cover
Contact Name
Moebari
Contact Email
moebari54@yahoo.com
Phone
(0274) 587677
Journal Mail Official
lppmkaryahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 11 B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Karya Husada
ISSN : 2337649X     EISSN : 26558874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Karya Husada merupakan Jurnal kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Karya Husada pada tahun 2013. Jurnal Kesehatan Karya Husada terbit 2 kali setahun pada bulan Januari dan Agustus.
Articles 335 Documents
PENERAPAN MODEL INTERPROFESIONAL EDUCATION (IPE) PADA ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN MALNUTRISI DI STIKES KARYA HUSADA KEDIRI DAN PRAKTIK KLINIK DI RS AMELIA PARE KEDIRI Neny Triana; Enur Nurhayati Muchsin
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.716 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i2.54

Abstract

Sistem pendidikan penentu utama praktik kolaboratif InterprofessionalEducation. Anak merupakan estafet penerus bangsa, dimana masa-masa goldenperiod, sebagai pertimbangan pentingnya pemenuhan kebutuhan asah, asih, asuh.Tujuan Penelitian: Penerapan model Interprofessional Education Pada AsuhanKeperawataan Anak Dengan Malnutrisi di STIKES Karya Husada Kediri Dan PraktikKlinik Di Rumah Sakit Amelia Pare Kediri.Metode penelitian mixed-methods. Pendekatan penelitian action research. Populasidan sampel 16 partisipan D3 Keperawatan 8 mahasiswa, D3 Kebidanan 4 mahasiswa,D3 Gizi 4 Mahasiswa) dan 12 partisipan di Rumah Salit Amelia Pare Kediri. Sampeldengan Purposive sampling, observasi dan wawancara, dianalisis: ConstantComparative Methode.Hasil penelitian: A. Penerapan IPE di STIKES Karya Husada, Siklus 1: a) Kuliahceramah, evaluasi 99,37%, b) Tutorial, evaluasi 88,6 %, c) Role Play. Produk hasil:modul. Siklus 2: Kuliah pakar 3 profesi, evaluasi 100% partisipan memahamipenerapan model Interprofessional Education. B. Penerapan model IPE di RumahSakit Amelia Pare Kediri: Siklus 1: Workshop. Model Interprofessional Educationbaru pertama kali diterapkan. Siklus 2: Aplikasi langsung anak marasmus, hasil98,82% sempurna, partisipan paham praktek anak malnutrisi.Kesimpulan Penerapan model Interprofessional Education asuhan keperawatananak malnutrisi, dengan ceramah tanya jawab, Tutorial, Role Play, workshop,praktek.
PENERAPAN THINKING ALOUDS PAIRS PROBLEM SOLVING DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Ritna Udiyani; Moh Afandi; Sri Sundari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.447 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i2.55

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu kumpulan pencapaian mahasiswa selama dalam prosespembelajaran untuk mengetahui tingkat keberhasilan belajarnya. Salah satu indikator keberhasilanbelajar mahasiswa dapat terpenuhi adalah dari metode pembelajaran. Metode pembelajaran yangdianggap mampu meningkatkan hasil belajar mahasiwa adalah Thinking Aloud Pairs Problem Solving(TAPPS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan metode TAPPS dalam upayapeningkatan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain true experiment denganrancangan pre and post test with control group design. Tehnik sampling dengan metode randomsampling, jumlah sampel 45 orang pada mahasiswa semester empat, dibagi menjadi dua kelompokyaitu 22 kelompok perlakuan dan 23 kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan MultipleChoice Question untuk menilai hasil belajar mahasiswa. Hasil data dianalisis menggunakan paired ttest, independent t test, one way anova dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa hasil belajar selama enam kali pembelajaran antara sebelum dan sesudahdilakukan TAPPS diperoleh nilai p value <0,05. Sedangkan hasil pengaruh peningkatan setelahdilakukan TAPPS diperoleh p value <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruhpeningkatan hasil belajar setelah diterapkan metode thinking aloud pairs problem solving (TAPPS).
GAMBARAN PERILAKU KEPATUHAN PENGOBATAN ARV PADA PASIEN HIV AIDS DI PUSKEMAS TIMIKA Renny Endang Kafiar; Elsye Maria Rosa; Falasifah Ani Yuniarti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.976 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i2.56

Abstract

Latar Belakang: AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan salahsatu penyakit yang mematikan dan menjadi wabah internasional. Ketidakpatuhandalam pengobatan menjadi masalah kegagalan pasien HIV/AIDS dalam menjalanipengobatan ARV.Tujuan Penelitian: Menganalisis perilaku kepatuhan pengobatan ARV pada pasienHIV AIDS di Puskemas Timika.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian diksriptifkuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 responden yang diambil denganteknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepatuhanpengobatan ARV dan tabel catatan pemantauan kepatuhan minum obat. Teknikanalisis data menggunakan analisis univariat.Hasil Penelitian: Karakteristik responden sebagian besar berusia berusia 26-55tahun, jenis kelamin perempuan, suku bukan papua, status pernikahan sudahmenikah, status pekerjaan sebagai wiraswasta, dan tingkat pendidikan SMA/SMK.Perilaku kepatuhan pengobatan ARV pada pasien HIV AIDS pada kategori tinggisebanyak 16 responden Kategori tidak patuh sebanyak 16 responden (55,2%),kategori sedang sebanyak 8 responden (27,6%), dan kategori rendah sebanyak 5responden (17,2%).Kesimpulan: Perilaku kepatuhan pengobatan ARV pada pasien HIV-AIDS diPusmesmas Timika dalam kategori tinggi.
PENGARUH PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING JIGSAW TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PRODI SI KEPERAWATAN STIKES GANESHA HUSADA KEDIRI sutik sutik; Wiwik Kusumawati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.405 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i2.57

Abstract

Latar Belakang : Kondisi perguruan tinggi di Indonesia cukup beragam permasalahan yangditemukan, terutama pada proses pembelajaran mayoritas masih menggunakan metodekonvensional. Upaya pemerintah mengatasi masalah ini dengan mengadakan perbaikankurikulum dari pendekatan kurikulum berbasis Teacher Centered Learning menjadikurikulum berbasis Student Centered Learning. Metode cooperative learning jigsawmerupakan salah satu strategi Student Centered Learning yang dapat diterapkan. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan metode cooperative learning jigsawterhadap motivasi belajar mahasiswa.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi eksperiment pre and post testwithout control, dengan intervensi metode Cooperative Learning Jigsaw. Sampel penelitianini adalah mahasiswa program studi semester II STIKES Ganesha Husada Kediri. Instrumenpenelitian dengan kuesioner. Kemudian hasil dianalisa dengan menggunakan uji pairedsampel t-test dengan nilai α 0,05Hasil : Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata motivasi belajar pre test 135,33 dan posttest-3 158,03 sedangkan hasil belajar pre test 68,43 dan post test-3 83,03 Hasil uji bedauntuk motivasi belajar didapatkan pre-post test-1 p value 0,012, pre-post test-2 p value 0,000,pre-post test-3 p value 0,001.Kesimpulan : Ada pengaruh penerapan metode cooperative learning jigsaw terhadapmotivasi belajar mahasiswa program studi S1 Keperawatan STIKES Ganesha Husada Kedirisetelah dilakukan metode Cooperative Learning Jigsaw.
UJI KOMPARASI KEMAMPUAN SELF-DIRECTED LEARNING PADA MAHASISWA KEPERAWATAN YANG MENJALANKAN PROBLEM-BASED LEARNING Andri Purwandari; Sri Sundari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.727 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.72

Abstract

Latar Belakang : Self-Directed Learning merupakan kemampuan melakukan kontrol terhadap seluruh aspek pembelajaran dari seseorang, dimulai pada perencanaan yang matang sampai dengan cara seseorang melakukan evaluasi terhadap performa yang telah dilakukannya. Penerapan metode PBL menuntut mahasiswa lebih banyak belajar mandiri, mengidentifikasi tujuan dan kebutuhan mereka, merencanakan strategi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan mengevaluasi kemajuan mereka. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan kemampuan SDL pada mahasiswa Keperawatan tahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Metode Penelitian : Penelitian mixed method dengan strategi eksplanatoris sekuensial. Metode kuantitatif menggunakan komparatif kategorik, dan kualitatif menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian : Hasil uji Krusskal Wallis menunjukkan nilai sig. 0,00 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat SDL mahasiswa tahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat di PSIK FKIK UMY. Hasil indepth interview ditemukan tema yang meliputi learning preparation dan faktor yang mempengaruhi SDL. Kesimpulan : Terdapat perbedaan tingkat SDL mahasiswa tahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi SDL, meliputi: faktor penghambat: mood dan motivasi, fasilitas kampus, kebosanan, interpersonal skill, adaptasi, dan manajemen waktu; faktor penghambat : dukungan orang tua.
PERSEPSI DAN KEPUASAN MAHASISWA MENGENAI PELAYANAN PENDIDIKAN YANG DISELENGGARAKAN AKADEMI KESEHATAN KARYA HUSADA YOGYAKARTA Istiqomah Istiqomah; Pritta Yunitasari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.757 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.80

Abstract

Latar Belakang : Dalam industri pendidikan, pelanggan tidak dapat menilai layanan sebelum pemanfaatannya, sehingga kepuasan mahsiswa dapat mnenjadi reverensi bagi calon mahasiswa untuk mengetahui kualitas suatu perguruan tinggi. Produk lembaga pendidikan adalah proses pendidikan atau proses belajar megajar. Lembaga Pendidikan yang memiliki proses pembelajaran yang bermutu akan memberikan kepuasan terhadap mahasiswanya. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei dengan tujuan untuk mengetahui persepsi dan kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan pendididkan yang diselenggarakan oleh Akes Karya Husada Yogyakarta. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa, responden yang merasa puas terhadap pelayanan pendidikan Akes Karya Huhada sebanyak 78,7 persen dan yang belum puas sebanyak 20,3 persen. Responden yang merasa puas terhadap pelayanan pendidikan Akes Karya Husada selama ini sebanyak 80,7 persen dan yang belum puas sebanyak 19,3 persen. Responden yang kemungkinan akan mengajak saudara/teman untuk kuliah di Akes Karya Husada hanya sebanyak 51,7 persen dan sebagian besar mahasiswa keperawatan mempunyai persepsi yang bagus terhadap pelayanan pendidikan Akes Karya Husada (90,3%). Kesimpulan : Mahasiswa merasa puas dengan pelayanan pendidikan di Akademi Kesehatan Karya Husada, namun kemungkinan mengajak saudara/teman untuk kuliah di Akes karya husada Yogyakarta masih rendah dan mahasiswa mempunyai persepsi yang bagus terhadap pelayanan pendidikan AKES Karya husada Yogyakarta, namun dimensi tangibel, assurance dan empathy pelayanan pendidikan AKES Karya husada Yogyakarta perlu diperbaiki
PENGARUH SELF HELP GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KEPALA KELUARGA DENGAN PENDERITA DEPRESI Endang Tri Sulistyowati
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.699 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.83

Abstract

Latar Belakang : Penanganan gangguan jiwa baik di rumah maupun di rumah sakit sampai saat ini belum memuaskan dan sangat bervariasi. Beberapa hal yang ditengarai menjadi penyebabnya adalah ketidaktahuan Kepala Keluarga dalam menghadapi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh Self Help Group terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam mengambil Keputusan pada Kepala Keluarga dengan penderita depresi Subyek dan Metode : Penelitian ini adalah analitik eksperimental dengan desain Randomized Control Trial. Lokasi di Kecamatan Jetis dengan subyek adalah Kepala Keluarga dengan penderita depresi sebanyak 60 orang. Teknik pengumpulaan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi Square Hasil : Ada hubungan positif antara self help group dan pengetahuan, secara statistik signifikan (OR = 4.00, CI 95% = 1.37-11.70, p = 0.010). Ada hubungan positif antara self help group dan sikap, secara statistik signifikan (OR = 7.00, CI 95% = 1.38-35.48, p = 0.010) Kesimpulan : self help group signifikan terhadap pengetahuan dan sikap kepala keluarga
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM BASED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINGKAT PARTISIPASI MAHASISWA PRODI DIII KEPERAWATAN AKES KARYA HUSADA YOGYAKARTA Pritta Yunitasari; Elizabeth Iswantiningsih
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.204 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.84

Abstract

Latar Belakang :Akademi Kesehatan Karya Husada Yogyakarta tengah berupaya memperbaiki sistem pembelajaran Diploma III Keperawatan dengan mengembangkan metode pembelajaran team based learning. Penelitian ini bertujuan melihat pengetahuan dan sikap mahasiswa terhadap metode pembelajaran team based learning dan tingkat partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran team based learning. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitataif dengan rancangan penelitian adalah cross-sectional. Responden penelitian ini adalah mahasiswa semester V Prodi DIII Keperawatan AKES Karya Husada Yogyakarta berjumlah 53 orang. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi mahasiwa dalam proses belajar mengajar team based learning dalam kategori bagus. Responden yang mempunyai partisipasi yang bagus sebanyak 71,2 persen dan mahasiswa yang tingkat partisipasinya kurang bagus sebanyak 28,8 persen. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa pengetahuan maupun sikap mengenai metode pembelajaran TBL berpengaruh terhadap tingkat partisipasi mahasiswa (p<0,05). Sebagian besar responden yang mempunyai pengetahuan dan sikap yang baik, mempunyai tingkat partisipasi yang baik dalam proses pembelajaran dengan metode TBL. Kesimpulan : Mahasiswa Akes Karya Husada Yogyakarta mempunyai pengetahuan dan sikap yang baik mengenai proses belajar mengajar dengan metode pembelajaran team based learning, Tingkat partisipasi mahasiswa dalam proses belajar mengejar dengan metode team based learning bagus. Pengetahuan dan sikap mengenai metode pembelajaran team based learning mempengaruhi tingkat partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) dengan SMALL GROUP DISCUSSION (SGD) UNTUK MENGUKUR KOGNITIF PADA MAHASISWA Dian Nur Adkhana Sari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.16 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.87

Abstract

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi, dan bahan pelajaran, serta cara penyampaian sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran KBK menggunakan pendekatan pembelajaran berfokus pada siswa (Student Center Learning/SCL) yang memfokuskan capaian pembelajaran salah satunya menggunakan Problem Based Learning (PBL), SGD merupakan diskusi kelompok kecil (tutorial) yang merupakan jantung dari PBL. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengukur kognitif pada mahasiswa dalam kegiatan SGD. Menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pre and post test without control group analisa data menggunakan uji statistik wilcoxon. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PSIK STIKES Surya Global semester 6, hasil penelitian menunjukkan bahwa p=0,00 karena nilai p< 0,05 yang artinya terdapat perbedaan tingkat kognitif sebelum dilakukan intervensi dan sesudah dilakukan intervensi.
PENGARUH GERAKAN SHOLAT LIMA WAKTU TERHADAP FLEKSIBILITAS SENDI PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDA PUCANG GADING SEMARANG M JAMALUDDIN
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.775 KB) | DOI: 10.36577/jkkh.v5i1.90

Abstract

Fleksibilitas sendi dan kekuatan otot yang baik pada lanjut usia sangatlah penting untuk menjalankan aktifitas sehari-hari secara mandiri dan mencegah roboh pada lanjut usia. Olahraga yang dilakukan dengan teratur mampu meningkatkan fleksibilitas sendi. Gerakan sholat yang benar dapat bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas sendi pada lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan sholat terhadap fleksibilitas sendi pada lanjut usia di Panti Wreda Pucang Gading Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi. Selama bulan September 2015, dilakukan penelitian terhadap 29 lanjut usia yang berumur 60-75 tahun yang bisa melakukan sholat dengan berdiri, dalam keadaan sehat, status gizi baik dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri dan bersedia menjadi sampel penelitian. Fleksibilitas sendi diukur dengan menggunakkan flekxometer. Hasil penelitian bahwa fleksibilitas sendi pada lanjut usia sebelum diamati adalah 26,46 cm. Setelah diberi intervensi tentang gerakan sholat yang benar selama 4 minggu meningkat secara signifikan menjadi 26,90 cm. Hasil skor penelitian untuk gerakan sholat pada lansia sebelum dilatih rata-rata 52,07. Setelah diberi pendidikan gerakan sholat skor nilai rata-rata meningkat secara signifikan menjadi 67,15. Kesimpulan : Ada peningkatan fleksibilitas sendi lanjut usia setelah mendapatkan intervensi gerakan sholat dengan benar.

Page 3 of 34 | Total Record : 335