cover
Contact Name
Oda I. B. Hariyanto
Contact Email
oda@uib.ac.id
Phone
+627787437111
Journal Mail Official
oda@uib.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada Baloi Set Ladi
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2655965X     DOI : -
Jurnal Pariwisata Indonesia (ALTASIA) merupakan hasil penelitian yang mengikuti situasi dan kondisi kekinian sesuai dengan perkembangan Dynamic Global Tourism. Mengaplikasikan teori dan kajian ilmiah di bidang Kepariwisataan serta mengkompilasi kajian-kajian analisis kritis kepariwisataan secara multidimensi dan multidisiplin. Terbit secara berkala setiap enam bulan sekali, bulan Februari dan Agustus.
Articles 213 Documents
Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Melalui Digitalisasi Ani Yunaningsih; Diani Indah; Fajar Eryanto Septiawan
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 1 (2021): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v3i1.4336

Abstract

Pelayanan publik digital di era revolusi industry 4.0 merupakan suatu keniscayaan. Konsep layanan publik digital mengarah kepada prinsip efektis dan efisien. Efektif memiliki arti melaksanakan sesuatu yang tepat sedangkan efisien memiliki makna melaksanakan sesuatu dengan tepat. Pelayan publik digital diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi siapa saja yang membutuhkan akses. Pelayanan publik digital ditandai dengan penggunaan media selain kertas atau yang sering disebut dengan paperless. Terknologi mempunyai peran penting agar peayanan publik digital dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sekarang ini hampir semua orang bisa menjalankan atau mengoperasikan sebuah gawai, artinya kemudahan dapat dimiiki oleh setiap orang karena dapat mengakses informasi secara mudah melalui gawai yang dimiliki. Penelitian dilakukan secara deskriptif dan wawancara kepada pihak terkait untuk menemukan informasi terkait digitalisasi layanan publik. Hasil penelitian ditemukan bahwa teknologi dan informasi yang berkembang saat ini seperti artificial intelligent, mobile otonom, dan internet memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan manusia khususnya dalam hal cara berfikir dan cara bersikap. Layanan publik saat ini dituntut untuk bisa mengimbangi permintaan pengguna dalam hal ini warga. Semakin pahamnya pengguna terhadap teknologi berdampak pada keinginan pengguna unutuk mendapatkan layanan yang praktis, ekonomis, cepat dan tepat. Layanan pubik digital merupakan salah satu solusi untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut.
Strategi Pricing Policy Dalam Menarik Minat Wisatawan Kartika Dewi; Didin Syarifuddin; Sopa Martina
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v1i2.467

Abstract

Taman Buah Mekarsari Bogor adalah salah satu pusat konservasi terbesar untuk keanekaragaman hayati buah-buahan tropis di dunia, terutama jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari semua daerah di Indonesia, serta tempat untuk penelitian budidaya (agronomi), pemuliaan dan perbanyakan benih unggul kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum. Penelitian ini adalah tipe deskriptif-verifikatif, sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel secara indindental dengan 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan uji hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi analisis (R ^ (2)), uji parsial (uji T). Penelitian ini dibantu dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas dan uji autokerasi. Dari hasil uji statistik, diketahui bahwa kebijakan penetapan harga juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat wisatawan dengan koefisien kabupaten sebesar 0,793, selain itu produk pariwisata dan pengaruh kebijakan harga terhadap minat wisata di Taman Buah Mekarsari sebesar 62,9%.
Kualitas Pelayanan Terhadap Penjualan Kamar Hotel Bagi Wisatawan di Bandung Heni Rohaeni; Ane Widaini
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 3 (2020): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i3.1106

Abstract

Perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa memandang pelanggan sebagai faktor yang penting. Pelanggan yang puas atas jasa yang ditawarkan, merupakan tanda positif bagi suatu perusahaan. Guna mewujudkan rasa puas pada pelanggan, maka perusahaan harus mampu memberikan pelayanan sesuai dengan atau melebihi harapan pelanggan, karena semakin baik pelayanan yang diberikan maka pelanggan akan semakin puas. Ini akan berpengaruh pada peningkatan laba yang di peroleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan terhadap penjualan kamar Hotel bagi Wisatawan pengguna jasa layanan Hotel Di Bandung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, melalui penyebaran kuesioner pada 100 Wisatawan yang diperoleh melalui insidental sampling. Kemudian dilakukan pengujian dengan melakukan uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dan persamaan regresi. Hasil penelitian Kualitas Pelayanan Terhadap Penjualan Kamar Hotel Bagi Wisatawan Pengguna Jasa Hotel di Bandung menunjukkan bahwa hasil uji koefisien korelasi sebesar 0,882 yang menunjukkan pelayanan memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap penjualan kamar. Uji koefisien determinasi diperoleh sebesar 77,8% yang berarti kualitas pelayanan berpengaruh terhadap penjualan kamar. Persamaan regresi bernilai Y = 10,57 + 0,858.X hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan kualitas pelayanan menunjukkan hubungan yang searah
Implementasi Bauran Pemasaran Kepariwisataan Dalam Upaya Peningkatan Kunjungan Wisatawan Imas Komariyah; Darmawan Megananda Sunandar
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v1i2.463

Abstract

Jawa Barat dikenal sebagai provinsi yang memiliki potensi, baik potensi kekayaan alam, budaya, dan juga pariwisata. Salah satu potensi unggulan di wilayah Provinsi Jawa Barat atau Tatar Sunda adalah dimilikinya kekayaan dan keragaman sumber daya pariwisata yang tinggi, meliputi wisata alam, wisata budaya dan wisata minat khusus. Pariwisata merupakan salah satu potensi yang diandalkan sebagai sektor yang potensial untuk pembangunan Jawa Barat, berkaitan dengan alasan ekonomi, sosial, konservasi, serta pelestarian lingkungan dan budaya, kawasan pantai Pangandaran salah satu objek wisata yang menjadi primadona dalam wisata bahari di Jawa Barat bagian selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi bauran pemasaran kepariwisataan dalam upaya peningkatkan kunjungan wisatawan pantai Pangandaran. Penelitian ini menggunakan single cash (studi kasus tunggal), dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan tujuan untuk menghasilkan kesimpulan terbaik dan dapat memperkuat argumentasi peneliti. Dari hasil penelitian menunjukkan implementasi bauran pemasaran kepariwisataan yang meliputi produk, harga, distribusi, promosi, proses, karyawan, dan sarana prasarana belum dilaksanakan secara optimal, sehingga kunjungan wisatawan Pantai Pangandaran belum menunjukkan hasil yang optimal pula. Kurang optimalnya kunjungan wisatawan, ini disebabkan kemampuan pengelola wisata pantai Pangandaran dalam mengimplementasi bauran pemasaran kepariwisataan belum dilaksanakan secara profesional. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi bauran pemasaran kepariwisataan dalam peningkatan kunjungan wisatawan secara keseluruhan bagi pihak pengelola dan pihak terkait perlu mempunyai komitmen yang jelas, Sumber Daya Manusia harus teruji kompetensinya, dan manajemen harus dilaksanakan secara terpadu dan terarah.
Inovasi Virtual Exhibition Masa Depan Indira Khairunnisa; Adinda Dhiya Hasna; Heidy Bherti Kharoline; Any Ariani Noor
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 1 (2021): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v3i1.4369

Abstract

The MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) industry is part of the tourism sector that has suffered significant losses due to the Covid-19 outbreak. Seeing this, experts in the field of MICE are trying to create innovations that can sustain the MICE industry during a pandemic. One of them is using technology to creat applications in the form of a virtual exhibition. The development that continues to occur in the world of information technology is the reason for this research, with the aim of finding opportunities that can be a reference for MICE activity actors in innovation, as well as developing MICE activities, especially virtual exhibitions in the future with the Virtual Reality 360 technology. This study collects data in the form of research and literature references that support theories related to the problem that is the focus of this research. Based on the results of the analysis, it was found that virtual exhibitions are becoming a trend during the current pandemic. The virtual exhibition is then further developed into Three Dimensional (3D) technology. By utilizing technological developments, such as google cardboard, it can be a means of supporting the presence of an innovation at a virtual exhibition in the form of the implementation of 360 virtual reality technology. By obtaining this supporting tool, it is hoped that it can provide opportunities for experts in the MICE industry to further develop virtual exhibition applications. with the implementation of 360 virtual reality technology.
Analisis Faktor-Faktor Dalam Pengembangan Wisata Halal Di Kabupaten Solok M. Fadly; Yunita Ismail
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 1 No 1 (2019): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v1i1.484

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu penggerak devisa negara. Sektor ini juga menjadi sektor yang paling gampang dalam membuka lapangan kerja. Wisata halal menjadi jenis wisata yang mulai berkembang di Indonesia tetapi sudah menjadi trend dan menjadi salah satu pemenuhan gaya hidup saat ini. Kabupaten Solok merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Barat yang menjadi salah satu destinasi wisata halal di Indonesia. Momentum wisata halal yang ada di Sumatera Barat ternyata belum menjadi fokus utama bagi masyarakat Kabupaten Solok, hal ini terbukti kurangnya partisipasi masyarakat khususnya pada sektor akomodasi. Hal ini terbukti bahwa ketersediaan akomodasi tidak sebanding dengan pertumbuhan wisatawan yang masuk ke Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan 193 responden. Analisis statistik menggunakan Statistical Package for Social Science (SPSS) Versi 16.0 dan menggunakan metode Analisis Faktor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor dominan dalam mengangkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata halal di Kabupaten Solok yaitu budaya yang kuat menjadi landasan pengetahuan wisata serta kekuatan ekonomi yang memadai
Pengaruh Loyalitas Merek Coffee Shop di Kota Batam Dame Afrina Sihombing; Ellys Walvinson
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i2.4370

Abstract

Foreign tourist visits in 2019 to Batam city reached 1,431,166 visits and an increase of 5.15 percent compared to the previous year. The existence of several influences from tourists who are happy with visiting shopping centers and relaxing at coffee shops, causing Batam City to follow this lifestyle. This research uses descriptive testing method, validity test, reliability test, t-test, and determination coefficient test with foreign tourist objects. Tests were carried out using SPSS 24. The results of this study are brand satisfaction, customer brand identification and customer satisfaction have a positive influence on brand loyalty. The limitation in this study is that some foreign tourists have difficulty answering questions so it is necessary to explain the question in question and based on the results of the test results the coefficient of determination of the intervening variable and the dependent variable has a percentage that is influenced by other variables such as brand experience, brand knowledge, and so on
Makanan Tradisional Nasi Lemak Melayu sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Kepulauan Riau A Angeline Soh; Ellen Engelica; David L Samosir
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v3i2.5333

Abstract

Kuliner di Kota Batam sangat beragam, salah satunya adalah ‘nasi lemak’, ‘nasi lemak’ merupakan salah satu makanan tradisional khas melayu. Sangat mudah ditemukan di Kota Batam dan sekitarnya, ‘nasi lemak’ dimasak dengan santan untuk memberikan cita rasa gurih dan daun pandan untuk menambah aroma. Penyajiannya dengan menambahkan berbagai macam lauk pauk. Bagi masyarakat Melayu ‘nasi lemak’ merupakan makanan cepat saji untuk sarapan. Tidak banyak yang tahu bahwa ‘nasi lemak’ memiliki sejarah seiring dengan penyebaran suku Melayu di Indonesia. Sampai saat ini ‘nasi lemak’ berfungsi sebagai makan pagi atau sarapan bagi anak sekolah dan pekerja. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan melestarikan sejarah dan makna dari ‘nasi lemak’, serta keunikan ‘ nasi lemak’ yang dapat menjadi daya tarik wisata kuliner bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara. Metode penelitian menggunakan kualitatif, temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan. Data yang dikumpulkan terutama data primer dan data sekunder untuk menvalidasi temuan di lapngan. Hasil penelitian ‘nasi lemak’ memiliki nama yang beragam setiap daerah berbeda, demikian juga tentang sejarahnya. Masyarakat umum memahami ‘nasi lemak’ sebagai makanan yang disajikan pada pagi hari untuk sarapan, sangat digemari oleh anak-anak sekolah dan para pekerja. Sebaiknya diadakan festival ‘nasi lemak’ sekota Batam untuk para remaja untuk menimbulkan rasa kecintaan terhadap makanan tradisional sebagai upaya untuk melestarikan ‘nasi lemak’ dari generasi ke generasi.
Makna Serta Interaksi Sosial Tentang Kue Keranjang Perayaan Imlek di Indonesia Kelvin Carrie; Suwandi Suwandi
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v3i2.5396

Abstract

‘Kue keranjang’ disajikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahun, diolah secara khusus, dan bentuk kuenya bulat berwarna kecoklatan dengan rasa manis. Terbuat dari bahan tepung beras ketan putih. Walaupun bentuk dan warnanya kurang menarik, tetapi ‘kue keranjang’ wajib dan harus ada disajikan pada saat perayaan tahun baru Imlek. Banyak diantara para generasi muda etnis Tionghoa kurang memahami sejarah dan makna ‘kue keranjang’. Bahkan banyak dari mereka tidak mencicipinya karena rasa yang terlalu manis, dan lengket seperti dodol. ‘Kue keranjang’ merupakan salah satu makanan tradisional bagi etnis Tionghoa, kini kurang popular di kalangan generasi melenial. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan sejarah dan makna ‘kue keranjang dalam perayaan tahun baru Imlek, untuk melestarikan ‘kue keranjang’ agar tetap menjadi bagian warisan budaya Indonesia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Alasannya masalah yang diteliti merupakan masalah fenomena social yang di teliti pada suatu daerah yaitu Kota Batam. Data yang dikumpulkan melalui media wawancara daring (online), dilakukan verifikasi dan reduksi, penyajian data, dan validasi. Hasil penelitian bahwa generasi melenial etnis Tionghoa kurang memahami sejarah dan makna, ‘kue keranjang’ hal tersebut dikarenakan tidak ada penyampaian secara khusus kepada anak-anak. Bentuk yang kurang menarik, rasa yg manis serta lengkep di makan sehingga yang menyebabkan tidak menggugah selera untuk di cicipi. Diharapkan ‘kue keranjang’sebagai warisa budaya dapat dilestarikan dengan cara, menyampaikan cerita yang menarik bagi anak-anak dan dalam bentuk drama untuk para remaja tentang sejarah dan makna ‘kue keranjang’ yang mengadung makna filosofis, rasa syukur atas limpahan rejeki, tahun yang akan semakin berlimpah lagi.
Aplikasi Virtual Tour 360° Sebagai Media Pengenalan Desa Wisata Edukasi Kopi Cupunagara, Subang Sherinatasha Firmansyah Rani; Vanessa Vanessa; Syifa Younna Rhapsodio; Any Ariani Noor
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i2.4991

Abstract

In the midst of the COVID-19 pandemic problem which indirectly limits people's physical activities, this has resulted in a drastic decrease in the volume of people and goods. The use of the Virtual Tour 360 ° application technology can be used to overcome promotional problems due to the impact of the COVID-19 pandemic, as well as be a positive value and alternative for the field of work. The Virtual Tour 360 ° application itself is a simulation of a real location consisting of several videos and photographic media, to provide the experience of visiting a location just by looking at the monitor screen. The design of this virtual tour application idea requires support from various parties, especially local governments, managers and application developers so that it can be implemented and released properly. With this idea, it is hoped that it can become an additional means of traveling for tourists and introduce desa wisata edukasi Kopi Cupunagara easily, quickly, and relevant. Keywords: Virtual Tour 360°, Educational Tourism Village Kopi Cupunagara, Promotion

Page 7 of 22 | Total Record : 213