cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN MELALUI IKLAN OBAT (MAAG) TERHADAP SIKAP PEMILIHAN OBAT UNTUK SWAMEDIKASI PENGOBATAN MAAG PADA MASYARAKAT DI DUSUN V DESA BINJAI BARU KECAMATAN TALAWI Andarwati, Rini
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.993 KB)

Abstract

Penderita penyakit maag di Dusun V Desa Binjai Baru cukup banyak.Data didapat dari tenaga kesehatan yang ada di daerah ini hampir separuh masyarakat yang berobat mengalami gangguan lambung dan pengobtan secara swamedikasi pilihan utama bagi masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan melalui iklan obat maag terhadap sikap pemilihan obat untuk swamedikasi pada masyarakat di Dusun V Desa Binjai Baru Kecamatan Talawi. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey seksional atau potong silang (Cross sectional) dengan cara pengambilan sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 409 orang dan jumlah responden 80 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat di Dusun V Desa Binjai Baru Kecamatan Talawi tentang iklan obat maag termasuk dalam kategori cukup baik (68.75%), sikap tentang pemilihan obat untuk swamedikasi terhadap iklan obat maag cukup baik (68.75%), dan pada analisa regresi logistik dengan nilai p=0.001, maka terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan melalui iklan obat maag dengan sikap untuk swamedikasi pengobatan maag pada masyarakat di Dusun V Desa Binjai Baru Kecamatan Talawi. Disarankan kepada pihak periklanan sebaiknya memberikan informasi yang lengkap mengenai iklan obat agar iklan obat dapat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menyesatkan. Dan Industri farmasi untuk lebih jujur dan rasional dalam memperkenalkan produknya melalui iklan.
PERBANDINGAN KADAR LEPTIN DAN TEKANAN DARAH PADA OBESITAS Hastuty, Yulina Dwi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.381 KB)

Abstract

Latar belakang: Obesitas merupakan suatu kondisi dimana terdapat penimbunan lemak tubuh yangberlebihan, dan menjadi factor resiko untuk morbiditas dan mortalitas kardiovaskuler. Prevalensinya yangmeningkat telah menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius. Studi prospektif mendapati bahwaobesitas viseral berkaitan erat dengan hipertensi, dislipidemia dan penyakit kardiovaskuler, meskipunmekanisme yang menghubungkannya belum dipahami sepenuhnya. Keterlibatan leptin diperkirakanberperan terhadap obesitas dan hipertensi mengingat leptin merupakan hormone yang disekresi sel lemakselain berfungsi sebagai pengatur asupan makan dan keseimbangan energy juga berperan pada tekanan darahmelalui aktivitas syaraf simpatis. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat perbandingan kadar leptin dantekanan darah pada obesitas visceral dan non visceral.Metode: penelitian ini menggunakan disain crosssectional di wilayah kota Medan. Sampel dikelompokkan menjadi obesitas visceral dan non visceral denganjumlah sampel tiap kelompok 20 orang yang diperoleh secara accidental sampling. Analisis hasilmenggunakan program SPSS dengan tingkat kemaknaan p<0.05. Hasil : kadar leptin antara obesitas visceraldan non visceral tidak berbeda nyata (p>0.05), kadar leptin lebih tinggi pada perempuan dibanding laki-laki(p<0.05), tekanan darah systole lebih tinggi pada obesitas viseral dibanding non viseral (p<0.05)sedangkantekanan darah diastole tidak berbeda nyata antara obesitas viseral dan non viseral (p>0.05)Padaobesitas viseral dan non visceral didapati semakin tinggi kadar leptin maka tekanan darah semakinrendah.Saran : dalam penatalaksanaan masalah kesehatan yang terkait dengan obesitas dan hipertensihendaknya mempertimbangkan peran leptin dalam peningkatan maupun penurunan tekanan darah
EFEK EKSTRAK BIJI KOPI ROBUSTA (coffeacanephora) TERHADAP pH SALIVA dan PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus (ATCC® 29213™) (IN VITRO) Lubis, M Rizki Fauzi; Lindawati, Yumi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.981 KB)

Abstract

Kopi merupakan minuman yang digemari masyarakat. Kandungan dalam kopi terdiri dari kafein, trigonelin, sukrosa, monosakarida, asam klorogenat, dan asam nikotinat. Kafein pada kopi yang berguna sebagai obat antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak kopi Robusta pada konsentrasi 100%, 50%, 25%, dan 12,5% untuk mempertahankan pH saliva normal dan mengetahui jumlah koloni Staphylococcus aureus. Besar sampel masing-masing perlakuan berjumlah 20 sampel untuk pengukuran pH saliva dan jumlah koloni Staphylococcus aureus. Pengumpulan saliva dilakukan pada pukul 9 sampai pukul 10 pagi. Pengukuran pH saliva menggunakan indikator pH saliva Hanna Instrument, dan pengujian bakteri Staphylococcus aureus (ATCC®29213™) menggunakan media Mannitol Salt Agar, selama 24 jam pada suhu 37oC, setelah itu dilakukan penghitungan jumlah koloni(CFU). Hasil uji T berpasangan menunjukkan ekstrak kopi Robusta konsentrasi 100%, 50%, dan 25% dapat menurunkan pH saliva secara signifikan. Pada uji kruskal wallis menunjukkan hasil yang signifikan antara seluruh konsentrasi ekstrak kopi Robusta. Hasil uji Mann Whitney U perbedaan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus dari tiap konsentrasi ekstrak kopi Robusta adalah signifikan p <0,05. Uji Korelasi pearson antara pH kopi dan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus pada tiap konsentrasi terdapat hubungan yang signifikan antara pH kopi terhadap jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus. Kesimpulan dari penelitian adalah ekstrak kopi Robusta secara signifikan dapat menurunkan pH saliva dan menurunkan jumlah koloni Staphylococcus aureus.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DESA DALAM PELAYANAN ANTENATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR UJUNG BATU KABUPATEN PADANG LAWAS TAHUN 2015 Siregar, Elvi Diana
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.211 KB)

Abstract

Antenatal care is health care by professionals to the mother during pregnancy. Village midwife are health workers who are closest to the people, and most are expected to know the state of health of pregnant women, birth mothers and babies in the village. Performance midwife may also be influenced by many factors, including the characteristics of the midwife, internal factors, external and motivation. This research aimed to analyze factors related to the performance of midwives in antenatal care health centers in the region at Pasar Ujung Batu Sub-District, Padang Lawas District. This research was an analytical-survey by using cross sectional study design. The population were all is all midwives in the working area of Pasar Ujung Batu Health Centre, as many as 40 people. All of population were being the sample. Data collected by using questionnaire, and analyzed by multiple logistic regression at 95% Confidence Interval.The research showed that the midwife who had a good performance as much as 37.5 % and the poorer performers were 62.5 %. Statistically, the results also showed that the characteristics (age, marital status), internal factors (income and socio-cultural) , external factors (incentives and coaching) and motivation (sense) is not related to the performance of midwives. While the knowledge, skills, infrastructure and business partners associated with the performance of midwives in the ANC. It is suggested midwives in order to improve its performance by increasing knowledge of the ANC, complementary means of infrastructures that support, establish good cooperation with partners and provide counseling to pregnant women about the importance of ANC to get pregnant women to get the ANC even though the mother is not impaired pregnancy so that mother and fetus remains health.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN IMUNISASI Hb-0 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG BULU KECAMATAN BARUMUN SELATAN KABUPATEN PADANG LAWAS Rambe, Kumala Sari
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.911 KB)

Abstract

Menurut WHO (Word Health Organization), lebih dari 350 juta orang di dunia terinfeksi Hepatitis B, untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit Hb sejak dini, maka WHO telah merekomendasikan program immunisasi Hb untuk semua bayi (Universal Chilhood Immunization Against Hb). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemberian immunisasi Hb-0 di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Bulu Kecamatan Barumun Selatan Kabupaten Padang Lawas. Rancangan penelitian ini menggunakan kasus kontrol (case control) dengan jumlah sampel kasus 40 responden dan jumlah kontrol 40 responden. Variabel dependen penelitian ini adalah umur ibu, pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan/tradisi, dukungan suami, jarak, penolong persalinan, kunjungan antenatal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi pemberian imunisasi Hb-0 adalah kepercayaan/tradisi (p=0,019) dan penolong persalinan (p=0,021). Bidan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan dan penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu hamil tentang imunisasi Hb-0 pada bayi 0-7 hari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG STROKE DENGAN KEPATUHAN MENJALANI FISIOTERAPI DI RUANG FISIOTERAPI RSUD DR.PIRNGADI MEDAN TAHUN 2016 Arianti, Wiwik Dwi; Ginting, Suriani; Tampubolon, Ayu C.
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.826 KB)

Abstract

Stroke merupakan sindrom klinis akibat gangguan pembuluh darah otak, timbul mendadak dan biasanyamengenai penderita usia 45-80 tahun. Umumnya laki-laki sedikit lebih sering terkena dari pada perempuan.Biasanya tidak ada gejala-gejala prodrama atau gejala dini yang timbul mendadak. Setelah terserang strokebeberapa pasien mengalami gangguan seperti kelumpuhan, penurunan kemampuan komunikasi, perubahanmental akibat depresi. Oeh karena itu, pasien stroke perlu menjalani rehabilitasi agar dapat sebisa mungkinmengembalikan fungsi tubuhnya. Salah satu jenis perawatan yang diberikan adalah fisioterapi. Fisioterapimerupakan hal yang penting mencegah kekakuan dan imobilisasi. Pasien stroke menganggap penyakitstroke tidak dapat disembuhkan dan akan di derita seumur hidup, sementara dengan perawatan yang baikkececatan pasca stroke dapat diminimalkan, dengan demikian perlu kepatuhan pasien stroke menjalanifisioterapi. Kepatuhan pasien pasca stroke dalam menjalani fisioterapi di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUDSleman, diketahui dalam kategori patuh sebanyak 13 orang (65,5%). Penelitian ini bersifat analitik yangbertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien tentang stroke dengan kepatuhan menjalanifisioterapi di ruang fisioterapi RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016, dengan penelitian cross sectional.Responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang dengan menggunakan Accidental Sampling. Hasilpenelitian diperoleh bahwa mayoritas sebanyak 15 responden (46,9%) berpengetahuan cukup[ dan sebanyak21 responden (65,5%) tidak patuh menjalani fisioterapi dan 9 responden (28,1%) patuh menjalani fisioterapi.Berdasarkan analisa menggunakan uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antarapengetahuan pasien stroke dengan kepatuhan menjalani fisioterapi, yaitu p-value =0,021 (p< 0,05).
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP MATERNAL OUTCOME Hutagaol, Hotma Sauhur
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.089 KB)

Abstract

Hipotermia merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang. Salah satu asuhan essensial untuk mencegah hipotermi adalah dengan melaksanakan inisiasi menyusu dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap maternal outcome. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional comparatif. Alat yang digunakan pada penelitian berupa termometer kulit digital, termometer digital dan jam second. Dilakukan observasi ibu post partum dengan persalinan normal yang dilaksanakan IMD atau tidak, dan kemudian dilakukan pengukuran suhu kulit payudara ibu dan suhu aksila pada kedua kelompok. Data dianalisa menggunakan uji mann-whitney, dan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Rerata Apgar Score pada kelompok IMD adalah 9,8 ± 0,3 dan pada kelompok non IMD adalah 9,3±0,4, p value 0,001 (> 0,05). Rerata suhu kulit payudara ibu satu jam persalinan pada kelompok IMD adalah sebesar 37,2± 0,1 °C dan pada kelompok non IMD sebesar 37,0±0,1°C p value 0,010 (<0,05). Rerata suhu aksila ibu satu jam persalinan pada kelompok IMD lebih tinggi dibandingkan suhu aksila ibu pada kelompok non IMD namun secara statitik dengan teknik Mann-Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p value 0,1 (>0,05).
PERANAN PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI DALAM MERUBAH PERSEPSI KEPALA KELUARGA TERHADAP TINDAKAN PENCABUTAN GIGI DI DESA SIMODONG KECAMATAN SEI SUKA KABUPATEN BATUBARA 2016 Siregar, Rawati; Sondang, Sondang; Fitri, Fitri
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.056 KB)

Abstract

Pendidikan kesehatan gigi (PKG) merupakan suatu sistem pendidikan nonformal bagi masyarakat dengan cara belajar sambil berbuat untuk mengubah perilaku mereka dari yang kurang menguntungkan menjadi menguntungkan terhadap kesehatan gigi dan mulutnya. Melalui kegiatan ini diharapkan mereka menjadi tahu, mau, dan mampu memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi, baik secara sendiri maupun bersama, guna terus meningkatkan kesehatan gigi dan mulutnya sendiri serta keluarganya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pendidikan kesehatan gigi dalam merubah persepsi kepala keluarga terhadap tindakan pencabutan gigi di Dusun III Simodong Sei Suka Batubara.Metodologi penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey yang dilakukan dengan menghitung nilai persepsi kepala keluarga terhadap tindakan pencabutan gigi sebelum dan sesudah dilakukan PKG.Persepsi tentang tindakan pencabutan gigi dari 30 orang responden sebelum dilakukan PKG adalah 53,33% yang menyatakan takut cabut gigi dengan alasan karena ada efek samping kemata,misalnya mata menjadi rabun 90%, karena dapat mengganggu penampilan sebanyak 66,67%, takut akan darah yang keluar setelah pencabutan gigi 56,67%, takut karena adanya tindakan suntikan 50% , takut karena biaya yang mahal sebayak 33,33%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa persepsi kepaa kelurga terhadap tindakan pencabutan gigi sebelum diberikan PKG di Dusun III simodong Kecamatan Sei Suka Batubara adalah buruk dan sesudah dilakukan PKG persepsi menjadi baik.
TINDAKAN REPRODUKSI SEHAT PADA REMAJA DI SMAN 1 SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Indarsita, Dina
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.034 KB)

Abstract

Reproduksi remaja yang sehat bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan, namun juga sehat secara mental. Angka kejadian kehamilan diluar nikah meningkat ditandai dengan meningkatnya kasus aborsi yang diperkirakan setiap tahun ada 2,3 juta kasus aborsi, yang 20 persen diantaranya dilakukan remaja, berdasarkan penelitian Perkumpulan Kelurga Berencana Indonesia (PKBI), sebanyak 27 persen permintaan aborsi tidak aman dilakukan remaja. Sementara itu, menurut Muadz, 2007 penularan penyakit kelamin seperti HIV/AIDS tercatat sampai bulan Maret 2007 terdapat 8.988 kasus AIDS dan 5.640 kasus HIV positif. Dari delapan ribu atau 57, 1 persen kasus HIV/AIDS terjadi pada remaja antar 15-29 tahun. Kurangnya pengetahuan tentang reproduksi sehat kepada remaja dapat membentuk sikap dan tingkah laku yang tidak bertanggung jawab mengenai proses reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan reproduksi sehat pada remaja di SMA N I Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Manfaat penelitian ini agar remaja tahu bagaimana tindakan reproduksi sehat. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain Cross Sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang tindakan reproduksi sehat yang diberikan kepada lebih kurang 134 orang siswa kelas tiga IPA SMA N I Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian mulai dari tanggal 22 Agustus 2015. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan sistem komputerisasi dengan tingkat signifikansi 95% (0,05). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada 32 orang (58,2%) siswa laki laki dan 48 orang (60,76%) siswa perempuan yang mempunyai tindakan reproduksi yang baik. Saran Perawat agar lebih aktif memberikan informasi mengenai tindakan reproduksi sehat melalui pemberian penyuluhan tindakan reproduksi sehat kepada remaja dengan menggunakan leaflet atau pun konseling kesehatan reproduksi dan pengelola SMA N I Sunggal Kabupaten Deli Serdang lebih meningkatkan kegiatan UKS agar informasi tentang kesehatan reproduksi tersampaikan dengan baik dan benar dengan tujuan agar siswa mampu melakukan tindakan reproduksi sehat.
PENETAPAN KADAR KALSIUM PADA KACANG KEDELAI (Glycine max. L) SECARA KOMPLEKSOMETRI Panjaitan, Rosnike Merly
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.07 KB)

Abstract

Kacang kedelai (Glycine max. L) adalah salah satu tanaman jenis polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur sperti Tahu, Tempe dan Kecap. Kacang kedelai diperkirakan berasal dari Negara Cina bagian Utara dan merupakan pengguna kacang kedelai sebagai makanan yang pertama. Kacang kedelai bermanfaat untuk mengobati penyakit seperti kanker, diabetes dan osteoporosis. Kacang kedelai kaya akan protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain seperti karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi dan vitamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar kalsium yang terdapat pada kacang kedelai. Kalsium merupakan unsur mineral penting yang paling banyak terdapat didalam tubuh yaitu 1,5 – 2% dari berat badan orang dewasa atau kurang lebih sebanyak 1 kg. Kalsium mempunyai berbagai fungsi didalam tubuh, seperti pembentukan tulang dan gigi, mengatur pembekuan darah dan kontraksi otot. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental secara analisa kualitatif dan kuantitatif kompleksometri, dengan sampel yang diambil secara acak dari tiga ?? yang berbeda yang dijual di Pasar Petisah Medan. Penetapan kadar kalsium dilakukan dengan cara kompleksometri secara titrasi langsung dengan menggunakan Na2EDTA 0,05M sebagai pentiter, untuk mendapatkan titik akhir yang tajam da tepat, pH indicator logam pada titik akhir titrasi ion logam dengan EDTA dilakukan pada pH 12 – 13. Perubahan warna pada titik akhir titrasi dari merah muda menjadi biru dengan menggunakan indikator kalkon. Hasil penelitian identifikasi menunjukkan bahwa kacang kedelai mengandung kalsium dan penetapan kadar kalsium pada kacang kedelai yang dijual di Pasar Petisah Medan sebagai berikut: Pedagang X = 0,2258%b/b, Pedagang Y = 0,2251%b/b, Pedagang Z = 0,2264%b/b, dengan rata-rata = 0,2257%b/b. Hal ini menunjukkan bahwa kadar kalsium dari ketiga sampel berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh kualitas kacang kedelai itu sendiri, karena kacang kedelai yang dijual di Pasar Petisah Medan berasal dari berbagai daerah yang mempunyai struktur tanah dan iklim yang berbeda, sehingga kualitas kacang kedelai tidak sama.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue