cover
Contact Name
ISNANI AGRIANDITA
Contact Email
jurnal.migasian@gmail.com
Phone
+6287727911590
Journal Mail Official
jurnal.migasian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Migasian Akamigas Balongan Indramayu
ISSN : 25805258     EISSN : 26156695     DOI : -
Core Subject : Health, Engineering,
Jurnal Migasian adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM AKAMIGAS BALONGAN. Jurnal Migasian akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu teknik, K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Lingkungan Kerja), dan bidang-bidang dengan ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah.
Articles 153 Documents
Analisis Perpindahan Panas Pada Panas Buang Kondensor Air Conditioning Untuk Pemanfaatannya Sebagai Pengering Pakaian Taufiqur Rokhman; Sugeng Sugeng
Jurnal Migasian Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i1.109

Abstract

Potensi panas terbuang dari kondensor AC (Air Conditioning) saat ini hanya menjadi limbah energi yang terpapar ke lingkungan sekitar. Limbah panas ini berpotensi sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk proses pengeringan. Jika dilihat dari potensi panas yang dihasilkan kondensor yang cukup besar (lebih besar 3 kali daya listrik kompresor dan temperatur udara panas > 40°C), maka panas terbuang itu sangat baik digunakan dalam proses pengeringan. Panas buang dari kondensor dalam penelitian ini dimanfaatkan untuk mengeringkan baju basah di saat cuaca tidak memungkinkan untuk mengeringkan di bawah panas sinar matahari. Pengeringan merupakan proses penurunan kadar air bahan sampai mencapai kadar air tertentu hingga nol. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah eksperimen. Objek dalam hal ini baju dilakukan penimbangan massanya sebelum dan sesudah pengeringan. Selanjutnya dari perbandingan massa baju sebelum dan setelah proses pengeringan, dapat diketahui kadar air yang terevaporasi sebagai akibat penyerapan panas dari panas buang kondensor. Dalam proses pengeringan tersebut, ditetapkan waktu pengeringan baju yang sama untuk kedua AC. Dari beberapa parameter panas buang yang diteliti, melalui perhitungan teliti diketahui selisih massa baju sebelum dan sesudah pengeringan pada masing-masing kondensor (AC) serta laju perpindahan panas (konveksi) dari panas buang kondensor ke baju basah. Selisih massa baju A sebelum dan sesudah pengeringan adalah 245,3 g, lebih kecil dibandingkan selisih massa baju B sebelum dan sesudah pengeringan yakni 282,7 g. Nilai Laju perpindahan panas rata-rata untuk ketiga temperatur setting pada AC 2 adalah 16,9939 W, lebih tinggi dibandingkan dengan nilai laju perpindahan panas rata-rata untuk ketiga temperatur setting pada AC 1 yakni hanya sebesar 6,5520 W.
Studi Geokimia Dan Pemodelan Kematangan Batuan Induk Pada Formasi Plover, Frigate Dan Echuca Shoals Cekungan Bonaparte Bagian Utara Sancho Da costa Amaral; M Syaifudin; C Prasetyadi
Jurnal Migasian Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i1.149

Abstract

Plover Frigate and Echuca shoal formation sediment, which is believed to be one of the major source rocks in north Bonaparte basin. Ditch cutting sample were analyzed using geochemistry analysis and followed maturity modeling. The total oeganic carbon contests of the sediment range from 0,4- 10% TOC. The sample analyzed have vitrinite reflectance in the range of 0.4-2.8 Ro and Tmax value between 350-470 °C which indicate that Plover, Frigate and Echuca Shoal sediments contain immature to dry gas organic matter. The sediments are dominated by type I, II, and III kerogen. Typical oil and gas generating potensial is anticipated from the sediment with fairly high hydrogen index (HI) from 50-700 mgHC/gTOC. One dimensional basin modeling was performed to analyze hydrocarbon potential and expulsion history. The source rock of the Plover, Frigate and Echuca Shoal formation at well location is presently at a stage of early to dry gas generation, gas generation with thermal maturity range from 0,5-2.8. North Bonaparte basin have complete petroleum system element, however, time of forming of element is important. Keywords: Analysis source rock, 1D modelling and petroleum system.
ANALISA RISIKO BAHAYA DAN PENANGGULANGAN RISIKO GEDUNG DI PT ANGKASA PURA II (PERSERO) KANTOR CABANG UTAMA TANGERANG Rilo Amaula Frinanda; Ichsan Hadipranoto; Mutiara Salsabiela
Jurnal Migasian Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Angkasa Pura II (Persero) memiliki cukup banyak potensi bahaya, sehingga perlu dilakukan Analisis resiko bahaya dan penanggulangan risiko terhadap sistem dan setiap pekerjaan yang ada. Dimana kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui program, prosedur, dan implementasi dari analisa risikodan penanggulangannya di PT Angkasa Pura II (Persero). Analisa risiko merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui apa saja pekerjaan yang memiliki tingkat risiko yang tinggi. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan, serta dokumentasi. Kegiatan ini dilakukan di PT Angkasa Pura II (Persero) selama 2 minggu dimulai pada tanggal 23 Mei 2017 Sampai dengan 6 Juni 2017. PT. Angkasa Pura II (Persero) merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah Indonesia Barat. Program analisa risiko di terapkan dengan melakukan risk assesment, monitoring mitigasi dan realisasi risk assesment, dan risk champion agent training. Prosedur analisa risiko sendiri mengacu pada pedoman kebijkan manajemen risiko dengan nomor dokumen PKMR.01/2013 yang mengacu pada ISO 31000:2009, risk assesment dilakukan menggunakan metode kertas kerja risk assesment yang tercantum dalam nomor dokumen KKRA.01/2013, Implementasi program dan prosedur di lapangan berjalan sesuai dengan metode yang digunakan oleh perusahaan. Kesimpulan penerapan analisa risiko dan penanggulangannya di PT Angkasa Pura II (Persero) meliputi aspek yang ada dalam Program, Prosedur dan Implementasi.
Aplikasi Penggunaan Well Head Compressor Pada Sumur X Untuk Mengatasi Problem Liquid Loading Nurkhozin Adhi Nugroho; Muh Taufiq Fathaddin; Dwi Atty Mardiana
Jurnal Migasian Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i2.42

Abstract

Sumur “X” mengalami problem liquid loading dikarenakan laju alir gas kurang dari critical velocity oleh karena itu dilakukan metode delikuifikasi dengan menggunakan well head compressor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi terjadi liquid loading pada sumur gas, menghitung critical velocity loading, melakukan analisis nodal pada sumur “X” dan membuat kurva IPR, menganalisa sensitivitas nilai Pwh dan water gas ratio terhadap laju produksi pada aplikasi well head compressor, melakukan analisa teknis dan ekonomi penggunaan well head compressor. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah identifikasi liquid loading dengan laju alir kritis (critical velocity) menggunakan metode Coleman, membuat model sumur dengan bantuan perangkat lunak PROSPER, aplikasi metode well head compressor dengan sensitivitas beberapa Pwh dengan bantuan perangkat lunak PROSPER, evaluasi laju produksi beberapa Pwh asumsi terhadap laju alir kritis, menganalisa sensitivitas nilai Pwh dan water gas ratio (WGR) terhadap laju produksi pada aplikasi well head compressor dan melakukan analisa teknis dan ekonomi penggunaan well head compressor pada sumur X. Dari hasil perhitungan Pwh kondisi existing di dapatkan nilai laju alir loading berdasarkan metode Coleman sebesar 0,276 MMSCFD dan nilai critical velocity loading sebesar 34,061 ft/sec. Dengan bantuan software PROSPER 11.5 terbentuk kurva IPR yang menghasilkan nilai absolute open flow (AOF) sebesar 1,178 MMSCFD. Pada simulasi tekanan Pwh sebsar 10 Psig menghasilkan nilai laju alir gas sebesar 0,213 MMSCFD dan laju alir kritis loading sebesar 0,205 MMSCFD. Nilai NPV pada opsi beli sebesar 0,18 dan pada opsi sewa sebesar 0,24, nilai IRR pada opsi beli sebesar 8,07 % dan pada opsi sewa nilai IRR lebih dari 100%, nilai POT pada opsi beli sebesar 10 bulan dan pada opsi sewa sebesar 1 bulan. Opsi sewa lebih di pilih karena lebih baik nilai parameter NPV, IRR dan POT. Dari hasil simulasi dengan software PROSPER penggunaan well head compressor dapat di gunakan untuk mengatasi problem liquid loading pada sumur X yaitu pada P suction 10 Psig atau lebih kecil tidak akan terjadi liquid loading. Dari sensitivitas nilai Pwh dan WGR terhadap laju produksi gas dapat terlihat dari laju produksi yang dihasilkan, semakin kecil nilai Pwh dan WGR maka laju produksi akan semakin besar.
Implementasi Emergency Response Plan Di PT X Bambang Sulistyo P; Primanitasari Ardiani Saputri
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.68

Abstract

Di setiap tempat kerja, seringkali kita temui berbagai macam kondisi yang tak pernah luput dari risiko bahaya. Seiiring dengan itu, hal ini akan berdampak pula pada timbulnya keadaan darurat (emergency). Tujuan penulis adalah untuk mengetahui program, prosedur, serta implementasi prosedur operasional tanggap darurat (emergency response plan) di PT X. Metodologi pelaksanaan adalah dengan observasi langsung, wawancara dan studi literatur. Dari hasil tugas akhir penulis memperoleh tiga program Emergency Respone Plan yaitu pembentukan Tim Keadaan Darurat, Pelatihan Fire Drill, dan Simulasi General Drill. Penulis juga memperoleh empat prosedur dalam Emergency Respone Plan. Dan dalam implementasi Emergency Response Plan di PT X telah terlaksana sesuai dengan kebijakan dan komitmen perusahaan, yaitu berkaitan dengan sistem tanggap darurat sebagai upaya pengendalian kondisi darurat di tempat kerja. Penulis menyimpulkan bahwa program dan prosedur Emergency Respone Plan sudah diterapkan dan terlaksana sesuai prosedur yang ada. Saran penulis yaitu untuk meningkatkan kesiapsiagaan tim maupun prosedur Emergency Respone Plan yang ada maka perlu pengawasan terhadap masa berlaku prosedur dan masa berlaku sertifikasi training untuk tim tanggap darurat. Serta melakukan review bulanan dari manajemen merupakan suatu hal yang penting sebagai tindakan pengawasan.
Integrasi Aspek Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dalam Strategic Human Resource Management Pipit Marfiana; Amiroel Pribadi M
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.141

Abstract

Karyawan merupakan salah satu aset perusahaan yang harus di apresiasi kinerjanya. Salah satu sarana untuk apresiasi tersebut dengan melakukan penilaian karya setiap tahun melalui performance appraisal. Dengan diadakannya aktivitas ini diharapkan dapat meningkatkan nilai dari organisasi, proses, tim dan individu dalam oganisasi. PT. R dalam melakukan penilaian karyawan setiap tahun menggunakan model Performace Appraisal metode Feedback 360O. Dengan digunakannya model ini, karyawan bukan hanya dinilai oleh superiornya, namun juga oleh rekan sekerja dan bawahannya. Diharapkan melalui model Performance Appraisal metode Feedback 360O penilaian semakin obyektif. PT. R adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara, yang mempunyai tingkat resiko kecelakaan sangat tinggi dalam pengelolaan operasionalnya. Sehingga, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu nilai inti (core values) yang harus dimiliki oleh setiap karyawan dan harus menjadi salah satu parameter yang menjadi bagian dalam dalam penilaian karyanya. PT.R dalam implementasi sistem performance manajemennya telah konsisten dengan apa yang digariskan performance management model, Sistem Penilaian Karya terintegrasi dengan Training Needs Analysis berbasis K3LH dengan terefleksikan dalam Key Performance Indicator (KPI).
Penanggulangan Shale Problem Dengan Menggunakan Jenis Lumpur Dif (Drill In Fluid) Arief Rahman; Ganang Raditya Pratama
Jurnal Migasian Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v2i1.18

Abstract

Shale Problem merupakan permasalahan yang timbul dalam proses pengeboran, yaitu sloughing shale dan swelling clay. Untuk meminimalisir terjadi shale problem, diujicobakan lumpur DIF (Drill-in Fluid). Lumpur DIF merupakan lumpur berbahan dasar air (water base mud) yang tidak menggunakan material pemberat barit atau barium sulfat (BaSO4), namun menggunakan kalsium karbonat (CaCO₃), sehingga memiliki keunggulan membentuk cake yang kuat untuk menahan dinding lubang bor namun mudah diruntuhkan oleh asam. Penelitian ini adalah ujicoba skala laboratorium yang bertujuan untuk menanggulangi shale problem menggunakan metode erosion shale test dan pengukuran linear swelling. Bahan yang digunakan adalah sampel lumpur berbahan dasar air, MS -DIF 2% KCL, MS-DIF 2% KCL, dan KCL Polymer, dan beberapa sampel cutting. Metode shale erosion diterapkan pada sampel cutting shale yang dicampur dengan empat sampel lumpur tersebut. Hasilnya, sampel cutting yang masih tertahan setelah proses hot rolled dengan air murni adalah sebesar 1.30 gram, dengan lumpur MS-DIF 2% KCL sebesar 8.76 gram, dengan lumpur MS-DIF 4% KCL sebesar 19.28 gram, sedangkan dengan sampel lumpur KCL Polymer sebesar 9.28 gram. Metode Linear Swelling mengukur cutting shale yg sudah dikompaksikan lalu dicampur dengan empat sampel lumpur tersebut. Hasilnya, shale dengan air murni mengakibatkan swelling sebesar 19.65%, MS-DIF 2% KCL mengakibatkan swelling sebesar 12.33%, MS-DIF 4% KCL mengakibatkan swelling sebesar 11.60%, dan KCL Polymer mengakibatkan swelling sebesar 10.82%. Berdasarkan uji laboratorium tersebut, tingkat reaktifitas shale pada erosion test lumpur MS-DIF 4% KCL menunjukkan hasil terbaik, namun untuk pengujian linear swelling, lumpur KCL Polymer sedikit lebih baik dibanding MS-DIF 4% KCL dengan sedikit selisih 0.78%.
Simulasi Model Reservoir untuk Pengembangan Lapangan Basement Rekah Alami dengan Distribusi Porositas dan Permeabilitas yang Dikontrol oleh Konektivitas Jaringan Rekahan di Blok J, Lapangan Val, Cekungan Sumatera Selatan Rainier Valentino Joseph
Jurnal Migasian Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v3i1.63

Abstract

Reservoir basement rekah alami, memiliki kondisi dimana keterdapatan hidrokarbon cenderung terletak pada jaringan rekahan dengan skala dimensi yang bervariasi. Tipe reservoir ini memiliki tingkat evaluasi yang lebih rumit dibandingkan dengan reservoir konvensional. Simulasi model geologi pada reservoir basement rekah alami harus memiliki pemahaman tentang karakteristik rekahan; yang terdiri dari tipe, sebaran, kapasitas penyimpanan, dan kelakuan aliran antar pori; dan juga konektivitasnya di dalam reservoir yang terekah. Simulasi tersebut kemudian digunakan sebagai acuan teknis dalam pengembangan lapangan. Dari hasil simulasi tersebut diperoleh skenario pengembangan lapangan menggunakan 9 sumur dengan kontrol laju alir gas sebesar 30 MMSCFD dengan lama waktu produksi 20 tahun. Kumulatif produksi gas hasil pengembangan lapangan sebesar 1.78 TCF dengan recovery factor 72%.
Analisa Geopressure Pada Sumur Gas Lapangan Sumatera Utara Untuk Evaluasi Problem Partial Loss Pada Trayek 8 ½" Ade Indra Gurada Capah; Muhammad Akbar Najib; Reinaldi Juniarto
Jurnal Migasian Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v4i2.137

Abstract

The drilling of well “X” experienced a delay in reaching the target due to obstacles. Most of the non-productive time is caused by problems of well instability such as partial loss. well instability occurs when the mudweight used does not match the geopressure model of the well so that it is not optimal. The use of mudweight in well "X" is based on the geopressure model without a safe mud window approach from the nearest well where the well is located far enough away that it is less relevant to be used as a reference. Mudweights used are 14.5 - 14.9 ppg on the trajectory hole 8 1/2 ". Geopressure analysis is carried out using the help of Drillwork Predict Software. Geopressure components to be estimated are overburden pressure, pore pressure, fracture pressure, horizontal stresses and collapse pressure. After analyzing the geopressure model, the safe mud window can be identified, and analysis of the drilling problems that occur by examining the actual mudweight usage data and formation lithology data can be done. The optimal mud weight to minimize well instability must be greater than collapse pressure but not more than the minimum in situ stress. From the results of the geopressure analysis carried out, it can be concluded that there is overpressure at a depth of 890 m / 1279.5 ft due to disequilibrium compaction. On trajectory hole 8 1 / 2 "the mud weight used is too large, causing partial loss. Based on the safe mud window obtained from geopressure analysis of well X, the optimal mud weight design is 14.67 - 15.4 ppg for drilling on the trajectory hole 8 1/2 ".
Studi Pendahuluan Sintesis Metil Ester Sulfonat Dari Tanaman Jarak Pagar Menggunakan Katalis Hidrotalsit Nurmaya Arofah; Eka Larasanti
Jurnal Migasian Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Akademi Minyak dan Gas Balongan Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jurnal-migasian.v5i2.167

Abstract

Telah dilakukan penelitian studi pendahuluan sintesis surfaktan metil ester sulfonat (MES) dari metil ester (ME) minyak jarak pagar hasil transesterifikasi dengan katalis hidrotalsit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dari katalis hidrotalsit MgAl-CO3 yang digunakan dalam sintesis MES, mengidentifikasi gugus fungsi MES dengan spektrofotometri FTIR serta menentukan nilai HLB MES yang dihasilkan. Metode penelitian ini dengan cara reaksi transesterifikasi menggunakan katalis basa hidrotalsit MgAlCO3 dan sulfonasi menggunakan natrium bisulfit. Hasil identifikasi gugus fungsi pada MES dengan FT-IR dihasilkan adanya gugus sulfonat yang ditunjukkan dalam spektrum FTIR pada bilangan gelombang 1107,94 cm-1 dan nilai HLB MES sebesar -1,6343.

Page 9 of 16 | Total Record : 153