cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
Analisis Pengaruh Variasi Jangkauan Amperemeter Heles Cr 52 Pada Pengukuran Arus Listrik Dhanis Woro Giyatno
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.39

Abstract

Program Studi Diploma III Teknologi Listrik merupakan salah satu institusi pendidikan vokasional yang menekankan pada penguasaan keterampilan untuk penyelesaian masalah operasi dan pemeliharaan sistem tenaga listrik. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh lulusannya adalah penguasaan karakteristik alat ukur sehingga dapat mendapatkan hasil pengukuran sebagai landasan valid pengambilan keputusan. Di sisi lain, terdapat keterbatasan dana pembelian alat. Oleh karena itu, praktikum dilaksanakan dengan alat dengan kualitas menengah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jangkauan amperemeter tipe Heles CR 52 pada pengukuran arus listrik. Jenis amperemeter tersebut banyak digunakan di berbagai praktikum karena harganya yang relatif murah dan tersedia banyak di pasaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan amperemeter dengan jangkauan 0-1A, 0-2A, dan 0-5A untuk mengukur arus listrik yang mengalir pada 5 variasi beban dengan arus listrik maksimal 5A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengukuran akan semakin valid apabila digunakan amperemeter dengan jangkauan yang mendekati nilai teoritisnya. Pengukuran arus listrik dengan menggunakan jangkauan arus listrik yang relatif lebih jauh dari nilai teoritisnya akan menyebabkan hasil pengukuran kurang valid. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya sensitifitas amperemeter.
Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit X Kabupaten Bogor Mutiara Salsabiela; Salsabila Alwi
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.67

Abstract

Rumah sakit adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah cair. Limbah cair rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang sangat potensial. Oleh karena itu, guna memastikan kesehatan dan keselamatan bagi masyarakat sekitar maka limbah cair tersebut harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan air sehingga tidak akan menganggu atau merusak ekosistem lingkungan. Pengolahan limbar cair dilakukan dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Adapun tujuan melaksanakan kajian ini yaitu mengetahui pengolahan limbah cair Rumah Sakit X di Kabupaten Bogor. Kajian ini dilakukan dengan metode pengambilan data observasi lapangan, metode studi literatur, dan wawancara, sementara itu pengolahan data dilakukan dengan metode kualitatif. Rumah Sakit X di Kabupaten Bogor berdiri pada tahun 1982 pada areal seluas 41,974 m2 dengan luas bangunan 415m2. Rumah Sakit X di Kabupaten Bogor merupakan rumah sakit umum terbesar dengan kapasitas ruang inap terbanyak di kabupaten Bogor. Berdasarkan kajian yang dilakukan, pengolahan limbah cair Rumah Sakit X di Kabupaten Bogor dilakukan secara fisika dan biologi dengan mengacu pada prosedur pengolahan limbah cair nomor dokumen 028/03/109 yang dibuat pada tanggal 22 April 2016 dan kemudian diperbarui kembali oleh pihak ketiga yang mengelola limbah cair Rumah Sakit X di Kabupaten Bogor dan sudah sesuai dengan PERMENLHK Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Limbah Cair Domestik.
Analisis Petroleum System dan Risiko Geologi Di Lapisan TAF 3.2 Lapangan AP Kompleks Formasi Cibulakan Bawah Sub Cekungan Jatibarang Pada Dalaman Cipunegara Agustina Prihantini
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.139

Abstract

Jawa Barat Utara merupakan salah satu daerah perminyakan utama di Indonesia. Secara geologis, wilayah Jawa Barat terletak di bagian darat dari cekungan Jawa Barat Utara yang merupakan salah satu dari serangkaian cekungan busur belakang di Indonesia Barat. Cekungan Jawa Barat Utara, dimana dibagi menjadi tiga sub cekungan yaitu Sub Cekungan Ciputat, Sub Cekungan Pasir Putih dan Sub Cekungan Jatibarang. Petroleum system di Jawa Barat Utara berkembang dari Oligosen Awal hingga Plio-pleistosen. Formasi Cibulakan Bawah Sub Cekungan Jatibarang memiliki potensi yang baik sebagai batuan induk dikarenakan area batuan induk ideal untuk memasok hidrokarbon ke perangkap struktur yang ditemukan di area yang lebih tinggi di sekitar sub cekungan. Penilaian risiko dalam eksplorasi minyak bumi dilakukan untuk memperkirakan probabilitas penemuan yang mana penilaian risiko memerankan peran penting dalam eksplorasi minyak bumi, tidak hanya ditingkat prospek tetapi juga ditingkat play. Metode penilaian risiko geologi Otis dan Schneidermann merupakan metode yang paling sederhana yang digunakan untuk menentukan probabilitas risiko geologi.
Analisa Lifetime Katalis Pada Reaktor Fix Bed Di Catalytic Condensation Unit Light End Unit Yully Mulyani; Ivan Fadila
Jurnal Migasian Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.176

Abstract

Konfigurasi kilang difokuskan pada pengubahan kandungan residu yang dominan pada minyak mentah berat tersebut menjadi produk-produk yang lebih berharga. Light End Unit (LEU) merupakan secondary processing yang dibangun untuk mengolah top product dari main column pada unit Residue Catalytic Cracking (RCC). Dalam LEU terdapat 5 bagian unit salah satunya Unit 20 Catalytic Condensation Unit (CCU). Unit 20 ini mengolah Butane mix dari unit 19 Propylene Recovery Unit (PRU) dan dihasilkan produk utama polygasoline dengan angka oktan yang tinggi. Produk lainnya yang dihasilkan adalah butane untuk blending LPG. Dalam unit CCU terdapat 3 reaktor yang merupakan tempat terjadinya reaksi polymerisasi yang dibantu oleh katalis. Reaktor yang digunakan dalam unit ini bertipe Fix Bed Reactor yang berarti katalis tetap berada didalam reaktor. Sehingga sewaktu – waktu katalis dapat mengalami rusak/deaktivasi. hasil lifetime katalis berguna sebagai perkiraan waktu penggantian katalis. Berdasarkan hasil evaluasi lifetime katalis, diperoleh data terakhir lifetime sebesar 0,124 m3/kg dari lifetime design 0,75 m3/kg. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa kondisi katalis pada kurun waktu yang dievaluasi belum mengalami deaktivasi sehingga belum perlu dilakukan penggantian. Data yang diperoleh untuk rata-rata produksi polygasoline masih dibawah design dengan rata-rata nilai end point dari produk polygasoline sebesar 201⁰C dan syarat maksimal adalah 205⁰C. Rata-rata RON adalah >100 dengan syarat minimal 98. Sedangkan rata-rata RVP adalah 6,06 Psig untuk syarat RVP maksimal 6,5 Psig.
Sistem Penerapan Amdal Di Lng Receiving Terminal Perusahaan X Masjuli Masjuli
Jurnal Migasian Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.17

Abstract

Perusahaan X akan membangun Terminal LNG dan Pelabuhan khusus, dan sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), perusahaan X diharuskan menyusun AMDAL Terpadu, untuk mewujudkan dokumen AMDAL Terpadu, perusahaan X meminta bantuan Konsultan AMDAL. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan X menyusun AMDAL sesuai kaidah penyusunan AMDAL. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMDAL terpadu telah tersusun selama 12 bulan. Evaluasi hasil AMDAL terpadu perlu tambahan studi di bidang air buangan yang suhunya -3°C serta bahan kimia lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini AMDAL terpadu telah tersusun namun perlu kajian lagi tentang air buangan yang suhunya di bawah 0°C serta ada bahan kimianya.
Karakteristik Discharge dan Elektrokimia Paduan Al-Zn pada Baterai Air Laut Ridho Hantor; Masrufaiyah Masrufaiyah
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.62

Abstract

Paduan aluminium dapat digunakan sebagai material anoda pada baterai air laut. Penelitian karakterisitik elektrokimia anoda Al-Zn dan katoda Cu dilakukan pada salinitas elektrolit, jarak antar elektroda dan laju elektrolit yang berbeda. Uji electrochemical impedance spectroscopy (EIS) dan polarisasi potensiodinamik Al-Zn dilakukan untuk mengetahui mekanisme korosi sel. Hasil pengukuran menunjukkan performa terbaik didapatkan pada keadaan salinitas elektrolit 5%, jarak antar elektroda 2 cm dan laju elektrolit 0,5 liter/jam dengan tegangan discharge 73,56 mV dan arus 0,717 mA. Hasil uji EIS menunjukkan proses elektrokimia interficial didominasi oleh reaksi aktivasi terkontrol.
Optimasi Clinker Ratio Pada Portland Pozzoland Cement (PPC) Dengan Pozzoland Fly ash Herliati herliati; Dyah Puspita Asyha; Lukman Nulhakim
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.126

Abstract

Portland Pozzoland Cement (PPC) adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen portland dan pozzoland halus. Semen ini dihasilkan dengan cara menggiling clinker, limestone, gypsum, fly ash secara bersama-sama sehingga partikel memiliki kehalusan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi klinker oleh fly ash terhadap sifat kimia dan fisika semen. Secara kimia, kandungan MgO dan SO3 berpengaruh pada kualitas semen dianalisis menggunakan X-RayFluorescence (XRF). Selain itu juga dilakukan pengujian terhadap lama waktu pengikatan dan kuat tekan mortar. Metode yang dilakukan untuk pengujian sifat fisika semen dilakukan sesuai dengan standar ASTM C270 dan SNI 0302-2014. Komposisi fly ash yang ditambahkan ke dalam campuran bervariasi dalam kisaran 6% sampai dengan 40% berat. Lama waktu pengikatan dan kuat tekan ditentukan pada umur mortar 1, 3, 7, dan 28 hari. Hasil analisis memperoleh nilai optimum pada sampel PPC-8 dimana komposisi fly ash 40%. Pada komposisi optimum ini diperoleh kuat tekan sebesar 423 kg/cm2, kehalusan semen 3760 cm2/gr, waktu pengikatan awal 155 menit dan waktu pengikatan akhir 215 menit
Penentuan Injeksi Udara Optimum Dalam Operasi Aerated Drilling Pada Sumur Panas Bumi PT Air Drilling Associates Rial Dwi Martasari; Dany Wiratama; Dwi Arifiyanto
Jurnal Migasian Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.166

Abstract

Kesuksesan pengeboran adalah faktor penting dalam mengembangkan bidang panas bumi, pengeboran dilakukan setelah survei geologi, geofisika, hidrologi dan geokimia serta perencanaan sumur telah selesai. Dalam proyek pengeboran, sistem sirkulasi membutuhkan biaya yang cukup besar mengingat tantangan mengebor di panas bumi yang akan menghadapi temperature yang sangat tinggi dengan tekanan yang rendah karena terdapat banyak rekahan pada formasi batuan. Penting untuk memilih fluida pemboran yang akan memberikan pertimbangan terbaik dalam hal biaya, keselamatan, mencapai kedalaman yang diinginkan dan output dari sumur. Pengeboran dengan aerated fluid adalah teknik pengeboran balance mendekati underbalance dan aerated drilling telah terkenal baik dipakai untuk menembus zona potensi sumur panas bumi. Teknik pengeboran aerated dilakukan dengan menambahkan kompresi udara ke fluida pemboran (lumpur atau air). Fluida pemboran aerated memiliki densitas lebih rendah dari fluida pemboran konvensional, sehingga tekanan hidrostatik dalam sumur dapat lebih rendah daripada tekanan formasi. Fluida pemboran aerasi ini memiliki densitas efektif antara 5-7 ppg. Penentuan rentang volume injeksi udara ke dalam sirkulasi lumpur dibuat untuk mengetahui Equivalent Circulating Density yang efektif untuk operasi aerated drilling pada pemboran panas bumi. Pengujian dilakukan dalam simulasi pemboran aerasi pada sumur geothermal dengan trayek 12 “ di kedalaman 2000 meter, trayek 9 ” di kedalaman 2400 meter dan trayek 7 “ di kedalaman 3000 meter diprediksi terdapat zona rekahan pada setiap kedalaman tersebut.
ANALISA KINERJA DESALTER PADA CRUDE DISTILLATION UNIT Suci Musyarofah; Puji Astuti Ibrahim; Aldano Bridaga Putra
Jurnal Migasian Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v1i2.12

Abstract

Crude Distilation Unit (CDU) merupakan unit penting sebelum crude masuk kedalam kolom distilasi maka terlebih dahulu melalui proses desalting di desalter. Desalter merupakan unit yang dioperasikan untuk membersihkan crude oil dari kontaminan seperti, garam-garam mineral, ion-ion terlarut dan solid yang terikut pada saat pengeboran minyak. Kadungan pengotor yang terdapat pada crude oil dapat menyebabkan terjadinya korosi, pemampatan pipa dan lain sebagainya. Jika kadar garam sebagai pengotor melebihi 4ptb (jumlah minimum kadar garam dalam crude) maka crude tidak dapat lanjut ke proses berikutnya di karenakan akan merusak proses. Efisiensi kinerja desalter selama 30 hari menghasilkan angka terbaik, pada tanggal 10 april 2017 yaitu 94,153%. Hal tersebut disebabkan karena pengaruh temperatur, spesific grafity dan density yang baik sehingga hasil efisiensinya optimal
Uji Laboratorium Mekanika Batuan Menggunakan Metode Unconfined Compressive Strength (Ucs) Pada Batuan Inti (Core) Batu Pasir Arief Rahman; Fajar Nugraha Muhyiddin
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.44

Abstract

Elastisitas (modulus Young) batuan adalah suatu sifat mekanik yang menggambarkan seberapa besar nilai yang dimiliki suatu batuan untuk bertahan sebelum terjadinya deformasi. Poisson’s ratio merupakan nilai perbandingan antara regangan aksial dan elastisitas yang dimiliki batuan yang mampu menggambarkan litologi batuan dalam formasi. Metode Unconfined Compressive Strength (UCS) yaitu salah satu metode pengujian mekanika batuan dengan cara menekan batuan dari satu arah (horisontal) hingga batuan mengalami keruntuhan atau fracture. Metode ini dilakukan dalam desain Hydraulic Fracturing. Sampel yang digunakan yaitu sampel batuan inti batu pasir dengan syarat panjang (L)/ diameter (D) = 2. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan dari hasil pembacaan data perubahan panjang (ΔL) dan diameter (ΔD), dan tegangan (σ), untuk mendapatkan nilai dari tiap sampel, yaitu: ɛlateral, ɛaksial, ɛvolumetrik, Poisson’s Ratio, Young’s Modulus. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengolahan data, didapatkan nilai tegangan UCS rata-rata yaitu 7,71 Mpa, dan Tegangan elastisitas rata-rata yaitu 6,23 Mpa. Sedangkan nilai Modulus Young rata-rata yaitu 1,15 Gpa, dan Poisson’s Ratio yaitu 0,24. Jenis litologi dari 6 sampel batuan secara keseluruhan dapat diinterpretasikan sebagai Soft Sandstone.

Page 8 of 16 | Total Record : 153