cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 266 Documents
Search results for , issue "Content Digitized" : 266 Documents clear
Pengaruh Lingkungan Pertemanan Terhadap Perilaku Merokok Pada Mahasiswa Laki-laki Di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara IV Tuntungan Tahun 2023 Pasaribu, Aiga Nurkhalilah; Carolina, Ayu; Harahap, M. Abdul Rajab; Mursyid, Permata Amalia; Harahap, Reni Agustina
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan merokok sudah menjadi masalah kesehatan utama yang terjadi di berbagai negara. Faktor pertemanan juga dapat menjadi pendorong seorang remaja akhir untuk mulai merokok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan hubungan lingkungan pertemanan dengan perilaku merokok pada mahasiswa UINSU IV Tuntungan tahun 2023, sedangkan desain studi yang digunakan adalah cross sectional. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengaruh lingkungan pertemanan dengan perilaku merokok pada mahasiswa laki-laki UINSU IV Tuntungan Tahun 2023. Adapun hasilnya adalah Dinyatakan bahwa para perokok dari total keseluruhan reponden dinyatakan bahwa sebanyak 54,3% mahasiswa memilih merokok saat nongkrong dengan teman-teman dan untuk para perokok 45,7% mereka tidak merokok saat nongkrong dan memilih aktivitas lain untuk merokok. Dinyatakan bahwa sebanyak 80% para perokok merokok dikarenakan dari faktor lingkungan pertemanan. Untuk mengurangi pengaruh pergaulan terhadap perilaku merokok, penting untuk meningkatkan kesadaran individu tentang dampak negatif merokok terhadap kesehatan dan kualitas hidup.
Pengaruh Pemberian Gel Ekstrak Daun Pegagan (Cantella asiatica) sebagai Peningkat Neovaskularisasi, Fibroblast dan Epitalisasi dalam Penyembuhan Luka Tikus Jantan Tambunan, Gempita Cahaya Aulia; Girsang, Ermi; Nasution, Ali Napiah
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyembuhan luka (wound healing) adalah suatu bentuk proses untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada struktur jaringan kulit. Dalam proses penyembuhan luka diperlukan proses neovaskularisasi, epitalisasi dan fibroblas untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Daun pegagan (Centella asiatica) berperan sebagai penyembuh luka yang mengandung senyawa antioksidan, agen antimikroba dan agen sintesis kolagen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian gel ekstrak daun pegagan dalam meningkatkan neovaskularisasi, epitelisasi, dan jumlah fibroblas pada tikus jantan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental Post test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih (Rattus norvegicus) dewasa yang berjumlah 36 ekor berjenis kelamin jantan dan sehat, dengan umur 24 bulan dan berat 350-550 gram. Pada penelitian ini sampel dengan jumlah sebanyak 26 ekor tikur dibagi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yang diadaptasi selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan uji komparabilitas menunjukkan vaskularisasi diperoleh nilai sig 0,003 (0,003<0,05) dengan nilai rerata vaskularisasi setelah perlakuan 10 hari adalah 0.44±0.53, pada epitaliasi diperoleh nilai sig 0,003 (0,003<0,05) dengan nilai rerata epitaliasi setelah perlakuan 10 hari adalah 3.00±0.00, pada fibroblas diperoleh nilai sig 0,000 dengan nilai rerata fibroblast setelah perlakuan 10 hari adalah 0.56±0.53. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian gel ekstrak daun pegagan dalam meningkatkan neovaskularisasi, epitelisasi, dan jumlah fibroblas pada tikus jantan.
Hubungan Karakteristik Remaja Akhir dengna Perilaku Berisiko Penyalahgunaan Napza pada Mahasiswa FKM Nisah, Fahrun; Dongoran, Nurmiah; Harahap, Yardina Fauziah; Azzahra, Zamila; Agustina, Reni
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan peralihan dari anak-anak menuju dewasa, sehingga masa ini memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan masa-masa kehidupan lainnya. Pada masa peralihan ini, keingintahuan manusia lebih besar dibandingkan dengan masa-masa kehidupan lainnya. Itulah sebabnya remaja lebih suka mencoba berbagai hal yang seringkali menimbulkan akibat yang mengerikan, termasuk kecanduan narkoba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pubertas terlambat dengan perilaku berisiko pada adiksi narkoba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara variabel dependen dengan variabel independen. Selain itu, populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja akhir usia 18-21 tahun sebanyak 95 orang pada kohort FKM 2020/2021. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner berupa skala likert dan checklist. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square.
True Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome: Sebuah Tinjauan Literatur Kristiani, Alyn; Odyssey Saint, Hayuningrat; Wulan Rahmadani, Anggi; Asih Wulandari, Dhea; Hugo Auriol, Blasius
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: True neurogenic thoracic outlet syndrome (TN-TOS) adalah pleksopati brakialis kompresif kronis yang melibatkan akar dari persarafan C8, T1, atau batang tubuh bagian bawah. Mendiagnosis TN-TOS secara klinis cukup sulit dikarenakan penyakit ini sangat langka dan tidak ada gold standard untuk mendiagnosa TN-TOS. Oleh sebab jarangnya kasus ini, hanya ada sedikit literatur yang menggambarkan temuan neurologis, elektrodiagnostik dan radiologis TN-TOS serta banyak pasien TN-TOS menjalani manajemen bedah yang tidak perlu. Tujuan: Penulis bertujuan menyatukan berbagai literatur dan memberikan referensi terbaru terkait TN-TOS. Metode: Tinjauan literatur ini mengambil sampel berupa studi ilmiah terkait yang diterbitkan dalam rentang tahun 2018-2023 dengan kata kunci “true neurogenic thoracic outlet syndrome” yang ditelaah melalui database. Literatur yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan. Hasil: Hasil yang didapatkan TN-TOS adalah subtipe dari thoracic outlet syndrome dan membentuk sekitar 95% dari semua kasus. Penyakit ini biasa berkaitan dengan penggunaan ekstremitas atas secara berulang, trauma mapun kelainan kongenital. Gejalanya meliputi nyeri ekstremitas atas, nyeri bahu, nyeri leher, nyeri dada, nyeri supraklavikula, sakit kepala oksipital, parestesia, dan kelemahan pada tangan, lengan bawah, dan bahu. Kesimpulan: Diperlukan pemeriksaan fisik,dan penunjang yang signifikan agar pasien mendapatkan penatalaksanaan yang tepat.
Sindrom POEMS: Tinjauan Komprehensif Terkini Teresia, Vira; Efranisa S B, Ririn; Alvionita Wongso, Clara; Geraldine Arliska, Vira; Setio, Lisa
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sindrom POEMS meliputi polineuropati, organomegali, endokrinopati, protein M, dan perubahan kulit. Sindrom POEMS merupakan kelainan langka dengan usia rata-rata onset antara 46 dan 56 tahun. Sindrom POEMS progresif dapat mengakibatkan gangguan kardiorespirasi berat, pada beberapa pasien dapat mengakibatkan kematian dini. Diperlukan diagnosis dan tatalaksana dini serta agresif. Tujuan: ulasan terkini yang menjelaskan sindrom POEMS belum banyak dijumpai, sehingga penulis ingin menyatukan berbagai literatur terkait serta memberikan referensi terbaru terkait sindrom POEMS. Metode: Berbagai literatur terkait diambil dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun menggunakan database Google Scholar, PubMed, Cochrane Library dengan kata kunci “POEMS Syndrome”. Analisis dan penyusunan studi dilakukan setelah memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil: Sindrom POEMS adalah sindrom paraneoplastik yang langka karena kelainan sel plasma yang mendasarinya. Neuropati yang merupakan karakteristik utama dan kriteria penting untuk diagnosis. Kriteria Diagnostik Sindrom POEMS dapat digunakan untuk membantu menegakan diagnosis. Kesimpulan: Diagnosis yang tepat dapat memberikan tatalaksana yang sesuai sehingga didapatkan hasil klinis jangka panjang yang baik.
Analisis Faktor Risiko Hipertensi pada Remaja Puskesmas Langsa Lama Sabillah, Vany Silvia; Aidha, Zuhrina
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENDAHULUAN : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah serius belakangan ini dan masuk ke dalam sepuluh penyakit kronis tertinggi di Amerika. Umumnya, hipertensi terjadi pada usia lanjut, tetapi penelitian menemukan hipertensi dapat muncul sejak remaja dan prevalensinya meningkat beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko hipertensi.METODE PENELITIAN : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja yang berumur 10-19 tahun, Pada pencarian menggunakan rumus slovin, data dianalisis 350 orang Remaja. Data dianalisis dengan uji univariat dan bivariat (Chi-square). Teknik penentuan anggota sampel dilakukan secara simple random sampling. HASIL: Gambaran kejadian hipertensi pada remaja puskesmas langsa lama sebanyak 166 (47.4%). Terdapat hubungan yang signifikansi terhadap kejadian hipertensi yaitu umur (p=0.041; OR=1.664; 95%CI=(1.018-2.719), jenis kelamin (p=0.002; OR=1.985; 95%CI=(1.297-3.039), riwayat keluarga (p=0,000; OR=2.998; 95%CI=1.860-4.830), merokok (p=0.000; OR=2.350; 95% CI=1.461-3.779); Obesitas (p=0.012; OR=1.863; 95%CI=1.146-3.030), Begadang (p=0,000; OR=3.457; 95%CI=2.163-5.525), aktivitas fisik (p=0.025; OR=0.574; 95%CI=0.352-0.936), konsumsi garam (p=0.000; OR=3.066; 95%CI=1.801-5.221), stress (p=0.001; OR=2.217; 95%CI=1.380-3.563), konsumsi junkfood/ makanan cepat saji (p=0.038; OR=0.590; 95%CI=0.358-0.974), konsumsi kafein (p=0.000; OR=0.568; 95%CI=1.649-3.998).
Profil Penggunaan Napza Dikalangan Masyarakat berdasarkan Karakteristik Pasien Napza di Kecamatan Pantai Labu Nurhayati, Talitha Syafira; Waruwu, Nur Ainun; Adilah, Shofiyyah; Triyoolanda, Anggun; Harahap, Reni Agustina
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA) ialah bahan kimia atau obat-obatan apabila tertelan dapat menyebabkan dampak yang merugikan bagi tubuh manusia. Napza tergolong zat psikoaktif yang merupakan zat sangat berpengaruh pada otak sehingga dapat menimbulkan perubahan pada perilaku, perasaan, pikiran dan kesadaran Alasan penggunaan Napza didasari karena ingin mencoba dan tergiur dengan tawaran atau ajakan teman. Penggunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) di Sumatera Utara diperkirakan sekitar 1,5 juta orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah total seluruh kunjungan pasien puskesmas Pantai Labu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil penggunaan napza di kalangan masyarakat Kecamatan Pantai Labu berdasarkan karakteristik pasien selama tahun 2022. Dari total 39 pasien memiliki riwayat pengguna NAPZA. Pengguna NAPZA sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (39%), berasal dari kelompok usia 26-35 tahun sebanyak 18 kasus (46,2%), sebagian besar pengguna NAPZA memiliki diagnosa penyakit skizofrenia sebanyak 17 kasus (43,6%).
Hubungan Pengetahuan Lansia Dengan Status Vaksinasi Covid-19 Nasution, Zulkarnain; Sigalingging, Ganda; Ginting, Magdalena; Gulo, Angelin
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di seluruh dunia terutama di Indonesia mengakibatkan banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan. Salah satu program pemerintah dalam mengatasi penularan Covid-19 terutama pada populasi rentan adalah dengan melakukan vaksinasi Covid-19. Lansia sebagai kelompok yang sangat rentan terhadap paparan Covid-19 membuat pemerintah memberi perhatian khusus kepada lansia untuk mendapatkan vaksin dengan tujuan mengendalikan angka kesakitan dan kematian pada lansia. Capaian angka vaksinasi Covid-19 khususnya di Indonesia masih tergolong rendah. Kurangnya pengetahuan membuat lansia lebih mempercayai issue hoax, takut dengan efek samping, dan ragu dengan keamanan vaksin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan status vaksinasi Covid-19 pada lansia di Dusun Lumban Panopa Desa Siborong-borong I Kabupaten Tapanuli Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Dusun Lumban Panopa sebanyak 150 lansia dengan sampel berjumlah 60 lansia. Teknik pengambilan sampel Consecutive Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan status vaksinasi Covid-19 pada lansia nilai p-value 0,000. Pengetahuan lansia yang kurang memiliki status vaksinasi Covid-19 tidak lengkap. Diharapkan kepada pemerintah setempat agar melakukan kunjungan secara langsung serta memberi edukasi bersama dengan petugas Satgas Covid-19 untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam memahami, melakukan serta melengkapi status vaksinasi Covid-19. 
Mammae Aberrans Sinistra pada Wanita Berusia 50 Tahun : Sebuah Laporan Kasus Gusrizal, Vivin; Varel Baby Berlianzsa, El; Juni Akbar, Muhammad; Apriyanti Dewi, Mietha; Malihah, Ely; Adji, Surjo
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Mammae aberrans didefinisikan sebagai "sisa jaringan payudara yang bertahan dari perkembangan embriologi normal". Juga dikenal sebagai jaringan payudara ektopik. Sekitar 2% sampai 6% wanita dan 1% sampai 3% pria terkena kondisi ini, sepertiga di antaranya memiliki lebih dari satu area pertumbuhan jaringan supernumerary. Tingkat kejadian sangat bervariasi berdasarkan etnis dan jenis kelamin, mulai dari serendah 0,6% di Kaukasia hingga setinggi 5% pada wanita Jepang. Tujuan: untuk menggambarkan kasus yang sangat jarang, yaitu mammae aberrans yang telah didiagnosis pada pusat medis peneliti, dari diagnosis hingga tatalaksana yang diberikan pada pasien. Hasil: Kami melaporkan suatu kasus yang terjadi pada seorang wanita berusia 50 tahun dengan keluhan utama benjolan pada ketiak sebelah kiri. Pasien kemudian dilakukan pemeriksaan penunjang berupa USG dan ditemukan mammae aberrans pada axilla kiri. Pasien kemudian dilakukan terapi berupa pembedahan untuk mengangkat massa pada axilla kirinya. Kesimpulan: pengobatan pilihan untuk jaringan payudara aksila aksesori adalah eksisi bedah karena pengangkatan jaringan akan menghilangkan ketidaknyamanan fisik atau ketidaknyamanan mekanik dalam kasus jaringan aksesori volume besar.
Pengaruh Hidroterapi terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi di PMB Sumariyah S.Tr.Keb Kota Malang Nurdiana, Ilvi; Wijayanti, Tut Rayani Akksohini; Safitri, Rani
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kehamilan, hiportensi adalah satu di antara tiga komponen yang menyebabkan kematian ibu pada bidang obstetric. Pada tahun 2020 di Indonesia kematian ibu yang diakibatkan hipertensi dalam kehamilan ada 1.110 kasus, Berdasarkan data dinkes jawa timur tahun 2020 menunjukkan kematian ibu dengan hipertensi dalam kehamilan yakni sebanyak 26,90% atau sebesar 152 orang. Selain pengobatan farmakologis terdapan pengobatan non farmakologis dalam mengatasi hipertensi dalam kehamilan salah satunya adalah Hidroterapi dengan rendam kaki pada air hangat. Penelitian ini tujuannya agar diketahuinya keefektifan terapi rendam kaki dengan air hangat dalam membuat turunnya tekanan darah ibu hamil trimester 2 dan 3 di PMB Sumariyah Kota Malang. Penelitian ini yakni penelitian kuantitatif yang desain penelitiannya pre experimental melalui rancangan one group pretest posttest, yakni tekanan darahnya diukur setelah dan sebelum terapi air hangat diberikan terhadap ibu hamil hipertensi dengan 5 sesi dalam 2 minggu. Sampel penelitian dipilih dengan memakai metode purposive sampil dan berjumlah 16 orang. Analisis data memakai Uji Wilcoxon. Hasil penelitian mendapatkan nilai signifikannya (p=0,000<0,05), jadi bisa diberikan kesimpulan bahwa efektifnya memberikan terapi rendam kaki dengan air hangat dalam membuat turunnya tekanan darah ibu hamil yang tekanan darahnya tinggi dari rata-rata turunnya tekanan darah sebanyak 9 mmHg sesudah 2 minggu diterapi. Dari penelitian ini disimpulkan adanya pengupayaan alternatif ini dalam membuat tekanan darah menurun semasa kehamilan secara rutin merendam kaki memakai air hangat. Diharapkan penelitian selanjutnya bisa menambah metode terapi non-farmakologi yang lain untuk lebih efektifnya membuat tekanan darah ibu hamil hipertensi menurun.

Page 10 of 27 | Total Record : 266