cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 266 Documents
Search results for , issue "Content Digitized" : 266 Documents clear
Analisis Waktu Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Rekam Medis Di RSUD Majalaya Yulianti, Delia; Syaripudin, Dodi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan rekam medis RSUD Majalaya dengan mengukur seberapa cepat rekam medis pasien rawat jalan tersedia bagi poliklinik rawat jalan. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan informasi dilakukan melalui observasi partisipan terhadap proses pengiriman dokumen rekam medis dan wawancara dengan petugas rekam medis. Penelitian berlangsung dari 1 April 2023 hingga 31 Mei 2023. Metode deskriptif dan statistik akan digunakan untuk memaparkan temuan pada penelitian ini. Pada hasil penelitian ini, peneliti menemukan temuan menunjukkan mayoritas kurangnya konsistensi dalam kecepatan penyediaan rekam medis pasien rawat jalan di RS Majalaya. Tingkat ketepatan waktu terbesar di poliklinik anak dan terendah di poliklinik Dalam. Dari total 100 sampel, hanya 24 sampel yang diproses tepat waktu (dalam waktu 10 menit), sedangkan 76 sampel lainnya mengalami keterlambatan lebih dari 10 menit. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pelayanan rekam medis rawat jalan RSUD Majalaya masih terkendala oleh beberapa faktor yang berkesinambungan. Ketepatan waktu, pemahaman menjalankan SOP, penambahan fasilitas baru serta penambahan personel baru.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Kota Madiun Oktaviola, Siska; Widiarini, Retno; Marsanti, Avicena Sakufa
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolak ukur kualitas pelayanan perawat dapat dilihat dari beban kerja yang di alami oleh perawat setiap harinya,beban kerja yang tinggi dapat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang tidak baik. Berdasarkan data tidak baiknya kualitas pelayanan perawat di RSI Siti Aisyah Kota Madiun yaitu pada Tahun 2021 sebesar 6,6% dan Tahun 2022 sebesar 14,9% yaitu ketidakpuasan pasien dalam kualitas yang diberikan perawat mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap rumah sakit islam siti aisyah kota madiun. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap yang berjumlah 130 responden Dengan Sempel pada penelitian sebanyak 57 responden. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji Kendal Tau menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ? 0,05 yang artinya terdapat pengaruh Beban Kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap RSI Siti Aisyah Kota Madiun dan arah hubungan antara kedua variabel tersebut positif sebesar 0,485 yang artinya terdapat pengaruh Beban Kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di ruang rawat inap RSI Siti Aisyah Kota Madiun.
Pemanfaatan Bahan-Bahan Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan Penderita Hipertensi Rahmawati, Zulia Siti; Kristinawati, Beti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia yang akan kaya tanaman obat tradisional, berbagai tumbuhan obat yang ada di Indonesia sudah dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, baik penyakit akut maupun penyakit kronis. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang tanaman obatnya paling banyak digunakan. Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan tanaman obat karena banyak tanaman hias dan pohon yang dapat ditemukan di pekarangan rumah mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran penderita hipertensi dalam memanfaatkan obat-obat tradisional untuk memelihara kesehatan. Desain deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan sampel 281 orang dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pemilihan sample yang telah ditetapkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tanaman obat yang digunakan responden untuk mengatasi hipertensi terdiri dari enam macam tanaman obat yakni seledri, mengkudu, ciplukan, daun sirsak, belimbing wuluh, dan bawang putih. Metode pengolahan tanaman obat mayoritas responden menggunakan cara direbus. Sedangkan itu, alasan masyarakat menggunakan obat tradisional yaitu harga obat tradisional lebih murah, tanaman mudah didapat serta mudah diracik sendiri. 
Pengaruh Pelatihan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Pengetahuan Kader Posyandu tentang Buku KIA dalam Kegiatan Pemantauan Status Gizi Balita di Desa Mekar Asih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang Tahun 2023 Hotimah, Ipah; Rismayanti, Tetin
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Masalah kurang gizi ini menjadi tantangan bagi semua pihak khususnya petugas pelayanan Kesehatan. Kader yang aktif mendukung pelaksanaan posyandu menjadi lebih aktif, dan teratur terutama dalam kegiatan pemantauan tumbuh kembang. Mengingat pentingnya peran kader dalam kegiatan posyandu, sehingga pengetahuan dan keterampilan kader harus selalu di update salah satunya dengan diberikan pelatihan model pembelajaran kooperatif. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap pengetahuan kader posyandu tentang buku KIA dalam kegiatan pemantauan status gizi balita di Desa Mekar Asih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang Tahun 2023. Metode penelitian: Jenis penelitian menggunakan quasi experimental dengan desain post test only design one group, Populasi dalam penelitian ini adalah 54 kader yang berada di Desa Mekar Asih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 kader yang berada di Desa Mekar Asih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang. Analisis data menggunakan uji T dependen. Hasil penelitian: rerata Pengetahuan kader posyandu tentang Pemantauan Status Gizi Balita sebelum diberikan pelatihan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a match 81.47, standar deviasi 10.102. Rerata Pengetahuan kader posyandu tentang Pemantauan Status Gizi Balita sesudah diberikan pelatihan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a match 92.53, standar deviasi 6.621. Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match tentang pemantauan status gizi balita di Desa Mekar Asih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami terhadap Akseptor Implan Lebih Rendah dibandingkan dengan Suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang Herlina, Dini; Nency, Olivia
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Pentingnya pengetahuan dan dukungan suami dalam pemilihan kontrasepsi implant karena dengan melibatkan suami dalam proses pengambilan keputusan metode kontrasepsi jangka panjang khususnya implant dapat memperkuat komunikasi dan menghormati kebutuhan masing – masing. Tujuan Penulisaan : untuk mengetahui pengetahuan dan dukungan suami terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total samping yaitu 90 ibu akseptor KB suntik Di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang yang diambil secara non probability sampling dengan metode purposive samping. Pengetahuan dan dukungan suami diukur menggunakan Kuesioner . Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square menggunakan program statistik SPSS. Hasil Penelitian Chi-square didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,130, karena p-value > ? (p-value<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang dan ada hubungan dukungan suami terhadap akseptor implant lebih rendah dibandingkan dengan suntik KB di Puskesmas Kemiri Kabupaten Tangerang menggunakan Chi-square didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,000, karena p-value < ? (p-value<0,05) Kesimpulan dan Saran : diharapkan dapat Perlu kerja sama terhadap tim bidan yang lain dalam memberikan informasi bukan hanya pada akseptor KB akan tetapi lebih baik melibatkan suami untuk di sampaikan program KB dengan memberikan pengetahuan metode kontrasepsi jangka panjang salah satunya kontrasepsi implan.
Efektivitas Prenatal Yoga terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Telagasari, Kabupaten Karawang, Tahun 2023 Wariyah, Wariyah; Khairiah, Rahayu
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada kehamilan biasanya akan meningkat intensitasnya seiring dengan bertambahnya usia kehamilan karena nyeri ini merupakan akibat dari pergeseran pusat gravitasi dan postur tubuhnya. Prenatal yoga diharapkan akan membantu dalam mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan terutama trimester ke III. Membawa ibu hamil kedalam suasana kehamilan yang lebih tenang serta mempersiapkan tubuh fisik ibu hamil dengan baik. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: “Efektivitas prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang tahun 2023”. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas telagasari tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan random sampling dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik data termasuk dalam analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan perhitungan statistik program SPSS. Hasil penelitian:Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000 lebih kecil dari nilai ?=0,05 artinya Prenatal yoga efektif menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Telaasari Kabupaten Karawang Tahun 2023. Kesimpulan dan Saran: Terdapat penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III yang sudah dilakukan prenatal yoga. Diharapkan prenatal yoga dapat diimplementasikan pada asuhan kebidanan komplementer, khususnya untuk asuhan kehamilan.
Terapi Kombinasi Sofosbuvir dan Daclatasvir Pada Pasien dengan Hepatitis C Kronik : Sebuah Tinjauan Literatur Ary Susilo, Samuel; Odyssey Saint, Hayuningrat; Hermanto Saputra, Antonius; Fitriyah Ashari, Shoimatul; Derrel Wunnarchie, Malvincent
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis C kronik merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis c/HCV. World Health Organization/WHO melaporkan bahwa lebih dari 3% populasi dunia terinfeksi HCV. Diperkirakan bahwa HCV bertanggung jawab atas 27% sirosis dan 25% kasus HCC. kurangnya studi baru dan besar tentang kombinasi sofosbuvir dan daclatasvir telah menyebabkan kurangnya kombinasi sofosbuvir dan daclatasvir digunakan sebagai pedoman pada dunia internasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengulas terapi hepatitis c dari berbagai sumber literatur. Metode: Pencarian literatur menggunakan database Google Scholar, PubMed dalam kurun waktu 5 (lima) tahun dari tahun 2018-2022. Kata kunci yang digunakan adalah “sofosbuvir”, “daclatasvir”, “chronic hepatitis c”. Hasil: Kombinasi sofosbuvir dengan daclatasvir efektif pada semua genotype HCV, pada kondisi tertentu seperti gangguan ginjal, fibrosis hati berat, usia anak dan lansia. Kesimpulan: Kombinasi sofosbuvir dan daclatasvir merupakan pilihan pengobatan yang dapat digunakan pada pasien dengan infeksi HCV kronis. Kombinasi sofosbuvir dan daclatasvir dapat digunakan pada kondisi klinis tertentu.
Hubungan Pendidikan dan Masa Kerja dengan Pengetahuan Perawat tentang Triase di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Monokwari Kistan, Kistan; Rahman, Irfandi; Asmawi, Asmawi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triase merupakan suatu kegiatan penyaringan pasien yang nantinya di prioritaskan untuk segera dilakukan tindakan di ruang Instalasi gawat darurat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pendidikan dan masa kerja dengan pengetahuan perawat tentang triase di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Monokwari. Jenis Penelitian menggunakan Metode kuantitatif, desain penelitian bersifat deskriktif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total samping sebanyak 35 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui uji Chi-Square, diperolah nilai (p=0,010) ?=<0,05, Hal itu berarti bahwa Terdapat hubungan yang bermakna antara Pendidikan dengan Pengetahuan Perawat Tentang Triase di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Monokwari, sedangkan Variabel masa kerja dengan Pengetahuan Perawat tentang Triase diperoleh nilai (p=0,194) ?=<0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan antara Masa kerja dengan Pengetahuan perawat Tentang Triase di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Monokwari. Disimpulkan bahwa Pengetahuan perawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat tentang triase sangat penting untuk pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatkan pelayanan. Pendidikan sangat erat kaitannya dengan pengetahuan, Pendidkan tersebut dapat diperoleh baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal.
Potensi Penggunaan Agen Anti-Fungal Naftifine Sebagai Terapi Inovatif Tinea: Sebuah Tinjauan Literatur Titanic, Pussof Yayazucah; Arliska, Vira Geraldine; Johansen, Johansen; Kentanto, Given; Priyanto, Teguh
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit dengan nama depan “Tinea” adalah infeksi yang disebabkan oleh adanya jamur dermatofita yang dapat terjadi pada berbagai lokasi tubuh. Tinea corporis adalah infeksi kulit jamur superfisial pada tubuh yang disebabkan oleh dermatofita, secara khusus pada lokasi batang tubuh, leher, lengan, dan kaki. Bentuk lainnya dari infeksi tinea berdasarkan lokasinya adalah pada kulit kepala (tinea capitis), wajah (tinea faciei), tangan (tinea manuum), selangkangan (tinea cruris), dan kaki (tinea pedis). Secara umum, terdapat 3 genera yang dapat menyebabkan kondisi dermatofitosis (tinea) ini yaitu genera Trichophyton, Epidermophyton, dan Microsporum. Saat ini, terdapat berbagai agen anti-jamur topikal untuk mengatasi dermatofitosis (tinea). Dua kelas utama yang mewakili sebagian besar agen antijamur topikal dan tersedia adalah azoles dan allylamines. Secara keseluruhan, allylamines (naftifine) lebih unggul daripada azoles dalam aktivitas melawan dermatofita, meskipun keduanya efektif secara klinis. Oleh karena itu, pada tinjauan literatur ini, dilakukan analisis efek penggunaan naftifine dalam mengatasi berbagai jenis tinea. Pencarian studi dilakukan pada berbagai database seperti Pubmed, ScienceDirect, Directory of Open Access Journal, dan Cochrane Library. Dari hasil pencarian didapatkan total 212 studi. Adapun studi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 3 studi yang dianalisis pada tinjauan literatur ini. Pemberian Naftifine menunjukkan mycological cure rate, efektivitas terapi, gejala klinis, dan tingkat kesembuhan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Tidak ada efek samping yang dilaporkan pada penggunaan naftifine jenis apapun pada keseluruhan studi inklusi. pemberian naftifine adalah terapi dengan efek samping dalam mengatasi berbagai jenis tinea (dermatofitosis).
Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo Bunga, Friska Regina; Boekoesoe, Lintje; Tarigan, Sylva Flora Ninta
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada pada Ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 46 orang ibu hamil, dengan usia kehamilan telah mencapai 20 minggu keatas. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square dan analisis regresi linier. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh usia, paritas, riwayat hipertensi terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Usia <20 tahun dan >35 tahun berisiko 28,3 kali, riwayat hipertensi berisiko 16,2 kali, Paritas tinggi berisiko 4,4 kali lebih besar mengalami hipertensi.