cover
Contact Name
Oda I. B. Hariyanto
Contact Email
oda@uib.ac.id
Phone
+627787437111
Journal Mail Official
oda@uib.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada Baloi Set Ladi
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2655965X     DOI : -
Jurnal Pariwisata Indonesia (ALTASIA) merupakan hasil penelitian yang mengikuti situasi dan kondisi kekinian sesuai dengan perkembangan Dynamic Global Tourism. Mengaplikasikan teori dan kajian ilmiah di bidang Kepariwisataan serta mengkompilasi kajian-kajian analisis kritis kepariwisataan secara multidimensi dan multidisiplin. Terbit secara berkala setiap enam bulan sekali, bulan Februari dan Agustus.
Articles 213 Documents
Pengembangan Wisata Berbasis Cagar Budaya di Kompleks Percandian Penataran Kabupaten Blitar Argo Putro Kristiawan
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i2.4964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pengembangan pariwisata berbasis cagar budaya dan memberikan rekomendasi strategi yang didasarkan pada potensi di Kompleks Percandian Penataran. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dan metode analisis yang digunakan analisis SWOT dengan mempertimbangkan Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di kawasan ini bernilai positif dan termasuk ke dalam Kuadran I. Rekomendasi strategi pengembangan pariwisata yang hendaknya dikembangkan di Kompleks Percandian Penataran antara lain yaitu, menjadikan Kompleks Percandian Penataran sebagai wisata edukasi sejarah, meningkatkan mutu daya tarik wisata, meningkatkan upaya pelestarian situs, menyediakan prasarana informasi situs yang lengkap, dan meningkatkan promosi wisata. Selain itu, diperlukan juga ketersediaan prasarana pendukung pariwisata seperti penginapan dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan pariwisata berbasis cagar budaya di Kompleks Percandian Penataran.
Penguatan Citra Destinasi Melalui Pemasaran Kota, Event Wisata dan Pemasaran Media Sosial Aisah Asnawi; Fajra Octrina; Jatnika Dwi Asri
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i1.541

Abstract

Penguatan citra destinasi wisata dapat dilakukan melalui strategi pemasaran kota/kab, event wisata dan pemasaran media sosial yang efektif. Saat ini, kompetisi antar kota/kab terus meningkat terutama di bidang pariwisata melalui kebijakan pemasaran kota yang ramah wisatawan, event wisata yang ikonik serta pemasaran media sosial yang masif. Citra destinasi yang kuat akan berimbas pada peningkatan jumlah kunjungan dan loyalitas wisatawan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hubungan pemasaran kota/kabupaten, event wisata dan pemasaran media sosial untuk menguatkan citra destinasi wisata di Maluku. Metodologi dalam penelitian ini didasarkan pada analisis kuantitatif dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM) Lisrel 8,2 untuk mengkonfirmasi teori dan melihat hubungan variabel pemasaran kota/kabupaten, event wisata, pemasaran media sosial dan citra destinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemasaran kota/kabupaten memiliki pengaruh lebih tinggi dalam menguatkan citra destinasi dibandingkan event wisata dan pemasaran media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa strategi yang efektif dari pemerintah dalam memajukan pariwisata lebih berimbas langsung dan kuat mempengaruhi citra sebuah destinasi
Media Sosial Untuk Meningkatkan Minat Kunjung Museum Foto 3D Amazing Art World Ani Solihat; Rani Rahmayani; Martina Nur Syifa; Iis Iskandar; Rina Dwi Handayani
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i1.542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat kunjung wisatawan pada Museum Foto 3D Amazing Art World Bandung melalui media sosial. Museum Foto 3D Amazing Art World adalah sebuah tempat wisata di Bandung yang memiliki konten kesenian. Museum foto ini juga mengusung konsep 3D Amazing Art World dan menjadi museum foto 3D terbesar di dunia. Museum Foto 3D Amazing Art World telah melakukan berbagai inovasi untuk memasarkan jasa rekreasi ini salah satunya dengan menggunakan media sosial namum sampai saat ini jumlah pengunjung masih belum sesuai harapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan purposive sampling dengan responden 96 orang sebagai pengguna aktif sosial instagram. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengaruh media sosial saat ini pada Museum Foto 3D Amazing Art World masih belum menigkatkan minat kunjung, dengan hasil pengaruhnya masih rendah hal ini dikarenakan foto di media sosial masih belum mengkomunikasikan secara optimal.
Analisis Faktor Kunjungan Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu Jakarta Annisa Retno Utami; Farida Farida
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i1.543

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang berkembang pada bidang pariwisata. Pariwisata yang sebagain besar dimiliki oleh Indonesia yaitu wisata bahari. Potensi wisata bahari yang banyak dikenal dan dikunjungi oleh wisatawan salah satunya wisata bahari di Kepulauan Seribu Jakarta. Di Kepulauan Seribu terdapat wisata sejarah yaitu adalah Pulau Kelor, Pulau Cipir dan Pulau Onrust. Pada pulau wisata sejarah ini memiliki daya tarik tersendiri pada masing-masing pulaunya, namun belum dikembangkan oleh pengelola objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis faktor kunjungan wisata sejarah di Kepulauan Seribu Jakarta. Metode dalam penelitian ini dengan metode deskripsi analisis dengan perhitungan data menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian wisatawan banyak tertarik untuk mengunjungi Pulau Kelor karena terdapat bangunan peninggalan sejarah yaitu Benteng Martello sedangkan pada variabel faktor kunjungan hasil tertinggi pada Faktor biaya dan hasil terendah pada Faktor Keluarga dan Pengalaman. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 responden.
Eksploratory Faktor Analisis Pengembangan Layanan Pariwisata Digital Penelitian Kualitatif dengan Metode Theme Analytic Daduk Merdika Mansur; Ernie Tisnawati Sule; Dwi Kartini; Yevis Marty Oesman; Nurul Chamidah
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i1.544

Abstract

Pariwisata salah satu faktor penting penopang ekonomi Indonesia. Pengembangan layanan pariwisata digital merupakan terobosan penting untuk meningkatkan perkembangan pariwisata. Hal ini dapat menciptakan brand awareness, engagement, sales bahkan loyalty.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang dominan berpengaruh kepada penerimaan dan penggunaan layanan digital. Pengambilan sampel dengan teknik Purpose Sampling, menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Theme Analytic.Hasil penelitian menunjukan faktor Performance Expectancy yang dominan Membantu Proses Pembelian (51,72%), Effort Expectancy yang dominan Merasa Ahli menggunakan (45,06%), Social Influence yang dominan Faktor Sosial penggunaan layanan digital (77,14%), Facilitating Condition yang dominan Ketersediaan Resource (68,06%), Habit yang dominan Pelaksanaan perilaku sebesar (68,68%), Perceive Risk dimensi yang dominan Resiko Kerugian performansi (52,8%), Perceive Convenience yang dominan Kenyamanan Menggunakan (31,05%) dan Trush yang dominan Kemampuan Provider (48,37%).Kunci keberhasilan pengambangan layanan digital adalah benar-benar memenuhi requirement digital consumer buying behavior yang merupakan faktor penting dalam konsep Market Driven pada era industry 4.0. Perlu dilakukan uji coba validasi terhadap layanan pariwisata digital untuk mengukur tingkat penerimaannya serta dilakukan program improvement.
Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Tanjung Lesung Sebagai Destinasi Prioritas yang Rawan Bencana Ady Ady; Nina Nurrahmah; Ervita Kurnia Sari; Achmad Andi Rif’an
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i1.540

Abstract

Pada akhir 2018, terjadi letusan gunungapi Anak Krakatau yang diikuti dengan gelombang tsunami yang menyebabkan kerusakan pada kawasan wisata Tanjung Lesung. Sebagai destinasi prioritas sekaligus kawasan yang rawan terhadap bencana alam, maka sangat diperlukan tindakan untuk memetakan dampak kerusakan dan penentuan zonasi akibat bencana tsunami di kawasan Tanjung Lesung. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan dampak dan yang ditimbulkan akibat bencana tsunami di kawasan Tanjung Lesung. Hasil pemetaan dampak kerusakan ini dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan pengelolaan wilayah dan penataan ruang bagi pengelola wilayah dalam pengembangan pariwisata di Tanjung Lesung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan dampak kerusakan dan menentukan arahan zonasi pengembangan kawasan wisata Tanjung Lesung. Hasil penelitian ini terdiri dari peta zona terdampak tsunami Tanjung Lesung dan peta arahan zonasi pengembangan kawasan wisata Tanjung Lesung yang terdiri dari zona I (Zona Pemanfaatan Terbatas), zona II (Zona Utama Wisata), dan Zona III (Zona Pengembangan Wisata).
Dampak Covid-19 Terhadap Perkembangan Wisata Bahari Indonesia Di Pantai Kuta Bali Erfendi Huang
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v4i1.6350

Abstract

Pariwisata mempunyai peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah, Termasuk di Indonesia. Pariwisata memiliki potensi untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat lokal, dengan syarat masyarakat lokal harus terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata. Salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi sebelum datangnya covid-19 adalah pantai kuta bali. Sehingga tujuan dari artikel ini adalah untuk mencari tahu masalah yang terjadi belakangan ini di pantai kuta bali karena kurangnya wisatawan yang berkunjung dan perekenomian menurun drastis akibat Covid-19. Dengan ini saya mengumpulkan data-data yang ada melalui beberapa artikel untuk melakukan observasi terhadap pantai kuta bali dengan adanya data yang udah di kumpulkan dengan mencari solusi terbaik untuk perkembangan pariwisata indonesia. Dengan kata lain, supaya masyarakat sekitar atau di luar bisa beraktivitas kembali dan perekonomian indonesia menjadi semakin membaik sehingga industri-industri dapat bekerja kembali semula. selain itu, karena covid-19 ini maka banyak orang kelaparan karena kekurangan ekonomi akibat kebanyakan orang yang di PHK.
Strategi Bertahan Pada Masa Pandemi Covid 19 di Ancak Restaurant I Gusti Agung Mirah Sanjiwani
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v4i1.6336

Abstract

The Covid-19 pandemic was giving huge impact on tourism business in Bali. These efforts require the proper strategy of the impacts that have been experienced. Ancak Restaurant as one of the restaurants at the Mercure Bali Legian Hotel has been trying to develop a strategy to survive during the pandemic. This study aims to analyze the impact and strategies designed by restaurant management to survive the Covid-19 pandemic. The qualitative approach is carried out by conducting structured interviews and literature studies. Changes has been occurred in operational activities at Ancak Restaurant include operational hours, food portions, employee salaries, laid off of employment and lack of service. The strategy taken by restaurant management to survive during the pandemic is to implement health protocols, regulation in human resources, operational cost savings, and design appropriate promotions. The promotion policy implemented in the restaurant is need to be improved, then in the future it will be more attractive and appropriate to the cost in order to increase number of guest visit to the restaurant.
Identifikasi Pencemaran di Daerah Pesisir Pantai Tanjung Pinggir Batam Maria Fatima
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v4i1.6538

Abstract

Pesisir pantai Tanjung Pinggir Batam merupakan tujuan destinasi wisata bahari, khususnya bagi wisatawan lokal. Memiliki daya tarik yang berbeda dengan pantai lainnya, pasirnya yang berwarna coklat dengan hamparan batu karang, sehingga kurang tepat dijadikan tempat bermain pasir. Wisatawan lokal yang berkunjung ke pantai Tanjung Pinggir tujuannya adalah untuk melihat dengan jelas negara Singapur dengan gedung populer kembar 3 yang menjadi landmark negara Singapur. Ketika malam hari memberikan penampilan pemandangan temaran lampu dari seberang negara Singapur, ketika malam tahun baru kelap-kelip sinar yang memancar dari kembang api dan letusan petasan yang dapat dilihat dan didengar oleh wisatawa lokal dari pantai Tanjung Pinggir. Ironisnya sekarang masalah yang dialami pantai tersebut telah dicemari oleh sampah plastik dan oli yang pengedap di wilayah pantai Tanjung Pinggir sehingga mengurangi kenyamanan wistawan yang ingin bersantai sambil melihat negara Singapur yang fenomenal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab hamparan sampah plastik dan endapan oli yang terdapat di pantai tersebut. Upaya untuk meminalisasi pencemaran pantai Tanjung Pinggir oleh sampah plastik dan oli. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif deskripsi analitik dan study kasus serta pendekatan multi disipilin, alasannya masalah yang diteliti merupakan masalah social merupakan fenomena yang terjadi pada tempat tertentu, perlukan dilakukan penelitian secara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada banyak hal dan potensi yang menyebabkan pencemaran laut di panta Tanjung Pinggir.
Analisis Sinergi Pokdarwis Desa Gondosuli dan Perhutani dalam Pengelolaan Wisata Bukit Mongkrang Karanganyar Jawa Tengah Nabila Saroja Estiyantara
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 4 No 1 (2022): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v4i1.6287

Abstract

Indonesian tourism is a leading sector that can significantly increase revenue for the country and the region. The regional tourism development process is also based on the Regional Tourism Development Master Plan. This did not escape the interfering role of the local Pokdarwis in the development of the regional tourism sector. So far, there is still a lot of potential for the tourism sector in the area that is no less interesting than the central tourism sector, one of which is the Bukit Mongkrang Tourism Destination located in Gondosuli Village, Tawangmangu District, Karanganyar Regency, Central Java which is a tourist destination resulting from the synergy between Pokdarwis with Perhutani (BUMN). Pokdarwis plays an important role in the management of Mongkrang Hill tourism. The purpose of holding this research is to find out the synergies and profit-sharing cooperation systems carried out by Perhutani and Pokdarwis in the management of Mongkrang Hill Tourism. In addition, this study aims to describe what roles Pokdarwis plays in managing Mongkrang Hill tourism and the perceived impact and what factors support and hinder the development process of Mongkrang Hill Tourism Destinations. The author uses a descriptive research method with a qualitative approach in this study. With data collection techniques obtained from in-depth interviews and field observations as primary data sources, as well as related journals and other scientific articles used as secondary sources. Data analysis was obtained in the form of a clear picture of the object of research and conclusions were drawn. The results showed that the synergy between Perhutani and Pokdarwis went smoothly, supported by the role of Pokdarwis in object management and the utilization of Mongkrang Hill Tourism potential was quite good.

Page 8 of 22 | Total Record : 213