pada 2 mesin pneumix catalyst injection yaitu mesin A (15A107A) sebesar 52.98% dan mesin B (15A107B) sebesar 75.98%, ternyata masih dibawah standar JIPM yang menjadi acuan perusahaan yaitu sebesar 85%. Faktor terbesar yang mempengaruhi rendahnya OEE adalah performance rate dengan faktor persentase six big losses pada breakdown lossuntuk mesin A sebesar 36.81% dan idling and minor stoppages losses untuk mesin B (15A107B) sebesar 63.55% dari seluruh time loss. Hal yang dilakukan untuk mengatasi dan mengantisipasi rendahnya nilai OEE pada mesin pneumix catalyst injection yaitu dengan diterapkannya autonomous maintenance pada operator produksi, melakukan training bagi teknisi maintenance, melakukan pengawasan terhadap operator tentang kebersihan tempat kerja serta melakukan sistem preventive maintenance pada komponen valve transport [RC2] sesuai waktu pemeliharaan optimum 44 hari untuk mesin A (15A107A) dan 37 hari untuk mesin B (15A107B).
Designing Liquid-Gas Rate Window of Aerated Drilling Using Guo-Ghalambor Method Fauzia Fadhila Anwar; Raka Sudira Wardana
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.135

Abstract

Loss circulation is a common problem in geothermal drilling due to naturally fractured formation and depleted reservoir pressure. This problem might lead to another problem such as a stuck pipe. In some cases, LCM is not effective in curing loss in a naturally fractured formation and cannot be used to cure loss circulation in the production zone. One of the methods that can be used to prevent loss circulation and also preventing reservoir damage in geothermal drilling is underbalanced drilling or aerated drilling. In an underbalanced or aerated drilling operation, the ratio of air injection rate ad liquid rate is critical to ensure the cutting carrying capacity while preventing hole problems. Usually, computer simulations are used to determine the safe gas-liquid rate limit due to the complexity of the multiphase flow in an underbalanced drilling system. Since the simulation software is not always available, a simpler and reliable method is needed to determine the gas-liquid rate limit in aerated drilling. the purpose of this paper is to design the operating window of the gas-liquid rate ratio in aerated drilling. the purpose of this paper is to design the operating window of gas-liquid rate ratio in aerated drilling using a simple yet reliable method such as the Guo-Ghalambor Liquid-Gas Rate Window method. The result of this research is a gas-liquid rate envelope that can be used to promote good cutting transport, preventing formation and borehole damaged while preventing loss circulation in geothermal well.
Kajian Kompetensi Ahli K3 Terhadap Kinerja SMK3 pada PLTGU POMU Priuk Refdi Madefri; Tatan Sukwika
Jurnal Migasian Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.160

Abstract

Hasil penilaian audit internal dan atau ekternal pada kinerja system manajemen K3 (SMK3) cenderung fluktuatif di perusahaan PLTGU POMU Priuk sepanjang tahun 2015-2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kompetensi ahli K3 terhadap kinerja SMK3. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 135 orang, data yang dikumpulkan berupa persepsi terhadap ahli K3 mengenai kompetensi (sikap, pengetahuan, kemampuan) dan kinerja SMK3. Metode analisis data digunakan uji asumsi klasik, regresi, determinasi dan hipotesis. Hasil penelitian diketahui bahwa secara simultan bahwa sikap, pengetahuan dan kemampuan terbukti mempengaruhi kinerja SMK3. Kesimpulannya yaitu sikap yang dijalankan oleh Ahli K3 tidak terbukti mampu mempengaruhi kinerja, sebaliknya, pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki Ahli K3 terbukti mampu mempengaruhi kinerja. Implikasi manajerialnya perusahaan perlu berupaya meningkatkan kompetensi dengan melalui pendidikan dan pelatihan melalui pelatihan on job training atau praktek kerja lapangan.
STUDI AWAL PEMILIHAN POLIMER UNTUK DIGUNAKAN PADA INJECTIVITY DENGAN SKALA LABORATORIUM Yustian Yasahardja; Agung Setiawan; Agustina Prihantini
Jurnal Migasian Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.11

Abstract

EOR (Enhanched Oil Recovery) merupakan teknik lanjutan untuk mengangkat minyak jika berbagai teknik dasar sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak ekonomis. Ada beberapa macam tipe Enhanched Oil Recovery, tetapi yang saya bahas disini ialah chemical flooding, tepatnya injeksi menggunakan polimer untuk merubah viskositas dan mobilitas dari fluida yang berperan untuk mendorong dan mendesak minyak. Tema yang diambil dalam tugas akhir ini adalah tentang EOR dengan metode injeksi kimia. Prosedur pemilihan polimer ialah uji kompatibilitas, uji viskositas, uji thermal stability, dan kemudian injectivty dengan menggunakan polimer yang terpilih. Polimer yang dipilih adalah polimer B dengan penurunan viskositas yang tidak terlalu signifikan selama 30 hari pengujian thermal stability. Dari ketiga sample A, B dan C, viskositas polimer B yang dipilih untuk injectivity. Setelah polimer B diinjeksi, terdapat pengurangan permeabilitas terhadap core Berea.
Analisis Gas Deliverability Dan Crossflow Pada Multilayer Reservoar Sumur Gas “X” Untuk Pengembangan Lapangan Gas “Y” Dandi Octarizka; Sugiatmo Kasmungin; Ratnayu Sitaresmi
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.41

Abstract

Lapangan “Y” terletak 40 km ke arah Barat Laut dari Pulau Tarakan, Kalimantan Utara memiliki sumur gas “X” yang dalam uji produksinya dilakukan dari secara commingle. Maka harus dilakukan analisis uji sumur untuk mengetahui kemampuannya dalam memproduksikan gas tersebut (gas deliverability). Metode yang digunakan antara lain Modified Isochronal Tets (konvensional), Metode Laminer-Inertia-Turbulen (LIT) dan Metode Jones-Blount- and Glaze. Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui metode mana yang paling optimum dengan juga laju alir yang terbaik. Parameter yang didapatkan dari hasil uji sumur tersebut kemudian dianalisis sebagai data repesentatif untuk digunakan dalam menganalisis crossflow dari multilayer reservoar. Crossflow adalah keadaan dimana masuknya fluida dari layer satu ke layer lainnya yang diakibatkan adanya perbedaan karakteristik antar layer . Analisa crossflow diuji dengan simulasi produksi tiap layer reservoar dan membandingkan antara jumlah produksi t iap layernya dengan produksi semua layer (commingle).Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Jones -Blount- and Glaze merupakan metode yang paling mendekati dari test point sumur gas “x” dengan nilai AOF terbaik. Kemudian dari analisis crossflow yang dilakukan secara simulasi selama 1 tahun (2019-2020), terdapat gap dari kumulatif produksi gas tiap-tiap layer dengan kumulatif produksi gas secara commingle sebesar + 0.0379 MMSCF, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan nilai permeabilitas horizontal dan tekanan antar layer. Dari analisis sumur “X” tersebut maka dilanjutkan ke pengembangan lapangan gas “Y” dengan simulasi didapatkan RF terbesar 89.38% dari total IGIP23.53 BCF
Strategi Komunikasi Marketing Akamigas Balongan Dalam Memperoleh Mahasiswa Baru Hanifah Handayani
Jurnal Migasian Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i1.87

Abstract

Globalisasi mempengaruhi kehidupan masyarakat termasuk dunia pendidikan. Kompetisi di era globalisasi didasarkan oleh keunggulan untuk mampu bersaing baik secara nasional maupun internasional. Menghadapi kompetisi global seperti sekarang sudah tentu diperlukan strategi marketing perguruan tinggi dalam menarik calon mahasiswa baru agar menjatuhkan pilihannya bersekolah di Akamigas Balongan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa saja yang yang dilakukan dalam marketing Akamigas Balongan sehingga bisa menarik siswa baru. Penelitian dilakukan dengan metoda kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akamigas Balongan melakukan strategi komunikasi dalam penerimaan mahasiswa baru dengan melakukan analisis kondisi internal dan eksternal, teknik komunikasi pemasaran, dan monitoring dan evaluasi respon konsumen.
Analisis Lingkungan Pengendapan dan Pola Persebaran Reservoir Batupasir Formasi Talangakar, Sub Cekungan Ciputat, Cekungan Jawa Barat Utara Hasnan Luthfi Dalimunthe; M Syaifudin; C Prasetyadi; Mill Sartika Indah
Jurnal Migasian Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i1.147

Abstract

Cekungan Jawa Barat Utara memiliki beberapa Sub Cekungan yang memiliki sumber daya hidrokarbon salah satunya adalah Sub Cekungan Ciputat yang dimana pada tahun 2007 berhasil melakukan pemboran hidrokarbon pada Formasi Talangakar dengan sistem cebakan stratigrafi. Identifikasi lingkungan pengendapan sangat penting untuk mengetahui pola persebaran reservoir dan perubahan fasies yang terjadi dengan bantuan integrasi data sumur dan seismik. Penelitian ini menggunakan analisis setiap data yang sudah tersedia seperti data log sumur dan data seismik yang didukung dengan hasil analisis biostratigrafi dan petrografi. Hasil dari analisis dari data-data tersebut kemudian diperoleh interpretasi dari fasies pengendapan pada setiap sikuen pada Formasi Talangakar di Lapangan “x” Sub Cekungan Ciputat Cekungan Jawa Barat Utara dan kemudian menghasilkan interpretasi lingkungan pengendapannya. Akhir dari tahap penelitian adalah dilakukan pembuatan peta lingkungan pengendapan pada setiap batas sikuen yang menunjukkan distribusi penyebaran dari reservoir batupasir dengan bantuan atribut seismik RMS. Berdasarkan peta fasies, kondisi pengendapan dipengaruhi oleh suatu sistem pasang surut air laut Anomali peta atribut RMS menunjukkan adanya potensi leads yang berada pada selatan sikuen 1 terbentang dari Barat-Timur
PERHITUNGAN LAJU ALIRAN CAIRAN PADA SUMUR PANAS BUMI DENGAN METODE ORIFICE PLATE PADA SUMUR “HCE-XY” LAPANGAN “Z” Rahmat Tri Andika; Rial Dwi Martasari; Dwi Arifiyanto
Jurnal Migasian Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan laju aliran cairan sumur panas bumi merupakan perhitungan yang dilakukan untuk mengetahui banyaknya uap yang dapat diproduksikan dalam satu hari dan berapa besar potensi energi listrik yang dihasilkan. Perhitungan laju aliran dapat dihitung menggunakan metode yang sama dengan uji produksi dengan metode orifice plate menggunakan orifice meter yang melakukan perhitungan laju alir massa uap dan laju alir massa air dari produksi uap panas bumi. Pengukuran laju alir massa uap dan laju alir massa air dilakukan pada orifice meter dimana uap akan masuk melalui lubang kecil di dalam pipa produksi dan penempatannya sebelum uap panas bumi masuk menuju separator. Berdasarkan metode orifice plate, perhitungan laju alir massa uap dan air menggunakan orifice meter pada Sumur “HCE-XY” Lapangan “Z” dari tanggal 6 Januari 2017 sampai dengan 19 Januari 2017 didapat nilai rata rata laju alir massa uap (MVapour) sebesar 9,316 ton/jam, laju alir massa air (MBrine) sebesar 15,447 ton/jam, laju alir massa total (MTotal) sebesar 24,763 ton/jam, fraksi vapour sebesar 37,6%, fraksi brine sebesar 62,4%, flowing enthalpy sebesar 1548 kj/kg, Potensi Sumur total/gross (QTotal) didapat sebesar 10,648 MW, Potensi vapour/neto pada sumur (QVapour) sebesar 4,0057 MW dan harga power generated sebesar 1,203 MWe.

Page 7 of 16 | Total Record : 153