cover
Contact Name
Baiq Rika Ayu Febrilia
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
mpm@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram Jl. Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
Published by IKIP Mataram
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : -
Core Subject : Education,
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles 155 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP PADA SOAL SPLDV Hikmah, Ainul; Roza, Yenita; Maimunah, Maimunah
Media Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.404 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v7i1.1428

Abstract

Students' communication skills need to be described because they are used as communication tools in solving problems given. This study aims to find out and analyze students' mathematical communication skills and their obstacles to the topic of two-variable linear equation systems. This type of research is descriptive research. The research subjects consisted of 6 students divided in high, medium and low-ability students who were selected from 20 students, class VIII students of Riau Global IT Middle School Pekanbaru in 2018/2019. The method used is tests and interviews. The results obtained by the overall achievement were 70% of the achievement of indicators expressing mathematical ideas by speaking, writing, showing, and describing them visually, 66.7% for indicators of understanding, interpreting, and evaluating mathematical ideas presented in the form written, oral, or visual and 40% for the achievement of indicators using vocabulary, notation, and mathematical structures to represent ideas, describe relationships, and model situations. Whereas the obstacles to mathematical communication skills found are the ability of prerequisites that are not fulfilled, low reading and writing skills and low mathematical understanding of students.
ANALISIS KESALAHAN PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Utami, Niken Wahyu
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.194 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i2.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) jenis-jenis kesalahan matematika siswa dalam memecahkan masalah yang terkait dengan matematika, (2) faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah yang terkait dengan matematika. Penelitian ini ditinjau dari jenisnya termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kasihan Bantul. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi yaitu dengan membandingkan data hasil tes dan data hasil wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pecahan  adalah : a) Tipe Kesalahan I, pada umumnya siswa tidak lengkap dalam menuliskan apa yang diketahui, dan apa yang ditanyakan dalam soal; b) Tipe Kesalahan II, pada umumnya siswa tidak mempunyai teliti dalam menyelesaikan soal ataupun salah dalam mengoperasikan bilangan (algoritma penyelesaian); c) Tipe Kesalahan III, kesalahan melakukan penyimpulan pada umumnya terjadi pada siswa yang salah menuliskan apa yang ditanyakan soal. (2) Penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pecahan adalah :a) Tipe Kesalahan I, pada umumnya kesalahan disebabkan karena siswa tidak tahu dengan apa yang diketahui, apa yang ditanyakan dari soal, ataupun siswa tidak teliti membaca petunjuk soal; b) Tipe Kesalahan II, pada umumnya kesalahan disebabkan siswa yang tidak teliti dalam menuliskan hasil jawaban dari operasi pecahan tersebut karena terburu-buru. Selain itu, siswa belum mengetahui prosedur yang benar dari operasi pecahan tersebut; c) Tipe Kesalahan III, pada umumnya kesalahan disebabkan karena siswa tidak teliti dalam menyimpulkan ataupun menjawab apa yang ditanyakan.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DITINJAU PADA ASPEK PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 1 PALIBELO BIMA Mariamah, Mariamah
Media Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.182 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1855

Abstract

This study aimed to: 1) describe the effectiveness of cooperative learning model of Student Teams Achievement Division (STAD) and Number Head Together (NHT) seen from the students? learning achievement and motivation  in learning mathematics; 2) the compare more effective of the two models seen  from the students? learning achievement and motivation  in learning mathematics. This study was a quasi-experimental study. It involved two experimental groups. The research population comprised all Year X students consisting of 5 classes, of SMA Negeri 1 Palibelo Bima. From the population, two classes, class X-1 and class X-2, were randomly established as the research sample. Class X-1 was taught using the STAD cooperative learning model and class X-2 1 was taught using the STAD cooperative learning model. The data collecting instruments consisted of a mathematical achievement test and questionnaires for student?s motivation in mathematics. The instrument was validated for its content and construct, while the reliability was measured using Crombach Alpha formula, and then the Standard Error of Measurement (SEM) was calculated. To test the effectiveness of the mathematics learning through the STAD and NHT cooperative learning model, the one sample t-test was carried out. Then to compare the effectiveness of the two models, the data were analyzed using the T2 hotelling test, and the t-test to find out which of the two models was more effective. The result of the study shows that: 1) cooperative learning model of STAD and cooperative learning model of NHT are effective seen from the achievement and motivation in learning mathematics; 2) there is a difference in the effectiveness of the STAD and NHT cooperative learning models in terms of students? achievement and motivation in mathematics; and 3) STAD cooperative learning model is not more effective compared with NHT cooperative learning in terms of mathematics learning achievement, while STAD cooperative learning model is more effective compared with NHT cooperative learning in terms of  motivation in learning mathematics.
PROSES KONEKSI MATEMATIKA SISWA SMK PGRI 7 MALANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERDASARKAN PEMAHAMAN SKEMP HAMDANI, DENI; SUBANJI, SUBANJI; IRAWATI, SANTI
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.836 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1887

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses koneksi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan pemahaman Skemp, yakni pemahaman relasional dan pemahaman intrumental. Proses koneksi matematika yang terjadi dikaji dengan cara memberikan Lembar Tugas Individu (LTI) dan wawancara sesuai dengan tahapan Polya. Pengambilan data penelitian menggunakan metode Think-Out-Loud (TOL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada LTI nomor 1, semua subjek kelompok berkategori pemahaman relasional, dan pada LTI nomor 2, subjek kelompok 1 memiliki pemahaman relasional, sedangkan subjek kelompok 2 memiliki pemahaman instrumental. Proses koneksi matematika subjek dengan pemahaman relasional dapat mengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika, sedangkan proses koneksi matematika subjek dengan pemahaman instrumental dapat mengontruksi hubungan antar konsep matematika, baik antar materi matematika, dan di dalam materi matematika setelah diberikan stimulus ide penyelesaian.
Pengaruh Pendekatan SAVI (Somatis, Audiotori, Visual, Intelektual) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII MTs. Putra Narmada Tahun Pelajaran 2016/2017 Zainuddin, Toni; Nissa, Ita Chairun; Agusfianuddin, Agusfianuddin
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.048 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i1.505

Abstract

Habits of teachers in only use conventional teaching methods in teaching and learning mathematics cause less enthusiastic students to follow the lessons. Therefore, teachers are required to select a model appropriate learning characteristics of students and the material being taught. Thus, students will more easily understand the material. This study aims to determine the effect ofapproach SAVI (Somatic, Visual, Intelectual) the on communication skills of mathematics students of class VII MTs. NW Men 2016/2017 school year. population in this study consisted of 327 students and is where the study sample consisted of two classes of class VII B (experiment) and VII C (control). Determination of the experimental class and control class is determined by Probability Sampling and obtained class VII B as an experimental class while the class VII C as the control class. The results showed the average value of 61.56 while the value - average for the control class 45.17. While Test-T to the achievement of the control class experiment belajarkelas obtained tcount > ttable (3.285> 2.002) that concluded the application of the model approach SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) affect the ability of students' mathematical communication VII MTs. NW Men Narmada in the academic year 2016/2017.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RUANG DIMENSI TIGA PADA SISWA SMAN 8 MATARAM Tari, Asdiati; Agusfianuddin, Agusfianuddin
Media Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.41 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v3i1.1821

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika di SMAN 8 Mataram adalah hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan discovery learning dengan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan discovery learning dengan pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram tahun pelajaran 2014/2015. Model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik adalah suatu rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan kemampuan siswa untuk mencari, menyelidiki dan menemukan secara sistematis dan kritis sehingga siswa mendapatkan pengetahuan sendiri. penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa LKS, soal tes, dan lembar aktivitas guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: peningkatan hasil belajar siswa kelas X.3 SMAN 8 Mataram setelah mengikuti pembelajaran dengan dengan model discovery learning dengan pendekatan saintifik terlihat bahwa nilai hasil belajar siswa pada siklus I adalah 66,67%, sedangan pada siklus II adalah 78,26%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dengan menerapakan model discovery learning dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar ruang dimensi tiga pada siswa SMAN 8 Mataram.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN TEKNIK HANDS ON MATHEMATICS SAPARWADI, LALU
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.055 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i2.1878

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VIII?D SMP Negeri 20 Mataram pada mata pelajaran matematika Tahun Pelajaran 2010/2011 melalui penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan teknik Hands on Mathematics pada materi pokok kubus dan balok, dengan jumlah siswa 37 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari 5 tahap yaitu; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan klasikal, dimana pada siklus I ketuntasan klasikal yang di peroleh sebesar 72,41%, pada siklus II ketuntasan klasikal yang di peroleh 83,33%, dan pada siklus III ketuntasan klasikal yang diperoleh adalah 86,67%. Sementara untuk skor aktivitas siswa pada siklus I yaitu 10,505 dengan kategori cukup aktif, pada siklus II meningkat menjadi 15,495 dengan kategori aktif, dan pada siklus III juga meningkat menjadi 17,34 dengan kategori aktif. Jadi dapat ditarik kesimpulan, dengan diterapkannya Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan teknik hands on mathematics pada materi kubus dan balok dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa Kelas VIII?D SMP Negeri 20 Mataram Tahun Pelajaran 2010/ 2011
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN ULAR TANGGA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 24 CAKRANEGARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Aziz, Lalu Abdul
Media Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.928 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v6i2.1689

Abstract

This study aims to develop a valid and effective teaching material on grade V Mathematics subjects in elementary school and to find out the results of the development of snake ladder game media in fractional counting operations in class V students. namely the Define, Design, and Develop stages adopted from the FourD Thiagarajan model. The formulation of the problem in this study is how to develop a valid and effective snake ladder game learning media on math subjects operating material to calculate the V class fractions of elementary school in academic year 2017/2018. The results showed that the quality of the snake ladder game media in mathematics learning for elementary school students in grade V was included in the good category, with an average score of material aspects 68.2, from the media aspect 72.25, from a scale of 1-5. The results of the distribution of motivation questionnaires conducted in the field trials with a total of 17 students amounted to 98.42%. This means that the game of the snake game shows that the use of this snake game media has a good impact on improving the learning motivation of fifth grade students at SDN 24 Cakranegara.
PENERAPAN METODE EPA (EKSPLORASI, PENGENALAN DAN APLIKASI KONSEP) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Masjudin, Masjudin; Nilawati, Nilawati
Media Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.486 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v2i1.1845

Abstract

Pembelajaran klasikal/tradisional masih diterapkan di Madrasah Aliyah Darussalam Bermi. Dengan metode pembelajaran ini mengakibatkan dalam pembelajaran yang aktif hanya siswa yang mempunyai daya serap lebih cepat (pintar) sedangkansiswa yang lemah daya serapnya menjadi pasif. Olehkarena itu, peneliti mencoba menerapkan metode pembelajaran EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi Konsep) dalam proses belajarmengajar. Adapun tujuannya adalah  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil  belajar siswa pada materi pokok perbandingan trigonometri. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan beberapa siklus kepada siswa kelas X MA Darussalam Bermi sebagai populasi dan siswa kelas XB yang berjumlah 34 orang sebagai sampel penelitiannya.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes evaluasi dan observasi sedangkan teknik analisa datanya dilakukan secara deskriptif. Ketuntasan klasikal  yang dicapai pada siklus I adalah 63,33 % sedangkan pada siklus II 93,33 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi Konsep) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pokok trigonometri kelas X B MA Darussalam Bermi .
PENERAPAN MEDIA WORK SHEET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 3 KOPANG PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ahmad, ahmad
Media Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.153 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v1i1.1869

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru berakibat pada rendahnya hasil belajar matematika siswa. Salah satu penyebab dari masalah ini adalah kurang tepatnya pendekatan atau metode yang digunakan dalam proses belajar matematika sehingga siswa enggan untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 3 Kopang pada materi pokok kubus dan balok tahun pelajaran 2012/2013 melalui penerapan media work sheet dengan model Quantum Teaching. Quantum teaching adalah suatu model pembelajaran yang mengorkestrasi berbagai macam interaksi yang terjadi di dalam dan di sekitar lingkungan belajar. Sedangkan media Worksheet adalah salah satu media pembelajaran dalam bentuk media cetak yang berisi uraian materi, lembar kegiatan dan latihan-latihan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan dalam 3 (tiga) kali pertemuan, dimana pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua dilaksanakan kegiatan pembelajaran kemudian pada pertemuan ketiga dilaksanakan evaluasi. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa data kualitatif yakni data hasil observasi aktivitas siswa dan guru, dan data kuantitatif yakni nilai hasil evaluasi belajar siswa. Dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Kopang. Peningkatan aktivitas belajar terlihat pada hasil observasi siklus I dengan kategori aktif, kemudian pada siklus II meningkat menjadi sangat aktif. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I mencapai 81,48% dengan nilai rata-rata 77,21. Karena pada siklus I belum memenuhi ketuntasan belajar klasikal yang disyaratkan yaitu > 85% dari siswa yang mendapat nilai > 65, maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Hasil yang diperoleh pada siklus II, ketuntasan belajar klasikal mencapai 89,65% dengan nilai rata-rata 81,72 yang artinya ketuntasan belajar klasikal sudah tercapai dan prestasi belajar mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dengan penerapan media worksheet dengan model pembelajaran Quantum merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pokok kubus dan balok.